Teori X dan teori Y

McGregor's Theory X & Theory Y GraphicDouglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan. Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.

Ada empat asumsi yang dimiliki manajer dalam teori X.

  • Karyawan pada dasarnya tidak menyukai pekerjaan dan sebisa mungkin berusaha untuk menghindarinya.
  • Karena karyawan tidak menyukai pekerjaan, mereka harus dipakai, dikendalikan, atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.
  • Karyawan akan menghindari tanggung jawab dan mencari perintah formal, di mana ini adalah asumsi ketiga.
  • Sebagian karyawan menempatkan keamanan di atas semua faktor lain terkait pekerjaan dan menunjukkan sedikit ambisi.

x-y-theory-291536Bertentangan dengan pandangan-pandangan negatif mengenai sifat manusia dalam teori X, ada pula empat asumsi positif yang disebutkan dalam teori Y.

  • Karyawan menganggap kerja sebagai hal yang menyenangkan, seperti halnya istirahat atau bermain.
  • Karyawan akan berlatih mengendalikan diri dan emosi untuk mencapai berbagai tujuan.
  • Karyawan bersedia belajar untuk menerima, mencari, dan bertanggungjawab. *Karyawan mampu membuat berbagai keputusan inovatif yang diedarkan ke seluruh populasi, dan bukan hanya bagi mereka yang menduduki posisi manajemen.

x-y-theory-10_command_and_controlPengertian, Visioner, Tegas, Bijaksana Bisa menempatkan diri, Mampu/cakap Terbuka, Mampu mengatur, Disegani , Cerdas, Cekatan, Terampil, Pemotivasi, Jujur, Berwibawa, Berwawasan luas, Konsekuen, Melayani, Credible, Mampu membawa perubahan, Adil, Berperikemanusiaan, Kreatif, Inovatif, Sabar, Bertanggung jawab, Konsiten, Low profile, Sederhana dan humble (rendah hati), Rendah hati/humble, Royal/tidak kikir, berjiwa sosial Loyal (setia) kepada bawahan, Disiplin, Mampu menjadi tauladan/memberi contoh, Punya integritas, Berdikasi/berjiwa mengabdi, Dapat dipercaya (credible), Percaya diri, Kritis, Religious, Mengayomi, Responsive (cepat tanggap), Teliti, Supel (ramah), Pema’af, Peduli (care), Profesional, Berprestasi, Penyelesai Masalah (problem solver), Good looking, Sopan, Cerdas secara emosi (memiliki tingkat EQ yang tinggi)

 

61 thoughts on “Teori X dan teori Y

  1. Bissmillahirrohmanirrohim.
    Saya belajar dari artikel yang saya baca diatas.mengajarkan saya,tentang bagaimana cara menilai seseorang dari sisi X dan sisi Y. mengajarkan bahwa apa yang saya liat belum tentu sama dengan yang sebenarnya.
    terimakasih.

  2. Menurut saya,teori x dan y mencerminkan bahwa didalam kehidupan manusia mengalami dua sisi yg mana sisi positif dan negativ yaitu ketika merasa bahagia pasti suatu saat kita juga merasa kesedihan karna Tuhan juga menciptakan surga dan neraka bagi manusia yg menjadi contoh nyata bagi kehidupan manusia

  3. Menurut saya Teori X dan Teori Y itu seperti 2 mata pisau yang berbeda, Teori X menjelaskan bahwa ada manusia yang bertindak otoriter dan tidak mau menerima kritik dan menurutnya keputusan yang dia buat selalu benar, sedangkan teori Y menjelaskan bahwa manusia itu harus hidup berdampingan tidak perduli status/jabatan, dan dia selalu menerima masukkan dari orang lain, sehingga teori Y tersebut akan disenangi oleh banyak orang.

  4. Menurut saya teori X itu memang sangat sesuai dengan yang dialami kebanyakan orang, tapi ada baiknya seharusnya kita terapkan dengan baik teori Y. jika kita bekerja pada suatu tempat, kita tidak hanya menginginkan hasil yang tinggi tanpa kerja keras yang berat sesuai dengan yang kita dapatkan. Kita harus menyeimbangkan antara kedua hal tersebut agar kita bisa menjadi seorang yang mendapatkan hasil tinggi dengan kerja keras setimpal dengan apa yang kita kerjakan. Dengan itu kita akan lebih baik dalam menjalani kehidupan

  5. Menurut saya pemimpin yang menyukai teori X cenderung menyukai gaya kepemimpinan otoriter dan sebaliknya, seorang pemimpin yang menyukai teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah dan malas, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya. Tipe Y ini adalah tipe yang sudah menyadari tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.

