Jenis Jenis Piutang

Account Receivables

Pada umumnya piutang diklasifikasikan menjadi Piutang dagang/usaha(Account Receivables), Piutang wesel(Notes Receivables) dan Piutang lain-lain(Others Receivables). AR-2

  • Piutang dagang/Piutang usaha(Account Receivables). Piutang dagang terjadi karena adanya transaksi penjualan secara kredit kepada pihak lain/perusahaan lain. Piutang dagang adalah tagihan kepada pelanggan yang sifatnya terbuka, dalam arti bahwa tagihan ini tidak disertai instrument kredit. Piutang dagang berasal dari penjualan barang dagangan dan jasa secara kredit dalam operasi usaha normal (Slamet sugiri, 2009 : 43)
  • Piutang wesel Piutang wesel(Notes Receivables). adalah klaim yang dibuktikan dengan instrument kredit secara formal. Instrument kredit ini mesyaratkan debitor untuk membayar dimasa yang akan datang pada tanggal yang sudah ditentukan misalnya minimal 60 hari setelah tanggal penandatanganan wesel (Slamet sugiri, 2009 : 43). Piutang wesel merupakan janji tertulis yang dibuat oleh pihak debitor (yang berutang) kepada pihak kreditor (yang memberi utang) untuk membayar sejumlah uang seperti yang tertera dalam surat janji tersebut pada waktu yang telah ditentukan dimasa yang akan datang. Jangka waktu piutang wesel pada umumnya paling sedikit 60 hari.
  • Piutang lain-lain(Others Receivables). Piutang lain-lain meliputi piutang non usaha seperti pinjaman kepada pejabat perusahaan, pinjaman kepada karyawan maupun pinjaman kepada pihak lain yang tidak berkaitan dengan usaha (Slamet sugiri, 2009 : 43). Piutang lain-lain terdiri atas macam-macam tagihan yang tidak termasuk dalam piutang dagang maupun piutang wesel.

35 thoughts on “Jenis Jenis Piutang

  1. apa yang tertera dalam pengertian artikel juga memiliki persamaan dan inti yang sama dalam beberapa pengertian jenis – jenis piutang sbb :
    Piutang Dagang (Account Receivables)
    yaitu piutang yang timbul dari penjualan kredit barang atau Jasa meliputi usaha pokok/utama perusahaan.
    Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul yang disebabkan dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis yang telah disepakati antara kedua belah pihak .
    Piutang bukan dagang atau non usaha meliputi seluruh tipe piutang lainnya serta memiliki beberapa transaksi-transaksi lainnya.

    • Sesuai artikel diatas:
      1. Piutang dagang adalah tagihan perusahaan secara kredit.

      2. Piutang lain-lain adalah tagihan perusahaan akibat dari secara tidak langsung.

      3. Piutang wesel adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu.

  2. Ya, menurut artikel yang saya baca ada 3 jenis piutang diantaranya : 1) Piutang usaha yaitu suatu jumlah pembelian kredit dari pelanggan. Piutang ini timbul akibat dari penjualan barang atau jasa, yang akan ditagih dalam waktu 1-2 bulan. 2) Wesel Tagih yaitu surat formal yang diterbitkan dalam bentuk pengukuran utang. Dan jenis piutang ini akan ditagih antara waktu 2-3 bulan yang disertai dengan bunga. 3) Piutang lain-lain yaitu mencakup selain piutang dagang. Misalnya: piutang bunga, piutang gaji, uang muka karyawan, dll.

  3. Sebagaimana yang tertera pada artikel diatas bahwa klasifikasi Piutang terdiri dari 3 jenis :
    1. Piutang dagang : yaitu tagihan perusahaan kepada pelanggan karena adanya penjualan barang atau jasa secara kredit tanpa disertai surat perjanjian formal.
    2. Piutang wesel : yaitu piutang formal karena didalamnya memerlukan perjanjian tertulis debitur kepada kreditur yang tercantum dalam surat perjanjian tersebut pada waktu tertentu.
    3. Piutang lain-lain : yaitu piutang yang tidak berkaitan dengan usaha.

  4. Sama dengan apa yang telah di jelaskan pada artikel diatas, Bahwa jenis – jenis piutang terbagi menjadi 3 antara lain :
    1) Piutang dagang adalah tagihan yang timbul dari penyerahan barang atau jasa secara kredit kepada pihak lain yang tidak di sertai dengan suatu perjanjian tertulis.
    2) Piutang wesel adalah piutang yang secara formil disertai oleh penjanjian untuk membayar secara tertulis (Notes Payable).
    3) Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul bukan karena penyerahan barang atau jasa secara kredit.

