Pengendalian Sosial

Social Control

pengendalian sosial dapat diartikan sebagai suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku . Apabila pengendalian sosial dijalankan secara efektif, maka perilaku individu akan konsisten dengan tipe perilaku yang diharapkan.

132 thoughts on “Pengendalian Sosial

  1. Adanya Pengendalian Sosial berfungsi untuk menghindari adanya penyimpangan sosial di dalam masyarakat, sehingga perilaku masyarakat dapat sejalan ataupun sesuai dengan norma atau kaidah-kaidah hidup bermasyarakat yang baik dan benar sebagaimana mestinya.

  2. pengendalian sosial yang baik akan membentuk suatu kehidupan bermasyarakat yang tenteram karena individu didalamnya berlaku sesuai aturan yang ada. namun terlepas dari itu, alangkah baiknya bila dari diri kita sendiri sudah menyadari akan pentingnya “Pengendalian / Introspeksi Diri” karena hal itu akan membentuk diri mjd taat aturan dan disiplin sehingga lama-kelamaan hal ini akan mjd suatu budaya yang positif

  3. Pengendalian sosial dapat diartikan sebagai upaya untuk mengurangi penyimpangan dalam masyarakat agar terwujud keseimbangan sosial. Pengendalian sosial dapat berbentuk preventif atau represif, bersifat coercive atau persuasive, dan caranya dapat berupa compultion atau pervation. Jenis-jenis pengendalian sosial berupa desas desus, teguran, hukuman, pendidikan, agama, kekerasan fisik.

  4. Seperti sebelumnya manusia pasti berinteraksi dengan manusia lain tapi setiap manusia memiliki perilaku yg berbeda-beda yg dpt mebuat asosiatif atau disasosiatif sehingga untuk menghadapi hal yg mengacu pd disasosiatif maka pengendalian sosial sangatlah penting untuk mengarahkan atau membimbing masyarakat dengan aturan/nilai untuk menciptakan perilaku yg tidak menyimpang akn konsisten. Pengendaluan sosial dpt dilakukan dengan bbrapa cara tergantung konflik yg dihadapi, cth : Preventif yaitu pencengahan sblm konflik terjadi seperti pengmanan pada saat pemilu. Persuasif yaitu seperti ajakan seperti sosialisasi narkoba dan bhayanya agar masy tau dan akn mnjauhi nrkba. Represif yaiti dengan cara kekerasan untuk mncpai keadaan yg kondusif kmbali dan masalahnya sudh terjadi seperti polisi mengamankan pata pendemo dengn tameng, pemkul, dan mbil pnymprot air yg bertujuan dpt kndusif…

  5. Sebagai makhluk sosial, setiap manusia dituntut untuk berinteraksi satu sama lain. Jadi pada umumnya, interaksi sosial melibatkan 2 orang atau lebih.
    Misalnya, dalam sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak yang sudah dewasa akan selalu terjadi interaksi sosial, baik positif atau negatif karena setiap individu mempunyai prinsip dan pandangan yang berbeda.
    Jika dalam sebuah keluarga saja sudah ditemukan permasalahan dalam berinteraksi, bagaimana dengan di lingkungan masyarakat? Sudah pasti dapat terjadi penyimpangan sosial.
    Disinilah fungsi dan tujuan adanya pengendalian sosial. Pengendalian sosial merupakan suatu rangakaian / cara untuk membatasi perilaku setiap individu di masyarakat agar tidak menyimpang dan melanggar UU, nilai, norma, kaidah, atau aturan yang berlaku.
    Untuk mewujudkan kerukunan, kenyamanan, dan keseimbangan di masyarakat, maka pengendalian sosial dapat dipaksakan, dalam artian bagi setiap individu yang melanggar akan dikenai sanksi yang tegas sesuai pelanggaran dan aturan yang berlaku.
    Terciptanya keseimbangan di masyarakat tidak akan pernah terjadi tanpa adanya kerjasama dan peran serta aktif setiap individu di masyarakat dalam melaksanakan pengendalian sosial.

  6. Pengendalian sosial yaitu alat untuk mengontrol perilaku yang dilakukan oleh manusia agar perilaku mereka sesuai dengan aturan dan norma yang ada.

  7. Pengendalian sosial dapat diartikan sebagai suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku . Apabila pengendalian sosial dijalankan secara efektif, maka perilaku individu akan konsisten dengan tipe perilaku yang diharapkan.
    Dapat disimpulkan bahwa, pengendalian sosial meliputi sistem dan proses yang mendidik, mengajak, dan memaksa.
    a. Mendidik, dimaksudkan agar dalam diri seseorang terdapat perubahan sikap dan tingkah laku untuk bertindak sesuai dengan norma. Sikap dan tindakan ini didapat melalui pendidikan formal maupun informal.
    b. Mengajak, bertujuan untuk mengarahkan agar perbuatan seseorang didasarkan pada norma-norma yang berlaku, dan tidak menuruti kemauannya sendiri-sendiri.
    c. Memaksa, bertujuan untuk memengaruhi secara tegas agar seseorang bertindak sesuai dengan norma-norma yang berlaku, apabila tidak akan dikenai sanksi.
    Trimakasih.

  8. Pengendalian sosial adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai atau suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang .

  9. Pengendalian sosial bertujuan untuk mencapai keserasian antar individu atau kelompok terhadap perubahan-perubahan yg terjadi didalam masyarakat.

  10. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku

  11. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang

  12. pengendalian sosial adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi berbagai macam bentuk perilaku yang menyimpang. Upaya pengendalian sosial ini dapat dilakukan sewaktu-waktu oleh petugas penegak hukum seperti polisi, hakim, jaksa, dan KPK, dapat juga dilakukan oleh warga masyarakat biasa.