  6. Sejumlah teori-teori awal mengenai motivasi telah muncul sejak 1950-an. Salah satunya adalah Teori X dan Teori Y. Dikemukakan oleh Douglas McGregor, dimana Teori X mengandaikan bahwa karyawan tidak menyukai kerja, malas, tidak menyukai tanggung jawab, dan harus dipaksa agar berprestasi. Sementara Teori Y mengandaikan bahwa karyawan menyukai kerja, kreatif, berusaha bertanggung jawab, dan dapat menjalankan pengarahan diri.

  7. Teori X mengandaikan bahwa kebutuhan order-rendah mendominasi individu. Teori Y mengandaikan bahwa kebutuhan order-tinggi mendominasi individu. Menurut saya sendiri bahwa pengandaian Teori Y lebih baik daripada Teori X.

  8. Menurut saya, 4 asumsi yang terdapat dalam teori x dan y bisa diibaratkan seperti hitam putih, karena teori x menggambarkan seorang pemimpin yang tidak mau tau apakah karyawannya mampu atau tidak dalam menyelesaikan tugas dengan baik,yang dia tau hanya tugas selesai tepat waktu dan benar semua. sedangkan pada teori y menggambarkan seorang pemimpin yang bijaksana, memahami kemampun karyawannya, dan menjadi sesosok pimpinan yang diinginkan oleh setiap karyawan yang ada.

  9. Dari teori X dan Y yang tertulis di atas saya cuman bisa memberi sedikit apa yang telah saya cerna. Yaitu kalo kita lihat dari teori X menggambarkan seseorang yang derajatnya sudah diatas menjadi turun, sedangkan teori Y seseorang yang derajatnya dibawah kemungkinan bisa menaik.

  10. Dalam teori X dan Y yang bapak jelaskan , saya ber-amsumsi bahwa di Indonesia banyak sekali tipe pemimpin yang seperti ini (Teori X) , sehingga banyak karyawan yang tidak antusias dalam mengerjakan tugasnya , merasa tidak enjoy dengan apa yang dia kerjakan . Berbeda terbalik dalam Teori Y , dimana karyawan akan merasa “comfortable” sehingga kreativitas akan terbuka secara alami .

    Terima Kasih

  11. menurut saya dalam teori X dan Y memperlihatkan sifat yang bersimpangan .
    teori X lebih mencerminkan sifat yang otoriter dan tidak perduli tanggapan orang lain
    dan sedangkan teroti Y lebih mencerminkan hidup harus saling berdampingan sama rata dan merakyat

  12. menurut saya kedua teori ini memang sangat berbeda seperti halnya dalam pelajaran matematika, teori X dan Y di gambarkan secara horizontal dan vertikal. Namun teori ini keterkaitan dengan kehidupan manusia yang dimana teori X hanya ingin berjalan mencapai tujuan dengan cara horizontal saja tidak mau berkelok kelok, ia hanya menginginkan yang enaknya saja, Sedangkan teori Y kita tau bahwa teori ini mengajarkan kita bersyukur,teori Y di gambarkan vertikal karna seperti halnya kehidupan manusia kadang di atas kadang di bawah.

  13. TeorI Mc Gerogor tentang Teori X adalah manajer akan bersikap keras dalam mengatur karyawan yang “ogah-ogahan” dalam bekerja (pada dasarnya karyawan tidak malas, hanya kontrol emosi dan keinginan untuk bersenang-senang). Dalam arti lain sikap pemimpin dalam teori X sangat cocok di terapkan supaya karyawannya bekerja memenuhi tujuan organisasi. Sedangkan teori Y menjelaskan bahwa manajer akan bersikap bijaksana mengatur karyawannya sehingga karyawan akan nyaman bekerja. Kedua teori ini dimaksudkan untuk mendorong karyawannya dalam bekerja (memotivasi karyawan untuk bekerja).