  5. jenis jenis piutang ada 3 yaitu
    1. Piutang Dagang, tagihan kepada pihak lain yang adanya penjualan secara kredit.
    2. Piutang wessel yaitu tagihan yang sudah ada perjanjian tertulis dan menentukan pembayaran di waktu tertentu.
    3. Piutang lain-lain itu meliputi non usaha yang tidak bersangkutan untuk usaha tetapi untuk pribadinya.

  6. Jenis piutang itu terbagi menjadi 3 ,yaitu piutang dagang,piutang wesel dan piutang lain lain
    Yaitu ;
    Piutang dagang;terjadi karna adanya interaksi antara si penjual dan si pembeli Sehingga terjadi jual beli suatu produk dalam bentuk tagihan yang belum dibayar.

    Piutang wesel ;terjadi dari perubahan piutang dagang menjadi piutang wesel berupa janji tertulis yang sudah ditentukan oleh peruhaan Misalkan dalam jangka waktu 1 tahun yang dituliskan dalam notes (payee) yang harus dibayar sesuai jangka waktu perjanjiaan tersebut .

    Piutang lain-lain ;yaitu piutang yang berupa dalam bentuk pinjaman-pinjaman yang tidak ada sangkut pautnya dengan piutang dagang dan wesel.

  7. Seperti yang telah tertera di atas, piutang mempunyai 3 jenis yaitu:
    1) Piutang Usaha adalah penjualan kredit jangka pendek dan umumnya bisa ditagih dalam waktu 1- 2 bulan.
    2) Piutang Wesel adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang biasanya piutang yang ditagih lebih dari 2 bulan.
    3) Piutang lain – lain adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan atau pihak lain akibat dari transaksi yang secara tidak langsung berhubungan dengan kegiatan normal usaha perusahaan, dapat ditagih dalam jangka waktu 1 tahun.

  8. menurut saya piutang dibagi menjadi 3 macam yaitu :
    1. Piutang Dagang (Trade Receivable)
    Piutang dagang adalah tagihan perusahaan dagang kepada konsumen yang berasal dari penjualan barang secara tidak kas atau kredit.

    2. Piutang Usaha (Account Receivable)
    Piutang usaha ini berasal dari penjualan kredit jangka pendek dan umumnya bisa ditagih dalam waktu satu sampai 2 bulan. Biasanya piutang usaha tidak melibatkan bunga, meskipun pembayaran bunga atau biaya jasa bisa saja dibebankan jika pembayarannya tidak dilakukan dalam periode tertentu.

    2. Wesel Tagih (Notes Receivable)
    Wesel tagih merupakan janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang. Wesel tagih bisa bersumber dari penjualan, pembayaran ataupun transaksi lainnya. Wesel tagih dapat bersifat jangka pendek ataupun jangka panjang.

  9. Putri wulandari (2014-11-033) seksi 01

    Sama seperti yang dijelaskan. Jenis – jenis piutang ada 3, yaitu :
    1. Piutang dagang, adalah tagihan perusahaan dagang kepada konsumen dari penjual barang atau jasa secara kredit.
    2. Piutang wesel, adalah perjanjian tertulis untuk pembayaran dalam bentuk uang untuk untuk waktu tertentu.
    3. Piutang lain – lain, adalah piutang yang tidak berkaitan dengan usaha dagang, piutang ini dapat di tagih dalam jangka satu tahun.

  10. sesuai dengan panjelasan dari artikel di atas, bahwa jenis piutang itu ada 3 yaitu :
    1. Piutang Dagang (Account Receivables)
    yaitu piutang yang timbul dari penjualan kredit barang atau Jasa yang merupakan usaha pokok perusahaan. Piutang dagang merupakan suatu perluasan kredit jangka pendek kepada pelanggan. Pembayaran-pembayarannya biasanya jatuh tempo dalam tiga puluh sampai sembilan puluh hari. Perjanjian kreditnya merupakan persetujuan informal antara penjual dan pembeli yang didukung oleh dokumen-dokumen perusahaan yaitu faktur dan kontrak-kontrak penyerahan.
    2. Piutang Wesel (Notes Receivables)
    Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis. Piutang wesel mempunyai kekuatan hukum yang lebih mengikat karena disertai janji tertulis berupa surat wesel atau surat promes. Surat wesel dan surat promes adalah istilah untuk perjanjian tertulis dalam jual beli barang atau jasa secara kredit. Surat wesel adalah surat perintah yang dibuat oleh kreditur yang ditujukan kepada debitur untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu sebagaimana disebutkan dalam surat wesel tersebut.
    3. Piutang bukan Dagang / Piutang Lain-lain (Others Receivables)
    Piutang bukan dagang ini meliputi seluruh tipe piutang lainnya dan mempunyai beberapa transaksi. Piutang bukan dagang umumnya didukung dengan persetujuan-persetujuan formal dan secara tertulis. Piutang bukan dagang harus diikhtisarkan dalam perkiraan-perkiraan yang berjudul sesuai dan dilaporkan secara terpisah dalam laporan keuangan.

