Audit Sistem Informasi

Audit Sistem Informasi merupakan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien. Audit Sistem Informasi sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Ilmu Perilaku.

72 thoughts on “Audit Sistem Informasi

  1. Cecilia Catharine
    201112081
    seksi: 2
    untuk Audit Sistem INformasi menurut saya Audit yang memakai teknologi jaman sekarang, yang dimana kemudahan dalam mengerjakan sesuatu, ada pun juga sekarang kita mengunakan media kerja seperti komputer dan alat teknologi yang lain untuk mempermudah seluruh aktifitas, di pembahasan ini bukan hanya pembahasan audit saja tetapi bagaimana penggabungan audit dengan ilmu yang lain, seperti perilakuan bagai mana seorang EDP audit berprilaku untuk menangani permasalahan di audit tersebut, sikap yang baik dan etika yang benar, adapun juga ilmu komputer di dalam edp audit ini untuk bagai mana penjagaan informasi di dalam perusahaan untuk tidak bocor keluar, penanganan tersebut pun untuk menghindarkan adannya ancaman hacking dari pihak luar atau pihak pesaing dari perusahaan tersebut
    dengan intinya EDP audit bekerja secara menyeluruh bukan hanya di satu titik saja

  2. Mutiara Akbar
    2011-12-082
    seksi 02

    menurut pendapat saya, audit sistem informasi digunakan untuk mengevaluasi pengendalian internal dalam EDP dimana aktifitas ini dikenal dengan sebutan auditing melalui komputer. dimana auditor menggunakan pemanfaatan komputer dalam melaksanakan beberapa pekerjaan auditing yang tidak bisa dilakukan secara manual.
    EDP audit didukung oleh beberapa ilmu lainnya, hal ini dikarenakan untuk mengetahui secara lebih luas dan lebih detail dalam melakukan pembuktian kebenaran dan kelayakan laporan keuangan dan fasilitas-fasilitas pendukungnya dan memeriksa kondisi dan lingkungan dimana audit itu berlangsung.

  3. Siti Maulida
    2011-12-003
    Seksi 01

    Audit Sistem Informasi berbeda dengan Audit Konvensional atau audit pada umumnya, jika audit konvensional hanya memeriksa kelayakan isi dari Laporan Keuangan saja sedangkan Audit Sistem Informasi selain menilai kelayakan proses, tetapi juga menilai lingkungan dimana proses itu berlangsung. Audit sistem informasi lebih ke lingkungannya, contohnya dalam melakukan audit, apakah komputernya terdapat antivirus atau tidak, karena virus tidak dapat terdeteksi, sehingga memungkinkan data yang tersimpan bisa hilang karena adanya virus. Sistem informasi cakupan ilmunya sangat luas, tidak terbatas hanya audit saja tetapi gabungan dari berbagai ilmu seperti : Traditional Auditor, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Ilmu Perilaku. Seiring dengan semakin banyaknya institusi, baik pemerintahan atau swasta yang mengandalkan teknologi informasi maka audit sistem informasi ini diperlukan oleh suatu organisasi dalam pencapaian tujuan strategis dan mendukung jalannya operasional sehari-hari.

  4. Eka Puspita Esterina
    2011-12-099
    Seksi 01

    Menurut pendapat saya, EDP Audit adalah audit sistem informasi yang berbasis komputer, atau pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual, sehingga dengan adanya EDP Audit dapat mempermudah auditor dalam melakukan proses audit.
    Proses mengumpulkan dan menilai bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer mampu mengamankan dan melindungi aset perusahaan, dengan tujuan agar menghindari resiko kebocoran data kepada pihak luar perusahaan, dapat memelihara integritas data, sehingga mampu mencapai tujuan organisasi perusahaan secara efektif dan efisien.
    Dalam EDP Audit juga berkaitan dengan berbagai ilmu yang bertujuan untuk mendukung dalam jalannya proses audit, dalam pengungkapan kelayakan laporan keuangan.

  5. Yulianty Kusuma
    2011-12-038
    Seksi 01

    Audit sistem informasi merupakan proses pemeriksaan berbasis komputerisasi untuk menentukan apakah sistem computer mampu melindungi asset yang dimiliki perusahaan dari resiko kehilangan maupun kerusakan. Adanya audit sistem informasi dapat memudahkan pekerjaan auditor dalam proses pengauditan, mengantisipasi adanya kerugian yang timbul akibat kehilangan data maupun kecurangan.
    Audit sistem informasi memeriksa secara sistematis dan informasi yang disampaikan lebih detail karena bukan hanya kelayakan laporan keuangan yang dinilai tetapi juga menilai kelayakan lingkungan pada saat proses pemeriksaan laporan keuangan berlangsung.
    Audit sistem informasi merupakan gabungan dari beberapa ilmu, jadi cakupan ilmu dalam audit sistem informasi lebih luas.

  6. Dengan berjalannya waktu terdapat beberapa hal yang mengalami kemajuan, seperti di zaman sekarang terdapat teknologi baru bermunculan. Teknologi di ciptakan oleh manusia yang dapat berkembang pesat. Dengan kehadiran teknologi dapat memberikan dampak bagi kehidupan. Perkembangan teknologi di akibatkan dengan semakin banyaknya pengolahan data yang di lakukan dengan menggunakan computer. Suatu perkembangan sistem pengolahan data yang disebut dengan (EDP / Electronic Data Processing) dapat memberikan kemudahan dalam melakukan proses audit dengan basis komputerisasi. Hal ini mengakibatkan ketergantungan terhadap computer di karenakan prosesnya yang lebih cepat dan hasilnyapun akurat. Pada dasarnya melakukan audit dengan menggunakan sistem manual dengan audit menggunakan basis computer sebenarnya tidak ada perbedaan secara khusus. Keduanya memiliki jenis, tujuan audit,standar audit yang sama.

  7. Diana Rachmawati
    2011-12-176
    Seksi 1

    Berdasarkan dari posting tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa audit sistem informasi merupakan proses evaluasi dan penentuan bahwa sistem komputer sudah bisa mengamankan aset perusahaan atau belum,, memelihara integritas data serta bisa memenuhi tujuan organisasi yang ingin dicapai. Hal ini untuk menentukan apakah sistem informasi yang dipakai sudah menerapkan sistem pengendalian yang memadai agar tidak disalahgunakan pihak lain serta menyajikan informasi yang berguna.

