Tugas Pengganti UAS Motivasi Usaha seksi 11 (Semester Genap April 2015)

vision-mission-url

  1. Buatlah VISI dan MISI untuk diri Anda sendiri dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

Visi         :  Sebuah kondisi yang diharapkan dapat dicapai dimasa depan.

  • Harus mencerminkan pencapaian diatas rata-rata.
  • Harus unik
  • Dapat dicapai

Misi        : Mencerminkan bagaimana Visi dapat dicapai

  • Merupakan konsep kerja yang akan dilaksanakan
  • Didalamnya terkandung pemanfaatan atas sesuatu.

Catatan: Waspadai jangan sampai anda terjebak pada Tujuan karena Visi merupakan apa yang diharapkan dapat dicapai dalam jangka panjang sedangkan Tujuan adalah apa yang diharapkan dapat dicapai dalam jangka pendek.

2. Kemudian Jelaskan apa manfaat dari Visi dan Misi tersebut bagi Anda.

3. Berikan pula ulasan bagaimana Visi dan Misi yang Anda buat dapat menjadi efektif.

Kirim jawaban anda dalam bentuk MS-Word ke:

tugasmotivasi@gmail.com

setelah anda mengirimkan jawaban anda berikan reply pada post ini dengan kalimat:

“Saya, NIM, NAMA telah mengirim tugas ini pada email tsb.”

Tentunya Anda tidak akan lupa ada sebuah kegiatan administratif yg harus Anda lakukan.

Suasana Bimbingan Skripsi Periode Semester Genap 2014-2015

Berikut adalah suasana bimbingan skripsi pada tanggal 11 April 2015, sengaja bimbingan dilakukan di teras Kantin UEU dengan tujuan agar tercipta suasana yg santai(jauh dari perasaan tegang) dan apa adanya dan tidak terkesan menyeramkan.

Bimbingan kali ini merupakan kelanjutan dari bimbingan tahap pertama tanggal 04 April 2015, pada kesempatan ini peserta bimbingan diarahkan pada konsep dasar pembuatan skripsi.

Berbeda jauh dengan kondisi pada saat pertama kali bimbingan, kali ini peserta bimbingan sudah mulai dapat membicarakan apa yang akan mereka lakukan dalam rangka mewujudkan skripsinya. Peran saya hanya sebagai nara sumber yang memberikan komfirmasi atas pola pikir yang sudah benar dan sedikit memberikan masukan serta meluruskan hal-hal yang masih mereka ragukan kebenarannya.

Sebagai luapan rasa sukacita para peserta bimbingan mengajak foto bersama untuk mengabadikan momen-momen yang takkan terlupakan, berikut adalah beberapa momen yang berhasil terekam oleh gadget-camera.

20150412_172012

20150412_17200320150412_171958

20150412_170907

20150412_170856

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mahasiswaku, dengan semangat seperti ini, YAKINLAH kalian akan MAMPU menyelesaikan SKRIPSI tepat pada waktunya…………..!!!!!!!!!!!

Teori Hierarki Kebutuhan dalam perspektif Mahasiswa.

Prahesti Ayu Wulandari 201312027 menulis tentang Teori Hierarki Kebutuhan.

Berbicara mengenai pemenuhan kebutuhan maka kita akan otomatis berbicara mengenai logika. sejatinya, tidak salah bila sesekali kita menggunakan perasaan dalam pemenuhan kebutuhan namun hal itu akan menjadi salah bila dilakukan pada timing yg tidak tepat.

dep_5323810-Hierarchy-of-Needs-Pyramid---Maslows-Theory-IllustratedMaka disinilah logika yang berbicara, bagaimana memenuhi “Kebutuhan” terlebih dahulu daripada “Keinginan” seperti lima (5) kebutuhan dasar Maslow yg menggambarkan dengan jelas bagaimana memenuhi kebutuhan, mulai dari yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial sehingga pepatah “Besar Pasak daripada Tiang” tidak akan sering terjadi.

Beberapa kekeliruan dalam menjalankan Shalat Jum’at.

