Harus Dibaca…!!!!, Ketika Kurangnya Pengetahuan bicara.

Lack of Knowledge

lack-of-knowlegdePada suatu hari disebuah pemukiman, Nampak seorang laki-laki setengah baya sedang berjalan pulang kerumahnya dengan tergopoh-gopoh dan hal ini membuat heran tetangganya.

Selang beberapa saat, nampak sang lelaki keluar lagi dari rumahnya, kali ini dengan langkah yang sangat lebar, ketika berlalu didepan tetangga yang keheranan tadi, sang tetangga tidak dapat menahan rasa ingin tahunya, seraya menghentikan langkah lelaki itu dan bertanya “Apa gerangan yang terjadi..?, nampaknya anda begitu tergesa-gesa”.

Sambil menghentikan langkahnya sang lelaki menjawab, “Saya tidak mau kehilangan sebuah kesempatan baik..!”.
“Kesempatan baik apa..?”, tukas sang tetangga.

“Begini…….tadi saya melihat ada sebuah toko yang sedang menjual barang murah”, “didepan tokonya tertulis: Kemeja Rp. 10.000, Celana Panjang Rp. 12.000, dan Jaket Rp. 15.000”, “oleh karena itu saya segera pulang dan membuka tabungan ayam-ayaman saya”, “dan saat ini saya akan kesana untuk membeli beberapa buah kemeja, celana panjang dan jaket”, jawab sang lelaki. “Apakah anda tidak tertarik”, susulnya pula seraya melangkahkan kakinya.

“Tunggu sebentar..!”, tukas sang tetangga, “Dimana dan apa nama toko itu..?”, Tanya-nya pula.

“Itu dijalan raya disisi kiri Mesjid….nama tokonya saya lupa….tapi yang saya ingat nama belakang tokonya tertulis LAUNDRY”.lack-of-knowlegde-1

Darmansyah

3 thoughts on “Harus Dibaca…!!!!, Ketika Kurangnya Pengetahuan bicara.

  1. KOMUNIKASI itu penting!! Banyak hal dapat terselesaikan dengan komunikasi yang baik. Permasalahan diselesaikan secara pdkt lebih menghasilkan ‘win win solution”
    Benar pak tetapi bukannya lemah dalam bicara tetapi lemah dalam mengartikan pembicaraan orang lain so have to “two way communication” will have a solution

    • Maaf….mungkin cerita saya kurang komunikatif sehingga anda berdua salah memaknainya, saya bermaksud menceritakan “SEBUAH TINDAKAN YANG DILAKUKAN BERDASARKAN KETIDAK TAHUAN”, saya sama sekali tidak bermaksud bercerita tentang komunikatif dan lain sebagainya.
      Mengenai akhir cerita, saya menggunakan gaya “Inception. Yaitu menanamkan sebuah pemikiran kepada seseorang dengan menyasar alam bawah sadarnya. Hal yang ingin dicapai dalam inception adalah AIDA (awareness, interest, desire, action)”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>