  8. Farah Mahardika
    2011-12-016
    Seksi 01

    Di zaman serba teknologi ini sepertinya hampir semua perusahaan memanfaatkan sistem informasi, bahkan perusahaan kecil sekalipun. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk selalu memastikan bahwa sistem informasi yang dipergunakan tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi perusahaan–meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, melindungi data dan aset perusahaan, ataupun membantu pencapaian tujuan organisasi–namun juga memastikan bahwa setiap proses yang ditempuh untuk mencapai semua tujuan tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, maka potensi resiko dapat datang dari dalam maupun luar perusahaan.
    Pada dasarnya Audit sistem informasi dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Pengendalian Aplikasi (Application Control) dan Pengendalian Umum (General Control). Tujuan pengendalian umum lebih menjamin integritas data yang terdapat di dalam sistem komputer juga meyakinkan integritas program atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan pemrosesan data, sedangkan tujuan pengendalian aplikasi untuk memastikan bahwa data diinput dengan benar, diproses secara benar, dan terdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan. Auditor Sistem Informasi dituntut untuk tidak hanya memiliki Audit Skill (sampling, komunikasi, melakukan interview, mengajukan pertanyaan, mencatat), tetapi juga mempunyai Generic Knowledge (pengetahuan tentang prinsip-prinsip audit, prosedur dan teknik, sistem manajemen dan dokumen referensi, organisasi, peraturan yang berlaku) dan specific knowledge (background TI/SI, bisnis, specialist technical skill, pengalaman audit sistem manajemen, dan undang-undang).
    Terima kasih.

  9. DIAN PURNAMA YULIANTINI
    2011-12-037
    SEKSI 01

    Menurut pendapat saya, Audit system informasi untuk saat ini perlu dilakukan sebuah system mampu memenuhi syarat IT Governance baik pada organisasi pemerintah maupun swasta. Audit system informasi merupakan suatu cara yang dilakukan untuk pengujian terhadap system informasi yang ada di dalam organisasi untuk mengetahui apakah system informasi tersebut telah sesuai dengan visi, misi dan tujuan organisasi, menguji performa system informasi dan untuk mendeteksi resiko-resiko dan efek potensial yang mungkin timbul. Selain itu audit system informasi juga digunakan untuk mengumpulkan dan mengevaluasi bukti untuk menentukan system (terkomputerisasi) dalam:
    1. Menjaga asset
    2. Memelihara integritas data
    3. Memampukan komunikasi dan akses informasi
    4. Mencapai tujuan operasional secara efektif
    5. Mengkonsumsi sumber daya secara efisien

    Dalam melaksanakan audit system informasi Terdapat tujuh keuntungan yaitu: Menilai keefektifan aktivitas dokumentasi dalam organisasi, Memonitor kesesuaian dengan kebijakan, sistem, prosedur dan undang-undang yang berlaku dalam perusahaan, Mengukur tingkat efektifitas dari system, Mengidentifikasi kelemahan di sistem yang mengakibatkan ketidaksesuaian di masa datang, Memberikan informasi untuk proses peningkatan, Saling memahami antar departemen dan antar individu, Melaporkan hasil tinjauan dan tindakan berdasarkan resiko ke Manajemen

    Dalam Melaksanakan EDP Audit ini perlu mengumpulkan bukti-bukti yang memadai melalui berbagai teknik antara lain survey, wawancara, observasi dan review dokumentasi. Ada Satu hal unik yakni bukti-bukti audit yang diambil oleh auditor biasanya mencakup pula bukti elektronis. Auditor system informasi menerapkan teknik audit berbantuan computer, disebut juga dengan CAAT (Computer Aided Auditing Technique). Teknik ini digunakan untuk menganalisa data, misalnya: data transaksi penjualan, pembelian, transaksi aktivitas persediaan, aktivitas nasabah, dan lain-lain.
    Selain itu, antara audit sitem informasi berbeda dengan audit konvensional, jika dilihat dari sudut pandang audit system informasi selain kegiatannya memeriksa laporan keuangan tetapi juga menilai kelayakan proses dan lokasi lingkungannya, dan ilmu yang terkandung dalam audit system informasi sangat luas yakni terdiri dari ilmu computer,m system informasi manajemen, dan ilmu perilaku.

  10. Yulianty Kusuma
    2011-12-038
    Seksi 01

    Audit sistem informasi merupakan proses pemeriksaan berbasis komputerisasi untuk menentukan apakah sistem computer mampu melindungi asset yang dimiliki perusahaan dari resiko kehilangan maupun kerusakan. Adanya audit sistem informasi dapat memudahkan pekerjaan auditor dalam proses pengauditan, mengantisipasi adanya kerugian yang timbul akibat kehilangan data maupun kecurangan.
    Audit sistem informasi memeriksa secara sistematis dan informasi yang disampaikan lebih detail karena bukan hanya kelayakan laporan keuangan yang dinilai tetapi juga menilai kelayakan lingkungan pada saat proses pemeriksaan laporan keuangan berlangsung.
    Audit sistem informasi merupakan gabungan dari beberapa ilmu, jadi cakupan ilmu dalam audit sistem informasi lebih luas.

  11. Nurfadillah Hidayanty
    2011-12-032
    seksi 01

    EDP Audit merupakan proses auditing berbasis komputerisasi , Seiring berkembangnya dunia tekhnologi informasi laporan keuangan sudah tidak lagi dibuat secara manual tetapi segala kegiatan laporan keuangan dibuat melalui komputer oleh karna itu penting adanya audit sistem informasi atau EDP Audit .
    Berbeda dengan audit konvensional diman selain menilai kelayakan proses audit sistem informasi juga menilai lingkungan dimana proses itu berlangsung dan apakah lingkungan tersebut akan menimbulkan resiko dimasa yang akan datang.
    seperti dalam pembuatan laporan keuangan menggunakan komputer tidak hanya laporan keuangannya saja yang diperiksa tetapi juga alat yaitu komputer ,sistem dan perangkat lainnya serta situasi dan kondisi dimana proses itu berlangsung. EDP audit digunakan untuk menentukan apakah sistem yang digunakan perusahaan telah dapat melindungi aset milik organisasi dan menjaga integritas data yang bertujuan menghindari kebocoran data yang timbul akibat dari komunikasi antar komputer sehingga dari kebocoran data tersebut dapat menimbulkan fraud .ilmu dari EDP audit mencakup dari beberapa ilmu seperti ilmu komputer ,tradisional audit, SIM,SIA,dan ilmu keprilakuan yang semuanya tergabung dan ada didalam EDP audit.

