pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait.

communicate-urlSetelah Audit SI/TI dilaksanakan, Auditor bertanggung jawab terhadap pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait. Pengkomunikasian tersebut menghasilkan kesepakatan akan hasil audit yang kemudian akan disusun dalam laporan audit.

Pengkomunikasian tersebut membutuhkan keahlian dan pemilihan informasi yang sesuai untuk pihak manajemen tertentu. Peran tersebut membutuhkan keahlian pengambilan keputusan, kebijaksanaan dan pengetahuan akan proses audit.

audit-report-sample-urlLaporan akhir dari audit seharusnya mempesentasikan gambaran saat ini dari situasi kemudian memungkinkan pihak manajemen untuk mengambil langkah yang diperlukan. Pihak manajemen menggunakan laporan audit sebagai dasar informasi yang akurat, dapat dipercaya dan berguna sehingga dapat digunakan merancang keputusan.

32 thoughts on “pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait.

  1. Sedikit tambahan dari saya.
    Proses Audit manajemen adalah pelaporan hasil audit. Ada dua cara penyajian laporan audit manajemen yaitu :
    a) Cara Penyajian Laporan Mengikuti Arus Informasi
    Dalam cara ini, auditor menyajikan hasil auditnya dalam laporan berdasarkan informasi yang diperoleh sesuai dengan tahapan-tahapan audit yang dilakukan. Seperti diketahui, seorang auditor memperoleh informasi melalui tahapan-tahapan audit

    b) Cara Penyajian Laporan yang Menitikberatkan pada Kepentingan-kepentiangan Pengguna
    Penyajian dengan menggunakan cara ini menitikberatkan pada pengguna laporan hasil audit. Umumnya para pengguna laporan lebih berkepentingan terhadap temuan auditnya daripada bagaimana auditor melakukan audit. Dengan demikian dibutuhkan penyajian laporan yang dapat menjawab pertanyaan pengguna laporan dengan cepat, biasanya berupa kesimpulan atas audit yang dilakukan auditor.

  2. Yulianty Kusuma
    2011-12-038
    Seksi 01

    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait adalah hal yang tidak bisa diabaikan, karena keberhasilan pelaksanaan audit memerlukan dukungan dan kerjasama dari pihak manajemen terkait. Pengumpulan informasi akan terhambat jika pihak manajemen terkait bersikap tertutup dan tidak mau bekerja sama.
    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait terjadi dalam beberapa tahap, yaitu :
    a. Komunikasi pada awal pelaksanaan audit. Komunikasi pada tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh kesediaan pihak manajemen terkait untuk bekerja sama selama pelaksanaan audit. Auditor harus mampu memberikan kesan positif.
    b. Komunikasi selama pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan agar auditor dapat memperoleh bukti udit yang cukup, kompeten dan relevan sebagai dasar untuk menyusun kesimpulan dan rekomendasi.
    c. Komunikasi pada akhir pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan persetujuan final dari pihak manajemen terkait atas seluruh temuan dan rekomendasi audit yang diperoleh yang nantinya akan dimuat dalam laporan hasil
    d. Komunikasi tindak lanjut hasil audit. Komunikasi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa auditor telah melakukan tindak lanjut rekomendasi audit secara tepat waktu. Komunikasi tindak lanjut hasil audit dilakukan sejak diterbitkannya laporan hasil audit.
    Auditor harus mengkomunikasikan informasi yang ada dalam laporan agar lebih efektif. Menyediakan ringkasan yang berguna bagi pembaca, menjelaskan hal – hal yang berkaitan dengan pelaksanaan audit.