  13. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang atau membangkang. Bentuk-bentuk pengendalian sosial ialah desas-desus, teguran, sanksi, hukuman, pendidikan, dan agama.

  14. Pengendalian sosial (social control) merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

  15. Sebagai makhluk sosial, manusia hidup bersama atau berinteraksi dengan orang lain. Dalam hidup bersama, tentu seorang manusia tidak dapat bertindak seenaknya. Lembaga sosial (norma) meletakkan pedoman dasar bagaimana manusia memainkan perannya dan bagaimana manusia berhubungan dengan sesamanya. Akan tetapi sering terjadi norma-norma itu tidak diindahkan. Terjadi berbagai penyimpangan sosial. Akibatnya, timbul kekacauan dalam masyarakat.
    Pengendalian sosial adalah proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

  16. Pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap lembaga untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang telah ditetapkan atau di berlakukan dalam kehidupan.

  17. menurut saya pengendallian sosial merupakan Proses yang dilakukan jntuk memcegah terjadinya perilaku yang menyimpang. Pengendalian sosial ada tertulis dan lisan. Lisan seperti nasihat atau teguran. Kalau tertulis ada peraturan peraturan. Pengendalian sosial juga bertujuaann untuk mengatur hidup masyarakat agar memiliki hidup yng lebih baik. Dengan adanya pengendalian sosial tertulis seperti UUD atau peraturan lainnya, ada juga hukuman bagi yaang melanggar peraturan tersebut.

  18. Pengendalian sosial dilakukan untuk menjamin bahwa nilainilai dan norma sosial yang berlaku ditaati oleh anggota masyarakat. Hal ini menyangkut manusia sebagai makhluk sosial yang hidup bersama dalam kelompok atau masyarakat. pengendalian sosial dapat diartikan sebagai suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku

  19. Pengendalian sosial yaitu suatu usaha atau upaya yang dilakukan untuk pencegahan maupun mengawasi segala perilaku masyarakat dari kelompok yang satu ke kelompok yang lainnya, serta sebagai acuan untuk mengarahkan peran masyarakat dalam individu maupun kelompok agar terciptanya suatu situasi dan kondisi yang sesuai dengan yang diharapkan.

  20. Pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya penyimpangan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Pengendalian sosial mengarahkan semua masyarakat untuk berperilaku baik atau tidak di luar batas dari norma-norma atau nilai-nilai yang sudah di tetapkan sehingga tidak terjadi kekacauan di dalam masyarakat dan semua berjalan dengan baik, tentram dan nyaman tanpa adanya sesuatu yang menyimpang.

  21. pengendalian sosial bertujuan untuk mengendalikan perilaku perilaku masyrakat agar perilaku mereka tidak menyimpang dari norma norma atau kaidah yang berlaku..

  22. Pengendalian sosial adalah upaya untuk mewujudkan kondisi seimbang di dalam masyarakat.
    contohnya : sepasang anak remaja ditangkap basah sedang berduaan. Mereka harus menanggung resiko dikucilkan,digosipkan,atau diarak keliling kampung. Karena hal ini dianggap tabu oleh masyarakat desa. Hal ini tidak bisa ditoleransi sehingga sanksinya bisa lebih dari itu.

  23. Pengendalian sosial adalah suatu bentuk aktivitas masyarakat yang disampaikan kepada pihak-pihak tertentu dalam masyarakat karena adanya penyimpangan-penyimpangan sosial. Hal ini dilakukan agar kestabilan dalam masyarakat kembali dapat tercapai. Berdasarkan aspek-aspek tertentu

  24. Pengendalian social merupakan suatu upaya yang digunakan masyarakat untuk menertibkan kondisi yang menyimpang atau melanggar norma dan nilai yang berlaku. pengendalian sosial diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang atau melanggar. Hal ini bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dimasyarakat setempat. Pengendalian social ini menciptakan masyarakat yang teratur sehingga setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

  25. Pengendalian sosial diciptakan oleh suatu negara agar manusia yang berada atau menetap dinegara tersebut dapat mengetahui batasan-batasan apa saja yang pantas dilakukan dan yang tidak pantas dilakukan sebagai warga dinegara tersebut. Dengan adanya pengedalian sosial ini diharapkan mampu mengurangi prilaku menyimpang yang sering dilakukan baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja oleh warga/individu di suatu negara tersebut.

  26. Pengendalian sosial merupakan cara yang digunakan masyarakat untuk mengatur perilaku anggotanya agar sesuai dengan aturan,nilai,dan norma sosial. Hal ini bertujuan agar masyarakat untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang yang dapat dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja dan membentuk hubungan timbal balik antar individu atau kelompok .

  27. Pengendalian sosial adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan / tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku.

  28. Pengendalian sosial adalah upaya yang dilakukan oleh warga masyarakat untuk mencegah dan mengatasi berbagai macam bentuk perilaku menyimpang. Upaya pengendalian sosial ini dapat dilakukan sewaktu-waktu oleh petugas penegak norma seperti polisi, hakim, jaksa, dan KPK, dapat juga dilakukan warga masyarakat biasa. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang .

  29. Pengendalian sosial adalah upaya yang dilakukan oleh warga masyarakat untuk mencegah dan mengatasi berbagai macam bentuk perilaku menyimpang. Upaya pengendalian sosial ini dapat dilakukan sewaktu-waktu oleh petugas penegak norma seperti polisi, hakim, jaksa, dan KPK, dapat juga dilakukan warga masyarakat biasa.