  12. NOFI ALFIAH
    2011-12-076
    SEKSI 01

    Menurut pendapat saya, Audit Sistem Informasi berbeda dengan Audit Konvensional. audit konvensional hanya memeriksa isi laporan keuangan sedangkan Audit Sistem Informasi lebih memfokuskan pada lingkungan dimana proses audit tersebut berlangsung. Contohnya kampus esa unggul menggunakan Hybird learning Siakad. Sistem informasi ini dapat digunakan mahasiswa esa unggul karena menggunakan ID dan password yang sudah ditentukan oleh kampus. Audit system Informasi merupakan proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara dan mengamankan integritas data. dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

  13. Dzikriyati Dwi Rifai Amini
    2011-12-084
    Seksi 01

    EDP Audit merupakan penilaian kelayakan proses dari suatu kegiatan perusahaan. Selain itu juga menilai lingkungan dimana proses itu berlangsung. EDP Audit tidak sama dengan audit laporan keuangan pada umumnya. EDP Audit ini cakupannya sangatlah luas, banyak pertanyaan-pertanyaan yang nantinya akan diajukan oleh auditor dan lebih mendetail. EDP Audit ini lebih kepada lingkungan atau environment, dan merupakan materi gabungan dari berbagai macam ilmu.
    Sebagai bagian dari teknologi informasi, EDP melakukan pemrosesan data secara berulang kali terhadap data yang sejenis dengan bentuk pemrosesan yang relatif sederhana. Sebagai contoh pemrosesan transaksi nasabah Bank dan pemrosesan booking untuk tiket pesawat terbang.

  14. Lita Aprilia 2011-12-238
    Seksi 01

    Pada era informatika seperti sekarang, perusahaan pada umumnya menggunakan sistem komputer untuk memudahkan pekerjaan dan menghemat waktu. Terlebih lagi untuk bagian keuangan perusahaan, guna menghindari adanya kecelakaan yang tidak diinginkan, pihak perusahaan membuat suatu sistem yaitu Audit Sistem Informasi dimana sistem tersebut digunakan untuk dapat melindungi aset milik perusahaan, menjaga integritas data, dan membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif.

  15. Priska Yudith Felicia
    2011-12-210
    Seksi 1

    Dilihat dari postingan tersebut, dapat di simpulkan
    pertama-tama kata Audit itu berasal dari bahasa Latin “Audire” yang dapat diartikan sebagai mendengar. Maksudnya adalah pada dahulu kala ada seorang pemilik usaha merasa ada suatu kesalahan, maka ia akan mendengar kesaksian orang tertentu, lalu dengan menunjuk orang tertentu itu sebagai auditor yang akan memeriksa akun perusahaan dan menyatakan pendapat mengenai akun perusahaan itu serta menerbitkan sebuah laporan.

    Maka, Audit itu dilakukan untuk mengevaluasi apakah kegiatan kerja/kinerja suatu organisasi sudah sesuai yang direncanakan, apakah sudah efektif,efisien, dan sesuai dengan pedoman standar yang sudah ditetapkan. Audit itu proses sistematis dan obyektif dalam mengevaluasi bukti-bukti tindakan ekonomi, dan dapat mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak terkait.

    lalu, muncullah pertanyaan mengapa perlu dilakukan Audit Sistem Informasi itu, dengan teknologi yang semakin canggih , pastinya kita akan membuat penggunanya dapat melalukan segala aktifitas, salah satunya melakukan Audit Sistem Informasi itu, karena sebagian banyak orang berfikir menggunakan teknologi komputerisasi data yang diolah akan menjadi lebih baik.
    Beberapa alasan mengapa Audit SI penting, 1) kerugian akibat kehilangan data, 2) kesalahan dalam pengambilan keputusan, 3) kerugian yang disebabkan oleh kesalahan pemrosesan komputer, 4) penggunaan komputer yang di salah gunakan.

  16. 2011-12-109
    Liya Apriliya
    Seksi 1

    Menurut pendapat saya, EDP audit adalah proses audit dengan bantuan komputer dimana tidak hanya menilai tahap-tahap dalam suatu aktivitas yang di audit dengan mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung tetapi juga menilai keseluruhan aspek yang dapat mempengaruhi aktivitas tersebut. EDP audit dengan penilaian sistem komputer berjalan secara efektif atau tidak untuk menjaga harta perusahaan, kebenaran data maupun mencapai tujuan perusahaan.

  17. Auditing adalah sebuah proses sistematis untuk membantu kita secara obyektif untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai pernyataan dan perihal tindakan transaksi bernilai ekonomi,untuk memastikan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan.

  18. Berdasarkan postingan diatas, saya menyimpulkan bahwa audit sistem informasi adalah suatu tinjauan atas pengendalian sistem informasi akuntansi untuk menilai kesesuaiannya dengan kebijakan dan prosedur pengendalian serta efektivitas dalam menjaga asset perusahaan.

    Audit sistem informasi ini berbeda dengan audit konvensional. Dalam audit sistem informasi, selain menilai kelayakan proses juga menilai kelayakan lingkungan dimana proses akuntansi itu berlangsung.

  19. Ria Angraini
    2011-12-006
    Seksi 01

    Menurut saya, Audit sistem informasi (Audit IT) adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

    Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal dalam EDP.

    Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem informasi:
    – Audit secara keseluruhan menyangkut : efektifitas, efisiensi, availability system, reliability, confidentiality, dan integrity, serta aspek security.
    – Selanjutnya adalah audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file.

  20. Ermawati Syahrudi
    2011-12-058
    Seksi 01

    Menurut pendapat saya mengenai postingan diatas, EDP (Electronic Data Processing) atau disebut dengan IT Audit merupakan suatu proses auditing dengan menggunakan teknologi informasi berupa komputer. Berbeda dengan audit konvensional yang dilakukan secara manual. Proses EDP Audit ini dari yang mengumpulkan sampai dengan menilai bukti untuk menentukan apakah sistem komputer mampu menjaga asset perusahaan, memelihara kebenaran data maupun mencapai tujuan organisasi perusahaan secara efektif dan menggunakan asset perusahaan secara efisien.
    EDP Audit lebih mempermudah proses dalam auditing ketimbang proses audit konvensional. Dan EDP Audit lebih dipercaya hasil audit laporan keuangan nya oleh investor ketimbang audit konvensioanal. Dan seiring perkembangan zaman, para pengguna laporan keuangan lebih menginginkan hasil dari EDP Audit ketimbang Audit Konvensional karena EDP Audit prosesnya lebih apik teliti menyeluruh dan terpercaya.
    Terimakasih.

  21. Lanjutan,
    EDP Audit selain menilai kelayakan suatu proses data, juga EDP Audit memperhatikan kelayakan pada lingkungan tempat proses audit berlangsung.