  3. Yulianty Kusuma
    2011-12-038
    Seksi 01

    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait adalah hal yang tidak bisa diabaikan, karena keberhasilan pelaksanaan audit memerlukan dukungan dan kerjasama dari pihak manajemen terkait. Pengumpulan informasi akan terhambat jika pihak manajemen terkait bersikap tertutup dan tidak mau bekerja sama.
    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait terjadi dalam beberapa tahap, yaitu :
    a. Komunikasi pada awal pelaksanaan audit. Komunikasi pada tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh kesediaan pihak manajemen terkait untuk bekerja sama selama pelaksanaan audit. Auditor harus mampu memberikan kesan positif.
    b. Komunikasi selama pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan agar auditor dapat memperoleh bukti udit yang cukup, kompeten dan relevan sebagai dasar untuk menyusun kesimpulan dan rekomendasi.
    c. Komunikasi pada akhir pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan persetujuan final dari pihak manajemen terkait atas seluruh temuan dan rekomendasi audit yang diperoleh yang nantinya akan dimuat dalam laporan hasil
    d. Komunikasi tindak lanjut hasil audit. Komunikasi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa auditor telah melakukan tindak lanjut rekomendasi audit secara tepat waktu. Komunikasi tindak lanjut hasil audit dilakukan sejak diterbitkannya laporan hasil audit.
    Auditor harus mengkomunikasikan informasi yang ada dalam laporan agar lebih efektif. Menyediakan ringkasan yang berguna bagi pembaca, menjelaskan hal – hal yang berkaitan dengan pelaksanaan audit.

  4. Yulianty Kusuma
    2011-12-038
    Seksi 01

    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait adalah hal yang tidak bisa diabaikan, karena keberhasilan pelaksanaan audit memerlukan dukungan dan kerjasama dari pihak manajemen terkait. Pengumpulan informasi akan terhambat jika pihak manajemen terkait bersikap tertutup dan tidak mau bekerja sama.
    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait terjadi dalam beberapa tahap, yaitu :
    a. Komunikasi pada awal pelaksanaan audit. Komunikasi pada tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh kesediaan pihak manajemen terkait untuk bekerja sama selama pelaksanaan audit. Auditor harus mampu memberikan kesan positif.
    b. Komunikasi selama pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan agar auditor dapat memperoleh bukti udit yang cukup, kompeten dan relevan sebagai dasar untuk menyusun kesimpulan dan rekomendasi.
    c. Komunikasi pada akhir pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan persetujuan final dari pihak manajemen terkait atas seluruh temuan dan rekomendasi audit yang diperoleh yang nantinya akan dimuat dalam laporan hasil
    d. Komunikasi tindak lanjut hasil audit. Komunikasi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa auditor telah melakukan tindak lanjut rekomendasi audit secara tepat waktu. Komunikasi tindak lanjut hasil audit dilakukan sejak diterbitkannya laporan hasil audit.
    Auditor harus mengkomunikasikan informasi yang ada dalam laporan agar lebih efektif. Menyediakan ringkasan yang berguna bagi pembaca, menjelaskan hal – hal yang berkaitan dengan pelaksanaan audit.

  5. Siti Maulida
    2011-12-003
    Seksi 01

    Jika audit selesai dilakukan, maka auditor akan memberikan hasil temuannya kepada manajemen mengenai fakta-fakta yang terjadi dalam operasional perusahaan. Oleh karena itu, auditor dan manajemen tidak boleh memiliki hububgan istimewa antar keduanya, agar pada saat membuat kesepakatan yang akan dilaporkan dalam laporan audit tidak dipengaruhi oleh adanya dorongan atau tekanan dari pihak lain, yang akan berpengaruh pada isi dari laporan audit tersebut. Manajemen yang ditunjuk juga yang mempunyai pengetahuan dalam prises audit, serta keputusan dan kebijaksanaan yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Karena laporan audit ini menggambarkan situasi yang ada dalam perusahaan, sehingga pengguna laporan audir bisa mengetahui gambaran prospek perusahaan kedepannya. Serta berguna bagi manajemen sebagai rekomendasi-rekomendasi atas perbaikan-perbaikan yang diperlukan pihak manajemen.

