Metode untuk menilai Persediaan.

Untuk menilai persediaan barang dagang, ini dapat dihitung dengan 3 metode harga pokok yaitu:

  1. Metode FIFO, yaitu barang yang lebih awal masuk yang dikeluarkan kali pertama sehingga saldo akhir persediaan ini menunjukkan barang yang dibeli terakhir.FIFO-Inv-Method-Perpetual
  2. Metode LIFO, yaitu barang yang lebih akhir masuk yang dikeluarkan kali pertama sehingga saldo akhir persediaan ini menunjukkan barang yang dibeli terawal.LIFO-Inv-Method-Perpetual
  3. Metode Rata-rata, yaitu pengeluaran barang ditentukan secara acak sehingga penentuan harga pokok untuk metode ini dicari nilai rata-ratanya.Weighted-Average-Inv-Method-PeriodicMetode Penilaian Persediaan Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2011;14.23)
    menyatakan bahwa penilaian persediaan adalah :
    Biaya persediaan harus dihitung dengan menggunakan rumus biaya
    masuk pertama keluar (MPKP) atau rata-rata tertimbang (Weighted average cost method). Entitas harus menggunakan rumus biaya yang sama terhadap semua persediaan yang memiliki sifat dan kegunaan yang sama. Untuk persediaan yang dimiliki sifat dan kegunaan yang berbeda, rumusan biaya yang berbeda diperkenankan.
    Apabila barang-barang yang sejenis dibeli selama satu periode akuntansi dengan harga pokok yang berbeda-beda, maka timbul masalah mengenai harga pokok mana yang akan digunakan untuk persediaan akhir barang yang akan dijual.