Tujuan 4.2 – Audit Sistem Informasi: Audit Pengendalian Pemrosesan Komputer

Tabel DD-(10)4Tabel DD-4 memberikan kerangka untuk melakukan audit pengendalian pemrosesan komputer. Fokus tujuan keempat adalah pemrosesan transaksi, file, dan catatan komputer untuk memperbarui file serta database, dan yang digunakan untuk menghasilkan laporan.

Dalam pemrosesan komputer, sistem dapat saja gagal mendeteksi input yang salah, memperbaiki kesalahan input secara tidak tepat, memroses input yang salah, atau menyebarkan atau mengungkap output secara tidak benar. Tabel DD-4 memperlihatkan prosedur pengendalian untuk mendeteksi dan mencegah kesalahan-kesalahan ini, meninjau sistem dan uji prosedur pengendalian yang dapat diterapkan auditor. Tujuan dari prosedur audit ini adalah untuk mendapatkan pemahaman atas pengendalian, mengevaluasi kecukupannya, dan mengamati jalannya sebagai bukti bahwa pengendalian memang digunakan.

comp-proc-controls-urlPara auditor harus secara periodik mengevaluasi kembali pengendalian pemrosesan untuk memastikan kelangsungan keandalannya. Apabila pengendalian pemrosesan tidak memuaskan, pengendalian pemakai dan data sumber mungkin cukup kuat untuk mengimbangi kelemahan tersebut. Apabila tidak, maka terdapat kelemahan yang material sehingga tindakan harus diambil untuk menghilangkan kelemahan pengendalian tersebut.

Beberapa teknik khusus memungkinkan auditor untuk menggunakan komputer dalam menguji pengendalian pemrosesan. Teknik-teknik tersebut mencakup pemrosesan data uji, menggunakan teknik audit bersamaan, dan menganalisis logika program. Setiap teknik tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, yang berarti bahwa mereka mungkin lebih tepat di suatu situasi tetapi kurang tepat di situasi lainnya. Tidak ada satupun teknik yang cocok untuk semua keadaan. Para auditor seharusnya tidak mengungkapkan teknik apa yang mereka gunakan, karena hal ini dapat mengurangi efektivitas pengujian audit.

3 thoughts on “Tujuan 4.2 – Audit Sistem Informasi: Audit Pengendalian Pemrosesan Komputer

  1. Nama : Armando Ondihon
    Nim : 201383124
    Sesi 02
    sistem dapat saja gagal mendeteksi input yang salah, memperbaiki kesalahan input secara tidak tepat, memroses input yang salah, atau menyebarkan atau mengungkap output secara tidak benar.ujuan dari prosedur audit ini adalah untuk mendapatkan pemahaman atas pengendalian, mengevaluasi kecukupannya, dan mengamati jalannya sebagai bukti bahwa pengendalian memang digunakan.eknik-teknik tersebut mencakup pemrosesan data uji, menggunakan teknik audit bersamaan, dan menganalisis logika program. Setiap teknik tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, yang berarti bahwa mereka mungkin lebih tepat di suatu situasi tetapi kurang tepat di situasi lainnya.

  2. Nama : Angela Agustini Wibowo
    NIM : 2012 – 12 – 098
    Seksi : 01

    Dalam pemrosesan komputer yang kerap kali terjadinya kegagalan maka dibutuhkannya sebuah prosedur pengendalian untuk mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan.
    Selain itu, dapat memberikan pemahaman pengendalian atas kemungkinan terjadinya kesalahan dan mengamati bagaimana bentuk pengendalian diberlakukan terhadap kesalahan-kesalahan yang terjadi.

  3. RIZKI FITRIANA
    2012 12 167
    SEKSI 01

    Dalam menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan komputer, pasti akan ada resiko kesalahan baik oleh kegagalan dari komputer itu sendiri (misalnya, error pada komputer) maupun karna kesalahan dan/ kelalaian dari pengguna. Maka dari itu dengan adanya prosedur-prosedur di atas, bertujuan untuk mencegah atau meminimalisir resiko kesalahan dalam penggunaan komputer. Namun prosedur-prosedur tersebut harus diterapkan dengan seksama agar pencegahan resiko tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>