Manusiawikah

Kala selimut kegelapan menutup keterpurukan
Secercah sinar berkelip tak tergapai
Segenap daya kukerahkan
Tapi kerlip semakin menjauh
Mungkinkah………..

Kepak sayap dewa cinta mencoba menggapainya
Walau kungkungan kaidah ciptaan manusia semakin merekat
Tetapi bukankah cinta dialam ini
Tercipta dari manusia untuk manusia
Lalu……. manusiawikah kita…..?

Rentak kehidupan terus bergulir
Kepedulian terasa sebagai keterasingan
Sang pencipta……..
Bedahlah hati ini agar galau dapat terhalau.

(Jum’at 01 November 2002 22:34)

One thought on “Manusiawikah

  1. “Berbeda dengan cinta manusiawi, cinta ilahiah adalah proses dinamis dari konstruksi, dekonstruksi, dan rekonstruksi. ”

    ― Miranda Risang Ayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>