???????????????????????????????Dalam melaksanakan Shalat Jum’at sering kita mendengar orang berkata bahwa ini tidak boleh itu tidak boleh, seharusnya begini dan seharusnya begitu.

Karena keterbatasan pengetahuan saya tentang adab Shalat Jum’at, membuat saya merasa perlu melakukan penelusuran didunia maya dengan bantuan Mbah Google, agar dapat menjawab ketidak tahuan saya akan Adab Shalat Jum’at dan dapat menuntun saya agar tidak melakukan kekeliruan dalam menjalankan ibadah dimaksud.

Berikut beberapa cuplikan yang berhasil saya dapatkan melalui bantuan Mbah Google, semoga bermanfaat bagi kita semua, Amin.

  • Ketika seorang khotib naik ke atas mimbar, ia dengan sengaja menengok ke kanan dan ke kiri, terutama ketika ia mengatakan: “Saya berpesan kepada jama’ah sekalian” atau ketika mengucapkan Shalawat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Yang demikian tidak ada asal ajarannya sedikitpun dari Sunnah Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, justru yang Sunnah adalah hendaknya khotib itu menghadap ke arah jama’ah sejak awal khutbah sampai dengan akhir khutbah. Sementara di kita katanya ada unsur siasat, unsur seni dalam beretorika, menebarkan pandangan ke kanan dan ke kiri. Kalau itu dijadikan kebiasaan atau mungkin menjadi afdhol bagi suatu khutbah, maka yang demikian tidak boleh, karena tidak ada landasannya dari Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم. Yang demikian juga dinyatakan oleh para ‘ulama yang sezaman dengan Imam As Suyuuthi. Menurut Imam Syafi’iy, yang diambil dari Kitab Al ‘Umm jilid I oleh Imam As Suyuuthi, bahwa hendaknya seorang khotib itu menghadapkan wajahnya kepada jama’ah yang ada di depannya, tidak perlu menolehkan wajahnya ke kanan atau kekiri.
  • Mereka (para khotib) dengan sengaja mengangkat (mengeraskan) suara mereka ketika mengucapkan Shalawat atas Nabi صلى الله عليه وسلم, dimana yang demikian itu menurut Imam Imam As Suyuuthi adalah bagian dari kejahilan (kebodohan), karena kata beliau ucapan shalawat atas Nabi صلى الله عليه وسلم merupakan doa, mendo’akan kepada Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم dan doa-doa yang dipanjatkan itu seluruhnya Sunnahnya dengan Sirr (berbisik), bukan dengan Jahr (dikeraskan). Bahkan seluruh doa adalah dengan Sirr, tidak perlu dengan suara keras. Kalaupun ada doa yang harus disuarakan dengan suara keras adalah untuk keperluan maslahat, seperti doa Qunut shalat Witir, atau Qunut An Nazilah. Bahkan kalau khotib itu berkhutbah dan selalu berdoa di akhir khutbah kedua, yang merupakan rangkaian seluruh khutbah, maka yang demikian adalah sesuatu yang keliru. Karena yang demikian tidak disunnahkan oleh Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم.
  • Menganggap sebagai suatu ibadah untuk menangguhkan shafar (bepergian) pada hari Jumat. Misalnya seseorang mempunyai keperluan yang harus dilaksanakan hari Jum’at. Tetapi keperluan itu ditangguhkan karena hari Jum’at. Keyakinan menangguhkan perjalanan pada hari Jum’at itu dianggapnya sebagai bagian dari agama, maka keyakinan yang demikian itu adalah salah. Kalau memang kebetulan ada keperluan pada hari Jum’at (misalnya bepergian), lakukan saja, karena tidak ada ajaran yang mengatakan bahwa Jum’at menghalangi perjalanan atau keperluan lain. Berbeda lagi bila seseorang berkilah supaya tidak usah shalat Jum’at, lalu dengan sengaja mengadakan perjalanan hari Jum’at. Yang demikian itu juga tidak benar.
  • Menjadikan hari Jum’at itu libur untuk meniadakan kegiatan apapun yang bermanfaat bagi dirinya maupun bagi orang lain. Yang demikian, juga tidak ada sunnahnya. Yang dimaksud libur adalah libur kaum muslimin untuk mengkhususkan bahwa hari Jum’at adalah hari ‘Ied, yaitu mempersiapkan dirinya untuk bersih-bersih, potong kuku, sunnah fitrah, mandi, pergi ke masjid lebih awal, memperhatikan khutbah Jum’at, dan seterusnya, maka yang demikian adalah boleh. Tetapi kalau lalu tidak mau kerja atau melakukan kegiatan apapun karena hari Jum’at, maka itu adalah keliru.
  • Termasuk kekeliruan dalam khutbah adalah memperpanjang khutbah dan mempersingkat shalat dengan bacaan surat-surat pendek. Justru Sunnah Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم khutbah itu pendek, singkat, shalatnya yang panjang, yaitu dengan bacaan surat-surat yang panjang. Karena di masyarakat kita ini, orang yang berkhutbah seringkali adalah orang-orang yang bukan Ahlul Syar’i ‘Ilmi, melainkan khotibya adalah orang pemikir, atau orang pakar / ahli di bidang tertentu (tetapi sebenarnya dia tidak ahli dalam bidang dien), para doktor, para akademisi, sehingga khutbahnya bukan ilmu syar’i; melainkan analisa, berita, prediksi, dll. Itu termasuk keliru. Hendaknya orang yang melakukan khutbah adalah orang Ahlul’Ilmi, tidak sekedar bisa berkhutbah. Khotib adalah Imaam, ia adalah hafidz Al Qur’an, dan cara-cara berkhutbah pun faham. Sementara di negeri kita ini, banyak khotib yang tema khutbahnya seluruhnya adalah mengikuti keadaan yang sedang trendy yang ada dalam masyarakat. Yang demikian boleh, tetapi tidak selamanya. Karena khutbah itu bisa berupa ta’lim singkat, dalam waktu singkat kaum muslimin bisa mengetahui tentang ajaran Islam.
  • Kekeliruan lain adalah khotib selalu memuji penguasa, para pejabat atau pejabat atasannya. Mendoakan dan menyebut kebaikan-kebaikan mereka dan sebagainya. Yang demikian adalah termasuk salah dan keliru. Kalau mendoakan secara umum (bukan secara individual), maka itu boleh.
  • Ada beberapa perkara yang termasuk kesalahan dalam shalat Jum’at, yaitu adanya dzikir-dzikir tertentu. Mereka karena “kreatifnya” mengarang atau melazimkan dzikir-dzikir atau do’a-do’a khusus berkaitan dengan shalat Jum’at.