  22. Audit Sistem Informasi adalah suatu kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh seorang audit internal perusahaan dalam pengumpulan bukti-bukti dan pengevaluasian pengendalian perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dan sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
    Pada dasarnya definisi audit manual dan audit EDP tidak ada perbedaan secara khusus di mana batasan – batasan auditi EDP sama dengan audit manual yaitu proses pengumpulan dan penilaian bukti guna menentukan dan melaporkan kesesuaian antara aktivitas ekonomi dengan kruteria yang telah ditetapkan. Begitu juga dengan auditornya, jenis audit, tujuan audit, opini yang diberikan, serta standar auditnya secara substansi juga sama.

  23. Pengertiannya secara garis besar ialah proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti untuk menentukan apakah suatu system komputerisasi telah menetapkansistem pengendalian intern yang memadai, semua aktiva dilindungi dengan baik/ tidak disalahgunakan serta terjaminnya integritas data, keandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.

    Audit sistem informasi dilakukan untuk dapat menilai:
    a. apakah sistem komputerisasi suatu organisasi/perusahaan dapat mendukung pengamanan aset.
    b. apakah sistem komputerisasi dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi/perusahaan.
    c. apakah sistem komputerisasi tersebut efektif, efisien dan data integrity terjamin.

  24. Audit sistem informasi merupakan suatu evaluasi dan pengumpulan bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan oleh perusahaan dapat mengamankan asset-asset yang dimiliki oleh perusahaan secara efektif dan efisien.
    Tujuan dari dilakukannya audit sitem informasi yaitu untuk memeriksa kecukupan dari pengendalian lingkungan, keamanan fisik, keamanan logical serta keamanan operasi sistem informasi yang dirancang untuk melindungi piranti keras, piranti lunak dan data terhadap akses yang tidak sah, kecelakaan, perubahan yang tidak dikehendaki, serta memastikan bahwa sistem informasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehingga bisa membantu organisasi untuk mencapai tujuan strategis.

  25. Martha Deborah Silaen
    2011-12-005
    Seksi 01

    Audit system informasi adalah suatub proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti untuk menentukan apakah suatu sistem aplikasi komputerisasi telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian intern yang sudah memadai, semua aktiva dilindungi dengan baik/ tidak disalahgunakan serta terjaminnya integritas data, keandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.
    Selain itu Audit sistem informasi akuntansi berbasis komputer merupakan bagian dari suatu kegiatan audit laporan keuangan yang sistem akuntansinya berbasis komputer, khususnya dalam pengujian pengendalian (test of controls) apakah sistem dan program-programnya sudah benar, atau dalam audit substantif (substantive test of transactions and balance related) apakah data/file yang ada pada sistem komputerisasi benar.
    Audit sistem informasi dapat digolongkan dalam tipe atau jenis-jenis audit sebagai berikut:
    1. Audit laporan keuangan (Financial Statement Audit)
    2. Audit operasional (Operational Audit)

  26. menurut pendapat saya, Audit Sistem Informasi atau EDP-Audit salah satu aktivitas yang dilakukan oleh Auditor. hanya yang membedakan ialah EDP-Audit dilakukan secara lebih terperinci, karena selain menilai proses, Auditor juga menilai lingkungan yang berkaitan dengan proses Akuntansi yang sedang dilakukan. selain itu, dengan adanya Audit Sistem Informasi memudahkan Auditor untuk menilai apakan komputerisasi yang dimiliki serta digunakan oleh suatu perusahaan layak atau tidak. sehingga mengurangi resiko penyalahgunaan Asset ataupun adanya kerusakan atau hilangnya data perusahaan oleh faktor lain.

  27. Elis Marsela
    2011-12-015
    seksi : 01

    Audit sistem informasi ini memudahkan untuk operasional perusahaan,dalam hal ini audit sistem informasi lebih teliti dikarenakan sistem ini mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti oleh pihak yang kompeten untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi asset,menjaga integritas,dan ketersediaan sistem dan data,menyediakan informasi yang relevan dan handal mencapai tujuan organisasi dengan efektif,menggunakan sumber daya dengan efisien yang dapat memberikan dampak terhadap pihak intern yang mampu memberikan keyakinan akan tercapainya tujuan perusahaan,dapat mencegah kejadian yang tidak diharapkan dan dapat mengoreksi secara tepat waktu itu mengapa sistem ini lebih teliti.
    Audit ini juga merupakan gabungan dari berbagai ilmu antara lain:
    Traditional audit,manjemen sistem informasi,sistem informasi akuntansi,ilmu komputer dan ilmu perilaku.
    Audit ini juga bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan,kerahasiaan,dan keutuhan dari sistem informasi organisasi.

  28. Audit sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien”.

    Tujuan Audit Sistem Informasi

    Tujuan Audit Sistem Informasi dapat dikelompokkan ke dalam dua aspek utama dari ketatakelolaan IT, yaitu :
    a. Conformance (Kesesuaian) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kesesuaian, yaitu : Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), Availability (Ketersediaan) dan Compliance (Kepatuhan).
    b. Performance (Kinerja) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kinerja, yaitu : Effectiveness (Efektifitas), Efficiency (Efisiensi), Reliability (Kehandalan).

    Tujuan audit sistem informasi menurut Ron Weber tujuan audit yaitu :
    1. Mengamankan asset
    2. Menjaga integritas data
    3. Menjaga efektivitas sistem
    4. Mencapai efisiensi sumberdaya.

    Audit sistem informasi dilakukan untuk dapat menilai:
    a. apakah sistem komputerisasi suatu organisasi/perusahaan dapat mendukung pengamanan aset.

    b. apakah sistem komputerisasi dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi/perusahaan.

    c. apakah sistem komputerisasi tersebut efektif, efisien dan data integrity terjamin.

  29. 2011-12-122
    Seksi 1
    Audit system informasi sangatlah dibutuhkan karena tidak selamanya system informasi yg berbasis computer dapat terjaga keamanannya baik dari segi hardware maupun software yg berisi data-data atau hasil kerja yg telah dikerjakan..
    Adapun audit system informasi memiliki tujuan yg dapat dikelompokkan ke dalam dua aspek utama dari ketatakelolaan IT, yaitu :
    a. Conformance (Kesesuaian) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kesesuaian, yaitu : Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), Availability (Ketersediaan) dan Compliance (Kepatuhan).

    b. Performance (Kinerja) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kinerja, yaitu : Effectiveness (Efektifitas), Efficiency (Efisiensi), Reliability (Kehandalan).

