Pengertian dan Pencatatan Notes Receivable(2).

Cara Menghitung Bunga pada Notes receivable.

interest_ratePada tanggal 9 Mei dilakukan penjualan pada PT ADDD dan sebuah wesel berbunga 14 % dan berjangka waktu 90 hari, sejumlah Rp 10.000 diterima dari PT. ADDD.

Menghitung tanggal jatuh tempo(Due Date):
Bulan Mei (31 hari – 9 hari)……………… … ……= 22 hari
Bulan Juni …………..……………..………………. = 30 hari
Bulan Juli …………..………………………………. = 31 hari
Bulan Aug (7 hari)…………………………………… = 7 hari
Total……………………………………………… ……= 90 hari

Sehingga tanggal jatuh tempo Notes tersebut adalah tanggal 7 Aug.

Menghitung besarnya bunga(Interest) yang harus diterima:

Dibayar pada saat jatuh tempo.

Jika PT. ADDD membayar pada tanggal 7 Aug maka besarnya bunga dihitung sbb:
Interest = 14/100 x 90/360 x 10.000 = Rp. 350.

Dan jurnalnya dicatat sbb:

Cash………………………………10.350

Notes Receivable………………………10.000

Interest Income…………………………… 350

interest-rev-on-NR

Dibayar sebelum tanggal jatuh tempo.

Jika PT. ADDD membayar pada tanggal 17 Juni maka besarnya bunga dihitung sbb:
Menghitung lama hari jika pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo(Due Date):

Bulan Mei (31 hari – 9 hari)…………..………= 22 hari
Bulan Juni (30 hari – 17)……………………. = 13 hari
Total hari……………………………..……….. = 35 hari

Maka perhitungan bunganya adalah sbb:
Interest = 14/100 x 35/360 x 10.000 = Rp. 136,111 (dibulatkan menjadi Rp. 136).

Dan jurnalnya dicatat sbb:

Cash………………………………10.136

Notes Receivable………………………10.000

Interest Income…………………………… 136

17 thoughts on “Pengertian dan Pencatatan Notes Receivable(2).

  1. Tingkat bunga yang tertulis dalam surat wesel adalah tingkat bunga setahun. Faktor jangka waktu dalam perhitungan dinyatakan dalam pecahan dari setahun, contohnya dalam sebulan akan ditulis menjadi 3/12. Apabila jangka waktu wesel dinyatakan dalam hari di bagi dengan 365. Sebagai contoh, apabila jangka waktu wesel adalah 60 hari, maka dalam perhitungan bunga jangka waktu akan dinyatakan sebagai 60/365. Berikut ini adalah contoh perhitungan bunga :

    Data Dalam Wesel
    Perhitungan Wesel

    Rp 730, 18% 120 hr
    Rp 1.000, 15% 6 bln
    Rp 2.000, 12 % 1 bln
    Nominal x Bunga x Wktu = Bunga
    Rp 730 x 18% x 120/365 = Rp 43,20
    Rp1.000 x 15% x 6/12 = Rp 75,00
    Rp2.000 x 12% x 1/1 = Rp240,00

    Dalam praktek berlaku berbagai cara perhitungan bunga. Sebagai contoh, dalam perjitungan di atas dianggap bahwa jumlah hari yang di gubakan dalam setahun adalah 365 hari (atau 366 hari untuk tahun kanisat). Tetapi tidak semua lembaga keuanganmenggunakan 365 hari, banyak diantaranya menggunakan 360 hari. Penggunaan angka 360 hari ini sebenarnya lebih menyenangkan karena perhitungannya menjadi lebih mudah. Pembagian dengan angka 360 jauh lebih mudah dari pembagian dengan 365. Selain pemakaian angka pembai 365 juga lebih menguntungkan, karena semakin kecil angka pembagi akan semakin besar perhitungan bunganya.
    Jadi apa yang telah dipaparkan oleh pak darmansyah dlm artikel artikel tersebut sangat jelas bagaimana perhitungan interest income

  2. PT.Sentosa Jaya membuat surat wesel untuk debiturnya PT.Makhmud dengan wesel tagih Rp 1.800.000 , dan wesel tersebut berumur 80 hari dengan bunga pertahun 24% bertanggal 6 oktober 2005
    Pada tanggal 20 November 2005 PTSentosa Jaya mendiskontkan weselnya pada Bank BRI dengan diskount 13 %