  14. Menurut saya, kedua teori tsb sangat ada di kehidupan nyata dan mungkin kebanyakan ber teori X yaitu pegawai yang bekerja ketika hanya disuruh atau ketika ada si bos. Berbeda dengan pegawai yg berteori Y ia menganggap pekerjaan itu bersifat suatu yg menyenangkan hati.

  15. menurut saya teori x kurang baik terhadap suatu perusahaan, karena teori ini mengedepankan paksaan dan ancaman terhadap seorang karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Namun pada teori y jika diterapkan pada suatu perusahaan dapat membuat suatu perusahaan lebih maju karena karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut akan lebih nyaman bekerja di perusahaan tersebut, hal ini dikarenakan karyawan tersebut merasa nyaman bekerja. Sehingga karyawan tersebut bersungguh-sungguh dalam pekerjaannya di perusahaan tersebut.

  16. teori x memang sangat kurang baik tp bisa mengurangi kemalasan seseorang di perusahan tersebut, karena manusia itu pada dasarnya berbeda beda sifat dan pola hidupnya ada yg malas dan rajin jadi teori x kurang baik tp cocok untuk seseorang yg malas.

  17. Bismillahirrohmanirrohim.
    Menurut saya, Faktor X dan faktor Y ini adalah dua sifat yg berbeda, yg mana faktor X ini kebanyakan orang ingin bersifat semaunya dan tidak ingin untuk di komentari atau di salahkan. Sedangkan faktor Y ini adalah dimana kebanyakan orang mencari pendamping atau partner dalam bekerja.

  18. Menurut saya dari artikel diatas menunjukan bahwa manusia mempunyai pemikiran dari segi positif dan negatif. Teory X dan Y dalam penjelasan tersebut membuktikan bahwa ada sebuah perbedaan yg bertentangan, Teory X pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab. sedangkan Teory Y memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya dan lebih menganggap hal itu menyenangkan.

  19. Menurut saya Teori ini diungkapkan oleh Douglas McGregor terhadap teori X memiliki gaya kepemimpinan yang cenderung memaksakan keinginanan dan sebaliknya, teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah dan malas, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya karena sudah menyadari tugas dan tanggung jawab dari pekerjaan tersebut. Terimakasih.

  20. Menurut saya faktor X dan Y, tidak semua seperti itu .
    lebih tepatnya teori X cenderung menyukai gaya kepemimpinan otoriter dan sebaliknya, seorang pemimpin yang menyukai teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah dan malas, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya. Tipe Y ini adalah tipe yang sudah menyadari tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.

  21. Kalau kita membicarakan tentang dua jenis teori X dan Y ini, tidak mungkin dapat di tentukan jenis manakah yang lebih baik, hal tersebut dikarenakan oleh begitu beragamnya jenis manusia (dalam hal ini : pekerja) yang di latar belakangi oleh kepribadian yang berbeda-beda pula, sehingga tidak mungkin ada 1 teori saja yang dapat memenuhi serta mengontrol segala pribadi-pribadi yang berbeda-beda, teori X dan Y tetap harus diterapkan berdampingan dengan cara di sesuaikan pada masing-masing pekerja.

  22. Kedua teori ini menggambarkan sisi negatif dan sisi positif dari sifat manusia, keduanya cocok. Apabila karyawan tidak ingin dinilai buruk maka jangan bersikap seperti contoh yang digambarkan oleh faktor x, berperilakulah seperti faktor y maka kesuksesan akan menghampiri kita.

  23. Menurut saya teori Y adalah petunjuk atau perilaku positif yg dilakukan pegawai untuk memajukan pekerjaan juga meningkatkan kinerja pegawai,sedangkan teori X adalah perilaku negative pegawai yang malas dan menurunkan kinerja pegawai.

  24. Menurut saya teori X adalah karyawan yang pemalas, yang bekerja tidak dari hati hanya bekerja ketika disuruh atau ada sang bos saja. kebalikannyan dengan teori Y karyawan bekerja dari hati dan menganggap pekerjaannya itu sebagai hal yang menyenangkan.
    Terimakasih

  25. Dari dua teori tersebut, Teori X dan Teori Y, semuanya telah terbukti kebenarannya dalam dunia kerja saat ini. Teori X lebih cenderung kepada individu yang bekerja hanya untuk mendapatkan uang. Sedangkan Teori Y lebih ke individu yang bekerja sesuai dengan kemauannya sehingga mereka lebih menikmati pekerjaannya tersebut.