  6. Nama : Liya Apriliya
    NIM : 201112109
    Seksi : 01

    Auditor mempertimbangkan bukti dan temuan audit dengan menyusun hasil audit yang akan dipresentasikan kepada pihak manajemen. Hasil audit dapat berupa kelemahan dalam sistem perusahaan, menentukan penyebabnya, menganalisis akibatnya dan mencari jalan keluar sehingga dapat direkomendasikan perbaikan untuk kelemahan tersebut. Antisipasi kemungkinan terjadinya kegagalan yang akan dihadapi perusahaan.

  7. Nama : Dian Purnama Yuliantini
    NIM : 2011-12-037
    SEKSI : 01

    Laporan hasil pengawasan intern terutama ditujukan untuk melayani manajemen, bukan auditor itu sendiri. Oleh sebab itu, untuk menghasilkan laporan hasil pengawasan yang berkualitas auditor harus memahami bagaimana manajemen akan menggunakan laporan tersebut. Manajemen berkepentingan untuk mengetahui risiko yang relevan, area yang bermasalah, serta pengendalian yang terikat. Manajemen juga ingin mengetahui tindakan yang sedang dan yang masih perlu dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam memutuskan apakah akan melaksanakan tindakan yang direkomendasikan/disarankan auditor, manajemen harus memiliki keyakinan bahwa isi laporan tersebut valid dan berpengaruh signifikan. Dengan demikian, tujuan dari lapran hasil pengawasan adalah:
    a. Manajemen ingin mengetahui hasil pekerjaan auditor dan memperoleh iformasi berupa simpulan hasil pengawasan.laporan hasil pengawasan harus menyajikan informasi penting yang dapat dengan cepat dan mudah dipahami menajemen.
    b. Laporan hasil pengawasan harus mampuh meyakinkan manajemen bahwa informasi yang disajikan pengawasan harus dapat meyakinkan manajemen ahwa informasi yang disajikan bersifat andal dan berpengaruh signifikan bagi organisasi. Oleh karena itu, laporan hasil pengawasan harus membuat fakta yang didukung dengan data da argument yang meyakinkan.
    c. Tuhuan akhir laporan hasil pengawasan adalah medorong manajemen untuk melaksanakan tindakan yang memiliki nilai tambah bagi organisasi. Pelaksanaan tindak lanjut oleh manajemen terhadap rekomendasi auditor untuk mengurangi risiko,mencegah masalah, serta memperbaiki kesalahan merupakan hasil yang diharapkan dari laporan hasil pengawasan. Agar dapat menghasilkan nilai tamah bagi organisasi, laporan hasil pengawasan memuat rekomendasi yang benar-benar dapat mengatasi sebab dan akibat, menghasilkan manfaat yang lebih besar dari biaya, serta dapat dilaksanakanoleh manajemen.

  8. Nama : Erlita Merliana
    NIM : 2011-12-150
    Seksi : 01

    Setelah audit di lapangan selesai, auditor akan mengembangkan temuan-temuan audit. Temuan audit yang bersifat negatif merepresentasikan area yang memiliki tingkat resiko yang tinggi, sehingga auditor biasanya memberikan rekomendasi untuk memperbaiki pengendalian/sistem/operasional perusahaan. Dalam pelaporan hasil audit, baik temuan yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif harus disajikan secara berimbang/proporsional. Namun demikian tidak setiap temuan layak untuk dilaporkan, sebab mungkin temuan tersebut tidak signifikan atau tidak material. Oleh karena itu auditor perlu memperhatikan karakteristik temuan yang layak untuk dilaporkan. Dalam mengkomunikasikan hasil auditnya, auditor berupaya membuat laporan hasil audit yang bisa dimengerti oleh pihak manajemen terkait sehingga hasil audit tersebut dapat digunakan oleh pihak manajemen untuk perbaikan dan peningkatan kinerja perusahaan.

