8 thoughts on “Tujuan 3.1 – Audit Sistem Informasi: Audit Modifikasi Program.

  1. Liya Apriliya
    NIM 201112109
    Seksi 1

    Modifikasi program harus dengan otorisasi dari pihak manajemen. Dalam prosedur audit diperlukan mengidentifikasi kode program yang tidak sah yaitu dengan membandingkan nomor versi program dengan dokumentasi otorisasi yang disahkan oleh manajemen. Misal dilakukan modifikasi program sebanyak 5 kali tetapi versi program 10, maka kemungkinan terjadinya modifikasi yang sah tetapi tidak didokumentasikan atau terjadi modifikasi program yang tidak sah. Maka untuk menghindari modifikasi yang tidak sah perlu akses modifikasi dengan password dan mengunakannya dengan otoriasasi pihak manajemen.

  2. Armando Ondihon
    NIM 201383124
    Seksi 02

    Modifikasi program itu verifikasi persetujuan manajemen,serta harus ada prosedur uji coba program. Dalam prosedur audit diperlukan mengidentifikasi kode program yang tidak sah yaitu dengan membandingkan nomor versi program dengan dokumentasi otorisasi yang disahkan oleh manajemen. Misal dilakukan modifikasi program sebanyak 5 kali tetapi versi program 10, maka kemungkinan terjadinya modifikasi yang sah tetapi tidak didokumentasikan atau terjadi modifikasi program yang tidak sah. Maka untuk menghindari modifikasi yang tidak sah perlu akses modifikasi dengan password dan mengunakannya dengan otoriasasi pihak manajemen.

  3. prosedur audit dengan pihak manajemen yaitu dengan membandingkan prosedur pengendalian yaitu contohnya berbagai komponen program yang akan dimodifikasi,dengan prosedur audit tinjauan kebijakan standar dan prosedur atau sistem prosedur audit tinjauan atas sistem yaitu verifikasi pemakai dan tujuan ,atau prosedur audit uji pengendalian yaitu verfikasi pemakai dan pengendalian pengembang yaitu uji audit

  4. Nama : Anik Wahyuni
    NIM : 2012-12-036
    Seksi : 02

    Dalam sebuah modifikasi program ketika sebuah program diserahkan untuk persetujuan, sebuah daftar hal-hal yang akan diperbaharui harus disusun dan kemudian disetujui oleh pihak manajemen dan pemakai program. semua perubahan program harus diuji secara keseluruhan dan didokumentasikan. Selama proses perubahan, versi pengembangan program harus tetap dipisahkan dari versi produksi program. setelah progran yang dirubah telah mendapatkan persetujuan akhir, perubahan tersebut diimplementasikan dengan cara mengganti versi produksi dengan versi pengembangan. terdapat dua teknik tambahan untuk mendeteksi perubahan yang tidak sah, yaitu : teknik pemrosesan ulang dan teknik simulasi paralel.

  5. Nama : Deira Putmarinda
    NIM : 2012-12-147
    seksi : 01

    Auditor merupakan salah satu profesi yang cukup memiliki benefit sangat baik. Tak hanya dilihat dari segi materi melainkan juga dari hal-hal lainnya misal pengalaman. Auditor dituntut untuk melakukan tugasnya dengan rasa tanggung jawab yang besar karena apa yang dilakukannya sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya para client, investor, pemerintah dll. Salah satu tugas auditor ialah memeriksa modifikasi program, dimana yang harus dilakukan ialah membuat rencana dan melakukan identifikasi. Modifikasi program harus disusun dengan baik dan disetujui oleh menejemen. Setelah itu program harus melalui tahap pengujian secara keseluruhan apakah layak atau tidak dan kemudian harus didokumentasikan dengan benar. Setelah itu program yang sudah dimodifikasi sudah bisa diimpelemntasikan oleh pihak atau ahlinya.

  6. Dapat disimpulkan bahwa modifikasi program terjadi bisa dari berbagi hal yang tidak terduga seperti tidak adanya persetujuan atas penggunaan program dan hal ini dapat merubah program maka dari itu Hal ini dapat diminimalisir dengan menentukan prosedur pengendalian yang dapat mencegah atau mendeteksi penyalah gunakan program dan menentukan apakah prosedur yang telah ditetapkan dapat dijalankan dengan baik dan memuaskan, mengevaluasi setiap kelemahan yang bisa membuat adanya modifikasi program agar tidak terjadinya hal seperti modifikasi program.

  7. Ririn Mutaakhirin
    2012-12-026
    Seksi 02

    Salah satu alasan untuk melakukan perubahan adalah karena tidaklah mungkin untuk mengatasi seluruh kontinjensi selama tahap perancangan. Bugs adalah kesalahan pemrograman komputer yang tidak dapat dideteksi sampai sistem benar-benar memulai operasi. Seluruh modifikasi sistem harus didokumentasikan secara seksama. Dokumentasi harus mencakup alasan-alasan perubahan, perubahan-perubahan sebenarnya yang dilakukan, dan orang yang mengesahkan perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>