Penentuan Rekomendasi beserta Laporan.

recomendation-urlAktivitas audit seharusnya menghasilkan kesimpulan dan temuan yang akan mengarahkan pada rekomendasi yang mencerminkan pemenuhan terhadap tujuan objektif yang berbasis waktu, kinerja dan biaya. Hal tersebut seharusnya disertai dengan laporan awal yang menggambarkan temuan awal dalam aktivitas audit sebelum kemudian disusun ke dalam laporan akhir sehingga pihak manajemen mendapatkan gambaran mengenai kondisi eksisting perusahaannya serta gambaran rekomendasi yang akan diberikan oleh pengaudit SI/TI (Gallegos, IT Audit Report and Follow-up: Methods and Techniques for Communicating Audit Findings and Recommendations,2002) .

icon-reportsSetelah Audit SI/TI dilaksanakan, pengaudit bertanggung jawab terhadap pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait. Pengkomunikasian tersebut menghasilkan kesepakatan akan hasil audit yang kemudian akan disusun dalam laporan audit.

Pengkomunikasian tersebut membutuhkan keahlian dan pemilihan informasi yang sesuai untuk pihak manajemen tertentu. Peran tersebut membutuhkan keahlian pengambilan keputusan, kebijaksanaan dan pengetahuan akan proses audit.

term-and-condition-urlLaporan akhir dari audit seharusnya mempesentasikan gambaran saat ini dari situasi kemudian memungkinkan pihak manajemen untuk mengambillangkah yang dipedukan. Pihak manajemen menggunakan laporan audit sebagai dasar informasi yang akurat, dapat dipercaya dan berguna sehingga dapat digunakan merancang keputusan.

26 thoughts on “Penentuan Rekomendasi beserta Laporan.

  1. Yulianty Kusuma
    2011-12-038
    Seksi 01

    Rekomendasi merupakan saran perbaikan yang diberikan auditor atas berbagai kekurangan/kelemahan yang terjadi pada program/aktivitas yang diaudit. Rekomendasi biasanya merupakan usulan laporan singkat oleh auditor sebagai apa yang sudah dikerjakan untuk mengembangakan entitas yang diaudit tentang perbaikan/kemajuan kinerja. Rekomendasi harus disertakan dalam laporan hasil audit.
    Rekomendasi audit harus bersifat dapat dilaksanakan, operasional, spesifik dan mengidentifikasi subjek yang bertanggung jawab untuk melakukan tindak lanjut. Pihak manajemen dari sebuah organisasi mempunyai tanggungjawab untuk menerapkan setiap rekomendasi yang diberikan auditor guna untuk saran perbaikan kinerja.
    Pengomunikasian hasil temuan mutlak harus dilakukan di mana auditor harus mendapatkan komentar yang seimbang berkaitan dengan berbagai temuan dari berbagai pihak yang berhubungan dengan permasalahan-permasalahan tersebut. Sebelum mengajukan rekomendasi final di dalam laporannya, auditor terlebih dahulu mendiskusikannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan demikian diharapkan rekomendasi tersebut diterima dan dilaksanakan dengan penuh komitmen dan tanpa keterpaksaan.

  2. Siti Maulida
    2011-12-003
    Seksi 01

    Rekomendasi audit merupakan usulan atau solusi atau saran alternatif untuk menyelesaikan atau mengatasi masalah tertentu yang digambarkan dalam setiap unsur temuan audit. Manajemen harus memperhatikan atau memberikan tanggapan atas temuan audit, tetapi tidak harus menerima setiap rekomendasi auditor. Setiap rekomendasi yang diajukan oleh auditor harus dilengkapi dengan analisis yang menyangkut adanya peningkatan ekonomisasi, efisiensi dan efektivitas yang akan dicapai pada pelaksanaan program atau aktivitas serupa di masa yang akan datang atau berbagai kemungkinan kerugian yang akan terjadi pada perusahaan jika rekomendasi tersebut tidak dilaksanakan. Terdapat faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan adalah:
    1. Berdasarkan pertimbangan profesional, rekomendasi tersebut mengatasi masalah.
    2. Manajemen mampu mengimplementasikan rekomendasi yang diberikan oleh auditor.
    3. Rekomendasi harus mempertimbangkan asas biaya dan manfaat.
    4. Rekomendasi harus mempresentasikan jangka waktu dalam menyelesaikan atau mengatasi masalah.
    Sebelum auditor menghasilkan laporan akhir, auditor biasanya mempersiapkan draft laporan yang dikumpulkan oleh auditor ke organisasi atau organisasi audit, untuk mendapatkan kantor guna meyakinkan laporan tersebut jujur, lengkap dan sesuai tujuan. Hal tersebut dapat membantu untuk menghindari kesalahpahaman, atau perbedaan interpretasi atas fakta, serta memperkuat hubungan kemitraan.

