Standar-standar Audit Internal.

ISA2ColorPosBerdasarkan Institute of Internal Auditor (IIA), tujuan dari audit internal adalah untuk mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian internal perusahaan, serta menetapkan keluasan dari pelaksanaan tanggung jawab yang benar-benar dilakukan. Kelima standar lingkup audit IIA memberikan garis besar atas tanggung jawab auditor internal:IAASB-images

  1. Melakukan tinjauan atas keandalan dan integritas informasi operasional dan keuangan, serta bagaimana hal tersebut diidentifikasi, diukur, diklasifikasi dan dilaporkan.
  2. Menetapkan apakah sistem. telah didesain untuk sesuai dengan kebijakan operasional dan pelaporan, perencanaan, prosedur, hukum, dan peraturan yang berlaku.
  3. Melakukan tinjauan mengenai bagaimana aset dijaga, dan memverifikasi keberadaan aset tersebut.
  4. Mempelajari sumber daya perusahaan untuk menetapkan seberapa efektif dan efisien mereka digunakan.
  5. Melakukan tinjauan atas operasional dan program perusahaan, untuk menetapkan apakah mereka telah dilaksanakan sesuai rencana dan apakah mereka dapat memenuhi tujuan-tujuan mereka. .

( Committee on Basic Auditing Concepts. A Statement of Basic Auditing Concepts (Sarasota. FL.: American Accounting Association. 1973). 2.)

Berbagai organisasi sekarang ini, menggunakan SIA terkomputerisasi untuk memproses, menyimpan, clan mengendalikan informasi perusahaan. Untuk mencapai kelima tujuan yang telah disebutkan di atas, seorang auditor internal memiliki kualifikasi untuk memeriksa seluruh elemen SIA yang terkomputerisasi dan menggunakan komputer sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan audit tersebut. Dengan kata lain, keahlian komputer merupakan hal yang penting untuk melaksanakan audit internal.

7 thoughts on “Standar-standar Audit Internal.

    • Form yang baku itu berasal dari ISACA dan hanya boleh digunakan oleh mereka yg berpredikat CISA, untuk memperoleh sertifikasi tsb harus menempuh ujian(silahkan googling segala sesuatu tentang CISA agar anda dapat memakluminya).

  1. Reizy Andiana
    201212047

    Pak apakah dalam profesi audit internal perusahaan masih ada yang tidak melaksanakan standar-standarnya dalam profesinya tersebut?

  2. Nia apriyani
    201212120

    Standar dan Pedoman Praktik Audit Internal

    1. SPAI terdiri atas Standar Atribut, Standar Kinerja dan Standar Implementasi. Standar Atribut berkenaan dengan karakteristik organisasi, individu, dan pihak-pihak yang melakukan kegiatan audit internal. Standar Kinerja menjelaskan sifat dari kegiatan audit internal dan merupakan ukuran kualitas pekerjaan audit. Standar Kinerja memberikan praktik-praktik terbaik pelaksanaan audit mulai dari perencanaan sampai dengan pemantauan tindak lanjut.Standar Atribut dan Standar Kinerja berlaku untuk semua jenis penugasan audit internal.
    2. Standar Implementasi hanya berlaku untuk satu penugasan . Standar Implementasi yang akan diterbitkan dimasa mendatang adalah standar implementasi untuk kegiatan assurance (A), standar implementasi untuk kegiatan consulting (C), standar implementasi kegiatan investigasi (I) dan standar implementasi Control Self Assessment (CSA).
    3. Standar-standar tersebut pada butir 1 merupakan bagian dari pedoman praktik audit internal . Keseluruhan pedoman praktik audit internal terdiri atas:
     Definisi Audit Internal
     Kode Etik Profesi Audit Internal
     Standar Profesi Audit Internal dan
     Interpretasi dari Standar Profesi Audit Internal
    4. Pada masa yang akan datang, penerbitan standar-standar implementasi dan pedoman lainnya akan didahului dengan penyebarluasan rancangan standar (exposure draft-ED). Standar dan pedoman akan disahkan setelah paling sedikit dua bulan diedarkan dalam bentuk ED dan mendapat respon yang memadai. ED akan dimuat dalam media komunikasi, jurnal, dan web-site yang dimiliki oleh masing-masing organisasi profesi anggota konsorsium, serta dalam publikasi lain yang relevan
    201212120

  3. Setuju pak. Audit internal merupakan suatu penilaian atas aktivitas perusahaan apakah perusahaan telah menerapkan standar dan prosedur yang ada yang dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan operasi organisasi. Ini membantu organisasi mencapai tujuannya dengan membawa pendekatan yang sistematis dan disiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian, dan tata kelola. Audit internal juga untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan efisiensi dengan memberikan wawasan dan rekomendasi berdasarkan analisis dan penilaian data dan proses bisnis. Dengan komitmen untuk integritas dan akuntabilitas, audit internal yang memberikan nilai kepada mengatur badan dan manajemen senior sebagai sumber tujuan saran independen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>