Oleh karena itu para ‘ulama seperti Asy Syaikh Shoolih bin Fauzaan Ali Fauzaan mengatakan : “Shalat Jum’at itu tidak memiliki dzikir-dzikir khusus. Apa bila orang selesai melakukan shalat Jum’at, lakukanlah dzikir-dzikir sebagaimana selesai shalat fardhu biasa”.

Jadi kalau dia katakan tidak ada, berarti itu karena tidak ada dalilnya. Bagi orang yang karena terburu-buru ada keperluan yang tidak bisa ditinggal, maka selesai dzikir langsung pergi, maka itu tidak mengapa. Sebaliknya ketika selesai dzikir lalu berdoa panjang, karena ada permohonan kepada Allooh سبحانه وتعالى, maka yang demikian pun boleh.

Tetapi seandainya, ia melazimkannya, seolah-olah selesai shalat Jum’at itu harus ada doa tertentu, seperti banyak dilakukan di masjid-masjid, apabila selesai shalat Jum’at si imaam langsung menghadap ke ma’mum dan memimpin jama’ahnya untuk bersama-sama berdoa, bahkan ada do’a yang panjang dan ada do’a yang pendek secara koor bersama-sama. Ia tidak tahu, bahwa yang demikian itu sesungguhnya menjadi Bid’ah. Bukan do’anya yang dilarang, tetapi CARA BERDO’A selesai sholat Jum’at dengan melazimkan seperti itu lah yang tergolong Bid’ah, karena tidak ada dalilnya / contohnya dari Rosuul صلى الله عليه وسلم.
Yang benar, sesuai contoh Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, ketika selesai shalat Jum’at, do’anya masig-masing, tidak dengan dipimpin. Dan tidak boleh dibuat seragam, karena tidak ada penyeragaman dalam doa itu. Yang penting, ketika berdoa adalah dengan adab berdoa, misalnya didahului istighfar, dengan syahadat, memuji kepada Allooh سبحانه وتعالى, dan adab berdo’a lainnya.

