Mengajak Orang Bergerak

Setelah orang-orang itu diajak melihat, tantangan selanjutnya adalah mendorong agar mereka mau bergerak. Orang-orang yang melihat belum tentu mau melakukan sesuatu. Ada beberapa alasan mengapa orang enggan bergerak. Pertama setelah orang-orang itu diajak melihat, tantangan selanjutnya adalah mendorong agar mereka mau bergerak. Orang-orang yang melihat belum tentu mau melakukan sesuatu. Ada beberapa alasan mengapa orang enggan bergerak.
conductorDalam pikiran orang-orang yang terlibat dalam suatu perubahan, resiko-resiko itu di kalkulasikan dan dibandingkan dengan kemungkinan-kemungkinan keuntungan atau kenikmatan yang diduga akan diterima. Tugas seorang manajer disini adalah mengurangi persepsi para bawahan terhadap perkiraan-perkiraan resiko yang akan muncul, dan menunjukan sisi positif yang akan diperoleh kalau perubahan berhasil diatasi.
Faktor kedua adalah tidak adanya kejelasan. Sesuatu menjadi tidak jelas kalau tidak fokus, informasinya tidak lengkap, prosesnya tidak jelas, dan sebagainya. Ketika perubahan mengajak seseorang bergerak keatas, selalu saja ada daya grafitasi yang menariknya kebawah.
memotretFaktor ketiga adalah tidak ada dukungan. Mereka harus memotret masalah, mengajak orang-orang lain melihat dan memotivasi mereka agar terus bergerak. Dukungan yang terus datang dari arus bawah akan memberikan energi yang lebih besar.
Faktor keempat adalah Blue Print Strategy. Perubahan memerlukan tiga hal sekaligus: (1) tujuan atau sasaran yang jelas; (2) peralatan atau dukungan sumberdaya yang memadai; dan (3) imbalan yang memadai untuk insentif.

One thought on “Mengajak Orang Bergerak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>