    Terima Kasih..

  30. Menurut apa yang saya tangkap dari artikel diatas bahwa Audit Sistem Informasi adalah mengumpulkan dan mengevaluasi dari bukti-bukti yang ada.
    Sedikit tambahan untuk artikel diatas bahwa Audit Sistem Informasi selain melihat kelayakan proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti, tapi juga melihat lingkungan dimana proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti tersebut terjadi.

  31. NUR DWI RAHMAWATI
    2011-12-096
    SEKSI 01

    Audit sistem informasi adalah suatu evaluasi dan proses pengumpulan bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan oleh perusahaan dapat menjaga dan mengamankan asset-asset yang dimilki oleh perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

    Tujuan Audit Sistem Informasi dapat dikelompokkan ke dalam dua aspek utama dari ketatakelolaan IT, yaitu :
    a. Conformance (Kesesuaian) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kesesuaian, yaitu : Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), Availability (Ketersediaan) dan Compliance(Kepatuhan).
    b. Performance (Kinerja) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kinerja, yaitu : Effectiveness (Efektifitas), Efficiency (Efisiensi), Reliability (Kehandalan).

    Tujuan lain dari sistem informasi yaitu untuk memeriksa kecukupan dari pengendalian lingkungan, keamanan fisik, keamanan logical serta keamanan operasi sistem informasi yang dirancang untuk melindungi piranti keras, piranti lunak dan data terhadap akses yang tidak sah, kecelakaan, perubahan yang tidak dikehendaki, serta untuk memastikan bahwa sistem informasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehingga bisa membantu organisasi untuk mencapai tujuan strategis.

  32. Rr. Nova Herbiyanti
    201112041
    seksi 01

    EDP Audit merupakan pemeriksaan akan pengendalian yang ada pada infrastruktur tekonologi informasi. EDP Audit dilakukan untuk dapat menilai apakah sistem komputerisasi suatu organisasi atau perusahaan dapat mendukung pengamanan aset, apakah sistem komputerisasi dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan, apakah sistem komputerisasi tersebut efektif, efisien dan integritas data terjamin. EDP Audit dilakukan agar menghasilkan laporan keuangan yang dapat diandalkan, karena tidak hanya memeriksa kesesuaian atau kelayakan sebuah laporan keuangan, tetapi juga diperiksa sumbernya, proses pemeriksaannya dan lingkungannya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi kecurangan atau kesalahan dalam proses pembuatan dan pemeriksaan laporan keuangan, sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

  33. Menurut pendapat saya audit sistem informasi kita semakin baik dan berkembang. Dikarenakan tekhnologi yang semakin lama semakin canggih. Karena kegunaan tekhnologi itulah pekerjaan kita menjadi lebih mudah.
    Audit sistem ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan, kerahasiaan dan keutuhan sistm informasi.

    Tujuan audit sistem untuk menjaga agar tidak adanya kebocoran data,penyalahgunaan komputer,dan kerugian lainnya.
    Manfaat yg didapat para institusi dapat mengetahui apakah sistem berjalan dengan semestinya, memenuhi harapan/tidak , pemakaiannya baik atau tidak.

  34. Siti Fatimah
    201112115
    Seksi 01

    Audit Sistem Informasi berbeda dengan audit pada umumnya, karena audit sistem informasi selain melihat kelayakan laporan keuangan perusahaan audit ini harus lebih melihat aspek lingkungan bagaimana proses laporan keuangan itu dibuat.
    Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem informasi:
    – Audit secara keseluruhan menyangkut beberapa aspek yaitu efektifitas, efisiensi, availability system, reliability, confidentiality, dan integrity, serta aspek security.
    – Selanjutnya adalah audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file.
    Sebenarnya hal terpenting yang harus dimiliki oleh auditor sistem informasi adalah pengetahuan yang luas bukan hanya pengetahuan akan audit saja melainkan dari berbagai bidang pengetahuan karena Audit Sistem Informasi sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Ilmu Perilaku.

  35. Nama : Filly Pratama Putra Isya
    NIM : 201112036
    Seksi : 01

    Menurut saya audit sistem informasi lebih kompleks dibandingkan audit laporan keuangan biasa karena audit sistem informasi harus memperhatikan kelayakan lingkunan sistem informasi tersebut dijalankan. Tidak hanya Perangkat kerasnya atau perangkat lunaknya seperti komputer tempat menyimpan data data perusahaan tetapi juga prilaku manusianya dalam menjalankan sistem informasi tersebut sehingga dapat saya simpulkan bahwa ruang lingkup audit sistem informasi sangatlah luas

  36. Nama: Selvia Dwi Julisman
    NIM : 201112035
    Sesi: 01

    Menurut pendapat saya, Audit sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

  37. mennurut saya : Audit sistem informasi berbeda dengan audit kovensional. maka audit sistem informasi ialah selain melihat proses kelayakan dari isi laporan juga melihat dari segi lingkungan dimana proses laporan keuangan berlangsung. Audit sistem informasi (sebagai audit tersendiri dan bukan bagian dari audit keuangan) juga perlu dilakukan untuk memeriksa tingkat kematangan atau kesiapan suatu organisasi dalam melakukan pengelolaan teknologi informasi.serta Audit sistem informasi berbasis komputer yang digunakan oleh organisasi telah dapat mencapai tujuannya dalam melindungi aset, mampu menjaga integritas data.

  38. Sofyan Hari Saputra
    2011-12-028
    Seksi 01

    Di jaman yang semakin modern ini sudah pasti seluruh perusahaan menggunakan sistem komputerisasi sebagai pembantu dalam kegiatan laporan keuangan maupun laporan yang lainnya baik itu bersifat untuk pihak internal ataupun pihak eksternal. Tidak hanya perusahaan yang berbasis internasional saja yang menggunakan sistem komputerisasi tetapi perusahaan kecil pun sudah menggunakannya.
    Menurut saya sangat bermanfaat sekali dengan ada nya audit sistem informasi karena perusahaan bisa menilai seberapa jauh kinerja dari sistem komputerisasi yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Hal tersebut dikarenakan dengan adanya audit sistem informasi bisa terlihat apakah sistem yang digunakan sudah mampu menjaga aset yang dimiliiki perusahaan,dan apakah sudah mampu mencapai tujuan perusahaan secara efektif.

  39. Nama : kokom kurmalasari
    NIM : 201112152
    Seksi : 01

    Menurut pemahaman saya EDP audit yaitu audit yang dilakukan dengan melihat aspek lingkungan dan mempelajari risiko-risiko yang terjadi akibat kegiatan yang dilakukan di dalam maupun diluar pekerjaan, serta risiko yang di timbulkan dari lingkungan kerja.

