Selamat datang Yaa Ramadhan

Tatkala kutengadahkan wajah ini
Biru Lazuardi ditingkah kerlip berkesinambungan
Terasa kecil dan semakin kerdil aku dihadapanmu

Tatkala kupalingkan wajah ini kebelakang
Terlihat dengan tegas dan keras untaian dosa yang lalu
Bergegas kututup wajah ini, malu aku jadinya…….

Kini disaat Bulan penuh rahmat datang mendekat
Terlihat untaian jalan menuju selamat
Tapi masih pantaskah aku………..?

Oleh karena itu Yaa Allah Yaa Rabbi
Ijinkanlah hambamu yang hina penuh noda dan dosa ini
Bersimpuh dan merunduk dihadapanMU
Untuk dapat melangkah dijalanMU, yaa Allah.

(Sabtu 02 November 2002 23:08)

One thought on “Selamat datang Yaa Ramadhan

  1. DIA tidak sedang mempermainkan kami. Kamilah yang harus introspeksi. Barangkali kami selama ini tak banyak bersyukur. ((Mudah-mudahan) Bukan Ramadhan Terakhir, Rima RL)”
    ― Dian Nafi, Once More Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>