  • Ada lagi hadits mengatakan: “Bahwa mengadakan shalat Jum’at itu wajib pada setiap desa / kampung, walaupun dikampung itu hanya ada empat orang.”
    Imam As Suyuuthi mengomentari bahwa hadits tersebut adalah dho’iif (lemah) dan terputus sanadnya. Dan itu tidak boleh kita yakini.
    Yang benar adalah shalat Jum’at adalah wajib bagi orang laki-laki, ia mukim, tidak melakukan shafar, ia tidak berhalangan ataupun tidak sakit dan sebagainya. Kalau ada halangan tertentu, maka ia tidak diwajibkan shalat Jum’at, termasuk bila bertepatan dengan hari raya ‘Iedul Fitri atau ‘Iedul Adha (yang jatuhnya tepat pada hari Jum’at).
    Jadi, bila hari raya ‘Iedul Fithri atau ‘Iedul Adha jatuh pada hari Jum’at, maka karena ia sudah shalat ‘Ied pada pagi harinya, maka shalat Jum’at-nya hukumnya (secara syar’ie) adalah menjadi tidak wajib. Boleh tidak shalat Jum’at, tetapi melaksanakan shalat Dhuhur.
    Halangan untuk shalat Jum’at (yang disebabkan alam) adalah: angin badai, hujan lebat sekali, yang tidak memungkinkan orang menembus halangan itu.
  • Pertanyaan:
    Apakah ada shalat sunnah Qabliyatal Jum’at ?
    Jawaban:
    Shalat sunnat Qabliyatal Juma’t itu tidak ada. Dipastikan bahwa shalat sunnah Qabliyatal Jum’at tidak ada. Karena Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم tidak pernah mencontohkannya. Maka hendaknya dipastikan oleh para penyelenggara shalat Jum’at untuk tidak memberi kesempatan kepada orang untuk melakukan shalat sunnat Qabliayatal Jum’at.
    Sedangkan shalat sunnat Ba’diyatal Jum’at itu ada. Bahkan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم mencontohkan dengan dua cara.
    Cara pertama, jika orang ingin melaksanakan shalat sunnat Ba’diyatal Jum’at itu di masjid, setelah dzikir dan berdoa terlebih dahulu, lalu bangkit untuk melakukan shalat sunnat Ba’diyatal Jum’at sebanyak 4 (empat) raka’at, yaitu dua raka’at salam dan shalat lagi dua raka’at salam.
    Cara kedua, bagi orang yang tidak melakukan shalat Ba’diyatal Jum’at di masjid, maka ia boleh melakukannya di rumah (segera setelah masuk rumahnya) dengan shalat dua raka’at.
  • Pertanyaan:
    Shalat sunnat apakah yang boleh dilakukan selain shalat Tahiyatul masjid sebelum khatib naik Mimbar?
    Jawaban:
    Tidak ada. Selain shalat sunnat Tahiyatul Masjid tidak ada lain lagi. Yang boleh, silakan anda sambil menunggu khatib naik mimbar itu maka anda berdzikir, berdo’a atau membaca Al Qur’an. Mungkin ketika itu diedarkan buletin boleh dibaca, tetapi buletin itu tidak boleh dibaca ketika khatib sudah naik ke mimbar.
    Bahkan ada hadits, Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم bersabda:
    وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا
    Artinya:
    “Bila khotib sudah naik ke mimbar, maka siapa yang memegang kerikil saja ia sudah termasuk orang yang laghwun (dilarang)” (Hadits Riwayat Imaam Abu Daawud no: 1052)
  • Bagaimana dengan menggeser kotak amal yang sering diedarkan ketika shalat Jum’at? Dalam hal ini, perlu ada kebijaksanaan dari pengurus masjid, ketika jama’ah masjid sudah masuk masjid dan akan mengedarkan kotak infaq, maka hendaknya itu dilakukan beberapa menit sebelum khotib naik mimbar, sebelum dimulai khutbah. Misalnya diberikan alternatif setiap shaf satu kotak. Sehingga cepat selesai beredar dan tidak ada lagi kotak berjalan ketika jama’ah mendengarkan khutbah. Demikian itu, sesuai dengan hadits tersebut diatas, agar supaya tidak mengganggu kekhusyu’an orang yang shalat Jum’at.
  • Pertanyaan:
    Bagaimana dengan shalat sunnat Intidzoor?
    Jawaban:
    Shalat sunnat Intidzar adalah sholat sunnat menunggu. Dari maknanya, shalat Intidzar bukanlah dimaksudkan untuk menunggu khotib naik mimbar ketika shalat Jum’at. Intidzar adalah nama shalat sunnat yang disabdakan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم: “Antara dua adzan ada shalat”.
    (Maksudnya antara adzan dan iqamat ada shalat). Orang boleh melakukan shalat sunnat antara waktu itu, yaitu yang disebut shalat Intidzar.
  • Pertanyaan:
    Apa saja yang membatalkan shalat Jum’at, atau yang membatalkan khutbah?
    Jawaban:
    Bagi khotib:
    Janganlah khotib meninggalkan perkara-perkara penting dalam khutbahnya. Misalnya, seharusnya melakukan peringatan-peringatan kepada kaum muslimin, tetapi ia bahkan tidak melakukannya. Khotib tidak melakukan khutbah sebagaimana mestinya, seharusnya dalam khutbah ada Shalawat atas Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, ada syahadat, ada perintah, nasihat, do’a, semua itu harus ada dalam khutbah. Demikian pula ada dalil yang shohiih, penjelasan yang jelas, dan seterusnya. Kalau itu tidak ada, bisa menyebabkan fatal dalam berkhutbah. Bacaan ayat atau lafal Hadits haruslah benar. Kalau belum benar, maka ia harus belajar dulu.
    Bagi jamaah:
    Lakukanlah beberapa perkara agar tidak lalai ketika shalat Jum’ah dan mendengar khutbah misalnya: tidak membaca koran, buletin atau main-main handphone dan sebagainya, itu semua bisa membatalkan shalat Jum’at, bila itu dilakukan ketika khotib sudah naik mimbar. Termasuk didalamnya adalah tidur ketika khutbah berlangsung. Kalau sengaja dikondisikan sehingga tertidur, maka itu bisa menyebabkan batal. Tetapi kalau sedang dalam posisi duduk tegak lalu mengantuk, tertidur sebentar, maka itu tidak membatalkan shalat Jum’at-nya.