  40. Nama : Silvia
    NIM : 201112126
    Seksi : 01

    Semenjak komputer menjadi alat utama dalam pemrosesan data dan penyediaan informasi untuk berbagai keputusan, maka sangat perlu bagi pengguna sistem informasi berbasis komputer untuk mengendalikan pemakaian sistem pengolah data berbasis komputer tersebut secara lebih baik. Tujuan audit sistem informasi yakni mengamankan asset maksudnya berhubungan dengan instalasi sistem informasi mencakup: perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), manusia (people), file data, dokumentasi sistem, dan peralatan pendukung lainnya.
    Sama halnya dengan aktiva – aktiva yang lain, maka aktiva ini juga perlu dilindungi dengan memasang pengendalian internal. Perangkat keras dapat rusak karena unsur kejahatan atau sebab-sebab lain. Perangkat lunak dan isi file data dapat dicuri. Tujuan menjaga integritas data maksudnya agar organisasi bisa menunjukkan kejadian yang seperti apa adanya (integritas data berarti data memiliki atribut: kelengkapan, baik dan dipercaya, kemurnian, dan ketelitian). Tujuan meenjaga efektivitas sistem maksudnya sistem tersebut dapat mencapai tujuannya. Tujuan bisa mencapai efisiensi sumberdaya mungkin maksudnya menggunakan sumberdaya seminimal mungkin untuk menghasilkan output yang dibutuhkan. Sistem informasi menggunakan berbagai sumberdaya, seperti mesin, dan segala perlengkapannya, perangkat lunak, sarana komunikasi dan tenaga kerja yang mengoperasikan sistem tersebut.

  41. Nama : Nur Hanifah
    Nim : 2011-12-070
    Sesi : 01

    Menurut saya Audit sistem informasi merupakan akuntansi berbasis komputer yang berupa bagian dari suatu kegiatan audit laporan keuangan yang sistem akuntansinya berbasis komputer, khususnya dalam pengujian pengendalian , apakah sistem dan program-programnya sudah benar, atau dalam audit substantif , apakah data/file yang ada pada sistem komputerisasi benar. Audit sistem informasi itu sendiri berfungsi untuk dapat menilai:
    a. apakah sistem komputerisasi suatu organisasi/perusahaan dapat mendukung pengamanan aset.
    b. apakah sistem komputerisasi dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi/perusahaan.
    c. apakah sistem komputerisasi tersebut efektif, efisien dan data integrity terjamin.

  42. Rani Wahyuning Tyas
    2011-12-128
    seksi 01

    menurut saya dari artikel diatas dan penjelasan yang diberikan, Audit Sistem Informasi itu cakupannya lebih luas di banding audit konvensional. karena audit sistem informasi menilai juga dari segi lingkungan dimana proses tersebut terjadi.

  43. Aulia Rahmawati
    2011-12-149
    Seksi : 01

    Menurut saya Audit sistem informasi berbeda dengan audit konvension yang hanya menilai kelayakan proses pengerjaannya. Namun jika audit sistem informasi selain menilai kelayakan proses tetapi juga menilai lingkungan dimana proses itu berlangsung. Menilai apakah komputer yang digunakan pada perusahaan sudah dapat mampu melindungi asset milik organisasi, mampu menjaga integritas untuk pencapaian tujuan organisasi.

  44. Rini Hamupus Prahoro
    2011-12-145
    Seksi : 01

    Menurut saya audit sistem informasi sangat berbeda dengan audit konvensional. Karena kalau audit konvensional hanya menilai kelayakan dari Laporan Keuangan yang dibuat oleh perusahaan saja. Sedangkan audit sistem informasi cakupan auditnya lebih luas, karena audit sistem informasi tidak hanya menilai kelayakan dari laporan keuangan tetapi juga menilai dari kelayakan lingkungan dimana proses itu terjadi.

  45. Sendy Eka Rini
    2011-12-123
    seksi 01

    Menurut saya, audit sistem informasi berbeda dengan audit konvensional. Perbedaannya terdapat pada cara audit, audit sistem informasi pengumpulan bukti audit yang akurat lebih sulit karena perubahan dalam pengendalian intern dan beberapa teknik audit manual tidak dapat digunakan kecuali dengan teknik audit berbantuan komputer. Sedangkan untuk audit konvensional, evaluasi bukti audit lebih sulit karena harus dipahami kapan pengendalian internal berfungsi dan kapan tidak. Pengumpulan bukti dengan teknik: inspeksi, observasi, wawancara, konfirmasi, posedur analitis, vouching, verifikasi, rekonsiliasi, scanning, dsb.
    Pada audit sistem informasi terdapat risiko audit yang lebih besar sedangkan audit konvensional lebih kecil.

  46. Audit sistem informasi sangat penting bagi perusahaan karena dengan adanya audit sistem informasi disebuah perusahaan, maka perusahaan tersebut akan mengetahui tercapainya tujuan prosedur pengendalian internal perusahaan atau tidak. Oleh karena itu, sangat dianjurkan pada perusahaan untuk melakukan audit sistem informasi diperusahaannya.

  47. Menurut saya audit sistem informasi itu adalah merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien.

  48. BAYU TIMUR
    2011-12-079
    SEKSI 01

    Dari informasi tersebut saya menyimpulkan Audit Sistem Informasi merupakan kegiatan yang mengevaluasi dan memeriksa kegiatan yang dilakukan dengan sistem komputerisasi di dalam perusahaan sudah dilakukan dengan baik dan benar serta kegiatan yang berhubungan dengan sistem komputerisasi sudah dilakukan dengan aman untuk menjaga aset yang dimiliki perusahaan.

  49. NAMA : SYAHRUL IKROM
    NIM : 201112031

    Kesimpulan yg dapat saya ambil, AUDIT SISTEM INFORMASI, memanfaatkan teknologi dalam hal ini komputer secara efektif serta sumber daya manusia secara efisien, dalam masa global ini, dibutuhkan SDM yang sangat memadai

  50. NAMA : SYAHRUL IKROM
    NIM : 201112031
    Seksi : 01

    Kesimpulan yg dapat saya ambil, AUDIT SISTEM INFORMASI, memanfaatkan teknologi dalam hal ini komputer secara efektif serta sumber daya manusia secara efisien, dalam masa global ini, dibutuhkan SDM yang sangat memadai

  51. Menurut saya Tujuan Audit Sistem Informasi dapat dikelompokkan ke dalam dua aspek utama dari ketatakelolaan IT, yaitu :
    a. Conformance (Kesesuaian) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kesesuaian, yaitu : Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), Availability (Ketersediaan) dan Compliance (Kepatuhan).
    b. Performance (Kinerja) – Pada kelompok tujuan ini audit sistem informasi difokuskan untuk memperoleh kesimpulan atas aspek kinerja, yaitu : Effectiveness (Efektifitas), Efficiency (Efisiensi), Reliability (Kehandalan).

