Pengertian dan Pencatatan Notes Receivable(1).

Mencatat penerimaan Notes Receivable.

Notes Receivable atau sering disebut sebagai “Wesel Tagih” merupakan sebuah dokumen yang berisikan janji untuk membayar kepada orang/perusahaan tertentu (payee) sejumlah uang tertentu disuatu tempat tertentu pada tanggal tertentu, didalam Notes Receivable dapat ditambah dengan bunga (interest).

Salah satu contoh Notes Receivable:Notes-Rec-a

Ada 2 macam Notes Receivable:
1. Notes yang berbunga – Interest bearing Notes.
2. Notes tidak berbunga – Non Interest bearing Notes.

Beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan Notes Receivable.

  • Suku bunga yang dimaksud adalah besarnya bunga dalam 1(satu) tahun.
  • Nilai sebuah notes pada tanggal jatuh tempo disebut Maturity Value.
  • Maturity Value untuk Interest bearing Notes = Nilai pokok + besarnya bunga.
  • Maturity Value untuk Non Interest bearing Notes = Nilai pokok.
  • Notes Receivable atau “Wesel Tagih” jika memiliki jangka waktu 1(satu)tahun atau lebih maka akan disajikan didalam Neraca(Balance Sheet) sebagai Piutang Jangka Panjang (Longterm Receivable) sedangkan jika jangka waktunya kurang dari 1(satu) tahun akan disajikan dalam Neraca(Balance Sheet) sebagai Current Receivable(Piutang Lancar).

notes-rec-form-1Cara mencatat Notes Receivable:

Contoh :

Tanggal 9 Mei 2009 PT. ATTT melakukan penjualan dan menerima wesel tak berbunga dan berjangka waktu 60 hari, sejumlah Rp 5.000 dari PT. ALLL.

Jurnal yang dibuat :

Notes Receivable/Wesel Tagih……………. Rp 5.000

Sales/Penjualan……………………………. Rp 5.000

Pada tanggal yang sama juga dilakukan penjualan pada PT ADDD dan sebuah wesel berbunga 14 % dan berjangka waktu 90 hari, sejumlah Rp 10.000 diterima dari PT. ADDD.

Jurnal yang dibuat :

Notes Receivable/Wesel Tagih……………. Rp 10.000

Sales/Penjualan……………………… Rp 10.000

Pada tanggal 10 Mei 2009 PT. ABBB menyerahkan Wesel Tagih berjangka waktu 90 hari dengan tingkat suku bunga 14% bernilai Rp. 12.000 untuk menggantikan Hutangnya yang telah jatuh tempo sejumlah yang sama.

Jurnal yang dibuat :

Notes Receivable/Wesel Tagih…………….. Rp 12.000

Account Receivable/Piutang Dagang………. Rp 12.000

24 thoughts on “Pengertian dan Pencatatan Notes Receivable(1).

  1. Wesel dibedakan menjadi dua yaitu wesel berbunga dan wesel tidak berbunga, suatu wesel dapat disebut wesel berbunga jika dalam wesel tertera suatu tingkat bunga tertentu, sedangkan wesel tidak berbunga adalah yang tidak menyertakan tingkat bunga tertentu. Jika wesel disebutkan suatu tngkat bunga tertentu (biasanya dinyatakan dalam persen), maka tertarik harus membayar wesel tersebut pada tanggal jatuh tempo sebesar nilai nominal wesel ditambah sejumlah bunga, yang dihitung atas dasar persentase bunga sebagaimana tertulis dalam surat wesel .
    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perlakuan akuntansi untuk piutang wesel. Pengakuan piutang wesel :
    Suatu pengakuan piutang wesel mungkin timbul
    (1) Bersamaan dengan transaksi penjualan kredit menjadi piutang wesel
    (2) Pemberian pinjaman uang menjadi piutang wesel
    (3) Karena perubahan dari piutang dagang menjadi piutang wesel.

  2. Receivable yaitu penjualan yang dilakukan secara kredit. Dalam transaksi kredit diterima melalui Promessory notes (surat kesanggupan), yaitu suatu perjanjian tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada suatu jangka waktu yg telah ditetapkan. Sedangkan wesel (notes) yaitu surat yang dibuat oleh orang yg mempunyai piutang yang berisi perintah kepada orang yg berutang untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu.
    Jenis notes receivable itu ada dua yaitu: Notes yang tidak memiliki bunga dan Notes yang memiliki bunga.