  26. dalam artikel ini menjelaskan 2 sisi yang berbeda, dimana teori X ini bertipikal ingin maju, ingin sukses namun tidak mau menerima masukan, kerja sesuka hati nya, sedangkan teori Y berkeadaan sebaliknya, orang yang bekerja keras, menerima masukan, tanpa harus menilai lagi, mungkin yang lebih dekat menuju kesuksesan adalah yang ber teori Y.

  27. Rohani (2012-52-109) seksi 59

    Teori komunikasi organisasi di atas terdiri dari 2 teori yang menurut saya saling bertolak belakang. Dimana teori X merupakan arah kepemimpinan otoriter sedangkan teori Y arahnya demokrasi liberal. Kaitannya dengan motivasi usaha, gaya kepemimpinan otoriter cenderung membuat pegawai down. Namun, pemimpin yang bersifat demokrasi akan mampu memacu serta meningkatkan motivasi dan loyalitas pegawainya.
    Baik kita berada di posisi pemimpin maupun pegawai, ada baiknya mengenali tentang gaya kepemimpinan serta dampak dan efeknya dalam kinerja serta motivasi kita.

    Best regards,
    Rohani

  28. Menurut saya,teori x dan y mencerminkan karyawan yang memakan gaji buta asal kerja yang penting mendapatkan ngaji sedangkan teori y mempunyai proses yang panjang tidak mudah menyerah dan menerima masukan-masukan orang lain…

  29. Pada Hakikatnya manusia adalah makhluk yang pemalas, tidak suka bekerja dan hanya mengerjakan sesuatu yang menyenangkan untuknya. Disini Teori mc Gregor memberi pandangan yang berbeda tentang cara manusia bekerja, teori x mengajarkan kepada karyawan untuk memotivasi dirinya sendiri dalam mencapai target, sedangkan teori y membiarkan karyawan membuat sebuah inovasi dalam satu perintah yang terus dikembangkan menjadi feedback yang baik.

  30. Menurut pendapat saya tentang teori X dan Y adalah sifat manusia antara sisi baik dan buruk, jika Teori X adalah sifat pemimpin yg otoriter atau yg selalu menindas bawahan nya tidak ingin tau apa yg terjadi nanti nya, dan Teori Y adalah kebalikan dari teori X maksud nya adalah pemimpin yg mempunyai sifat pengertian terhadap bawahan nya, mempunyai wibawa, bijaksana mampu menempatkan diri, responsive, mengayomi bawahan nya dengan baik.

  31. 201311267 – Fendy – seksi 58

    Menurut saya, ternyata teori X dan teori Y itu bertentangan. X mewakili asumsi negatif, sedangkan Y mewakili asumsi positif. Di dunia kerja yang nyata, memang akan ada 2 asumsi ini dalam diri setiap karyawan. Sudah menjadi tugas seorang pemimpin untuk me-manage agar setiap karyawan memiliki asumsi teori Y tentunya.

  32. Menurut pendapat saya :
    Teori X dan teori Y adalah teori yang dikemukakan oleh Douglas McGregor. Teori ini menjelaskan tentang asumsi-asumsi perilaku karyawan. Teori X menjelaskan perilaku karyawan yang terlihat malas dalam bekerja, sedangkan teori Y adalah teori yang menjelaskan tentang perilaku karyawan yang rajin.

  33. Setelah membaca teori diatas, menurut saya teori x dan y memang sangat berbeda. Tetapi keduanya merupakan posisi nyata dalam dunia kerja, sebagai karyawan saya dapat merasakan dampak dari teori x dan y terkadang saya merasa tidak nyaman dan merasa jenuh menjadi karyawan tetapi disisi lain saya bisa merasakan senang dan bangga, itu semua karena keduanya saling berkaitan.

  34. Menurut pendapat saya :
    Teori yang ditemukan oleh Douglas McGregor yaitu Teori X dan teori Y adalah sebuah teori yang menjelaskan tentang asumsi-asumsi perilaku karyawan. Teori X mengasumsikan perilaku karyawan yang terlihat malas dalam bekerja, sedangkan teori Y adalah teori yang mengasumsikan tentang perilaku karyawan yang rajin.