  52. Mochamad Sidik
    NIM 2012 12 078

    Menurut saya Audit Sistem Informasi adalah suatu sistem informasi yang bertujuan untuk menyesesuaikan dengan PSAK yang telah berlaku didalam negara tersebut. selain itu proses pencatatannya sudah terhubung dengan sistem yang telah dibuat dalam berntuk software seperti zahir.

  53. Nama : Vega Kharisma Larasati
    Nim : 2013 – 83 – 024
    Sesi : 02

    menurut saya :
    Audit sistem informasi adalah sebuah proses bagi sebuah perusahaan atau organisasi untuk mendapatkan bukti mengenai pernyataan perihal sistematis secara objektif tindakan dan mengetahui apakah suatu sistem informasi telah didesain dan diimplementasikan secara efektif,efisien, dan ekonomis, serta memiliki mekanisme pengamanan aset yang memadai, menjamin integritas data yang sesuai , serta mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada para pemakai yang berkepentingan dengan kriteria yang telah ditetapkan.

  54. Nama : Vegi Kharisma Saraswati
    Nim : 2013 – 83 – 023
    Sesi : 02

    Menurut saya, audit system informasi dilakukan untuk mengevaluasi apakah kegiatan kerja atau kinerja suatu organisasi atau perusahaan sudah sesuai dengan yang direncanakan. Dari segi efektif, efisien, sesuai dengan pedoman standar produktivitas yang direncanakan. Audit merupakan proses sistematis dan objektif dalam memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti ketidak sesuaian untuk memeriksa seberapa jauh ketidak sesuaian hal tersebut dengan kriteria yang berlaku, dan melaporkan hasilnya kepada pihak yang terkait.

  55. Menurut saya audit sistem informasi adalah aktivitas mengevauasi kegiatan kerja atau kinerja organisasi yang sudah terkomputersasi dan tersistem, apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan dan sesuai dengan standar yang berlaku.

    Panni Dyana
    201383005
    Informatio system Audit
    seksi 02

  56. Putra Arie Pribadi
    2011-12-198
    sesi 01

    Menurut pendapat saya audit sistem informasi ini adalah kegiatan melakukan tinjauan atas pengendalian SIA untuk menilai kesesuaiannya sudah sesuai atau belum dan menurut prosedur yang berlaku serta efektifitas dalam menjaga aset perusahaan.

  57. Helda Halimathul Sya’diah ( 2012 12 143 )

    Menurut saya Audit Sistem Informasi atau EDP Audit (Electronic Data Processing Audit) adalah suatu proses pengumpulan data dan pengevaluasian bukti-bukti serta melakukan tinjauan atas pengendalian internal yang memadai, apakah suatu sistem aplikasi komputerisasi telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian internal sehingga semua aktiva dilindungi dengan baik serta terjaminnya integritas data karena yang menjadi perhatian EDP Audit yaitu kemanan suatu data.

  58. Viyanti Yulia
    2012-12-122
    Sesi 01

    Audit sistem informasi adalah suatu pengevaluasian untuk mengetahui bagaimana tingkat kesesuaian antara aplikasi sistem informasi dengan prosedur yang telah ditetapkan dan mengetahui apakah sistem informasi yang telah didesain dan diimplementasikan secara efektif, efisien dan ekonomis, memiliki pengamanan aset yang memadai serta menjamin integritas data yang memadai.

  59. Lisda Novianti (2012-12-039) Seksi 1

    Menurut saya, Audit Sistem Informasi adalah proses pemeriksaan secara menyeluruh atas sistem aplikasi komputerisasi apakah telah menerapkan sistem pengendalian internal yg memadai atau belum, termasuk menilai kelayakan lingkungan dengan mengumpulkan data dan mengevaluasi bukti-bukti. Audit Sistem Informasi bertujuan untuk menjamin keamanan aset dan integritas data, serta efektivitas dan efisiensi sistem, karena yang terpenting adalah keamanan data.

  60. Susi Wulandari
    2012-12-127
    Sesi 01

    Audit sistem informasi adalah sebuah proses yang sistematis dalam mengumpulkan dan mengevaluasi bukti untuk menentukan bahwa sebuah sistem informasi berbasis komputer yang digunakan oleh organisasi telah dapat mencapai tujuannya, seperti:

    1. Pengamanan atas aktiva. Dukungan sistem informasi berbasis komputer dalam pengamanan aktiva yang terdapat di bagian atau fungsi pengolahan data elektronik yang meliputi: hardware, software, personel, file data dan pendukung sistem informasi. Hardware dapat saja rusak, data dapat hilang dan masih banyak kemungkinan yang terjadi. Seperti halnya aktiva lain, sistem informasi juga harus didukung oleh suatu sistem pengendalian internal yang memadai.

    2. Pemeliharaan atas integritas data.

    3. Peningkatan efektifitas.

    Penggunaan sistem informasi berbasis komputer harus dapat meningkatkan efektifitas dalam pencapaian tujuan organisasi.

  61. Iskandar Zulkarnain (2012-12-110)

    Menurut saya Audit Sistem Informasi adalah, proses untuk mengumpulkan data data lalu memeriksa atau mengevaluasi bukti bukti untuk menentukan apakah suatu sistem aplikasi komputerisasi telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian internal yang sudah memadai atau belum, juga menganalisis jika ada terjadinya penyalahgunaan dalam sistem aplikasi komputerisasi, kemudian menjamin adanya efektifitas dan efesiensi agar dapat dipastikan integritas data dalam penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.

  62. Viyanti Yulia
    2012-12-122
    Sesi 01

    Audit sistem informasi adalah suatu pengevaluasian untuk mengetahui bagaimana tingkat kesesuaian antara aplikasi sistem informasi dengan prosedur yang telah ditetapkan dan mengetahui apakah suatu sistem informasi telah di desain dan diimplementasikan secara efisien, efektif, dan ekonomis, memiliki pengamanan aset serta menjamin integritas data yang memadai.