tidur-saat-khutbahDengan seizin penulisnya, saya cuplik beberapa bagian dari artikel ini pada blog saya, untuk melihat sumber aslinya silahkan kunjungi link dibawah ini:

Sumber: https://ustadzrofii.wordpress.com/2010/09/14/kekeliruan-dalam-sholat-jumat/#comment-6899

Tugas Pemeriksaan-Akuntansi-2

assignmentTugas-2.

  1. Apa yang saudara ketahui tentang bukti audit yang kompeten dan cukup.
  2. Bukti yang kompeten memenuhi 7 kriteria sebutkan dan jelaskan masing2nya.
  3. Sebukan teknik2 pembuktian yang umumnya diterapkan dalam pemeriksaan, sebutkan minimal 7 teknik pembuktian.
  4. Mana yang menguntungkan bagi auditor apakah memeriksa perusahaan/entitas yang internal controlnya baik atau yang internal controlnya lemah. jelaskan pendapat saudara dan berikan contoh.
  5. Dalam pembuktian terdapat teknik pembuktian yang disebut dengan konfirmasi. Apa maksud dari konfirmasi tersebut dan perkiraan apa saja yang dapat dilakukan konfirmasi, sebutkan minimal 5 perkiraan dalam laporan keuangan yang dapat dilakukan konfirmasi.
  6. Apa yang dimaksud dengan cash opname, stock opname dan physical sighting jelaskan masing2nya. Jika dikaitkan dengan tujuan audit CEAVOP tujuan audit yang mana yang akan dicapai dari ke-3 istilah tersebut..
  7. Kertas kerja pemeriksaan dikelompokkan menjadi 3 kelompok sebutkan masing2nya.
  8. Apa yang dimaksud dengan permanent file, dan jelaskan bukti2 apa saja yang dimasukkan sebagai permanent file.
  9. Apa yang dimaksud dengan index kertas kerja, bagaimana index kertas kerja tersebut dilakukan.
  10. Apa yang dimaksud dengan audit program, lead schedule, supporting schedule dan supporting evidence. Jika dikaitkan dengan pengelompokkan kertas kerja, kemana kertas kerja tersebut harus dimasukkan.