  9. Tujuan adanya pengkomunikasian atas hasil audit kepada pihak manajemen adalah untuk menginformasikan kondisi sebenarnya yang terdapat didalam perusahaan dan kemungkinan-kemungkinan adanya resiko yang akan terjadi dikemudian hari, serta dapat memberikan alternatif solusi terhadap pemecahan masalah.

  10. Aulia Rahmawati
    2011-12-149
    Seksi : 01

    Setelah proses audit selesai, dan auditor mampu menemukan temuan-temuan sesuai fakta kondisi dari perusahaan klien yang diperiksa baik negative maupun positif yang diidentifikasi dampak terhadap kelangsungan hidup perusahaan kedepannya. Kemudian memberikan solusi dalam setiap temuan yang memungkinkan perlu adanya perbaikan untuk perusahaan. Setelah itu disampaikan kepada pihak manajemen klien dengan penyampaian yang mudah dipahami oleh manajemen agar bermanfaat dan mudah dalam pengambilan keputusan.

  11. Rini Hamupus Prahoro
    2011-12-145
    Seksi 01

    Setelah seluruh kegiatan audit telah selesai dilakukan maka auditor wajib untuk menyampaikan hasil temuan auditnya. Baik temuan positif maupun negatif auditor harus menyampaikannya kepada pihak manajemen. Jika hasil temuannya negatif maka auditor juga harus memberikan solusi yang baik guna memperbaiki baik pengendalian/sistem/operasionalnya perusahaan yang di audit.

  12. Nama: Sonia Margaretha
    NIM : 2011-12-122
    Seksi 1

    Dalam pengkomunikasian atas hasil dari laporan audit untuk pihak manajemen, maka auditor tersebut harus mampu memaparkan isi dari laporan audit dengan bahasa yang dapat dipahami oleh pihak manajemen.. Karena laporan audit yang disampaikan oleh pihak auditor sangatlah penting untuk membantu pihak manajemen dalam menentukan tindakan yang akan diambil untuk masa depan dari perusahaannya tersebut..

    Terima kasih..

  13. Nama : Dzikriyati Dwi Rifai Amini
    NIM : 2011-12-084
    Seksi : 01

    Hasil dari audit yang dilakukan auditor akan dilaporkan pada pihak manajemen untuk disepakati yang kemudian disusun dalam laporan audit. Lalu, pihak manajemen akan menggunakan laporan audit sebagai dasar informasi yang akurat dan dapat dipercaya sehingga manjemen dapat membuat keputusan bagi perusahaan untuk masa yang akan datang.

  14. Nama : Ria Angraini
    NIM : 2011-12-006
    Seksi : 01

    Setelah auditor selaesai mengaudit, maka auditor akan memberikan hasil temuannya kepada manajemen baik bersifat positif maupun negatif. Auditor tidak boleh kerjasama dengan pihak manajemen agar pada saat melaporkan hasil temuan sesuai dengan data yang apa adanya. Apabila Auditor menemukan temuan yang negatif, maka auditor dan manajemen harus bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

  15. Nama : Ermawati Syahrudi
    NIM : 2011-12-058
    Seksi : 01

    Dari pembahasan blog diatas, menurut saya, pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait ini membutuhkan auditor yang mempunyai skill/kemampuan/keahlian dalam berkomunikasi mengenai hasil audit supaya komunikasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pihak manajemen terkait. Dan dalam mempresentasikan laporan akhir dari audit seharusnya menggambarkan kondisi perusahaan saat ini agar memungkinkan pihak manajemen untuk mengambil langkah yang diperlukan dan sebagai dasar informasi yang akurat, dapat dipercaya dan berguna sehingga dapat digunakan untuk merancang keputusan.