  3. Notes Receivable merupakan tagihan perusahaan pada pihak lain, disertai dengan perjanjian tertulis bahwa yang membuat wesel akan membayar hutang pada waktu tertentu dan jumlah tertentu.
    Beberapa wesel tagih diantaranya :
    1. Notes yang tidak berbunga : wesel yang tidak dibebani dengan bunga sehingga pada tanggal jatuh tempo, debitor hanya membayar jumlah nominal wesel kepada pemegangnya.
    2. Notes yang berbunga : wesel yang dibebani bunga dengan demikian pada tanggal jatuh tempo, debitor harus membayar jumlah nominal ditambah bunga wesel.

  4. Notes Receivable adalah suatu janji tertulis pihak lain untuk membayar suatu jumlah uang pada tanggal tertentu kepada orang tertentu dikemudian hari.
    Notes Receivable dibagi 2 yaitu notes yang berbunga dan tidak berbunga
    Notes yang berbunga yaitu yang di bebani bunga dengan adanya perjanjian di awal, sedangkan notes yang tidak berbunga adalah yang tidak di bebani bunga pada perjanjian tersebut.

  5. Wesel tagih dibedakan menjadi 2 yaitu:
    1) Wesel tagih berbunga (interest bearing notes). Wesel ini ditulis sebagai perjanjian untuk membayar pokok atau jumlah nominal serta ditambah dengan bunga yang terhutang pada tingkat khusus.
    2) Wesel tagih tanpa bunga (non-interest bearing notes). Pada wesel tagih tanpa bunga tidak dicantumkan persen bunga, akan tetapi jumlah nominalnya meliputi beban bunga

  6. Pengertian Note Receivable adalah Suatu janji tertulis pihak lain untuk membayar suatu jumlah uang pada tanggal tertentu kepada orang tertentu dikemudian hari.
    Dan wesel tagihan dibagi menjadi dua yaitu :
    1.Notes yang tidak berbunga adalah debitor harus membayar tagihan sesua nominal yg di setujui
    2.Note yang berbunga adalah debidor harus membayar tagihan nominal yg di setujuhi dan harus membayar juga bunga.a

  7. Putri Wulandari (201411033) seksi 01

    note receivable (wesel tagih) adalah janji bertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.
    note receivable di bedakan menjadi 2, yaitu :
    a. wesel tagih berbunga, adalah wesel yang dibebani dengan bunga, sehingga saat jatuh tempo, harus membayar nominal beserta dengan bunga.
    b. wesel tidak berbunga, adalah wesel yang tidak mencantumkan bunga, sehingga setelah jatuh tempo, nominal yang akan di bayarkan sesuai dengan nilai nominal wesel.

  8. Wesel tagih merupakan bentuk piutang atau klaim perusahaan atas perusahaan lain untuk menerima pembayaran dimasa mendatang dibuat dalam bentuk formal atau kertas yang berisikan jumlah pokok yan harus di lunasi.
    Jenis wesel tagih:
    1.Berdasarkan masa tempo nya
    -wesel tagih jangka pendek dan panjang
    2.Berdasarkan ada tidaknya pemberian bunga
    -Wesel tagih tanpa bunga dan wesel tagih berbunga.

  9. Jenis wesel tagih ada 2
    a) wesel berbunga
    Yaitu piutang wesel yang mempunyai nilai jatuh tempo
    b) wesel tidak berbunga
    Yaitu tidak mencantumkan bunga dengan demikian nilai nominal wesel

  10. Piutang wesel (notes receivables) adalah perintah tertulis dari kreditur untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal atau waktu yang telah ditentukan kepada orang/ badan tertentu / pembawa.
    Jenis wesel ada 2 yaitu :
    1. Wesel tidak berbunga yaitu wesel yang nilai pada saat jatuh tempo sama dengan nilai nominalnya, sehingga nilai tunai pada saat wesel tersebut diperjualbelikan akan berkurang sebesar bunga yang diperhitungkan.
    2. Wesel berbunga yaitu wesel yang nilai nominalnya merupakan nilai pads saat penarikan sehingga nilai tunai piutang pada saat jatuh tempo atau pada saat diperjualbelikan sama dengan nilai nominal ditambah bunga yang diperhitungkan.