Kerjakan tugas ini dalam bentuk MS-Word dan kirimkan ke email:

tugassia20@gmail.com

Berikan Title :Tugas-Audit-1-2-NIM-NAMA

Kemudian berikan reply pada blog ini dengan kalimat:

“Saya, NIM, NAMA telah mengirim tugas ini pada email dimaksud”

 

Lembaga Sosial dalam Perspective Mahasiswa.

Prahesti Ayu Wulandari 201312027 menulis tentang Lembaga Sosial.

“Prosedur atau tata cara yang telah diciptakan manusia untuk mengatur hubungan antara manusia.” Begitulah Charles H Page mendefinisikan Lembaga Sosial. Adapun fungsi lembaga sosial adalah sebagai pedoman bertingkah laku / bersikap, menjaga keutuhan masyarakat, dan menjadi sistem pengawasan masyarakat / sosial kontrol terhadap tingkah laku anggota-anggotanya.

social-control-1Maka dari itu, saya pribadi mengartikan lembaga sosial dengan “Wadah Pembentuk Diri” karena di lembaga sosial, step by step kita akan mengerti bagaimana bersikap yang baik sesuai tempatnya, lalu dengan sikap atau tingkah laku yang baik kita dapat menjaga keutuhan masyarakat. Pada intinya, kita dapat memberikan efek positif ke masyarakat sekitar.

Obyek Sosiologi dari sudut pandang Mahasiswa.

Aunilah kamal 201311445 menulis tentang Obyek Sosiologi.

objectObjek sosiologi ada dua yaitu objek material dan formal.

Objek material terdiri dari kehidupan sosial, gejala, dan proses hubungan antar manusia.

Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial manusia dan gejala serta proses hubungan antarmanusia yang memengaruhi hubungan sosial dalam kesatuan hidup manusia

Objek formal terdiri dari manusia sebagai mahluk sosial atau masyarakat, meliputi:

  • Pengertian tentang sikap dan tindakan manusia terhadap lingkungan hidup manusia dalam kehidupan sosialnya melalui penjelasan ilmiah
  • Meningkatkan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat;
  • Meningkatkan kerja sama antarmanusia.

Sosialisasi dalam kacamata Mahasiswa.

Aunilah kamal 201311445 menulis tentang Sosialisasi.

Sosialisasi adalah semua proses yang di lalui oleh individu dalam belajar keseluruhan kebiasaan yang dimilliki oleh manusia dalam bidabng keluargaan , pendididkan, agama, dan lain- lain.

socialization-with-related-tags-and-termsFungsinya :.

  1. Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada individu.
  2. Menambah kemamapuan berkomunikasi, mengembangkan kemampuan menulis, membaca dan bercerita.
  3. Membantu pengendalian fungsi-fungsi organik melalui latihan-latihan mawas diri.
  4. Membiasakan individu dengan nilai dan norma yang ada dalam masyarakat.