  16. Setelah melalui tahap pengujian dan evaluasi terhadap informasi, auditor bertanggung jawab untuk menyampaikan hasil – hasil pemeriksaannya kepada manajemen atau pihak lain yang memberikan penugasan melalui suatu laporan hasil audit.
    Tahap penyampaian hasil audit :
    – laporan hasil audit setelah audit selesai, harus disusun secara tertulis dan ditandatangani.
    – auditor harus mendiskusikan temuan – temuan audit, kesimpulan dan rekomendasi – rekomendasi yang diusulkan dengan manajemen pada tingkat tertentu sebelum mengeluarkan laporan resmi hasil audit.
    – laporan harus objektif, singkat, jelas, membangun dan tepat waktu.
    – laporan harus menyajikan tujuan, lingkup, dan hasil audit, dan bila mungkin laporan harus berisi pernyataan pendapat auditor.
    – laporan dapat berisi rekomendasi – rekomendasi atas perbaikan – perbaikan yang masih bisa dilakukan, pernyataan kepuasan atas prestasi yang dicapai dan tindakan perbaikan.
    – pandangan/ pendapat unit kerja yang diperiksa mengenai kesimpulan atau rekomendasi – rekomendasi yang diberikan dapat juga dimasukan dalam laporan.
    – manajer departemen audit atau yang ditugaskan untuk itu, terlebih dahulu harus.menelaah kembali dan menyetujui laporan audit tersebut sebelum dikeluarkan, harus menentukan kepada siapa saja laporan tersebut akan diedarkan.

  17. memiliki tiga fungsi bagi klien atau manajemen, yaitu mengkomunikasikan, menjelaskan, dan mempengaruhi. Kemudian laporan audit memiliki tiga tujuan utama. Jika auditor tidak dapat mencapai tujuan ini, laporan mereka hanya akan membuang-buang waktu saja. Di dalam laporannya, auditor hendaknya berusaha untuk :
    a. Menginformasikan, yaitu menceritakan hal-hal yang mereka temui.
    b. Mempengaruhi, yaitu meyakinkan manajemen mengenai nilai dan validasi dari temuan audit.
    c. Memberikan hasil, yaitu mengerakkan menajemen kearah perubahan dan perbaikan.

  18. Lita Aprilia
    2011-12-238
    Seksi 01

    Pengkomunikasian adalah langkah selanjutnya dan audit SI/TI dilaksanakan dan pengaudit bertanggung jawab terhadap pengkomunikasian tersebut yang menghasilkan kesepakatan dari hasil audit yang kemudian disusun dalam laporan akhir audit yang akan mempresentasikan gambaran saat ini dari situasi kemudian dijadikan acuan untuk pengambilan langkah yang diperlukan.

  19. pengkomunikasian hasil audit merupakan hal yang penting karena dari temuan temuan yang di hasil kan dari proses audit harus dibicarakan dengan pihak manajemen untuk bisa mencari solusi bersama terhadap hasil temuan audit tersebut sehingga dapat menghasilkan laporan audit yang baik.

  20. SITI FATIMAH
    201112115
    SEKSI 01

    Pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen sangatlah penting. hal ini dikarenakan pihak manajemen dapat mengetahui bagian-bagian apa yang terdapat kekurangan dan kelemahannya sehingga dapat diidentifikasi penyebabnya dan dapat ditemukan solusi yang tepat terhadap masalah tersebut. diharapkan dikemudian hari pihak manajemen dapat meminimalisir kesalahan dan kelemahan tersebut agar masalah ini tidak terulang kembali

  21. Sendy Eka Rini
    2011-12-123
    seksi 01

    Pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait wajib dilakukan. Tujuannya agar mencapai kesepakatan bersama dalam hasil audit yang akan disusun dalam laporan audit. Ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh pihak manajemen dalam proses pengkomunikasian hasil audit yaitu keahlian pengambilan keputusan, kebijaksanaan dan pengetahuan akan proses audit. Agar infromasi yang dikomunikasikan oleh pihak manajemen dapat diterima dengan baik oleh si penerima informasi dan informasi tersebut dapat digunakan oleh manajemen sebagai alat untuk pengambilan keputusan secara akurat.