    Penyelesaian:
    Untuk menghitung wesel yang berbunga(Interest Bearing Note) yaitu:
    Bunga = pokok x tarif x waktu
    Pembayaran wesel = pokok+bunga

    ~ untuk menghitung bunga:
    Rp. 1.800.000 x 24% x 80/360 = Rp. 96.000
    ~untuk menghitung bayar:
    Rp.1.800.000 + Rp. 96.000 = Rp 1.896.000
    Pembayaran wesel delapan puluh hari setelah pembuatan surat wesel jatuh tempo yaitu pada tanggal 25 desember 2005

    dimana cara penghitungan jatuh tempo setelah pembuatan dari surat wesel, yaitu :
    dik : oktober = 31 hari
    nopember = 30 hari
    perjanjian = 80 hari
    perhitungan : – Oktober : 31-6 = 25
    – Perjanjian : 80-25 = 55
    – Nopember : 55-30 = 25 (des)
    – Desember : 25
    Jadi jatuh temponya pada tanggal 25 desember 2005.
    Kurang lebihnya seperti itu.

  3. Yang tertera pada artikel diatas. Cara menghitung Notes Receivable yaitu yang pertama menghitung tanggal jatuh tempo terlebih dahulu kemudian menghitung besarnya bunga dengan jurnal, setelah itu terakhir menghitung lama hari jika pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo.

  4. Cara menghitung Notes Receivable pada artikel di atas sebagai berikut:
    pertama, menghitung tanggal jatuh tempo(Due Date)
    kedua, menghitung besarnya bunga(Interest) yang harus diterima
    yang ketiga, menghitung lama hari jika pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh pada tempo.

  5. Cara untuk menghitung Notes Receivable yaitu yang pertama dengan menghitung tanggal jatuh tempo(Due Date), lalu yang ke dua menghitung berapa besarnya bunga(Interest) yang harus diterima, yang ke tiga dengan menghitung lama hari jika pembayaran yang dilakukan itu sebelum tanggal jatuh tempo.

  6. Dari materi diatas dan dari beberapa artikel yg saya baca di google dapat disimpulkan bahwa perhitutangan notes reveivable dimulai dari menghitung tanggal jatuh tempo pembayaran wesel selanjutnya menghitung besarnya bungan yang akan ditetapkan dan menghitung lamanya hari jika pembayaran wesel dilakukan sebelum jatuh tempo.

  7. Berdasarkan artikel di atas maka dapat disimpulkan bahwa, cara menghitung notes receivables yang berbunga adalah pertama menghitung tanggal jatuh tempo (due date) lalu menghitung besarnya bunga(Interest) yang harus diterima. jika pembayaran dilakukan pada saat tanggal jatuh tempo maka bunga dapat dihitung dengan rumus :
    Bunga = persentase bunga x jangka waktu jatuh tempo x nominal piutang
    dan jika pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo maka kita harus menghitung dahulu lama hari pengembalian lalu bunga dihitung dengan rumus :
    Bunga = persentase bunga x lama hari pengembalian x nominal piutang.

  8. Dari materi tersebut dapat disimpulkan cara untuk menghitung Notes Receivable yaitu dengan menghitung tanggal jatuh tempo nya dulu, lalu menghitung berapa besarnya bunga yang harus diterima dengan menghitung lamanya hari jika pembayaran yang dilakukan itu sebelum tanggal jatuh tempo

  9. Martia Andini 201411257 sesi 01
    Pencatatan bunga pada notes receivable yaitu untuk mengetahui cara perhitungan pada notes receivable harus dimulai dari menghitung tanggal jatuh tempo kemudian menghitung besarnya bunga yang telah ditetapkan dan selanjutnya menghitung lamanya hari jika pembayaran dilakukan sebelum jatuh tempo.