Sosialisasi versi Mahasiswa

Atik Fitrianingsih – 201312052 menulis tentang Sosialisasi.

sosializationSosialisasi adalah kebiasaan manusia yang harus dipelajari oleh setiap anggota baru suatu masyarakat.
Tujuan Sosialisasi :

  1. Membekali seseorang dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan
  2. Mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi seperti membaca,menulis,dll
  3. Membiasakan diri dengan nilai-nilai kepercayaan pokok yang ada dimasyarakat

Agen Sosialisasi :

  1. Keluarga
  2. Teman
  3. Sekolah
  4. Media massa

Soal Latihan Pengantar Akuntansi-2

  1. Peralatan yang dibeli tgl 3 Jan 2003 seharga $96.000, memiliki estimasi umur manfaat 6 th dan estimasi nilai sisa $ 6000.
    1. Berapa jumlah penyusutan tahunan untuk tahun 2003, 2004 dan 2005 dengan metode garis lurus.
    2. Berapa nilai buku peralatan pada tanggal 1 Jan 2006
    3. Jika peralatan tersebut dijual pada tgl 2 Jan 2006 seharga $ 38.000. Buatlah ayat jurnal jurnal untuk mencatat penjualan ini
    4. Dengan asumsi bahwa peralatan tsb dijual pada tanggal 2 Jan 2006 seharga $53000, buatlah ayat jurnal penjualan ini.
  2. Pada tgl 1 Juli, Jaguar Co, perusahaan air minum membeli peralatan pembotolan seharga $385000. Jaguar menerima nilai tukar tambah seharga $100.000 atas peralatan lama dari jenis yang serupa, membayar tunai $35.000 dan sisanya dilunasi dengan serangkaian lima wesel bayar. Informasi berikut mengenai peralatan lama diperoleh dari buku besar peralatan:

Harga perolehan $280.000, Akumulasi penyusutan per 31 Des akhir tahun sebelumnya $144.000, penyusutan tahunan $16.000
Buatlah ayat jurnal untuk mencatat:
a. Penyusutan tahun berjalan atas peralatan lama pada tanggal pertukaran
b. Transaksi tgl 1 Juli untuk tujuan pelaporan keuangan

Perilaku berdasarkan coretan Mahasiswa.

Febriana Susanti (201312017) menulis tentang Perilaku.

Attitude_2andbehaviorPerilaku sosial seseorang itu tampak dalam pola respons antar orang yang dinyatakan dengan hubungan timbal balik antar pribadi.

Perilaku sosial juga identik dengan reaksi seseorang terhadap orang lain perilaku itu ditunjukkan dengan perasaan, tindakan, sikap keyakinan, kenangan, atau rasa hormat terhadap orang lain.

Coretan Mahasiswa tentang Teori Hierarki Kebutuhan.

Coretan Nabella Puspita Anjani 201312128 tentang Teori Hierarki Kebutuhan.

maslow-imagesDalam menjalani kehidupan, manusia membutuhkan berbagai jenis dan macam barang-barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya.

Kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan mahluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan menjadi dasar (alasan) berusaha.

Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, tidak dapat dipenuhi kebutuhan secara sekaligus namun dengan cara bertahap.

Coretan Mahasiswa tentang Sosialisasi.

Coretan Yohanna Nababan 201358103 tentang Sosialisasi.

Sosialisasi adalah aktivitas yang tak ada hentinya dalam kehidupan manusia. Karena pada pengertiannya saja manusia adalah makhluk sosial yang tidak mungkin bisa menjalani kehidupannya benar-benar sendiri.

socialization-with-related-tags-and-termsDari masa ke masa, sosialisasi dalam hidup manusia terus meningkat dan terus berjalan bahkan mengalami tingkat kesulitan yang semakin tinggi.

Saat SD kita di tuntut hanya berhubungan dengan teman-teman sebaya dan obrolan seputar kehidupan anak-anak, namun seiring berjalannya waktu sosialisasi manusia meningkat dan mulai berhubungan dengan orang-orang yang jauh lebih tua dan obrolan pun semakin berat.

Coretan Mahasiswa tentang Analis Sistem.

Coretan Apikka afufiyanti 201312203 tentang Analis Sistem.

Analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan.

analysis-systemAnalis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain).

Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi.

Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan.

Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya. Analis sistem bisa pula menjadi perantara atau penghubung antara perusahaan penjual perangkat lunak dengan organisasi tempat ia bekerja, dan bertanggung jawab atas analisis biaya pengembangan, usulan desain dan pengembangan, serta menentukan rentang waktu yang diperlukan.