  35. Teori yg dikemukakan oleh Douglas penting untuk memberikan gambaran kepada kita asumsi seorang manajer thdp karyawan yang akan dipekerjakannya.Kekurangan karyawan dalam teori X dan kelebihan karyawan dalam teori Y.Jadi ini sangat membantu manajer dalam menentukan pilihan mereka thdp kinerja karyawan.

  36. melva marshella (2013-52-199) seksi 59
    menurut saya, teori x adalah teori konservatif yang menempatkan karyawan sebagai buruh demi terwujudnya tujuan perusahaan. management menganggap karyawannya bekerja untuk mendapatkan imbalan (uang), dan karena mereka sudah memberikan imbalan tersebut maka karyawan harus tuduk terhadap perintah perusahaan. sementara teori y adalah teori yang lebih maju yang menempatkan karyawan sebai aset perusahaan yang berharga. management melihat bahwa karyawannya bekerja bukan hanya untuk mendapat imbalan namun juga untuk menyenangkan diri mereka sendiri karena mereka mencintai pekerjaannya. maka pendapat karyawan dinilai penting untuk kemajuan perusahaan dan kenyamanan lingkungan bekerja.

  37. Menurut saya Teori X memiliki gaya kepemimpinan yang cenderung memaksakan keinginanan dan Teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang malas, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah karena sudahmemahami tanggung jawab dari pekerjaan
    Terimakasih.

  38. Sesuai dengan teori Y, sebagai seorang karyawan seharusnya kita bekerja dengan rasa bangga dan menyenangi terhadap pekerjaan, karena dengan memiliki rasa bangga dan menyenangi pekerjaan seorang karyawan akan bekerja dengan ikhlas, dengan kerja ikhlas akan melahirkan konsep kerja keras, kerja cerdas dan kerja mawas,karyawan tidak merasa kerja sebagai paksaan sehingga hasilnya pun dapat tercapai secara maksimal.

  39. Menurut saya Teori X & Y oleh Douglas McGregor adalah konsep yang menggunakan anggapan-anggapan,tingkah laku dan pembangun organisasi dalam sebuah perusahaan.

  40. NIM : 2013-52-145

    Menurut saya, karyawan akan bertindak tergantung dari Pimpinannya, baik dan buruknya seorang karyawan juga berpengaruh dari cara kepemimpinan atasan nya. dan pemimpin hendaknya selalu memberikan motivasi yg positif agar karyawan nya berlaku positif juga.

  41. Dear : Bp. Darmansyah

    Seperti yang Bapak jelaskan tentang teori X dan Y, Indonesia lebih mengarah kepada teori X. Dimana para karyawan merasa pekerjaannya itu sebagai suatu beban. Dan mereka melakukan pekerjaan itu semata – mata untuk memenuhi kebutuhannya saja. Sehingga banyak orang yang kehidupannya begitu – begitu saya, karena mereka melakukan pekerjaannya itu tidak dengan sepenuh hati, sehingga tidak menghasilkan pencapaian yang memuaskan.
    Terimakasih

  42. Dear Bapak Darmansyah,
    menurut saya, Teori ini diungkapkan oleh Douglas McGregor yang mengemukakan strategi kepemimpinan efektif dengan menggunakan konsep manajemen partisipasi.Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah dan malas, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan kesadaran sendirinya tanpa perintah dari atasannya.

  43. Teori X Dan Y yang telah dijelaskan di atas membuktikan bahwa manusia di dunia ini memiliki 2 sisi, yaitu positif dan negatif. Seperti dalam dunia pekerjaan dimana teori X menggambarkan bahwa atasan selalu berfikiran negatif kepada bawahan, sedangkan teori Y menggambarkan sikap karyawan yang rajin.

    Terima kasih

  44. Menurut pendapat saya teori yang di temukan Douglas McGregor teori X dan teori Y adalah berhubungan dengan cara penilaian manajer atau atasam terhadap karyawannya. Teori X mengasumsikan karyawan yang malas bekerja sedangkan teori Y mencerminkan tentang prilaku karyawan yang rajin bekerja.