  22. Nama : Kokom Kurmalasari
    NIM : 201112152
    Seksi : 01

    pentingnya pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait, karena pengkomunikasian ini berguna untuk pengevaluasian pihak manajemen dalam hal-hal yang sedang diaudit agar pihak manajemen dapat mengambil keputusan yang lebih lanjut mengenai hasil-hasil temuan para auditor tersebut.

  23. Eka Puspita Esterina
    2011-12-099
    Seksi 01

    Menurut pendapat saya, pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait sangatlah penting, diamana setelah Audit SI/TI dilaksanakan, auditor bertanggung jawab terhadap pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen terkait. Pengkomunikasian tersebut menghasilkan kesepakatan akan hasil audit yang kemudian akan disusun dalam laporan audit. Kemudian, pihak manajemen akan menggunakan laporan audit sebagai dasar informasi yang akurat, dapat dipercaya dan berguna sehingga dapat digunakan untuk merancang keputusan.

  24. Bayu Timur
    2011-12-079
    Seksi 01
    Di akhir kegiatan audit tim auditor harus menyampaikan laporan seluruh kegiatan audit yang telah dilakukan kepada pihak manajemen dalam bentuk Laporan Audit. Laporan tersebut merupakan salah satu media tim auditor untuk mengkomunikasikan atas apa yang suadah mereka kerjakan kepada pihak manajemen, dimana isi dalam laporan tersebut haruslah lengkap dan terperinci atas kegiatan auditnya namun tetap mudah untuk dimengerti dan dipahami oleh pihak manajemen.

  25. Priska Yudith Felicia
    2011-12-210

    Auditor bertanggung jawab terhadap pengkomunikasian hasil audit kepada pihak manajemen yang terkait. Dalam hal ini, maka informasi yang di hasilkan juga akan berdampak pada perusahaan untuk bisa melihat perkembangan serta perusahaan mampu menilai bahkan mengantisipasi resiko yang akan dihadapi.

  26. Dalam melakukan komunikasi atas hasil audit kepada pihak manajemen terkait harus sesuai dengan kenyataan atau temuan audit yang ada. sehingga perusahaan mengetahui bagaimana kinerja perusahaan yang sesungguhnya, dan dapat mengambil suatu tindakan yang baik dan tepat berdasarkan rekomendasi yang diberikan oleh pihak auditor, dalam memperbaiki kinerja perusahaan tersebut, apabila ditemukan hasil temuan pada laporan audit yang kurang baik.

  27. Nama : Martha Deborah Silaen
    NIM : 2011-12-005
    Seksi : 01

    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait terjadi dalam beberapa tahap, yaitu :
    a. Komunikasi pada awal pelaksanaan audit. Komunikasi pada tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh kesediaan pihak manajemen terkait untuk bekerja sama selama pelaksanaan audit. Auditor harus mampu memberikan kesan positif.
    b. Komunikasi selama pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan agar auditor dapat memperoleh bukti udit yang cukup, kompeten dan relevan sebagai dasar untuk menyusun kesimpulan dan rekomendasi.
    c. Komunikasi pada akhir pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan persetujuan final dari pihak manajemen terkait atas seluruh temuan dan rekomendasi audit yang diperoleh yang nantinya akan dimuat dalam laporan hasil.
    d. Komunikasi tindak lanjut hasil audit. Komunikasi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa auditor telah melakukan tindak lanjut rekomendasi audit secara tepat waktu. Komunikasi tindak lanjut hasil audit dilakukan sejak diterbitkannya laporan hasil audit.

    Auditor harus mengkomunikasikan informasi yang ada dalam laporan agar lebih efektif. Menyediakan ringkasan yang berguna bagi pembaca, menjelaskan hal – hal yang berkaitan dengan pelaksanaan audit.