    • Persediaan lainnya
      Biaya dibayar dimuka lancar
      Uang muka lancar
      3 akun d atas it termasuk piutang atau bukan ya ?

  11. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis piutang itu ada 3 yaitu:

    Piutang Dagang (Account Receivables)
    yaitu piutang yang timbul dari penjualan kredit barang atau Jasa yang merupakan usaha pokok perusahaan. Bila piutang timbul dari penjualan asset perusahaan, pemberian pinjaman kepada pihak tertentu maka piutang tersebut tidak termasuk golongan piutang dagang karena piutang dagang merupakan suatu perluasan kredit jangka pendek kepada pelanggan.

    Piutang Wesel
    Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis.

    Piutang lain-lain
    meliputi seluruh tipe piutang lainnya dan mempunyai beberapa transaksi dan pada umumnya didukung dengan persetujuan-persetujuan formal dan secara tertulis.

  12. Sama seperti penjelasan di atas, jenis-jenis piutang:
    1. Piutang Dagang merupakan suatu perluasan kredit jangka pendek kepada pelanggan biasanya 30/60 hari dan berkaitan dengan operasi utama perusahaan.
    2. Piutang Wesel piutang yang muncul daru penjualan barang/jasa secara tertulis/janji tertulis dan mensyaratkan adanya jaminan pelunasan.
    3. Piutang Lain-lain piutang jangka panjang dan bukan termasuk usaha dagang.

  13. Dari penjelasan diatas saya dapat menyimpulkan bahwa jenis jenis piutang sebagai berikut:
    1. Piutang Dagang
    Piutang dagang adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai akibat tagihan adanya penjualan barang atau jasa secara kreditPiutang non dagang
    2. Piutang wesel
    Piutang wesel adalah tagihan perusahaan kepada pihak ketiga atau pihak lain yan menggunakan perjanjian secara tertulis dengan wesel.
    3. Piutang nondagang adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain atau pihak ketiga yang timbul atau terjadi bukan karena adanya transaksi penjualan barang dagang atau jasa secara kredit.

  14. Jenis-jenis piutang .
    piutang ada 3 jenis yaitu :
    a) piutang dagang : timbul akibat penjualan yang dilakukan secara kredit
    b) piutang wesel : piutang yang timbul karena penjualan barang dagang yang disertai dengan surat perjanjian
    c) piutang lain-lain : piutang yang meliputi piutang non usaha seperti pinjaman kepada pejabat perusahaan dan pinjaman kepada karyawan

  15. menurut artikel yang saya baca , bahwa piutang terdiri dari 3 jenis bagian , diantaranya :
    1) Account Receivables ( piutang dagang) : yaitu piutang dagang yang terjadi transaksi secara kredit kepada pihak lain ,sifatnya terbuka dan biasanya penjualan menentukan syarat kredit / syarat pembayaran tsb.
    2) Notes Receivables ( piutang wesel) : yaitu janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu di masa yang akan datang . ada 2 jenis piutang wesel yaitu non interest bearing ( tidak berbunga dan interest bearing (berbunga).
    3) Others Receivables (piutang lain-lain) : yaitu piutang yang tidak mencangkup piutang dagang , secara umum tidak berasal dari kegiatan operasional perusahaan.

  16. Sama seperti yang sudah dijelaskan diatas, jenis-jenis piutang ada 3 yaitu :
    1. Piutang Dagang
    Transaksi paling umum yang menciptakan piutang adalah penjualan barang dagang
    atau jasa secara kredit. Piutang akan dicatat dengan mendebit akun piutang dagang. Piutang dagang semacam ini normalnya diperkirakan akan tertagih dalam waktu yang relatif pendek, seperti 30 atau 60 hari. Piutang dagang diklasifikasikan dalam neraca sebagai aktiva lancar.