  11. Notes receivable adalah sebuah dokumen atau perjanjian tertulis yang berisi janji untuk membayar :
    – Sejumlah uang tertentu
    – Kepada orang atau perusahaaan tertentu (payee)
    – Disuatu tempat tertentu
    – Pada tanggal sesuai kesepakatan
    – ditambah dengan bunga (presentase dari principal per tahun.
    Macam – macam wesel :
    1. wesel berbunga yaitu wesel yang membebani bunga kepada pihak debitur. Dengan demikian jumlah uang yang diterima oleh pemegang wesel pada tanggal jatuh tempo adalah sebesar nilai nominal ditambah bunga selama jangka waktu yang telah tercantum dalam wesel tersebut
    2. wesel tidak berbunga yaitu wesel yang tidak membebani bunga kepada pihak debitur. dengan demikian jumlah uang yang diterima oleh pemegang wesel pada tanggal yang telah ditentukan atau jatuh tempo adalah sebewsar nilai nominal yang tercantum diwesel tersebut.

  12. Wesel tagih adalah janji tertulis yang tidak bersyarat, dibuat oleh pihak yang satu untuk pihak yang lain, ditandatangani oleh pihak pembuatnya, untuk membayar sejumlah uang atas permintaan atau pada tanggal tertentu yang ditetapkan pada masa yang akan datang kepada pihak yang memerintahkan atau membawanya.
    Ada 2 jenis wesel tagih :
    1. Wesel Tagih Berbunga
    Pada hari jatuh tempo nilai wesel sama dengan harga nominal wesel ditambah bunga mulai tanggal penarikan sampai pada saat jatuh tempo
    2. Wesel Tagih Tidak Berbunga
    Tidak mencantumkan bunga dengan demikian nilai nominal wesel sama dengan nilai nominal pada jatuh temponya

  13. Wesel tagih adalah suatu janji tertulis dari satu pihak kepada pihak yang lain untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.
    Wesel dibedakan menjadi 2, yaitu :
    1. Wesel tidak berbunga
    Wesel tidak berbunga adalah wesel yang tidak dibebani dengan bunga sehingga pada saat tanggal jatuh tempo, debitur hanya membayar jumlah nominal wesel kepada pemegangnya.
    2. Wesel berbunga
    Wesel berbunga adalah wesel yang dibebani bunga. Pada saat tanggal jatuh tempo, debitur harus membayar jumlah nominal ditambah bunga wesel.

  14. Notes Receivable terbagi menjadi 2 antara lain :
    1. Notes berbunga (Interest bearing Notes) yaitu ditulis sebagai janji untuk membayar jumlah nominal ditambah dengan bunga berdasar suku bunga tertentu.
    2. Notes tidak berbunga (Non Interest bearing Notes ) yaitu tidak menentukan suatu suku bunga, tetapi jumlah nominalnya meliputi beban bunga.

  15. Martia Andini 201411257 sesi 01
    Notes Receivable atau Wesel Tagih merupakan isi perjanjian yang sudah disetujui oleh perusahaan atau pihak lain. Dimana yang berisi janji untuk membayar sejumlah uang yang ditentukan disuatu tempat dan tanggal tertentu.
    Notes Receivable mempunyai 2 jenis yaitu Notes yang berbunga dan Notes yang tidak berbunga.
    Ada pula yang harus diperhatikan dalam notes receivable yaitu tanggal jatuh tempo,suku bunga, dan nilai pokok. Jika Wesel tagih memiliki waktu 1 tahun atau lebih maka akan dicatat pada neraca balance sheet dalam piutang jangka panjang sedangkan yang memiliki waktu kurang dari 1 tahun akan dicatat pada neraca balance sheet sebagai piutang lancar.

  16. Pengertian dari receivable notes/wesel tagih yaitu catatan yang merupakan isi perjanjian yang dikelompokan dalam 2 jenis yaitu notes yang berbunga dan notes yang tidak berbunga yaitu jika memiliki jangka waktu 1tahun atau lebih maka akan tercatat didalam Neraca Balance Sheet sebagai Piutang Jangka Panjang sedangkan jika jangka waktunya yang kurang dari 1tahun akan tercatat dalam Neraca Balance Sheet sebagai Piutang Lancar.

  17. Pengertian Wesel Tagih (Note Receivable) adalah :
    Suatu janji tertulis pihak lain untuk membayar suatu jumlah uang pada tanggal tertentu kepada orang tertentu dikemudian hari.

