Bentuk Strategi pada Manajemen Perubahan.

Menurut Platt(2001), perubahan strategis suatu perusahaan dapat dibagi dalam tiga kategori, yaitu:

Transformasi manajemen.

manajementransformasiBiasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sehat, atau perusahaan yang mulai menangkap adanya signal-signal yang kurang menggembirakan. Pada saat itu, biasanya perusahaaan megajukan pertanyaan seperti:

  • Hal-hal tidak patut yang telah kita lakukan (what are we doing wrong)
  • Hal-hal apa yang mampu membuat kita menjadi lebih baik (what could we do better)

Manajemen turnaround.

turn-around-mgt-urlManajemen turnaround biasanya dilakukan pada peruahaan yang menghadapi permasalahan yang besar dan melibatkan pihak yang lebih luas, tindakan ini dilakukan karena disadari perusahaan masih mempunyai sumber daya pada bentuk aset dan waktu yang memungkinkan untuk melakukan manuver perbaikan. Misalnya, apabila Anda masih bisa memperbaiki performance perusahaan karena masih mempunyai produk unggulan, reputasi yang memadai, dan masih ada asset-aset kurang produktif yang dapat ditingkatkan produktivitasnya.

Manajemen krisis.

crisis-mgt-urlManajemaen krisis biasanya dilakukan oleh perusahaan pada saat perusahaan sudah memasuki masa krisis , yaitu saat perusahaan sudah mulai kehabisan darah , energi ( reputasi dan motivasi ) . Pada tahap ini perusahaan sudah benar – benar berada pada posisi berbahaya dan eksistensinya diragukan .
Ciri – ciri perusahaan yang berada dalam krisis adalah sebagai berikut:

  • Keadaan fisik tak terurus : lampu redup , seragam petugas lama tak tergantikan ,Mobil tua dan lain – lain
  • SDM : malas datang dan pulang seenaknya , pemimpin jarang hadir , banyak terlihat tidak bekerja dan hanya ngobrol sana-sini , tenaga – tenaga yang bagus sudah keluar.
  • Konflik : hampir setiap hari terdengar , dan perasaan resah dimana – mana
  • Energi : hampir tidak ada
  • Demo Karyawan : tinggi , rasa takut terkena PHK
  • Proses hukum : meningkat dan datang dari mana – mana
  • Bagian Keuangan : hidup dalam suasana stres , dikejar tagihan yag tak terbayar oleh debcollector.

Penggunaan strategi tersebut dapat dilakukan berdasarkan kondisi:

Sigmoid Curve-urlSigmoid curve adalah titik di mana orang yang tersisa besar adalah kemungkinan orang – orang lama yang kurang produktif dan perusahaan nyaris tak punya apa – apa lagi . Ada tiga strategi untuk mengatasi keadaan , transformasi , turnaround , manajemen krisis , pada tahapan pertama apabila perusahaan memasuki tahap bahaya mustahil melakukan turnaround , cara kedua eksekutif harus segera menerapkan manajemen krisis terlebih dahulu berupa langkah – langkah penyelamatan strategis dengan cara stop the bleeding ( hentikan pendarahan ) . Jika ini berhasil strategi yang ketiga adalah pemimpin baru dapat melakukan langkah – langkah turnaround , seperti perbaikan modal kerja , kualitas produk , restrukturisasi , utang dsb .

SigmoidCurvePerusahaan yang mengalami banyak persoalan sebaiknya melakukan langkah – langkah tunaround , perusahaan seperti ini tidak dapat dikelola dengan cara yang biasa ( bussines as ussual ) tetapi harus melakukan terobosan – terobosan yang strategis sebelum perusahaan memasuki tahapan krisis . Kesalahan terbesar seorang eksekutif adalah eksekutif tersebut menyepelekan tanda – tanda kemunduran dengan hanya perubahan operasional belaka , perubahan operasional tidak akan menghasilkan kemajuan – kemajuan yang strategis.

Kombinasi Strategi.

Combination_strategy_lAdakalanya ketiga strategi tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain , terkadang eksekutif dikacaukan dengan kombinasi – kombinasi tindakan , baik dilakukan dengan kesadaran , maupun kebingungan – kebingungan . Aktivitas yang dilakukan dalam turnaround sebagian besar dilakukan pula dalam manajemen krisis , pada tahapan ini dibutuhkan manajer yang tidak biasa dalam artian seorang pemimpin yang memeiliki kemampuan untuk mengahadapi stakeholder yang mulai marah , tidak percaya dan merasa paling tahu serta dapat bernegoisasi dengan pemberi pinjaman , serta memperbaiki citra perusahaan . Apapun yang dilakukann , kapanpun akan dilakukan , manajemen akan selalu perlu mengupayakan prisnip -prinsip going concern antara lain :

  • Biaya produksi yang efisien
  • Kualitas barang yang memenuhi keinginan pasar
  • Revenue dari penjualan yang terus menrus tumbuh
  • Citra perusahaan,produk ,merek , yang dijaga secara positif
  • Meningkatkan kualitas SDM dan tingkat produktivitasnya
This entry was posted in Uncategorized by admin. Bookmark the permalink.

One thought on “Bentuk Strategi pada Manajemen Perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>