  30. Pengendalian sosial merupakan suatu kegiatan dalam bersosialisai yang bertujuan supaya semua orang tidak melakukan tindakan yang tidak diharapkan. Pengendalian sosial berasal dari dalam diri individu yang kemudian di jadikan suatu atran dalam suatu kelompok melalui pengaruh. Seorang pemimpin akan mudah melakukan pengndalian sosial karena para anggotanya akan senantiasa rela mengikuti aturan yang ada.

  31. Pengendalian sosial adalah mencegah seseorang untuk bertindak yang menyimpang dan akan melakukan hal2 yang baik. Maksud dari pengendalian sosial itu sendiri agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat karena individu tersebut sudah melakukan pengendalian sosial dengan baik.

  32. pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. dengan adanya pengendalian sosial di harapkan kepada individu untk meluruskan perilaku seseorang yang sudah menyimpang.

  33. Pengendalian sosial adalah cara atau proses yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak kelompok atau masyarakat luas dengan mematuhi peraturan atau norma-norma yang berlaku

  34. Pengendalian sosial suatu upaya untuk membuat seseorang sadar akan arti pentingnya sosial yang walaupun sifstnya memaksa . Sekalipun pengendalian sodial dapat tercipta bila ada kesadaran penuh oleh setiap individu dan juga memiliki sikap konsisten atas apa yang akan dilakukan . Pengendalian sosial akan berjalan bai, jika banyak orang yang mengerti pentingnya sodial didalam suatu kehidupan.

  35. Pengendalian sosial adalah proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakat dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Tujuannya agar masyarakat dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik dan menikamati haknya, ketenangan dan kamanan pun dapat dirasakan.

  36. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang atau membangkang.

  37. pengendalian sosial merupakan proses memberikan ‘efek’ dengan cara yang disengaja maupun yang tidak disengaja. prosesnya dengan mensosialisasikan apa yang ingin dicapai kepada masyarakat dan mempengaruhi mereka sehingga mereka mau mengikuti kita demi tercapainya apa yang direncanakan. pengendalian sosial membuat masyarakat yang ‘dikendalikan’ menjadi ber-simpati, ber-empati & mau melaksanakan apa yang disampaikan dengan sukarela.

  38. pengendalian sosial adalah mengajak atau memaksa seseorang agar sesuai dengan peraturan yang berlaku ( yang wajar ) dan tidak menyimpang.

  39. pengendalian sosial adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi berbagai macam bentuk perilaku menyimpang yang terjadi dalam kehidupan sosial yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri. Upaya pengendalian ini dapat dilakukan setiap waktu oleh petugas penegak norma.

  40. menurut saya pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk menciptakan keperibadian tau tingkah laku para warganya untuk berprilku yang baik dan sesuai dengan peraturan yang ada serta untuk mencegah dan mengatasi berbagai macam bentuk perilaku yang menyimpang yang bisa terjadi disuatu lingkungan.

  41. Pengendalian sosial adalah upaya mencegah dan mengatasi penyimpangan yang terjadi di dalam masyarakat. selain itu pengedalian sosial bertujuan agar masyarakat dapat mematuhi nilai dan norma yang berlaku sehngga tercipta keserasian dan kenyamanan di dalam masyarakat.

  42. pengendalian sosial adalah proses yang mencegah penyimpangan sosial untuk mengarahkan masyarakat untuk bersikap dan berperilaku sesuai nilai dan norma yang ada dan berlaku.

  43. Sebagai makhluk sosial, manusia hidup bersama orang lain. Dalam hidup bersama, tentu seorang manusia tidak dapat bertindak seenaknya. Norma meletakkan pedoman dasar bagaimana manusia memainkan perannya dan bagaimana manusia berhubungan dengan sesamanya. Akan tetapi sering terjadi norma-norma itu tidak diindahkan. Terjadi berbagai penyimpangan sosial. Akibatnya, timbul kekacauan dalam masyarakat.

    ~Pengendalian sosial adalah pengawasan dari suatu kelompok terhadap kelompok lain untuk mengarahkan peran-peran individu atau kelompok sebagai bagian dari masyarakat agar tercipta situasi, kemasyarakatan sesuai dengan yang diharapkan.

  44. Pengendalian sosial disini, bisa diartikan sebagai mempengaruhi, dan memaksa masyarakat untuk mematuhi kaidah yang berlaku, agar perilaku individu akan konsisten dengan tipe perilaku yang diharapkan oleh lingkungan sekitar

  45. Dengan adanya penegendalian sosial maka mengakjak seseorang untuk lebih mengontrol diri sendiri maupun orang lain dalam mentaati peraturan atau norma yang telah dibuat.

  46. Pengendalian sosial itu ada akibat adanya kepedulian terhadap sesama makhluk sosial dimana makhluk sosial bertindak layaknya pemimpin agar suatu tindakan yang tidak diinginkan tidak terwujud dalam lingkungan sosial. Pengendalian ini dimaksudkan agar terciptanya lingkungan sosial yang aman, tentram serta sejahtera agar masyarakat yang ada dilingkungan sosial dapat hidup dan menjalani aktivitas dengan damai tanpa adanya perasaan khawatir.

  47. Pengendalian sosial merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang.

  48. bentuk-bentuk pengendalian sosial yang dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang.

    Gosip
    Gosip sering juga diistilahkan dengan desas-desus. Gosip merupakan memperbincangkan perilaku negatif yang dilakukan oleh seseorang tanpa didukung oleh fakta yang jelas. Gosip tidak dapat diketahui secara terbuka, terlebih-lebih oleh orang yang merupakan objek gosip. Namun demikian gosip dapat menyebar dari mulut ke mulut sehingga hampir seluruh anggota masyarakat tahu dan terlibat dalam gosip. Misalnya gosip tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh Si A dengan Si B. gosip seperti ini dalam waktu singkat akan segera menyebar. Warga masyarakat yang telah mendengar gosip tertentu akan terpengaruh dan bersikap sinis kepada orang yang digosipkan. Karena sifatnya yang laten, biasanya orang sangat menjaga agar tidak menjadi objek gosip.