  3. Nama : Liya Apriliya
    NIM: 201112109
    Seksi : 01

    Pelaporan merupakan bagian akhir dari proses audit. Temuan audit dan rekomendasi auditor dikomunikasikan dalam suatu laporan yang memuat bukti penting yang mendukung kesimpulan audit untuk meyakinkan pihak manajemen tentang keandalan hasil audit. Laporan disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti sehingga membuat pihak manajemen menjadi tertarik. Sebelum laporan audit diterbitkan, terlebih dahulu auditor mendiskusikan temuan audit serta tindakan perbaikan (rekomendasi) dengan pihak manajemen. Diskusi ini untuk menghindari adanya kesalahpahaman, perbedaan interpretasi atas fakta dan memperkuat hubungan kemitraan.

  4. Nama : Erlita Merliana
    NIM : 2011-12-150
    Seksi 01

    Dalam melakukan aktivitas audit, seorang auditor atau tim audit berkemungkinan besar menemukan temuan-temuan audit. Temuan audit adalah masalah-masalah penting (material) yang ditemukan selama audit berlangsung dan masalah tersebut pantas untuk dikemukakan dan dikomunikasikan dengan auditee, karena mempunyai dampak terhadap perbaikan dan peningkatan kinerja auditee. Dari temuan audit tersebut, auditor akan memberikan rekomendasinya berupa usulan-usulan guna perbaikan dan peningkatan kinerja ekonomi, efisiensi dan efektivitas auditee. Temuan audit beserta rekomendasinya serta kesimpulan audit akan disusun dalam laporan audit, dimana laporan tersebut akan disampaikan kepada pihak manajemen perusahaan.

  5. Penilaian auditor terhadap pelaksanaan tugas pokok menekankan terhadap pemeriksaan laporan internal yang digunakan untuk mengevaluasi masalah secara keseluruhan. Hal tersebut dilakukan secermat mungkin agar area-area kelemahan dapat diidentifikasi untuk kemudian ditujukan kepada manajemen dengan memberikan rekomendasi. Dengan menentukan rekomendasi beserta laporan yang ditujukan diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.

  6. Keputusan Audit dan Tindak Lanjut.
    Setelah menelaah dan menyelesaikan Laporan Audit, mengevaluasi item-item audit dan membuat Surat Opini Audit, institusi audit dengan kekuatan hukum mereka juga harus membuat keputusan tentang pelanggaran auditan atas peraturan perundangan di bidang keuangan publik yang memiliki sanksi audit. Keputusan Audit adalah dokumen hukum untuk institusi audit untuk memberikan hukuman atas tindakan auditan berkaitan dengan pendapatan dan belanja yang tidak sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Institusi audit harus mengeluarkan Keputusan Audit kepada auditan dalam 30 hari setelah menerima Laporan Audit. Keputusan itu mulai berlaku sejak tanggal diterima oleh auditan. Peranan Keputusan Audit adalah sebagai berikut :
    1. Keputusan Audit adalah alat bagi institusi audit untuk menyampaikan opini mengenai pemberian sanksi audit. Institusi audit harus memberikan hukuman atas pelanggaran terhadap peraturan perundangan yang mengandung sanksi di dalamnya. Dalam menjalankan kekuatan hukum ini institusi audit menggunakan Keputusan Audit sebagai alat dalam menyampaikan opini atas pemberian sanksi audit ini.
    2. Keputusan Audit adalah dasar yang mengharuskan auditan untuk memperbaiki praktik-praktik yang tidak diterima umum. Keputusan Audit adalah keharusan dan harus dilaksanakan oleh auditan. Auditan harus memperbaiki praktik-praktik yang tidak berlaku umum (irregularities)tersebut dan menerima sanksi apabila tidak dilakukan dalam jangka waktu tertentu.
    3. Keputusan Audit adalah alat untuk memberikan hukuman dan membuat auditan untuk tidak lagi melakukan praktik-praktik yang tidak berlaku umum dan mempertahankan kinerjanya.

  7. Aulia Rahmawati
    2011-12-149
    Seksi : 01

    Rekomendasi didalam pembahasan topik disini merupakan tindakan perbaikan yang disarankan dari pihak auditor kepada pihak manajemen. Rekomendasi yang disampaikan dapat dipertimbangkan oleh pihak manajemen yang nantinya akan dicantumkan dalam laporan audit. Penyeleksian rekomendasi dari auditor ini harus mampu diidentifikasi dengan baik guna pengambilan keputusan yang efisien dan efektif. Maka dari itu dalam penyampaian rekomendasi ini diharapkan mampu memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh manajemen.