  45. Douglas McGregor mengemukakan teori X dan Y. Dimana teori X dan Y seperti dua kutub yang berlawanan. Teori X menyebutkan sisi negatif dari seorang karyawan dan teori Y menyebutkan sisi positif dari karyawan. Sebenarnya dari teori ini nampak sifat-sifat alami manusia yakni menginginkan yang terbaik untuk dirinya, mencari keamanan dan kebebasan dalam pekerjaannya. Kedua teori ini akan berdampak terhadap pekerjaan masing-masing karyawan. Apakah anda sebagai seorang karyawan cenderung ada di dalam zona teori X dan Y ? Baiklah kita mengkaji diri kita dan dampak yang dihasilkan dari kinerja kita.

  46. Manusia memiliki 2 sisi yakni sisi negatif dan postif. Sisi negatif merupakan teori X sedang sisi positif merupakan teori Y. Oleh karena itu kita harus mampu mengendalikan keduanya secara baik.

  47. Douglas McGregor mengemukakan konsep teori x dan y, dimana kedua teori ini merupakan sifat-sifat dasar manusia dalam suatu pekerjaan.
    dimana para karyawan memiliki sifat yang berbeda-beda, tergantung dari individu nya.
    namun pada umum nya, seseorang dapat menjadi type “Y” apabila karyawan tersebut memiliki ambisi dan passion terhadap apa yang dikerjakan nya,
    Passion dapat timbul dalam pekerjaan apabila si karyawan mau belajar mencintai apa yang dikerjakan nya.
    jika tidak, orang tersebut akan tetap menjadi type “X”
    ada baik nya kita menjadikan ” HOBI kita sebagai sebuah Pekerjaan “

  48. gunakan teori Y yang sebagai hal negatif tsb sebagai pembanding dan pengingat agar tidak diterapkan dalam sebuah organisasi atau perusahaan

  49. menurut saya, teori x ( sifat negatif ) atau y ( sifat positive ) dimiliki oleh setiap manusia namun bukan berarti harus menonjolkan X saja atau Y saja . tetapi harus mampu fleksibel untuk berpindah X atau Y . karena memang ada beberapa orang yang perlu diberikan teori X untuk bermotivasi ,misalnya perusahaan besar yang berproduksi dengan jumlag banyak , sebagian karyawan ada yang dipicu dengan ancaman/kontrol ketat untuk mencapai tujuan organisasi. thankyou .

  50. Teori X dan Y membuktikan setiap manusia pada dasarnya memiliki positif dan negatif . Hal- hal positif dan negatif sifatnya relatif, tergantung dengan sudut pandang. Menjadi hal penting penilaian reflektif pada individu agar individu tersebut dapat mengorganisasikan positif dan negatif dalam mencapai tujuan

  51. Nama: Shinta Anggraini Karsono
    NIM: 201466113

    Setiap individu memiliki perilaku yang berbeda-beda berdasarkan teori X dan Y. Teori X yaitu dimana seseorang berperilaku cenderung tidak memiliki motivasi, menunggu untuk diperintah atasan, tidak memiliki inisiatif, dan sebagainya. Sedangkan teori Y yaitu kebalikan dari teori X, dimana seseorang bermotivasi dan berinsiatif tinggi, mudah berkembang, dan sebagainya.

    Berdasarkan penjelasan teori X dan Y ini dapat diketahui bahwa seorang pemimpin terkadang harus egois dan terkadang pula harus demokratis, tergantung perilaku pendidik/tenaga kependidikan
    yang dipimpin. Dengan teori ini para pemimpin dapat memberikan sikap yang tepat, sehingga pendidik/tenaga kependidikan dapat
    melaksanakan tugas dengan baik untuk mencapai visi, misi dan tujuan pendidikan.

