Pendekatan altematif untuk memenuhi persyaratan sistem baru yang akan dikembangkan

Penganggaran Modal.

Selama desain sistem, beberapa pendekatan altematif untuk memenuhi persyaratan sistem baru yang akan dikembangkan, Berbagai ukuran kelayakan kemudian digunakan untuk mempersempit berbagai altematif tersebut. Teknik penganggaran modal digunakan untuk mengevaluasi manfaat ekonomis dari setiap altematif. Tiga teknik penganggaran modal yang umum digunakan adalah sebagai berikut:

picture_payback_period-aPeriode pengembalian. Angka ini menyajikan jumlah tahun yang dibutuhkan agar penghematan bersih seimbang dengan biaya awal dari investasi tersebut. Proyek dengan periode pengembalian tercepat biasanya merupakan proyek yang akan dipilih.

npvNilai sekarang bersih (net present value-NPV). Apabila menggunakan metode NPV, semua arus kas di masa mendatang didiskontokan kembali hingga ke saat ini, dengan menggunakan tarif diskonto yang mencerminkan nilai waktu uang. Biaya pengeluaran awal dikurangi. dari arus kas yang didiskontokan untuk mendapatkan angka NPV. NPV yang positif menunjukkan bahwa altematif tersebut secara ekonomi layak. Ketika membandingkan beberapa proyek, proyek yang memiliki angka NPV terbesarlah yang biasanya diterima.

IRRInternal rate of return (IRR). IRR adalah tarif suku bunga efektif yang menghasilkan NPV nol. IRR sebuah proyek akan dibandingkan dengan tingkat minimum yang dapat diterima untuk menetapkan diterima atau ditolaknya proyek tersebut. Ketika membandingkan beberapa proyek, proposal dengan nilai IRR tertinggi yang biasanya akan dipilih.

Contoh Periode pengembalian, NPV, dan IRR digambarkan dalam Tabel dibawah ini.

Table-16-8-a