    Teguran
    Teguran biasanya dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang atau sekelompok orang yang dianggap melanggar etika dan/atau mengganggu kenyamanan warga masyarakat. Teguran merupakan kritik sosial yang dilakukan secara langsung dan terbuka sehingga yang bersangkutan segera menyadari kekeliruan yang telah diperbuat. Di dalam tradisi masyarakat kita teguran merupakan suatu hal yang tidak aneh lagi. Misalnya teguran terhadap sekelompok pemuda yang begadang sampai larut malam sambil membuat kegaduhan yang mengganggu ketentraman warga yang sedang tidur, teguran yang dilakukan oleh guru kepada pelajar yang sering meninggalkan pelajaran, dan lain sebagainya.

    Sanksi/Hukuman
    Pada dasarnya sanksi atau hukuman merupakan imbalan yang bersifat negatif yang diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang yang dianggap telah melakukan perilaku menyimpang. Misalnya pemecatan yang dilakukan terhadap polisi yang terbukti telah mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba, dan lain sebagainya. Adapun manfaat dari sanksi atau hukuman antara lain adalah: (1) untuk menyadarkan seseorang atau sekelompok orang terhadap penyimpangan yang telah dilakukan sehingga tidak akan mengulanginya lagi, dan (2) sebagai peringatan kepada warga masyarakat lain agar tidak melakukan penyimpangan.

    Pendidikan
    Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau sekelompok orang agar mencapai taraf kedewasaan. Melalui pendidikanlah seseorang mengetahui, memahami, dan sekaligus mempraktekkan sistem nilai dan sistem norma yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.

    Agama
    Agama mengajarkan kepada seluruh umat manusia untuk menjaga hubungan baik antara manusia dengan sesama manusia, antara manusia dengan makhluk lain, dan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan yang baik dapat dibina dengan cara menjalankan segala perintah Tuhan dan sekaligus menjauhi segala larangan-Nya. Melalui agama ditanamkan keyakinan bahwa melaksanakan perintah Tuhan merupakan perbuatan baik yang akan mendatangkan pahala. Sebaliknya, melanggar larangan Tuhan merupakan perbuatan dosa yang akan mendatangkan siksa. Dengan keyakinan seperti ini, maka agama memegang peranan yang sangat penting dalam mengontrol perilaku kehidupan manusia.

  49. Pengendalian sosial adalah perilaku individu maupun kelompok yang melakukan perilaku menyimpang. Pengendalian sosial disini mengikuti norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Dengan adanya pengendalian sosial, masyarakat bisa mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Pengendalian sosial bisa dilakukan dengan cara penyuluhan disetiap lingkungan sekitar. Bisa juga dengan memaksakan masyarakat agar mematuhi kaidah yang berlaku.

  50. Menurut saya pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap lembaga untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang telah ditetapkan/di berlakukan.

  51. Pengendalian Sosial merupakan teknik-teknik atau metode-metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berprilaku selaras dengan kehendak kelompok atau masyarakat luas tertentu.

  52. Pengendalian sosial merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai sosial yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang atau membangkang.
    Cara-cara pengendalian sosial:
    1. Pengendalian sosial lisan yang diberikan dengan menggunakan bahasa lisan guna mengajak anggota kelompok sosial untuk mengikuti peraturan yang berlaku
    2. Pengendalian simbolik yang dilakukan melalui gambar, tulisan, spanduk, rambu-rambu lalu lintas, dsb
    3. Pengendalian koersif dengan melakukan cara-cara kekerasan yang dilakukan untuk membuat si pelanggar jera

  53. menurut saya pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap orang/lembaga untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yg ada

  54. Pengendalian sosial adalah merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

    Tujuan pengendalian sosial adalah adalah agar mereka dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik dan menikmati haknya.

    Pengendalian sosial sendiri memiliki beberapa macam, yaitu :
    1. Menurut waktunya
    a. Pengendalian Preventif
    Pengendalian sosial preventif adalah pengendalian sosial yang dilakukan sebelum terjadinya penyimpangan perilaku, misalnya dapat berbentuk nasihat, anjuran dan lain-lain.
    b. Pengendalian represif
    Pengendalian sosial represif adalah pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadinya pelanggaran atau penyimpangan perilaku. Misalnya, dapat berbentuk teguran, peringatan lisan dan tertulis, sanksi administrasi, denda, dan bahkan hukuman mati.
    2. Menurut Petugasnya
    a. Pengendalian sosial formal
    Yaitu pengendalian sosial yang dilakukan oleh aparatur Negara, misalnya pengamanan yang dilakukan oleh polisi, hakim, dan jaksa, serta oleh aparat KPK.
    b. Pengendalian sosial nonformal
    Yaitu pengendalian sosial yang dilakukan oleh warga masyarakat biasa dalam bentuk unjuk rasa, demonstrasi yang dilakukan ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
    3. Menurut sifatnya
    a. Pengendalian sosial kuratif
    Pengendalian sosial kuartif adalah pengendalian sosial dalam bentuk pembinaan atau penyembuhan terhadap berbagai macam bentuk perilaku yang menyimpang, misalnya penyembuhan kepada eks pemakai narkoba.
    b. Pengendalian sosial partisipatif
    Pengendalian sosial partisipatif adalah pengendalian sosial yang dilakukan dengan mengikutsertakan pelaku untuk melakukan penyembuhan atau perbaikan perilaku. Misalnya kepada mantan pencuri yang ditugaskan menjadi aparat keamanan.