  52. Nama : katharina M
    Nim : 201466180
    Seksi : 24

    Pengertian, Visioner, Tegas, Bijaksana Bisa menempatkan diri, Mampu/cakap Terbuka, Mampu mengatur, Disegani , Cerdas, Cekatan, Terampil, Pemotivasi, Jujur, Berwibawa, Berwawasan luas, Konsekuen, Melayani, Credible, Mampu membawa perubahan, Adil, Berperikemanusiaan, Kreatif, Inovatif, Sabar, Bertanggung jawab, Konsiten, Low profile, Sederhana dan humble (rendah hati), Rendah hati/humble, Royal/tidak kikir, berjiwa sosial Loyal (setia) kepada bawahan, Disiplin, Mampu menjadi tauladan/memberi contoh, Punya integritas, Berdikasi/berjiwa mengabdi, Dapat dipercaya (credible), Percaya diri, Kritis, Religious, Mengayomi, Responsive (cepat tanggap), Teliti, Supel (ramah), Pema’af, Peduli (care), Profesional, Berprestasi, Penyelesai Masalah (problem solver), Good looking, Sopan, Cerdas secara emosi (memiliki tingkat EQ yang tinggi), pengennya itu sihh “ Itu Gueee bangetzzz “ Semoga bisa amanah seperti itu ditempat kerja dan dimana saja.
    Bicara teori X dan Y, yahhh gitu deh di tempat kerja. Karena saya juga seorang karyawan pernah di posisi x dan juga di posisi y. Tapi kembali lagi, untungnya say punya orang tua yang selalu mengajarkan hal yang positif dalam hidup saya, jadi saya banyak teori y yang digunakan. Percaya deh kalau teori y yang digunakan pasti kita akan melaju kencang jadi pintar dan dapat berada pada posisi tertentu dalam perusahaan. Namun bila bukan karir yang dikejar pun. Bila kita menggunakan teori y, maka pekerjaan apapun yang kita lakukan akan terasa mudah dan menyenangkan. Karena hanya satu beban yang kita gunakan dalam bekerja yaitu fisik dan otak. Tapi bila kita sedikit saja gunakan teori x, pekerjaan ringan pun akan berat. Karena ada dua beban yaitu fisik dan mental(emosi). Selain pekerjaan tidak akan maximal, juga tenaga terkuras banyak.
    Menurut saya sebagai pimpinan penting menyadari dan memahami teori ini, karena akan berpengaruh pada perilaku memberikan motivasi kepada staf dibawahnya. Bagaimana berkomunikasi kepada karyawan x dan y, tentu akan berbeda pula pendekatannya.

  53. Nama : Dyah Laras Harjanti
    Nim : 201466179
    Seksi : 24

    Teory X dan Y dalam penjelasan tersebut membuktikan bahwa ada sebuah perbedaan yg bertentangan, X mewakili asumsi negatif, sedangkan Y mewakili asumsi positif. Pemimpin yang menyukai teori X cenderung menyukai gaya kepemimpinan otoriter dan sebaliknya, seorang pemimpin yang menyukai teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja dari karyawan itu sendiri. Pemimpin yang menyukai teori X akan memiliki karyawan dengan pekerja yang malas, sedangkan Pemimpin yang menyukai teori Y akan mempunyai karyawan dengan pekerja yang rajin.

  54. Nama : Robert Setiady
    NIM : 201281216
    Seksi : 24

    Teori X dan Teori Y sangat berlawanan tapi bertujuan sama.
    Teori X menitikberatkan pada cara negative untuk memotivasi seseorang, sedangkan teori Y menitikberatkan pada cara positive untuk memotivasi seseorang.

  55. Nama : Desi Irma
    Nim. : 201466078
    Sesi. : 24
    Menurut saya teori X dan Y sama-sama untuk mecapai jutuan tergantung pemimpinnya dalam memakai kedua teori tersebut. Hendaknya seorang pemimpin harus bisa menanamkan jiwa loyalitas terhadap karyawannya.

  56. Nurhata
    201321082
    Sesi 24

    Pendapat saya dalam teori x dan y adalah karyawan lebih senang diperhatikan tingkat psikis nya. Contoh kecilnya manajer berkata kepada karyawan/bawahannya “kesuksesan perusahan ini tanpa kalian semua tidak akan terjadi so thanks alot untuk semua kinerja yang anda berikan.” Dengan hanya kata itu karyawan/bawahan akan terasa lebih dihargai dan diperhatikan oleh para atasan/pemimpin/owner pada perusahaan dimana dia berkerja. Efeknya dari kata tersebut karyawan akan kerja lebih senang,enjoy,tanggung jawab dan lebih ekstra bekerja keras demi kemajuan perusahaan dimana dia bekerja. Terimakasih

  57. Dela Fariha Fuadi
    201466144
    Sesi 24

    Berdasarkan pemaparan diatas, teori X lebih kepada pengertian yang negatif dapat diartikan bahwa kurang adanya hubungan yang harmonis antara atasan dan bawahan.
    Sedangkan teori Y membawa kita kepada pemikiran positif dimana hal ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas kinerja individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>