Merencanakan Audit.

dtbase-designer-url
Audit Plan
Tujuan dari perencanaan audit adalah untuk menetapkan mengapa, bagaimana, kapan, dan oleh siapa audit akan dilaksanakan. Langkah pertama dalam perencanaan audit adalah menetapkan lingkup dan tujuan audit. Contohnya, lingkup audit sebuah perusahaan terbuka meluas hingga ke para pemegang saham perusahaan dengan tujuan mengevaluasi kejujuran penyajian laporan keuangan. Sebaliknya, audit internal mungkin memeriksa seluruh divisi, departemen tertentu, atau sebuah aplikasi komputer. Audit internal dapat berfokus. pada pengendalian internal, informasi keuangan, kinerja operasional, atau beberapa kombinasi dari ketiga audit tersebut.

audit-team-urlSebuah tim audit yang memiliki pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan akan dibentuk. Para anggota tim menjadi lebih dalam mengenali pihak yang diaudit (auditee) melalui diskusi dengan personil tingkat supervisor dan operasional, melakukan tinjauan atas dokumentasi sistem, dan melakukan tinjauan atas penemuan-penemuan dalam audit terdahulu.

Untuk mematangkan tahap perencanaan, sebuah program audit awal dipersiapkan untuk menunjukkan sifat, keluasan, dan waktu prosedur-prosedur yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit dan untuk meminimalkan risiko-risiko audit. Suatu anggaran waktu dipersiapkan, dan para anggota staf akan ditugaskan untuk melaksanakan langkah-langkah audit tertentu.

2 thoughts on “Merencanakan Audit.

  1. Nama: Via Afriani
    Nim: 201212048
    Seksi : 01
    Pak saya mau bertanya, apakah ada perbedaan dalam membuat perencanaan audit antara EDP audit dengan audit konvensional?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>