  55. Pengendalian sosial merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang.

  56. Pengendalian sosial disini merupakan sebuah ajakan ataupun paksaan dari sebuah organisasi atau pemerintahan yang bertujuan agar masyarakat dapat mengikuti aturan atau norma yang berlaku di suatu wilayah . Pengendalian sosial sangat berperan guna mencegah adanya perilaku menyimpang yang dapat berpengaruh terhadap sebuah kelompok masyarakat.

  57. Pengendalian sosial dapat diartikan sebagai suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan dimana bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang ada atau berlaku. Manfaat yang bisa dirasakan dari memperlajari pengendalian sosial adalah kita akan semakin yakin dengan kebaikan norma atau dampak positif yang dihasilkan norma, ada imbalan yang bisa didapat dengan kita menaati norma yang ada(salah satunya hidup jadi nyaman), dan juga bisa menciptakan sistem hukum,
    Demikian pendapat saya mengenai pengendalian sosial, terima kasih.

  58. pengendalian sosial adalah pengawasan suatau kelompok terhadap kelompok lain yang berusaha mengarahkan peran – peran individu atau kelompok sebagai bagian dari masyarakat agar tercipta situasi kemasyarakatan sesuai dengan yang di harapkan..

  59. Menurut saya, setiap individu maupun kelompok masyarakat menginginkan keadaan yang tenang dan damai. Namun kondisi tersebut tidak selalu dapat terwujud. Disinilah dibutuhkan pengendalian sosial untuk mengatur tingkah laku individu ataupun kelompok dalam bersikap.
    Sejatinya, pengendalian sosial adalah upaya untuk mewujudkan kondisi seimbang di dalam masyarakat. Pengendalian sosial sendiri merupakan cara yang digunakan dalam masyarakat untuk menertibkan anggotanya yang membangkang dan mengatur tingkah anggotanya agar sesuai dengan norma atau aturan yang berlaku dalam kelompok masyarakat tersebut.

  60. marsello (2013-58-113) seksi 17

    pengendalian sosial menurut saya adalah suatu peraturan atau sesuatu undang-undang yang sengaja di buat agar tercita suatu keselarasan atau persamaan.

  61. Pengendalian sosial dilakukan untuk menjamin bahwa nilai – nilai dan norma sosial yang berlaku ditaati oleh anggota masyarakat. Hal ini menyangkut manusia sebagai makhluk sosial yang hidup bersama dalam kelompok atau masyarakat. Dalam pergaulan sehari-hari, perilaku manusia selalu diatur oleh nilai dan norma sosial yang memberi batas pada kelakuannya. Tujuan pengaturan itu dimaksudkan agar tindakan yang dilakukan seseorang atau suatu kelompok tidak merugikan pihak lain. Pelanggaran terhadap nilai dan norma sosial yang berlaku akan menimbulkan pertentangan-pertentangan antara berbagai kepentingan dari bermacam-macam pihak, sehingga terjadi guncangan-guncangan di dalam masyarakat.

    Dengan demikian, pengendalian sosial dapat diartikan sebagai suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku .

  62. pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap orang/lembaga untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang telah ditetapkan/diberlakukan

  63. LIKA DESI NATALIA (2013-11-246) SEKSI 15

    Pengertian Pengendalian Sosial
    Pengendalian sosial dilakukan untuk menjamin bahwa nilainilai dan norma sosial yang berlaku ditaati oleh anggota masyarakat. Hal ini menyangkut manusia sebagai makhluk sosial yang hidup bersama dalam kelompok atau masyarakat. Dalam pergaulan sehari-hari, perilaku manusia selalu diatur oleh nilai dan norma sosial yang memberi batas pada kelakuannya. Tujuan pengaturan itu dimaksudkan agar tindakan yang dilakukan seseorang atau suatu kelompok tidak merugikan pihak lain. Pelanggaran terhadap nilai dan norma sosial yang berlaku akan menimbulkan pertentangan-pertentangan antara berbagai kepentingan dari bermacam-macam pihak, sehingga terjadi guncangan-guncangan di dalam masyarakat.
    Dengan demikian, pengendalian sosial dapat diartikan sebagai suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku . Apabila pengendalian sosial dijalankan secara efektif, maka perilaku individu akan konsisten dengan tipe perilaku yang diharapkan.

  64. Pengendalian Sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap lembaga untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang telah ditetapkan/di berlakukan. Contoh pengendalian sosial jika siswa terlambat diberi hukuman.

  65. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang.

  66. Pengendalian sosial merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

  67. Pengendalian sosial adalah segenap cara dan proses yang ditempuh sekelompok orang atau masyarakat, sehingga para anggota dapat bertindak sesuai dengan harapan kelompok masyarakat.

  68. Pengendalian sosial adalah proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi tiap norma dan nilai-nilai yang berlaku agar terjadilah kehidupan masyarakat yang teratur dan menjalankan peran seperti yang diharapkan dalam lingkup masyarakat sosial.

  69. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang

  70. Menurut pemahaman saya pengendalian sosial adalah pengawasan dari suatu kelompok terhadap kelompok lain untuk mengarahkan peran-peran individu atau kelompok sebagai bagian dari masyarakat agar tercipta situasi, kemasyarakatan sesuai dengan yang diharapkan

  71. Pengendalian sosial adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai atau suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang .

  72. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku

  73. Pengendali sosial adalah proses yang di rencanakan untuk mengajak warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan peraturan yang berlaku.

