Agresi sebagai cara menolak perubahan SI.

Agresi adalah perilaku yang biasanya dimaksudkan untuk menghancurkan, membuat cacat, atau memperlemah efektivitas sistem. Hal tersebut dapat berupa kenaikan tingkat kesalahan, gangguan, atau sabotase yang disengaja.

Sebuah organisasi memperkenalkan Sistem Informasi on-line, hanya untuk menemukan bahwa segera setelah diimplementasikan, alat input data tidak dapat dioperasikan; terdapat beberapa tetesan madu yang dituang ke dalamnya, sedangkan yang lainnya secara misterius tertabrak forklift, sementara sisanya terdapat klip kertas di dalamnya.

Para pegawai juga telah memasukkan data yang salah ke dalam sistem tersebut. Bentuk agresi yang lebih tidak tampak juga dapat mengurangi penggunaan yang dimaksudkan dari sistem tersebut.

Di dalam organisasi lainnya; para pegawai yang tidak puas menggunakan sistem baru tersebut untuk mengumpulkan kepala tukang yang kurang disukai. Sebagai ganti mencetak waktu masuk dan keluar ketika mereka berpindah dari satu bengkel ke bengkel lainnya, mereka mencetak kartu waktu di departemen kepala tukang tersebut seharian dan melanjutkan pekerjaan di bidang-bidang lain yang berbeda. Hal ini secara negatif akan mempengaruhi evaluasi kinerja kepala tukang tersebut, karena dia dibebankan atas jam yang tidak termasuk dalam operasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>