    2. Piutang Wesel
    Piutang wesel adalah jumlah yang terutang bagi pelanggan di saat perusahaan telah menerbitkan surat utang formal. Sepanjang piutang wesel diperkirakan akan tertagih dalam setahun, maka biasanya diklasifikasikan dalam neraca sebagai aktiva lancar. Piutang wesel biasanya digunakan untuk periode kredit lebih dari 60 hari.

    3. Piutang Lain-lain
    Piutang lain-lain biasanya disajikan secara terpisah dalam neraca. Jika piutang ini diharapkan akan tertagih dalam waktu satu tahun, maka piutang tersebut diklasifikasikan sebagai aktiva lancar. Jika penagihannya lebih dari satu tahun, maka piutang diklasifikasikan sebagai aktiva tidak lancar dan dilaporkan di bawah judul investasi. Piutang lain-lain ini meliputi piutang bunga, piutang pajak, dan piutang dari pejabat atau karyawan perusahaan.

  17. Jenis jenis piutang ada 3 yaitu :
    1. Piutang dagang/ usaha – dapat terjadi karena adanya transaksi penjualan secara kredit kepada pihak lain atau perusahaan lain
    2. Piutang wesel – janji tertulis bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tnggal tertentu di masa yang akan datang
    3. Piutang lain lain – piutang yang tidak termasuk ke dalam piutang usaha maupun wesel

  18. Piutang digolongkan menjadi 3 macam, yakni :

    1. Piutang Usaha (Account Receivable) yakni Piutang yang dapat ditagih antara 1
    – 2 bulan. Biasanya piutang usaha tidak
    melibatkan bunga, meskipun pembayaran bunga atau biaya jasa bisa saja
    dibebankan jika pembayarannya tidak dilakukan dalam periode tertentu.

    2. Piutang Wesel / Wesel Tagih(Notes Receivable) yakni Piutang yang ditagih lebih
    dari 2 bulan.
    Wesel tagih dapat di golongkan jadi 2, yakni :
    • Wesel tagih berbunga (interest bearing notes).
    • Wesel tagih tanpa bunga (non-interest bearing notes).

    3. Piutang lain-lain – Jenis piutang ini, apabila dapat ditagih dalam jangka satu
    tahun, maka akan diklasifikasikan ke dalam aktiva lancar. Jika tidak, akan dicatat
    sebagai aktiva tidak lancar.

  19. Jenis-Jenis Piutang
    Piutang Dagang (Account Receivables)
    yaitu piutang yang timbul dari penjualan kredit barang atau Jasa yang merupakan usaha pokok perusahaan. Piutang dagang merupakan suatu perluasan kredit jangka pendek kepada pelanggan

    Piutang Wesel
    Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis .

    Piutang Tak Tertagih
    Piutang memiliki resiko tidak tertagih sehingga timbul kerugian. Terdapat dua metode dalam akuntansi untuk menangani kerugian piutang tak tertagih

  20. dilihat dari penjelasan diatas saya mendapat kesimpulan tentang jenis-jenis piutang yaitu ,
    1.Piutang dagang adalah tagihan yang tidak disertai instrument kredit yang sifatnya terbuka dan tidak memerlukan janji tertulis

    2.Piutang wesel adalah tagihan yang disertai instrument kredit secara formal dan memiliki janji tertulis untuk membayar uang dan waktu yang ditertera pada perjanjian tersebut

    3.Piutang lain-lain meliputi piutang non usaha,seperti pinjaman kepada karyawan perusahaan,maupun pinjaman kepada pihak lain yang tidak berkaitan dengan usaha

  21. Martia Andini 201411257 sesi 01
    1. Piutang Dagang merupakan hasil dari penjualan barang secara kredit pada suatu perusahaan atau individu. Piutang Dagang juga mempunyai batas waktu tertentu untuk pelunasan barang yang telah di kredit kan oleh perusahaan atau individu.
    2. Piutang Wesel merupakan perjanjian yang telah disepakati oleh pihak tertentu dalam pengkreditan barang dagangan dimana pihak yang berutang akan membayar hutang sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan. Pihak yang berutang akan mendapat tagihan sesuai dengan surat perjanjian yang ada. Dalam Piutang ini pembayaran hanya diberi jangka waktu 60 hari.
    3. Piutang Lain-lain merupakan pinjaman yang bukan untuk dilakukan dalam usaha tetapi di pinjam untuk pribadi seseorang atau individu.