  8. Rini Hamupus Prahoro
    2011-12-145
    Seksi 01

    Rekomendasi biasanya merupakan usulan laporan singkat yang diberikan auditor sebagai apa yang sudah dikerjakan untuk mengembangkan entitas yang diaudit tentang perbaikan/kemajuan kinerja. Namun auditor hanya dapat memberikan rekomendasi kepada manajemen dan pihak manajemen mempunyai hak untuk menerapkan setiap rekomendasi yang diberikan oleh auditor atau justru membuat keputusan sendiri dengan pertimbangan dari pihak internal perushaaan. Rekomendasi yang diberikan oleh auditor hanya merupakan saran perbaikan atau saran untuk meningkatkan kinerjanya.

  9. Nama : Sonia Margaretha
    NIM : 2011-12-122
    Seksi 1
    Laporan audit dapat didefinisikan sebagai sarana untuk mengomunikasikan pekerjaan audit dan temuan audit secara komprehensif, yang diberikan oleh tim audit kepada organisasi audit. Laporan audit adalah penting untuk diperhatikan auditor agar hasil audit dapat bermanfaat bagi pihak manajemen serta pihak investor dan stakeholder. Maka, dalam memberikan rekomendasinya tersebut, pihak auditor harus menentukan dengan bijak perihal rekomendasi yang akan diberikan auditor kepada manajemen. Agar rekomendasi tersebut dapat digunakan oleh pihak manajemen dalam meningkatkan efektivitas dan profit perusahaan.. 

  10. Nama : Dzikriyati Dwi Rifai Amini
    NIM : 2011-12-084
    Seksi : 01

    Setelah auditor melakukan tahapan-tahapan dalam proses audit, dan menghasilkan kesimpulan juga temuan yang selanjutnya diberi rekomendasi sehingga dapat mencerminkan pemenuhan terhadap tujuan objektif. Dalam pemberian rekomendasi tersebut harus disertai dengan laporan awal yang menggambarkan temuan awal dalam aktivitas audit sebelum kemudian disusun ke dalam laporan akhir sehingga pihak manajemen mendapatkan gambaran mengenai kondisi perusahaannya serta gambaran rekomendasi yang akan diberikan oleh pengaudit SI/TI, sehingga pihak manajemen dapat menggunakan informasi tersebut untuk merancang keputusan.

  11. Nama : Ria Angraini
    NIM : 2011-12-006
    Seksi : 01

    Rekomendasi biasanya merupakan usulan laporan singkat oleh auditor sebagai apa yang sudah dikerjakan untuk mengembangkan entitas yang diaudit tentang perbaikan/kemajuan kinerja. Pihak manajemen dari sebuah organisasi mempunyai tanggungjawab untuk menerapkan setiap rekomendasi yang diberikan, auditor guna untuk saran perbaikan kinerjanya.

  12. Nama : Ermawati Syahrudi
    NIM : 2011-12-058
    Seksi : 01

    Berdasarkan pembahasan blog diatas mengenai penentuan rekomendasi beserta laporan ini merupakan suatu komponen yang penting untuk dikombinasikan agar keputusan yang akan diberikan oleh pihak manajemen terkait sesuai dengan harapan baik dalam tujuan kondisi perusahaan supaya tetap going concern dan berjalan dengan sebagaimana mestinya.
    Urutannya dari peran laporan audit –> mengkomunikasikan hasil audit kepada pihak manajemen terkait –> menentukan rekomendasi audit SI/TI –> sampai dengan menentukan rekomendasi beserta laporan. Ini harus selalu berada dalam komponen yang dikombain dengan untuk disesuaikan sebagaimana fungsinya.

  13. rekomendasi biasanya merupakan saran / usulan dari auditor yang di berikan berdasarkan temuan temuan yang di peroleh rekomendasiharus mencerminkan pemenuhan terhadap tujuan objektif yang berbasis waktu, kinerja dan biaya. sehinggga dapat dibuat Laporan akhir dari audit yang mempesentasikan gambaran saat ini.

  14. Lita Aprilia
    2011-12-238
    Seksi 01

    Setelah audit SI/TI dilaksanakan pengaudit bertanggung jawab terhadap pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait dan menghasilkan kesepakatan akan hasil audit yan kemudian akan disusun dalam laporan audit yang hasilnya bisa di presentasikan gambaran perusahaan saat ini dan situasi kemudian secara akurat, dapat dipercaya, dan berguna.