  74. Pengendalian sosial (social control) merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat

  75. Pengendaian sosial merupakan cara yang digunakan untuk mengontrol dan menertibkan anggota masyarakat yang melakukan tindakan melanggar norma sosial dalam masyarakat. Ada tiga sifat dalam pengendalian sosial yaitu:
    1.Penegndalian preventif (sebelum)
    2.Pengendalian represif (sesudah)
    3.Pengendalian gabungan
    Dengan fungsi untuk dapat membentuk keserasian dan stabilitas sosial, orang yang telah menyimpang dapat kembali mematuhi aturan, dan masyarakat akan mematuhi norma sosial yang berlaku dalam masyarakat.

  76. Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku

    • Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku

  77. Pengendalian sosialadalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, atau bahkan memaksa masyarakat untuk mematuhi norma dan nilai yang berlaku.
    ada tiga jenis pengendalian, yakni pengendalian preventif, represif, dan gabungan antara keduanya (preventif-represif).

  78. Pengendalian sosial yaitu sebagai makhluk sosial, manusia hidup bersama orang lain. Dalam hidup bersama, tentu seorang manusia tidak dapat bertindak seenaknya. Norma meletakkan pedoman dasar bagaimana manusia memainkan perannya dan bagaimana manusia berhubungan dengan sesamanya. Akan tetapi sering terjadi norma-norma itu tidak diindahkan. Terjadi berbagai penyimpangan sosial. Akibatnya, timbul kekacauan dalam masyarakat.

  79. Pengendalian Sosial bertujuan untuk mengajak bahkan memaksa masyarakat agar mematuhi tiap aturan-aturan yang berlaku agar tidak terjadi nya perilaku yang menyimpang

  80. Pengendalian sosial dalam kehidupan masyarakat sangat dibutuhkan , yang berfungsi untuk memberikan wawasan, memberikan bimbingan dan memberikan pemahaman kehidupan bersosialisasi. Ketika manusia sudah masuk dalam lingkup masyarakat , banyak permasalahan komplek , baik antar individu maupun kelompok. Maka dari itu dengan adanya pengendali sosial, setidaknya mampu meminimalisir kekacauan yang mungkin timbul.

  81. Menurut saya pengendalian sosial adalah merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan yang diingginkan untuk mencapai tujuan masyarakat.

  82. pengendalian sosial adalah proses terencana maupun tidak tempat individu diajarkan, dibujuk, ataupun dipaksa untuk menyesuaikan diri pada kebiasaan dan nilai hidup kelompok.

  83. Pengendalian sosial merupakan suatu cara atau proses untuk mengajarkan, mengarahkan masyarakat untuk mematuhi norma-norma sosial dan untuk menciptakan situasi yang diharapkan dalam lingkungan masyarakat.

  84. Pengendalian sosial merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku.

  85. Pengendalian sosial berisi norma atau tata aturan untuk masyarakat. Pengendalian sosial juga mengatur agar masyarakat menjadi harmonis dan teratur. Maka dari itu dalam suatu wilayah pasti ada RT/RW untuk mengatur masyarakat.

  86. Pengendalian Sosial merupakan proses sosial yang direncanakan maupun tidak direncanakan (spontan) untuk mengarahkan seseorang. Pada dasarnya pengendalian sosial merupakan sistem dan proses yang mendidik, mengajak, bahkan memaksa warga masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan norma-norma sosial.

  87. Jadi, arti dari pengendalian sosial yaitu mencakup segala proses, baik yang direncanakan atau tidak direncanakan, yang bersifat mendidik, mengajak atau bahkan memaksa warga masyarakatnya untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam lingkungan masyarakat tertentu.

  88. menurut saya , pengendalian sosial merupakan upaya yang dilakukan oleh warga masyarakat untuk mencegah dan mengatasi berbagai macam bentuk perilaku menyimpang. Upaya pengendalian sosial ini dapat dilakukan sewaktu-waktu oleh petugas penegak norma seperti polisi, hakim, jaksa, dan KPK, dapat juga dilakukan warga masyarakat biasa.

  89. Pengendalian sosial menurut saya sangat diperlukan dalam kehidupan masyarakat, karena aturan tersebut dapat ditegakkan melalui kedisiplinan setiap anggota masyarakat di dalam memegang teguh sistem nilai dan sistem norma yang telah disepakati bersama, bahkan memaksa semua warga masyarakat agar mematuhi kaidah sosial yang berlaku.

  90. Pengendalian sosial bisa diartikan sebagai peraturan yang dibuat untuk mengatur masyarakat agar dapat hidup tertib dan disiplin.

  91. Pengendalian sosial adalah suatu bentuk aktivitas masyarakat yang disampaikan kepada pihak-pihak tertentu dalam masyarakat karena adanya penyimpangan-penyimpangan sosial. Hal ini dilakukan agar kestabilan dalam masyarakat kembali dapat tercapai.

  92. Pengendalian Sosial bisa diartikan suatu istilah yang mengacu pada proses dimana individu dianjurkan, dibujuk, ataupun dipaksa untuk menyesuaikan diri pada kebiasaan dan nilai hidup suatu kelompok, dan bertujuan agar mereka dapat melaksanakan kewajibanya dengan baik dan menikmati haknya, ketenangan dan keamanan juga dapat dirasakanya.

  93. Pengendalian sosial (social control) adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku. pengendalian sosial juga berperan untuk pengawasan dari suatu kelompok terhadap kelompok lain untuk mengarahkan peran-peran individu atau kelompok sebagai bagian dari masyarakat agar tercipta situasi, kemasyarakatan sesuai dengan yang diharapkan.

