5 thoughts on “Tujuan 2.1 – Audit Sistem Informasi: Pengembangan dan Perolehan Program.

  1. Armando Ondihon
    2013-83-124
    seksi 02

    Pada umumnya kegiatan pengembangan sistem informasi dilakukan dengan pola proyek, dimana pengembangan sistem informasi perusahaan secara keseluruhan dibagi-bagi ke dalam beberapa komponen dan tahapan dimana setiap komponen dan tahapan tersebut diberlakukan sebagai proyek yang tersendiri namun tetap saling terkait dan berhubungan.

    Manajemen proyek TI bertujuan untuk memastikan bahwa prioritas pengembangan sejalan dengan bisnis serta kegiatan pengembangan dapat dilaksanakan tepat waktu dan sesuai dengan anggaran yang ada. Hal ini dapat dicapai dengan menyeleraskan penetapan prioritas proyek TI dengan prioritas operasional perusahaan serta dan mengadopsi berbagai teknik pengelolaan proyek yang baik.

    Pemahaman – Auditor harus memahami kebijakan dan prosedur manajemen proyek TI, mempelajari rencana dan realisasi proyek-proyek pengembangan TI yang ada serta mempelajari prioritas proyek pengembangan TI dan prioritas operasional perusahaan. Hal ini tentunya difokuskan kepada proyek-proyek pengembangan TI yang berhubungan dengan sistem pelaporan keuangan perusahaan yang diaudit.

  2. Mochamad Sidik 201212078 sesi 1

    diantara kedua kesalahan yang sering terjadi adalah kesalahan pemprograman yang tidak disengaja karena banyak dari perusahaan-perusahaan yang berkerja pada bagian sistem program belum tentu memahami fungsi betul cara kerja program yang sesungguhnya karena kebanyakan programer perusahaan hanya dapat menginstal atau mengoprasikan sistem tanpa mengetahui apakah program tersebut akan berjalan atau tidak dan sesuai apa tidak. Dampak dari kesalahan ini kecil karena hanya kesalahan yang tidak disengaja dan dapat diperbaiki atau dibatasi cara kerja sistem program tersebut dengan memberikan kode jika ingin melanjutkan sistem tersebut terus beroperasi. Hal yang kesalahan yang bahaya dan akan banyak kerugian yang akan diterima oleh perusahaan adalah jika kode program yang tidak sah dapat masuk kedalam suatu sistem yang sudah diberikan keamanan. Jika hal itu terjadi berarti keamanan dalam sistem program dapat dikatakan lemah dan dapat mentoleransi suatu kesalahan seperti kode. Maka seorang auditor harus mampu membuat suatu sistem program dengan akses dan kode yang rumit serta hanya diketahui oleh orang berkepentingan saja atau dibatasi untuk memperkecil resiko pengaksesan program atas kode yang tidak sah. Tujuannya agar bila terjadi pembobolan atau pengaksesan sistem dapat dikontrol dan mudah untuk menanyakan kepada siapa saja yang harus ditanyakan bila terjadi suatu pencurian atau kerusakan kode program yang tidak sah

  3. Salah satu tujuan audit sistem informasi adalah menjaga integritas data. Integritas data merupakan konsep dasar audit sistem informasi. Integritas data berarti data memiliki atribut: kelengkapan, baik dan dipercaya, kemurnian, dan ketelitian. Tanpa menjaga integritas data, organisasi tidak dapat memperlihatkan potret dirinya dengan benar atau kejadian yang ada tidak terungkap seperti apa adanya. Akibatnya, keputusan maupun langkah-langkah penting di organisasi salah sasaran karena tidak didukung dengan data yang benar. Meskipun demikian, perlu juga disadari bahwa menjaga integritas data tidak terlepas dari pengorbanan biaya. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga integritas data, dengan konsekuensi akan ada biaya prosedur pengendalian yang dikeluarkan harus sepadan dengan manfaat yang diharapkan.

  4. Nama : Ririn Mutaakhirin
    NIM :2012-12-026
    Seksi 02

    Pemrosesan komputer menjadi pusat perhatian utama dalam sebuah sistem informasi berbasis komputer. Banyak organisasi telah menggunakan komputer sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Mulai dari pekerjaan yang sederhana, seperti perhitungan bunga berbunga sampai penggunaan komputer sebagai bantuan dalam navigasi pesawat terbang atau peluru kendali. Dan banyak pula di antara organisasi tersebut sudah saling terhubung dan terintegrasi. Akan sangat mengkhawatirkan bila terjadi kesalahan dalam pemrosesan di dalam komputer. Kerugian mulai dari tidak dipercayainya perhitungan matematis sampai kepada ketergantungan kehidupan manusia.

  5. nama : Anik Wahyuni
    NIM : 2012-12-036
    seksi : 02

    Audit pengembangan program sangat penting dalam rangka melaksanakan evaluasi atas sistem informasi bagi para pihak yang mempunyai kepentingan. Tujuannya agar sistem yang dijalankan sesuai dengan prosedur dan standar yang berlaku agar dapat dijadikan dasar atas audit sistem informasi bagi yang melaksanakannya. Untuk mencapai hal tersebut harus adanya analisis sistem dan penyusunan audit pengembangan program. Dari analisis tersebut maka bisa didapatkan hasil apakah sistem sudah dapat diterima sesuai standar yang berlaku.
    Proses audit pengembangan program menjadi bagian penting dalam pengkajian terhadap nilai suatu perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>