  15. SITI FATIMAH
    201112115
    SEKSI 01

    Rekomendasi biasanya merupakan usulan laporan singkat oleh auditor sebagai bagian yang sudah dikerjakan untuk mengembangkan entitas yang diaudit tentang perbaikan/kemajuan kinerja. Pihak manajemen dari sebuah organisasi mempunyai tanggungjawab untuk menerapkan setiap rekomendasi yang diberikan auditor guna untuk saran perbaikan kinerjanya.Sebelum penerbitan laporan audit, laporan audit harus direview tentang keakuratan dan ketepatan. Biasanya, drafts report direview dan dieferensikan oleh rekan dilokasi dimana laporan itu disiapkan sebelum diadakan review oleh supervisor. Selama proses referensi, beberapa pernyataan, nama, lokasi, atau perhitungan sebaiknya mengarah kembali ke kertas kerja asli untuk meyakinkan bahwa tidak ada eror yang terjadi, baik eror yang tidak disengaja atau disengaja.

  16. Rekomendasi audit merupakan solusi atau saran alternatif untuk menyelesaikan atau mengatasi masalah tertentu yang dideskripsikan dalam setiap unsur temuan audit. Rekomendasi harus bersifat :
    – dapat dilaksanakan
    – operasional,
    – spesifik, dan
    – mengidentifikasi subjek yang bertanggungjawab untuk melakukan tidak lanjut.
    Rekomendasi haruslah positif dan bersifat spesifik. Rekomendasi juga harus mengidentifikasi siapa yang akan bertindak. Manajemen dan auditee berkewajiban untuk memperhatikan atau memberikan tanggapan atas temuan audit, tetapi tidak harus menerima setiap rekomendasi auditor.
    Faktor yang perlu dipertimbangkan oleh auditor :
    1) Berdasarkan pertimbangan profesional, rekomendasi tersebut dapat mengatasi masalah.
    2) Manajemen atau auditee mampu mengimplementasikan rekomendasi yang diberikan oleh auditor.
    3) Rekomendasi harus sesuai dengan sifat operasi auditee.
    4) Rekomendasi harus mempertimbangkan asas biaya manfaat.
    5) Rekomendasi harus merepresentasikan jangka waktu dalam menyelesaikan atau mengatasi masalah.

  17. Nur Dwi Rahmawati
    2011-12-096
    Seksi 01

    Rekomendasi biasanya merupakan usulan laporan singkat oleh auditor sebagai apa yang sudah dikerjakan untuk mengembangkan entitas yang diaudit tentang perbaikan/kemajuan kinerja. Pihak manajemen dari sebuah organisasi mempunyai tanggungjawab untuk menerapkan setiap rekomendasi yang diberikan, auditor guna untuk saran perbaikan kinerjanya.

  18. Nama : Kokom Kurmalasari
    NIM : 201112152
    Seksi : 01

    laporan awal sampai laporan akhir yang diterima oleh pengaudit merupakan gambaran kondisi perusahaan, kemudian barulah dilakukan aktivitas audit dan kemudian di dapatlah kesimpulan dan temuan yang kemudian manajemen perusahaan diberikan sebuah gambaran rekomendasi oleh pihak pengaudit. setelah diberikan rekomendasi pada pihak manajemen maka terjadilah kesepakatan barulah disusun dalam laporan audit.

  19. Eka Puspita Esterina
    2011-12-099
    Seksi 01

    Menurut pendapat saya, rekomendasi merupakan saran perbaikan yang diberikan auditor atas berbagai kekurangan/kelemahan yang terjadi pada program/aktivitas yang diaudit. Auditor harus memberikan rekomendasi kepada atasan dari pengelola program/ aktivitas yang diaudit. Rekomendasi harus disertakan dalam laporan hasil audit. Setiap rekomendasi yang diajukan oleh auditor harus dilengkapi dengan analisis yang menyangkut adanya peningkatan ekonomisasi, efisiensi, atau efektivitas yang akan dicapai pada pelaksanaan program/aktivitas serupa dimasa depan atau juga termasuk berbagai kemungkinan kerugian yang akan terjadi pada perusahaan jika rekomendasi tersebut tidak dilaksanakan. Agar mudah dipahami oleh pengguna laporan, rekomendasi seharusnya disusun dengan kalimat yang operasional dan tidak teoritis.
    Walaupun pelaksanaan rekomendasi tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan manajemen perusahaan, sebenarnya auditor juga berkepentingan terhadap dilaksanakannya rekomendasi tersebut. Oleh karena itu, didalam proses audit komunikasi yang konstruktif harus dilakukan oleh auditor dengan berbagai pihak yang ada dalam perusahaan terutama yang konstruktif harus dilakukan oleh auditor dengan berbagai pihak yang ada dalam perusahaan terutama yang berkaitan dengan program/aktivitas yang diaudit.