  63. Shinta Mutiara 201212064 seksi 01

    Pada dasarnya Audit merupakan proses sistematis dan objektif dalam memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti tindakan ekonomi, dan menilai seberapa jauh tindakan ekonomi sudah sesuai dengan kriteria berlaku, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak terkait. Audit sistem informasi merupakan proses pemeriksaan berbasis komputerisasi untuk menentukan apakah sistem computer mampu melindungi asset yang dimiliki perusahaan dari resiko kehilangan maupun kerusakan.

  64. Ramkori Arsih Suryaeni 201212092 (Seksi 01)

    Menurut saya audit sistem informasi merupakan suatu tindakan atau langkah yang dilakukan untuk menilai kemampuan dari sistem komputer perusahaan dalam menjaga keamanan data serta aset perusahaan dari hal-hal yang tidak diinginkan agar dapat tercapainya tujuan perusahaan secara efektif dan menyeluruh.

  65. Aji Mardika
    2012-12-128
    Seksi 1

    Audit sistem informasi merupakan suatu proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti yang dilakukan oleh pihak yang independen dan kompeten untuk mengetahui apakah suatu sistem informasi dan sumber daya terkait dapat melindungi aset, menjaga integritas dan ketersediaan sistem dan data. Audit sistem informasi dilakukan untuk dapat menilai apakah sistem komputerisasi suatu perusahaan dapat mendukung pengamanan aset, apakah sistem komputerisasi tersebut efektif, efisien dan data integrity terjamin.

  66. Nama : Rizky Putri Pratiwi
    NIM : 2012-12-032
    Seksi : 01

    Audit Sistem Informasi (Informatin System Audit) atau EDP Audit (Electronic Data Processing Audit) atau computer audit adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti-bukti untuk menentukan apakah suatu sistem informasi telah melindungi aset, menjaga integritas data, dan memungkinkan tujuan organisasi tercapai secara efektif dengan menggunakan sumber daya secara efisien.

  67. Nama : Suci Rachmadhanti
    Nim : 201212053
    Seksi : 01

    Menurut saya audit sistem informasi merupakan suatu proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti yang dilakukan oleh pihak yang independen dan kompeten untuk mengetahui apakah suatu sistem informasi dan sumber daya terkait, secara memadai telah dapat digunakan untuk:
    – melindungi aset,
    – menjaga integritas dan ketersediaan sistem dan data,
    – menyediakan informasi yang relevan dan handal,
    – mencapai tujuan organisasi dengan efektif,
    – menggunakan sumber daya dengan efisien,

  68. Nama : Barita Agustina
    Nim : 2012 – 12 – 157
    Seksi : 01
    Menurut saya audit system informasi adalah suatu proses pengumpulan data dan memeriksa bukti-bukti yang ada yang berhubungan dengan aplikasi computer. Tujiannya adalah untuk mengetahui apakah bagian keseluruhan computer benar-benar aman saat melakukan proses oprasiaonal perusahaan dan memastikan bahwa pengendalian yang ada benar-benar diterapkan dan berjalan dengan baik, sehingga kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan efesien dan efektif sesuai dengan tujuan perusahaan.

  69. Nama : Rafa Putri Oktavia
    NIM : 2012-12-113
    Seksi : 01

    Audit sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.
    Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem informasi:
    – Audit secara keseluruhan menyangkut : efektifitas, efisiensi, availability system, reliability, confidentiality, dan integrity, serta aspek security.
    – Selanjutnya adalah audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file.

  70. Nama : Lilis Mulandari
    Nim : 2012-12-038
    Seksi : 01 (Satu)

    Audit sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

    Untuk menilai apakah sistem menghasilkan laporan atau informasi yang bermanfaat bagi user (misalnya pengambil keputusan), auditor perlu mengetahui karakteristik user berikut proses pengambilan keputusannya. Biasanya audit efektivitas sistem dilakukan setelah suatu sistem berjalan beberapa waktu.

  71. Nia apriyani
    201212120

    menurut saya Audit Sistem Informasi adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti untuk membuktikan dan menentukan apakah sistem aplikasi komputerisasi yang digunakan telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai, apakah aset organisasi sudah dilindungi dengan baik dan tidak disalah gunakan, apakah  mampu menjaga integritas data, kehandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.

     Konteks dalam proses audit sistem informasi ini terbagi menjadi 3 yaitu audit sistem informasi berbasis risiko, audit sistem informasi .saran saya bahwasahnya konsep audit sistem informasi yaitu terdiri dari tujuan audit sampai dengan proses auDari penulisan makalah ini dapat disimpulkan bahwa Audit Sistem Informasi adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti untuk membuktikan dan menentukan apakah sistem aplikasi komputerisasi yang digunakan telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai, apakah aset organisasi sudah dilindungi dengan baik dan tidak disalah gunakan, apakah  mampu menjaga integritas data, kehandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.

     Konteks dalam proses audit sistem informasi ini terbagi menjadi 3 yaitu audit sistem informasi berbasis risiko, audit sistem informasi berbasis kendali, audit sistem informasi berbasis komputer.

    Saran saya konsep audit sistem informasi yaitu terdiri dari tujuan audit sampai dengan proses audit sistem informasi itu sendiri baik itu berbasis risiko, berbasis kendali serta berbasis komputer.

    Di dalam makalah ini mungkin masih banyak suatu kekurangan dan kesalahan oleh karena itu penulispun meminta agar kiranya pembaca juga memberikan keritikan dan sarannya agar kiranya makalah ini bisa menjadi lebih sempurna lagi.dit sistem informasi itu sendiri baik itu berbasis risiko, berbasis kendali serta berbasis komputer.

    Di dalam makalah ini mungkin masih banyak suatu kekurangan dan kesalahan oleh karena itu penulispun meminta agar kiranya pembaca juga memberikan keritikan dan sarannya agar kiranya makalah ini bisa menjadi lebih sempurna lagi.

  72. Nama: Melinda Febrina
    NIM : 2012 12 003
    Seksi 01

    Audit sistem informasi merupakan proses pemeriksaan yang terkomputerisasi yang berfungsi untuk menjaga aset suatu perusahaan agar terhindar dari resiko kehilangan atau kerusakan yang mungkin dapat terjadi, dan sebagai pendorong tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien dalam penggunaan sumber daya. Audit sistem informasi dapat memudahkan pekerjaan auditor dalam proses pemeriksaan dan mengantisipasi adanya kerugian yang timbul akibat kehilangan data, kerusakan data software ataupun hardware, maupun kecurangan. Audit sistem informasi juga memiliki cakupan ilmu yang luas karena merupakan gabungan dari beberapa ilmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>