  22. Jenis jenis piutang dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu :

    1. Piutang Dagang
    Piutang dagang adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai akibat tagihan adanya penjualan barang atau jasa secara kredit, dimana taghan tidak disertai dengan surat perjanjian yang formal, akan tetapi karena adanya unsure kepercayaan dan kebijakan perusahaan.

    2. Piutang non dagang
    Piutang nondagang adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain atau pihak ketiga yang timbul atau terjadi bukan karena adanya transaksi penjualan barang dagang atau jasa secara kredit. Berikut ini contoh – contoh piutang non dagang:
    a. Piutang biaya. Contohnya: asuransi dibayar dimuka, sewa dibayar dimuka, gaji dibayar dimuka, iklan dibayar dimuka.
    b. Piutang penghasilan. Contohnya: piutang jasa, piutang sewa dan piutang bunga
    c. Uang muka pembelian ( persekot). Contohnya: pembayaran uang muka pembelian suatau barang yang sebelumnya sudah dipesan terlebih dahulu.
    d. Piutang lain – lain. Contohnya: piutang perusahaan kepada karyawan, kelebihan membayar pajak dan piutang perusahaan kepada cabang – cabang perusahaan

    3. Piutang wesel
    Piutang wesel adalah tagihan perusahaan kepada pihak ketiga atau pihak lain yan menggunakan perjanjian secara tertulis dengan wesel atau promes.

  23. Dengan penjelasan diatas dapat diketahui bahwa ada 3 jenis piutang yaitu pitang dagang/usaha, piutang wesel dan piutang lain lain. saya menyimpulkan pengertian dari ketiga jenis piutang sebagai berikut:
    1) Piutang dagang/usaha merupakan piutang yg terjadi karena penjualan barang dan jasa secara kredit yang akan dibayarkan dalam jangka waktu 1-2 bulan
    2) Piutang wesel meruapakan piutang dengan perjanjian tertulis antara kedua belah pihak (kreditor dan debitor)
    3) piutang lain-lain merupakan piutang di luar usaha dan tidak termasuk dalam piutang usaha ataupun piutang wesel

  24. Seperti yang sudah di jelaskan di atas :
    Piutang dagang/Piutang usaha.
    Piutang dagang terjadi karena adanya transaksi penjualan secara kredit kepada pihak lain. Piutang dagang adalah tagihan kepada pelanggan yang tidak disertai instrument kredit.
    Piutang wesel dibuktikan dengan instrument kredit secara formal.
    Piutang lain-lain.
    Piutang lain-lain meliputi piutang non usaha seperti pinjaman kepada pihak perusahaan.

  25. Jenis-Jenis Piutang :
    1. Piutang dagang
    Piutang dagang / piutang usaha Piutang dagang terjadi karena adanya transaksi penjualan secara kredit kepada pihak lain/perusahaan lain. Piutang dagang adalah tagihan kepada pelanggan yang sifatnya terbuka, dalam arti bahwa tagihan ini tidak disertai instrument kredit.
    2.Piutang wesel
    Piutang wesel adalah klaim yang dibuktikan dengan instrument kredit secara formal
    Piutang wesel merupakan janji tertulis yang dibuat oleh pihak debitor (yang berutang) kepada pihak kreditor (yang memberi utang) untuk membayar sejumlah uang seperti yang tertera dalam surat janji tersebut pada waktu yang telah ditentukan dimasa yang akan datang. Jangka waktu piutang wesel pada umumnya paling sedikit 60 hari
    3.Piutang Lain-lain
    Piutang lain-lain meliputi piutang non usaha seperti pinjaman kepada pejabat perusahaan, pinjaman kepada karyawan maupun pinjaman kepada pihak lain yang tidak berkaitan dengan usaha.

  26. Muhamad Fadhli Noor (201411009) Sesi 01

    Piutang dibagi menjadi Tiga :
    1. Piutang Dagang, yaitu piutang yang timbul akibat penyerahan barang atau jasa secara kredit yang tidak di perjelas dengan suatu janji tertulis.
    2. Piutang Bukan Dagang, yaitu piutang yang timbul bukan karna penyerahan barang atau jasa secara kredit.
    Contoh : -Piutang karyawan
    -Piutang bunga ,dll
    3. Pitang wesel, yaitu piutang yang timbul akibat penyerahan barang atau jasa secara kredit yang diperjelas dengan suatu janji tertulis.