  20. Bayu Timur
    2011-12-079
    Seksi 01

    Dalam melakukan kegiatan Audit, Tim Auditor harus melaporkan hasil Audit yang telah dilakukan termasuk didalamnya temuan – temuan audit yang merupakan suatu kegiatan atau tindakan yang dilakukan manajemen secara sengaja ataupun tidak disengaja tidak sesuai dengan standar atau peraturan yang ada. Setelah melaporkan temuan tersebut tim auditor harusnya memberikan Rekomendasi mengenai temuan tersebut agar tindak yang tidak sesuai prosedur tersebut dapat dihindari dimasa yang akan datang.

  21. Nama : Martha Deborah Silaen
    NIM : 2011-12-005
    Seksi : 01

    Penyeleksian rekomendasi dari auditor ini harus mampu diidentifikasi dengan baik guna pengambilan keputusan yang efisien dan efektif. Maka dari itu dalam penyampaian rekomendasi ini diharapkan mampu memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh manajemen. Hal ini dapat kita temukan dari temuan audit tersebut, auditor akan memberikan rekomendasinya berupa usulan-usulan guna perbaikan dan peningkatan kinerja ekonomi, efisiensi dan efektivitas audit yang dilakukan.

  22. Dalam memberikan suatu rekomendasi, pihak auditor harus disesuaikan dengan temuan audit yang telah didapatkan dalam melakukan proses audit. sehingga dalam pemberian rekomendasi dalam suatu proses audit dapat dipertanggung jawabkan. selain itu, dalam setiap rekomendasi yang diberikan oleh auditor harus bersifat membangun guna meningkatkan ataupun memperbaiki kinerja suatu perusahaan.

  23. Nama : Nur Hanifah
    nim : 2011-12-070

    Rekomendasi audit merupakan usulan atau solusi atau saran alternatif untuk menyelesaikan atau mengatasi masalah tertentu yang digambarkan dalam setiap unsur temuan audit. Setiap aktivitas audit menghasilkan kesimpulan dan temuan yang akan mengarahkan pada rekomendasi yang mencerminkan pemenuhan terhadap tujuan objektif yang berbasis waktu, kinerja dan biaya. Penyeleksian rekomendasi dari auditor ini harus mampu diidentifikasi dengan baik guna pengambilan keputusan yang efisien dan efektif. Maka dari itu dalam penyampaian rekomendasi ini diharapkan mampu memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh manajemen.

  24. Laporan rekomendasi memberikan informasi tentang perusahaan yang tidak tersedia di tempat lain kepada manajemen dan dewan. Laporan operasional mengurangi operasi dari sudut pandang manajer operasional, yang mungkin dapat dapat atau tidak sepenuhnya objektif. Sedangkan laporan rekomendasi dari audit memberikan informasi yang objektif akan kesehatan operasional.perusahaan dan membantu mendukung laporan audit dan manajemen. Laporan aktivitas dan laporan evaluasi telah cukup lama digunakan oleh banyak aktivitas auditor,namun jarang sekali diperintahkan untuk dibuat. Pada umumnya , laporan tersebut merupakan layanan yang diberikan kepada manajemen dan dewan atas keinginan dari auditor sendiri.

  25. setiap rekomendasi yang diajukan oleh auditor harus dilengkapi dengan analisis yang menyangkut adanya peningkatan ekonomisasi, efesiensi, dan efektivitas yang akan dicapai pada pelaksanaan program serupa di masa depan atau juga termasu kerugian yang akan terjadi pada perusahaan jika rekomendasi tersebut tidak dilaksanakan. agar mudah dipahami oleh pengguna laporan, rekomendasi seharusnya disusun dengan kalimat yang operasional dan tidak teoritis.

  26. ELIS MARSELA
    2011-12-015
    Seksi 01

    penentuan rekomendasi beserta laporan dari hasil audit yang telah dilakukan, karena pentuan rekomendasi merupakan prosedur umum audit, sehingga rekomendasi dapat di dapatkan setelah audit dilakukan agar audit mengetahui apa yang diperlukan untuk perusahaan di masa yang akan datang, agar tidak terjadi hal yang sama . Karena penentuan rekomendasi merupakan salah satu metodologi dalam audit SI/TI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>