Pengertian Perkiraan dalam Akuntansi

Pengertian Perkiraan.

accountingPerkiraan adalah suatu media untuk mengklasifikasikan dan mencatat penambahan dan pengurangan dari tiap unsur-unsur laporan keuangan.

Bentuk rekening/perkiraan yang paling sederhana adalah rekening/perkiraan “T”, dimana sisi kiri adalah Debet dan sisi kanan adalah Kredit.

Bentuk perkiraan

Untuk menghindari terjadinya salah pengertian bahwa debet diartikan sebagai penambahan dan kredit diartikan sebagai pengurangan perlu diuraikan arti dari pendebetan dan pengkreditan.

Pendebetan

yang dimaksud dengan mendebet atau pendebetan adalah memasukkan sejumlah angka dalam sisi debet. Mendebet tidak selalu berarti menambah.

Pengkreditan

yang dimaksud dengan mengkredit atau pengkreditan adalah memasukkan sejumlah angka dalam sisi kredit. Mengkredit tidak selalu berarti mengurangi.

account-urlSALDO NORMAL

Saldo normal tiap-tiap rekening/perkiraan adalah sebagai berikut:

Jenis Perkiraa1

 Klasifikasi Perkiraaan/Classification of Accounts.

Klasifikasi Perkiraaan-Harta

LiabilitiesCapitalRevenueExpenses

3 thoughts on “Pengertian Perkiraan dalam Akuntansi

  1. Perkiraan = acount adalah suatu media untuk mengidentifikasikan dan mencatata penambahan dan pengurangan dari tiap unsur-unsur laporn
    bentuk T artinya harus seimbang antara debet dan kredit
    Debet tidak diartikan dengan penambahan ; memasukan sejumlah angka dalam sisi debet
    Kredit tidak diartikan dengan pengurangan ; memasukan sejumlah angka disisi kredit
    Nama Yuliana Leli, NIM 201331314 sesi 10,

  2. INTAN KUSUMA DIANTY (201231137)

    Mungkin bagi kita yang belum mengerti betul tentang akuntansi, pasti akan bingung tentang apa yang dimaksud dengan debit, kredit, apa yang menjadi perbedaan keduanya, dan mengapa perlu dibedakan antara keduanya? Di kesempatan kali ini akan kami sampaikan segala hal tentang kredit dan debit.
    Istilah kredit dan debit yang ada di dunia akuntansi sebenarnya berbeda dengan istilah kredit maupun debit yang digunakan orang awam pada umumnya. Di lingkungan orang awam dengan akuntansi, kredit lebih diartikan dengan hutang. Salah satu contohnya adalah tren pembelian motor secara kredit, yaitu membeli motor dengan jalan pembayaran yang diangsur tiap periode tertentu, biasanya bulanan.
    Sedangkan istilah debit sering diartikan dengan menabung di bank. Sering kita jumpai bahwa orang – orang menggunakan istilah debit hanya di kalangan perbankan saja. Contohnya adalah penggunaan kartu debit.
    Tetapi apakah pengertian dari debit dan kredit menurut akuntansi? Istilah kredit dan debit mulai muncul di dunia akuntansi ketika muncul metode double entry dalam pencatatan yang ditemukan oleh Luca Pacioli. Beliau berkata :
    “ Double-entry accounting is based on a simple concept: each party in a business transaction will receive something and give something in return. In bookkeeping terms, what is received is a debit and what is given is a credit. The T account is a representation of a scale or balance.”
    Yang secara gampangnya dapat diterjemahkan sebagai berikut :
    “ akuntansi pencatatan ganda adalah konsep yang simple dimana setiap traksaksi bisnis pasti mempunyai dua elemen dimana ketika ada penerimaan sesuatu pasti di lain sisi juga pasti memberikan sesuatu sebagai balasannya, demikian juga sebaliknya. Di dalam akuntansi, apapun yang diterima adalah debit, dan apa yang diberikan adalah kredit.

  3. Pingback: Frei Klavier

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>