    Menjelang tiba saatnya bagi debitur yang bersangkutan untuk melunasi jumlah yang telah diakuinya, Note Receivable dapat diperjual belikan terlebih dahulu.
    Jika Note Receivable ini diperjual belikan, maka yang nantinya berhak untuk meminta pembayarannya kepada debitur adalah pemilik yang paling akhir dari Note Receivable tadi. Pelunasan Note Receivable dapat dimintakan pembayarannya setelah tibanya hari jatuh tempo Note Receivable yang dimiliki.

  18. Piutang wesel/wesel tagih (notes receivable) adalah piutang dengan perjanjian tertulis yg disetujui kedua belah pihak (debitor dan kreditor). Piutang wesel dibedakan menjadi 2 macam yaitu:
    1) piutang wesel berbunga, yaitu piutang wesel yang pada saat tanggal jatuh tempo dibayarkan sesuai nominal dalam perjanjian yang sudah dilakukan ke dua belah pihak ditambah dengan bunga yang juga sudah disepakati dalam perjanjian tersebut
    2) piutang wesel tidak berbunga, yaitu putang wesel yang pada saat jatuh tempo hanya membayarkan sesuai nominal dalam perjanjian ke dua belah pihak dan tidak ditambahkan dengan bunga.

  19. Wesel tagih merupakan sebuah perjanjian yang tertulis namun tanpa syarat yang sudah disetujui dari satu pihak ke pihak lain dimana isi perjanjian tersebut untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu dan pembayaranya dilakukan dimasa yang akan datang.
    Ada 2 macam wesel yaitu :
    1.Wesel tagih tidak berbunga yaitu dengan tidak mencantumkan bunga,dengan demikian nilai nominal wesel = nilai nominal pada jatuh temponya.
    2. Wesel Tagih Berbunga yaitu pada jatuh tempo harga nominal wesel + bunga mulai tanggal penarikan sampai dengan jatuh tempo.

  20. Wesel tagih (note receivable) yaitu, Suatu janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang kepada pihak lain pada tanggal yang dijanjikan dan ditambahkan dengan bunga (interest) yaitu persentase dari principal per tahun.
    Ada 2macam wesel tagih:
    1. Wesel tagih tidak berbunga Tidak mencantumkan bunga,dengan demukian nilai nominal wesel = nilai nominal pada jatuh tempo.

    2. Wesel tagih berbunga
    Pada jatuh tempo nilai wesel = harga nominal wesel + bunga mulai tanggal penarikan sampai dengan jatuh tempo.

  21. Piutang wesel (notes receivables) adalah janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu di masa yang akan datang .
    piutang wesel dapat di bedakan menjadi dua :
    1) wesel tidak berbunga(not interest bearing) yaitu piutang wesel yang mempunyai nilai jatuh tempo sebesar nilai nominal
    2) piutang wesel berbunga ( interest bearing) yaitu piutang wesel yang nilai jatuh temponya sebesar nominal ditambah dengan bunga.

  22. Note receivable (wesel tagih) adalah janji bertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.
    note receivable di bedakan menjadi 2, yaitu :
    – Wesel tagih berbunga, adalah wesel yang dibebani dengan bunga, sehingga saat jatuh tempo, harus membayar nominal beserta dengan bunga.
    – Wesel tidak berbunga, adalah wesel yang tidak mencantumkan bunga, sehingga setelah jatuh tempo, nominal yang akan di bayarkan sesuai dengan nilai nominal wesel.

  23. Wesel Tagih atau note receivable adalah tagihan perusahaan pada pihak lain, yang disertai dengan janji tertulis bahwa yang membuat wesel akan membayar hutangnya pada tanggal tertentu dengan jumlah tertentu.

    Perbedaan wesel tagih dan wesel bayar adalah:
    -Wesel Tagih : orang yang mempunyai piutang
    -Wesel bayar : orang yang membuat wesel (orang yang mempunyai hutang)

  24. Piutang Wesel adalah janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.
    Definisi lain piutang wesel merupakan perintah membayar dan janji membayar
    sejumlah uang tertentu.

    Piutang wesel dapat dipisahkan menjadi :
    – Piutang wesel tidak berbunga (non interest bearing) – yaitu piutang wesel yang
    mempunyai nilai jatuh tempo sebesar nilai nominal.
    – Piutang wesel berbunga (interest bearing) – yaitu piutang wesel yang nilai jatuh
    temponya sebesar nominal ditambah dengan bunga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>