Analis sistem bertanggung jawab pula atas studi kelayakan atas sistem komputer sebelum membuat satu usulan kepada pihak manajemen perusahaan.

Coretan Mahasiswa tentang Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis.

Coretan Ilyasa 2013-12-213 tentang Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis.

????????????????????????Menurut apa yang saya lihat,perkembangan teknologi informasi dapat mempengaruhi strategi bisnis suatu perusahaan. Di zaman yang modern dan serba instan ini teknologi sangatlah penting,contohnya Internet.

Dengan adanya Internet banyak hal-hal bisnis yang dapat di lakukan secara bebas,misalkan pemasaran dapat dilakukan di berbagai media sosial yang telah beredar. Sistem Informasi Akuntansi juga berkaitan dan bersinergi dengan teknologi zaman sekarang,semakin canggih teknologi yang di gunakan sistem,semakin akurat dan aktual pula informasi bisnis yang akan di keluarkan.

Tentang SIA : Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis dari sudut pandang Mahasiswa.

TI dan Strategi Bisnis

Dian Nanda Sari – 201312176 – menulis tentang SIA : Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis

business-strategyTeknologi Informasi adalah suatu informasi yang disampaikan lewat alat elektronik seperti komputer, tv, radio dan lain-lain didalam teknologi itu terdapat informasi yang membuat peluang bisnis dan melancarkan akvitas bisnis didalamnya. Dengan adanya teknologi suatu aktivitas menjadi mudah didapatkan, dijangkau, ases, hemat biaya, dan cepat sehingga lebih efektif dan efesien.

Strategi bisnis adalah pencapaian dimana ada peluang maupun kendala dalam perusahaan harus dilakukan dengan baik.

Adapun Manfaat dari Sistem Informasi Akuntansi untuk startegi bisnis yaitu :

  1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien
  2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik barang maupun jasa yang dihasilkan
  3. Meningkatkan efisiensi
  4. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan
  5. Meningkatkan sharing pengetahuan

Tugas On-Line-01 Pemeriksaan Akuntansi-01.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini:

  1. Apa pengertian dasar pemeriksaan (audit) berdasarkan pendapat saudara
  2. Jelaskan perbedaan mendasar antara proses akuntansi dan proses pemeriksaan (audit) serta buatkan flowchartnya.
  3. Buku sakti apa saja yang minimal harus dipahami oleh seorang auditor.
  4. Proses audit atau langkah-langkah audit dibagi menjadi 3(tiga) , sebutkan dan jelaskan maksud dari ke-3 langkah tersebut.
  5. Dalam proses audit, pertama dilakukan perencanaan audit (audit planning), apa saja yang harus atau biasanya dilakukan dalam tahap tersebut.
  6. Dalam proses akuntansi titik kunci atau bagian penting dalam proses ini adalah pada “journal”, apa pendapat saudara yang merupakan titik kunci/penting dalam proses pemeriksaan (audit).
  7. Tujuan audit dibagi atas tujuan audit atas laporan keuangan secara keseluruhan dan tujuan audit atas unsur2 laporan keuangan. Apa yang saudara ketahui perbedaan dari ke-2 tujuan audit tersebut.
  8. Tujuan audit atas unsur-unsur laporan keuangan ada 6, jelaskan masing-masingnya.
  9. Tujuan audit ini merupakan bagian penting dalam perencanaan audit, dibagian manakah dalam perencanaan audit tujuan audit ini didokumentasikan.
  10. Jika tujuan auditnya kita ingin meyakinkan dari pencatatan pada laporan keuangan ke bukti-bukti disebut apa tujuan audit tersebut. Dan jika kita ingin meyakinkan bahwa ada bukti atau data2 sudah tercatat atau belum pada laporan keuangan, disebut apakah tujuan audit tersebut.

Silahkan tulis jawaban saudara dan kirimkan ke email:

tugassia20@gmail.com

Dengan Judul “Tugas On-Line-01 Auditing-1, NIM dan NAMA.”

“Kemudian berikan reply pada blog ini dengan kalimat:
“NIM, NAMA. Saya telah mengirimkan tugas ini pada email dimaksud.”