  28. Nama : Rizky Ratna Kartika Sari
    Nim : 2011-12-077
    Auditor bertanggung jawab atas hasil temuannya kepada pihak manajemen menyangkut real yang terjadi atas aktivitas operasional perusahaan sebagai dasar informasi yang nantinya digunakan sebagai pengambilan keputusan,.Auditor memberikan laporan audit yang menggambarkan situasi perusahaan dan rekomendasi perbaikan yang diperlukan manjemen sebagai bahan pertimbangan prospek perusahaan selanjutnya.

  29. Nama : Nur Hanifah
    nim : 2011-12-070

    Pengkomunikasian sangatlah penting untuk menghasilkan kesepakatan akan hasil audit yang kemudian akan disusun dalam laporan audit. Yang bertujuan untuk menginformasikan kondisi sebenarnya yang terdapat didalam perusahaan dan kemungkinan-kemungkinan adanya resiko yang akan terjadi dikemudian hari, serta dapat memberikan alternatif solusi terhadap pemecahan masalah. Oleh karena itu pengkomunikasian tersebut membutuhkan keahlian dan pemilihan informasi yang sesuai untuk pihak manajemen tertentu. Peran tersebut membutuhkan keahlian pengambilan keputusan, kebijaksanaan dan pengetahuan akan proses audit.

  30. Nur Dwi Rahmawati
    2011-12-096
    Seksi 01

    Pengkomunikasian hasil temuan audit kepada pihak manajemen menurut saya itu sangat penting karena temuan-temuan tersebut dapat membantu kelangsungan hidup perusahaan. Hasil audit dapat membantu manajemen untuk membuat keputusan dengan efektif dan efisien, serta memperbaiki kinerjanya. Dalam hal pengkomunikasian hasil temuan audit yang disampaikan kepada manajemen, seorang auditor tidak boleh memiliki hubungan istimewa dengan manajemen atau kesepakatan untuk mementingkan pihak-pihak tertentu agar laporan yang dibuat lebih akurat dan dapat dipercaya.

  31. TRI UTAMI YUSMAN
    2011-12-174
    SEKSI 01

    yang saya tangkap dari artikel tersebut
    Setelah membuat audit SI/TI lalu diadakan pengkomunikasian audit yang dilakukan auditor kepada manajemen. pengkomunikasian tersebut terdapat kesepakatan yang dibuat auditor dan manajemen yang disusun dalam laporan audit. Laporan audit berisi tentangi situasi kemudian memungkinkan pihak manajemen untuk mengambil langkah yang diperlukan.

    yang saya tambahkan bahwa ada beberapa tahap
    Komunikasi antara auditor dan pihak manajemen terkait terjadi dalam beberapa tahap, yaitu :
    a. Komunikasi pada awal pelaksanaan audit. Komunikasi pada tahap ini dimaksudkan untuk memperoleh kesediaan pihak manajemen terkait untuk bekerja sama selama pelaksanaan audit. Auditor harus mampu memberikan kesan positif.
    b. Komunikasi selama pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan agar auditor dapat memperoleh bukti udit yang cukup, kompeten dan relevan sebagai dasar untuk menyusun kesimpulan dan rekomendasi.
    c. Komunikasi pada akhir pelaksanaan audit. Komunikasi ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan persetujuan final dari pihak manajemen terkait atas seluruh temuan dan rekomendasi audit yang diperoleh yang nantinya akan dimuat dalam laporan hasil
    d. Komunikasi tindak lanjut hasil audit. Komunikasi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa auditor telah melakukan tindak lanjut rekomendasi audit secara tepat waktu. Komunikasi tindak lanjut hasil audit dilakukan sejak diterbitkannya laporan hasil audit.
    .

  32. Untuk menyampaikan hasil audit dapat menggunakan pendekatan yang lembut dengan menjelaskan masalah secara tidak langsung. Untuk menyampaikan hasil audit tidak terlalu sensitif dapat di sajikan secara langsung,singkat,dan padat.karena mempermudah manajemen puncak menangkap keypoint yang disampaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>