  94. Mia Damayanti
    2014-11-136 Seksi 01
    Pengendalian sosial adalah ber bagi cara yang dilakukan masyarakat untuk mentertibkan anggotanya yang membangkang.
    Karena tujuan dari pengendalian sosial adalah mencapai keserasian antara stabilitas dan perubahan di dalam masyarakat .

  95. Pengendalian sosial adalah proses sistem mengendalikan masyarakat dalam bersosialisasi yang bertujuan untuk membimbing masyarakat agar selalu sesuai dengan aturan atau norma yang berlaku dalam masyarakat.

  96. Pengendalian Sosial adalah suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang

  97. SITI TAHYATI (2014-11-178) SEKSI 23
    pengendalian sosial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh setiap lembaga untuk mencegah terjadinya penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang telah ditetapkan/di berlakukan.
    Contoh :anggota kepolisian berjaga dalam menertibkan sebuah konser musik untuk menghindari jikalau timbulnya kerisuhan dalam sebuah konser musik tersebut

  98. Ayu Anggraeni 201411268 Seksi 23

    Pengendalian sosial adalah upaya untuk mengatur suatu interaksi atau aksi baik individu atau kelompok, agar sejalan dan tidak melanggar peraturan, norma yang ada di masyarakat atau lingkungan ia sendiri

  99. Heribertus Edwin Kasiwali(2014-11-089)

    pengendalian sosial adalah suatu proses yang direncanakan atau yang tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, membimbing, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang berlaku . Apabila pengendalian sosial dijalankan secara efektif, maka perilaku individu akan konsisten dengan tipe perilaku yang diharapkan.

  100. Irawati nim : 2014.11.270 sesi : 23

    pengendalian sosial adalah proses yang digunakan oleh seseorang atau kelompok untuk memengaruhi,mengajak bahkan memaksa individu atau masyarakat agar berperilaku sesuai dengan norma dan nilai – nilai yang berlaku di masyarakat sehingga tercipta ketertiban di masyarakat.
    berdasarkan sifatnya pengendalian sosial dapat dibedakan menjadi 3 :
    1 . Tindakan preventif
    pengendalian sosial yang bertujuan untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya pelanggaran – pelanggaran terhadap norma – norma sosial. contoh nya : guru menasehati murid agar tidak terlambat datang ke sekolah.
    2 . Tindakan represif bersifat aktif
    pengendalian sosial yang bertujuan untuk mengembalikan keserasian yang pernah terganggu karena terjadinya suatu pelanggaran dengan cara menjatuhkan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. contohnya : sanksi skors diberikan kepada siswa yang sering melanggar peraturan.
    3 . Tindakan kuratif
    pengendalian sosial bersifat kuratif adalah pengendalian sosial yang dilakukan pada saat terjadi nya penyimpangan sosial. contoh nya : seorang guru menegur dan menasehati siswa nya karena ketahua menyontek pada saat ulangan betujuan untuk memberi penyadaran kepada perilaku dan memberi fek jera.

  101. Pengertian Pengendalian Sosial

    Menurut Saya , Pengendalian sosial adalah pengawasan oleh masyarakat terhadap jalannya pemerintahan, khususnya pemerintah beserta aparatnya. Memang ada benarnya bahwa pengendalian sosial, berarti suatu pengawasan dari masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.
    Pengertian pengendalian sosial tersebut mencakup segala proses, baik yang direncanakan atau tidak, yang bersifat mendidik, mengajak atau bahkan memaksa warga masyarakat untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai sosial yang berlaku.

  102. Inneke Putri Manna (201411302) SEKSI 23
    Perilaku menyimpang adalah suatu perilaku seseorang atau lebih dalam masyarakat yang melanggar peraturan atau tidak menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku contohnya motor atau mobil melintasi jalan busway padahal jalan tersebut hanya boleh dilintasi oleh busway.

  103. Inneke Putri Manna (201411302) SEKSI 23
    Pengendalian sosial adalah sebagai proses untuk mengajak, membimbing, memaksa seseorang atau kelompok agar mematuhi peraturan atau kaidah-kaidah yang berlaku, apabila tidak dipatuhi akan dikenai sanksi.

  104. Pengendalian sosial adalah Keteraturan yang diperlukan dalam kehidupan masyarakat agar lebih tertib dalam melakukan sesuatu sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

  105. Pengendalian sosial dapat diartikan sebagai berikut:
    a. Pengendalian sosial adalah Upaya untuk mewujudkan kondisi seimbang di dalam masyarakat.
    b. Suatu proses baik yg direncanakan / tidak, bersifat mendesak, mengajak atau bahkan memaksa warga-warga masyarakat agar menyesuaikan diri pada kebiasaan dan nilai hidup suatu kelompok atau setidaknya mematuhi kaedah sosial yg berlaku. (Roucek)
    c. Pengendalian Sosial adalah berbagai cara yang digunakan masyarakat untuk menertibkan anggotanya yang membangkang. (Peter L. Berger)

    Tujuan dari pengendalian sosial adalah mencapai keserasian antara stabilitas dan perubahan di dalam masyarakat..

  106. Pengendalian Sosial merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat. Tujuan nya adalah agar mereka dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik dan menikmati haknya Ketenangan dan keamanan pun dapat dirasakan.

  107. Devi Putriani (201411174) seksi 23
    Pengendalian sosial dilakukan untuk menjamin bahwa nilainilai dan norma sosial yang berlaku ditaati oleh anggota masyarakat. Hal ini menyangkut manusia sebagai makhluk sosial yang hidup bersama dalam kelompok atau masyarakat. Terima Kasih.