  27. Jenis-jenis piutang itu ada 3:
    1) piutang dagang/ piutang usaha
    Tagihan yang timbul dari penyerahan barang atau jasa secara kredit kepada pihak lain yang tidak di dukung dengan suatu janji tertulis. piutang dagang/usaha di catat sebesar jumlah yang diharapkan dapat diterima.
    2) piutang bukan dagang/usaha
    Tagihan atau klaim yang timbul bukan karena penyerahan barang aatau jasa secara kredit
    contoh:
    a) uang muka pembelian (purchase deposits)
    b)piutang karyawan
    c) piutang bunga
    3) piutang wesel (wesel tagih/ not receivable)
    Tagihan yang timbul dari penyerahan barang atau jasa secara kredit kepada pihak lain yang di dukung dengan suatu janji tertulis.
    piutang wesel dibagi menjadi 2 :
    – piutang wesel berbunga
    – piutang wesel tidak berbunga

  28. Menurut saya pada dasarnya piutang itu dikelompokan menjadi 3 jenis, antara lain sebagai berikut:

    a. Piutang Dagang
    Piutang dagang adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai akibat tagihan adanya penjualan barang atau jasa secara kredit, dimana taghan tidak disertai dengan surat perjanjian yang formal, akan tetapi karena adanya unsure kepercayaan dan kebijakan perusahaan.

    b. Piutang non dagang
    Piutang nondagang adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain atau pihak ketiga yang timbul atau terjadi bukan karena adanya transaksi penjualan barang dagang atau jasa secara kredit. terlebih dahulu.

    c. Piutang wesel
    Piutang wesel adalah tagihan perusahaan kepada pihak ketiga atau pihak lain yan menggunakan perjanjian secara tertulis dengan wesel atau promes.

  29. Menurut saya ada3 jenis-jenis piutang, yaitu sebagai berikut:
    1.) Piutang dagang
    Adalah tagihan perusahaan kepada pelanggan sebagai tagihan adanya penjualan barang/jasa secara kredit.
    2.) Piutang non dagang
    Adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain yang timbul bukan karena adanya penjualan barang dagang secara kredit.
    3.) Piutang wesel
    Adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain dengan menggunakan perjanjian secara tertulis.

  30. Sesuai artikel diatas:
    1. Piutang dagang adalah tagihan perusahaan secara kredit.

    2. Piutang lain-lain adalah tagihan perusahaan akibat dari secara tidak langsung.

    3. Piutang wesel adalah janji tertulis untukmemvayar

  31. Jenis-Jenis Piutang

    Piutang Dagang (Account Receivables)
    yaitu piutang yang timbul dari penjualan kredit barang atau Jasa yang merupakan usaha pokok perusahaan. Bila piutang timbul dari penjualan asset perusahaan, pemberian pinjaman kepada pihak tertentu maka piutang tersebut tidak termasuk golongan piutang dagang

    Piutang Wesel
    Pengertian piutang wesel adalah piutang atau tagihan yang timbul dari penjualan barang atau jasa secara tertulis, disertai dengan janji tertulis .

    Piutang Bukan Dagang
    Piutang bukan dagang ini meliputi seluruh tipe piutang lainnya dan mempunyai beberapa transaksi-transaksi yaitu :
    1. Penjualan surat berharga atau pemilik selain barang dan jasa.
    2. Uang muka kepada pemegang saham, para direktur, pejabat, karyawan dan perusahaan-perusahaan affiliasi.
    3. Setoran-setoran kepada kreditur, perusahaan kebutuhan umum dan instansi – instansi lainnya
    4. Pembayaran dimuka pembelian-pembelian.
    5. Setoran-setoran untuk menjamin pelaksanaan kontrak atau pembayaran biaya.
    6. Tuntutan atas kerugian atau kerusakan.
    7. Saham yang masih harus disetor.
    8. Piutang deviden dan bunga.
    Piutang bukan dagang umumnya didukung dengan persetujuan-persetujuan formal dan secara tertulis.

    Piutang Tak Tertagih
    Piutang memiliki resiko tidak tertagih sehingga timbul kerugian.

  32. Hi Min, saya dian, saya mau tanya nih min, mana yg lebih luas antara piutang usaha dengan piutang dagan?, dan alasannya.. Mksi min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>