It’s How You See It

Seorang anak laki-laki duduk diatas anak tangga pada sebuah bangunan, ia meletakkan topi yang menengadah keatas didekat kakinya. Disisi kanannya ada sebuah karton bertuliskan “Saya Buta, bantulah saya..!!!”. Didalam topi itu hanya terisi beberapa uang logam saja.

Blind-boySeorang laki-laki paruh baya mendatanginya, ia mengeluarkan beberapa keping uang logam dan memasukkannya kedalam topi. Kemudian laki-laki itu mengambil karton bertulisan disisi anak itu, membalikkan karton itu dan ia menuliskan sesuatu disitu, kemudian mengembalikan karton itu pada tempatnya semula, sekarang setiap orang yang lewat akan melihat apa yang dituliskan laki-laki paruh baya tersebut.

Tidak lama kemudian topi milik sang anak yang buta itu sudah hampir penuh dengan uang logam.

blind-boy-1Sore harinya laki-laki yang merubah tulisan itu datang kembali untuk melihat apa yang terjadi. Anak laki-laki buta itu mengenali suara langkah kakinya dan bertanya, “Pak, Bapak tadi pagi merubah tulisan pada karton saya, sebenarnya apa yang Bapak tuliskan..?”.
Laki-laki paruh baya itu menjawab, “Saya hanya menuliskan kebenaran, saya hanya menuliskan apa yang kamu maksudkan, hanya saja saya menuliskannya dengan cara yang berbeda. Saya menuliskan kata-kata : ‘Hari ini sangat indah, tapi saya tidak dapat melihatnya’”.

Kedua Kalimat pada karton itu memiliki arti yang sama….yakni, Anak laki-laki itu buta. Tetapi kalimat pertama secara sederhana mengatakan bahwa anak itu buta. Sedang kalimat kedua memberitahukan kepada yang membacanya “Beruntunglah anda karena tidak buta”. Herankah kita jika kalimat kedua lebih berhasil…???.

Pesan Moral dari cerita ini:
Bersyukurlah atas apa yang kita miliki.
Berkreasilah. Bentuklah Inovasi. Berfikirlah positif dan berbeda.
Jika kehidupan membuat anda merasa ingin menangis, perlihatkan pada kehidupan bahwa anda memiliki 100 alasan untuk tersenyum.

Jika anda menyukai tulisan ini, berikanlah reply dan jangan lupa share cerita ini karena saya yakin orang lain akan menyukainya juga.

6 thoughts on “It’s How You See It

  1. sangat memotivasi dan selalu bersyukur karna kita lebih beruntung dari mereka yang mempunyai kekurangan fisik .

  2. Saya tertarik dengan kalimat kedua dari cerita diatas yang berbunyi ‘Hari ini sangat indah, tapi saya tidak dapat melihatnya’”. Karena lebih menarik dan bisa membuat hati sesama merasakan apa yang sedang ia rasakan. Kalimat kedua bermakna untuk merefleksi bahwa kita harus dan harus bersyukur kepada sang pencipta bahwa kita telah diberi mata yang terang. Patutlah kita harus memberi terang itu kepada yang buta dengan cara apa saja yang positif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>