Pengorbanan

Ketika sebuah tanya bergelora
Kucoba tuk merayap dalam gelap
Yang ada hanya sesal
Yang ada hanya kesal

Kucoba menggapai sebuah rasa
Rasa yang nyaris dimiliki semua insan
Rasa dimiliki dan memiliki
Tetapi hanya kehampaan yang membahana

Dalam himpitan rasa akhirnya kutemukan
Ternyata……
Tak ada gunanya kumencari sesuatu yang tak pasti
Karena aku menyadari
Bahwa :
Keberadaanku dalam pemenuhan kebutuhan yang lainnya
Bahwa :
Keberadaanku menghasilkan keberadaan yang lainnya
Bahwa :
Keberadaanku merupakan akhir dari suatu perjalanan
Dan yang pasti
Keberadaanku merupakan sebuah langkah lain untuk perjalanan lebih jauh lagi

(November 19 2002 19:11)

3 thoughts on “Pengorbanan

  1. Apa yang membuat perjalanan “terasa” jauh ?
    Jarak tempuh atau waktu tempuhnya ?

    201421012 Charly CW ESA141 sesi 11

    Terima kasih untuk Blog yang penuh manfaat.

  2. “kini dia berusaha menerjemahkan cinta ke arah yang berbeda. Cinta yang mendahulukan kebahagiaan orang yang dikasihi, bukan cinta yang semata ingin memiliki. Sekalipun untuk itu, dia harus membayarnya dengan kesepian dan rasa kehilangan sepanjang hidupnya.”
    ― Dian Nafi, L U V :Untuk Cinta Yang Selalu Menunggu

  3. Ada yg typo tuh bair. awalnya 10.000 yg tneaemn sama 1000 kok jadi yg 100.000 yg cerita :Dtapi soal cowok tadi salahnya karena memandang jijik kali yak. tapi kalau soal gak memberi kepada pengemis mungkin itu soalan personal. soalnya ada beberapa orang (termasuk aku) yg gak mau ngasih ke pengemis. karena aku fikir akan memanjakan mereka dan akhirnya meminta minta terus tanpa perjuangan. enakan langsung dikasih ke mesjid atau disumbangkan ke yayasan :)beda cara berfikir aja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>