  108. Pengendalaian sosial adalah bentuk dari sifat seseorang yang bisa dikendaliakan/dicontrol oleh orang itu sendiri agar tidak melakukan kesalahan di sekitar masyarakat

  109. Mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku disebut juga sebagai pengendalian sosial. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat atau elemen masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang.

  110. Keteraturan sangat diperlukan dalam kehidupan masyarakat. Keteraturan tersebut dapat ditegakkan melalui kedisiplinan setiap anggota masyarakat di dalam memegang teguh sistem nilai dan sistem norma yang telah disepakati bersama. Nah oleh karena itu pengendalian sosial itu tercipta.

    Pengendalian sosial merupakan berbagai cara yang digunakan masyarakat baik terencana maupun tidak untuk menertibkan anggotanya yang membangkang agar tidak melakukan penyimpangan, dan dapat melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan norma yang berlaku

  111. Pengendalian sosial merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakat. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

  112. Di dalam hidup bermasyarakat, tentunya ada peraturan-peraturan yang berlaku. Dan peraturan tersebut harus dilaksanakan agar terciptanya keselarasan hidup. Namun banyak juga yang justru menentang peraturan tersebut sehingga munculah perilaku menyimpang. Disinilah fungsi pengendalian sosial itu diterapkan, agar perilaku masyarakat bisa sesuai dengan norma dan kaidah yang berlaku.

  113. LULUT RIZKIANI ( 2014-11-122 ) SESI 23

    Menurut saya, Pengendalian Sosial adalah suatu rangkaian aktivitas atau mekanisme untuk memastikan hasil yang diharapkan sesuai dengan yang direncanakan.
    Biasanya pengendalian sosial berupa aturan-aturan seperti sanksi/hukuman . Aturan ini tentunya digunakan untuk mencegah adanya penyimpangan sosial
    Contoh : Perusahaan menerapkan sistem potong gaji bagi karyawan yang datang terlambat.
    Dengan adanya pengendalian sosial tersebut maka Perusahaan berharap karyawan akan berusaha datang tepat waktu.

    Terimakasih.

  114. Nama : Vera Utifah
    NIM : 2014-11-082
    Sesi : 01

    Pengendalian sosial adalah suatu aturan yang di tujukan untuk pencegahan agar tetap dalam norma dan nilai-nilai yang berlaku. Pengendalian sosial dapat mencegah terbentuknya perilaku menyimpang seseorang. Dengan adanya pengendalian sosial,kita mempunyai batasan-batasan yang berfungsi agar kita dapat mematuhi dan menjalankan aktivitas sesuai norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat.

  115. Pengendalian sosial adalah suatu proses peraturan yang mutlak adanya untuk mencegah terjadinya hal yang buruk pada lingkungan sosial.

  116. Pengendalian merupakan suatu acuan agar setiap orang yang berada pada suatu wilayah tertentu tidak berbuat sesuka hatinya, namun orang tersebut harus mematuhi setiap aturan yang berlaku agar tidak terjadi penyimpangan.
    Terima Kasih

  117. Pengendalian sosial merupakan suatu upaya untuk mencegah berbagai macam bentuk perilaku menyimpang. Ada pengendalian preventif dan represif.
    -pengendalian preventif dilakukan sebelum terjadi penyimpangan
    -pengendalian represif dilakukan setelah terjadi penyimpangan

  118. Pengendalian sosial (social control) merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.Tujuan adanya pengendalian sosial adalah agar mereka dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik dan menikmati haknya. Ketenangan dan keamanan pun dapat dirasakan.

  119. Putri Wulandari – 201411033 – sesi 01

    pengendalian sosial adalah proses untuk mengatur perilaku apabila terjadinya ketidakcocokan antara norma-norma yang ada dalam masyarakat, dengan tujuan mencegah adanya perilaku yang menyimpang atau yang tidak diinginkan.

  120. Pengendalian sosial adalah pengawasan dari suatu kelompok terhadap kelompok lain untuk mengarahkan peran-peran individu atau kelompok sebagai bagian dari masyarakat agar tercipta situasi, kemasyarakatan sesuai dengan yang diharapkan.
    Pengendalian sosial memiliki beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut:
    1. Agar masyarakat mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku.
    2. Agar tercipta keserasian dan kenyamanan dalam masyarakat.
    3. Agar pelaku penyimpangan kembali mematuhi norma yang berlaku.

  121. Bebby Elisa 2014-12-190 SESI 22

    Pengendalian sosial adalah pengawasan oleh masyarakat terhadap jalannya pemerintahan, khususnya pemerintah beserta aparatnya. Memang ada benarnya bahwa pengendalian sosial, berarti suatu pengawasan dari masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.

    Pengertian pengendalian sosial tersebut mencakup segala proses, baik yang direncanakan atau tidak, yang bersifat mendidik, mengajak atau bahkan memaksa warga masyarakat untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai sosial yang berlaku.

  122. Pengendalian sosial adalah suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang

  123. Irmawati 201411251 seksi 23

    Pengendalian sosial (social control) adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak direncanakan yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi norma dan nilai yang berlaku. Pengendalian sosial dimaksudkan agar anggota masyarakat mematuhi norma-norma sosial.Pengendalian sosial juga merupakan proses yang bertujuan agar masyarakat mematuhi norma dan nilai sosial yang ada dalam masyarakatnya. Dengan pengendalian sosial, terciptalah masyarakat yang teratur. Di dalam masyarakat yang teratur, setiap warganya menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

  124. Menurut saya pengendalian sosial adalah wacana yang dipakai agar masyarakat dapat Mematuhi segala peraturan yang ada Dan mencegah masyarakat until melangar hukum Dan Norma yang ada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>