  10. Dari artikel diatas dapat disimpulkan bahwa cara menghitung Notes Receivable ada 3 yaitu:
    1. Menghitung tanggal jatuh tempo (due date), bahwa hari pembayaran harus dilakukan kepada peminjam/kreditur. Setelah tanggal tersebut, denda keterlambatan bisa dikenakan dan pembayaran dicatat sebagai lewat jatuh tempo.
    2. Menghitung besarnya bunga dengan jurnal yang harus diterima.
    3. Menghitung lamanya hari jika suatu pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan.

  11. Dari artikel yang saya baca cara menghitung notes receivable yaitu :
    1. menghitung tanggal jatuh tempo
    2. menghitung besar nya bunga yg harus diterima
    3. menghitung lama hari jika pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh pada tempo.

  12. Materi diatas mencantumkan cara untuk menghitung Notes Receivable yaitu yang pertama dengan menghitung tanggal jatuh tempo(Due Date), lalu yang ke dua menghitung berapa besarnya bunga(Interest) yang harus diterima, yang ke tiga dengan menghitung lama hari jika pembayaran yang dilakukan itu sebelum tanggal jatuh tempo.Maka rumus :
    Bunga = persentase bunga x jangka waktu jatuh tempo x nominal piutang
    dan jika pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo maka kita harus menghitung dahulu lama hari pengembalian lalu bunga dihitung dengan rumus :
    Bunga = persentase bunga x lama hari pengembalian x nominal piutang.

    Cara menghitung Notes Receivable ada 3 yaitu:
    – Menghitung tanggal jatuh tempo, bahwa hari pembayaran harus dilakukan kepada peminjam. Setelah tanggal tersebut, denda keterlambatan bisa dikenakan dan pembayaran dicatat sebagai lewat jatuh tempo.
    – Menghitung besarnya bunga dengan jurnal yang harus diterima.
    – Menghitung lamanya hari jika suatu pembayaran dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan.

  13. Setelah melihat artikel diatas yg saya tanggap adalah pertama kali melakukan menghitung note recevaible adalah 1. Menghitung tanggal jatuh tempo. 2. Berapa bunga yang harus dibayarkan. 3. Berapa hari pembayaran sebelum jatoh tempo.

  14. Menurut uraian diatas (contoh soal diatas), langkah-langkah mengitung note receivable adalah :
    1. menghitung tanggal jatuh tempo
    2. membayar jumlah bunga yang di bayarkan
    3. pembayaran note receivable sebelum hari yang sudah ditentukan (jatuh tempo)

  15. Artikel di atas bisa di pahamin bagaimanah cara penghitung tanggal bunga jatuh tempo,berapa bunga yang harus di bayar oleh suatu perusahaan dan tanggal berapa pembayaran sebelum jatuh tempo…

  16. Menurut materi diatas /contoh soal yang telah diurakan,maka cara menghitung Notes Receivable itu memiliki 3 cara yaitu :
    1. Menghitung tangga jatuh tempo
    2. Menghitung besarnya bunga dengan jurna yang harus diterima.
    3. Dihitungnya berapa lamanya hari jika pembayaran dilakukan sebelum jatuh tempo.

  17. Perhitungan pendiskontoan wesel :
    1. Wesel tidak berbunga
    Jumlah uang yang diterima pada tanggal 26 Maret 1991 adalah :
    Nilai jatuh tempo wesel Rp. 5.000.000,00
    Diskonto : Rp. 5.000.000,00×10%x36/360 50.000,00
    Uang yang diterima Rp. 4.950.000,00
    Jurnal yang dibuat pihak yang mendiskontokan wesel untuk mencatat
    pendiskontoan wesel di atas adalah :
    Kas Rp. 4.500.000,00
    Biaya Bunga 50.000,00
    Pihutang Wesel Rp. 5.000.000,00
    (Pihutang wesel didiskontokan)
    2. Wesel Berbunga
    Misalnya wesel di atas berbunga sebesar 12% setahun dan diskontokan dengan
    diskonto sebesar 10% setahun. Jumlah yang diterima pada tanggal 26 Maret 1991
    adalah:
    Nilai nominal wesel Rp. 5.000.000,00
    Bunga : 12% x 2/12 x Rp. 5.000.000,00 100.000,00
    Nilai Jatuh tempo wesel Rp. 5.100.000,00
    Diskonto :
    Rp. 5.100.000,00×10%x36/360 51.000,00
    Uang yang diterima Rp. 5.049.000,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>