Peluang dapat dibentuk.

Peluang menurut saya adalah kemampuan seseorang untuk membaca kebutuhan lingkungan atau pasar, dimana peluang ini bisa terbentuk dengan sendirinya atau dibentuk (di buat) agar tercapainya tujuan/target.

opportunityTulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Nama : Desi Irma, NIM : 201466078  pada artikel Peluang sebuah Pengertian pada blog ini.

Kebutuhan mempengaruhi Motivasi.

Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi. dimana menurut maslow kebutuhan dasar manusia yang perlu dipenuhi diklasifikasikan yaitu kebutuham psikologis, kebutuhan akan keamanan dan keselamatan, kebutuhan sosial, kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri

needs-imagesTulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Nama : Desi Irma, NIM : 201466078  pada artikel Teori Hierarchi Kebutuhan pada blog ini.

Kebanggaan dalam Prestasi

Prestasi merupakan wujud nyata kualitas dan kuantitas yang diperoleh seseorang atas usaha yang diperoleh,berdasarkan pengalaman yang dialami seseorang dan bisa menjadi pelajaran berharga untuk masa depan.

essaycontestPrestasi merupakan kebanggaan bagi diri-sendiri, keluarga, kelompok, masyarakat, bangsa dan negara.bisa juga sebagai alat untuk mengukur tingkat pengetahuan, kecerdasan, dan keterampilan seseorang, kelompok, masyarakat, bangsa dan negara.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Nama : Desi Irma, NIM : 201466078  pada artikel Prestasi pada blog ini.

Mengontrol diri agar menjadi Kreatif….????

Suatu hal yang unik ketika sebagai seorang individu kreatif mempunyai 2 sisi, sisi positif dan negatif.

creative-aNamun ketika seseorang individu mau berkembang dan menjadi lebih kreatif, sudah alangkah bijaknya ketika hasil kreatifitas yang positif semakin meninggi(membesar) dan kreatifitas yang negatif mengecil.

Menjadi individu yang kreatif bukan suatu hal yang mudah, usaha mengontrol diri atau menguasai diri adalah sebuah kunci menggapai akhir yang baik.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Yuwinka Hendrik Sandroto, 2015-41-125  pada artikel Norma dan Etika pada blog ini.

Kebiasaan sebagai Norma dan Etika.

Etika & Norma adalah nilai-nilai yang timbul dari suatu kebiasaan masyarakat. Apa yang tentu benar buat individu/kelompok belum tentu benar bagi individu/kelompok lain.

traditionSebagai sebuah contoh; dikota-kota besar seperti Jakarta misalnya, mengenakan celana pendek bagi para gadis-gadis yang berada di Jakarta adalah suatu hal yang lumrah, namun berbeda halnya dengan Kampung saya di Pulau Nias, para gadis yang mengenakan celana pendek dianggap sebgai gadis yang gak benar dan sudah selayaknya diperingati dan pastinya ada sanksi sosial dari masyarakat.

Begitu juga dengan wirausaha, etika & normanya harus bisa menyesuaikan dengan keadaan adat/kebiasaan sekitar sehingga ia dapat diterima dan keberlangsungan usahanya tetap terjamin pd lingkungan tersebut.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Yuwinka Hendrik Sandroto, 2015-41-125  pada artikel Norma dan Etika pada blog ini.

Mimpi dalam merintis usaha baru

Merintis usaha baru memang gak gampang namun ketika individu mau berusaha, hendaklah ia bermimpi. Mimpi menurut saya adalah sebuah pintu kesuksesan karena dengan bermimpi kita dapat menstimulus diri kita untuk berjuang dan memulainya.

dreamSebagai pemula, jangan taku memulai, mulailah memikirkan peluang bisnis yang ada dan silahkan pertimbangkan apakah itu layak atau tidak. Setelah menemukannya, gagaskanlah mimpi itu, buat visi-misi kenapa anda mengembangkan setelah itu lakukan.

Hambatan akan selalu menghadang dan kadangkala itu mengecewakan, tapi suatu hal perlu diingat, nikmatilah proses, proseslah yang membentuk diri kita menjadi tangguh dan pada akhirnya terbiasa. Tidak usaha yang sia-sia. and remember No Gain without Pain.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Yuwinka Hendrik Sandroto, 2015-41-125  pada artikel Merintis Usaha Baru pada blog ini.

Komunikasi yang baik dalam organisasi

Dalam organisasi bisnis sudah seyogiyanya dijalankan dengan komukasi yang baik dan benar. Karena jikalau sebuah organisasi dengan manajemen dan perencanaan yang baik sekalipun namun ketika itu tidak dibarengi dengan komunikasi yang baik pula maka lambat laun akan gagal.

effective-communication-the-leaders-greatest-skill_poster_imgSebagaimana sebuah cerita dalam Alkitab mengenai bangsa yang mau mendirikan menara babel untuk mencapai ketinggian mencapai surga namun karena bahasa komunikasinya tidak baik(berbeda bahasa), proyek menara itu akhirnya gagal.

Baiknya bagaimana? Manajemen Organisasi dan Komunikasi diharuskan bisa jalan bersama-sama dengan suatu keseimbangan dan tidak jauh dari penyimpangan, harapanya ini akan membuahkan hasil yang terbaik.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Yuwinka Hendrik Sandroto, 2015-41-125  pada artikel Manajemen dan Organisasi pada blog ini.

Visi dan Misi itu untuk semua orang.

Pertama kali saya mendengar kata visi misi ketika di bangku SMP pemilihan ketua osis, saya masih bingung apa itu visi dan misi dan saya berpikir visi dan misi itu hanya untuk orang yang ingin menjadi pemimpin.

visi-misi-urlTapi sekarang saya sdh mengerti apa itu visi dan misi dan ternyata visi dan misi bukan hanya untuk seorang yang ingin memimpin tapi diri sendiri pun harus memiliki visi dan misi.

Visi adalah gambaran secara jelas untuk ke arah masa depan mau dibawa kemana diri kita, ataupun lembaga perusahaan, sedangkan misi adalah bagaimana cara nya untuk dapat mencapai misi :)

 

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Mona Oktarina, 201466145  pada artikel Perbedaan Visi dan Misi pada blog ini.

Kepemimpinan sebagai faktor penentu.

Kepemimpinan adalah suatu cara untuk mempengaruhi dan memotivasi orang lain, bawahan atau kelompok untuk saling bekerja sama dalam upaya mencapai suatu tujuan bersama tanpa adanya unsur pemaksaan.

leadershipKepemimpinan sangat penting dlm suatu organisasi , karena kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam suksesnya suatu organisasi atau manajemen. Suatu organisasi akan menjadi buta dan tidak memiliki arah jika ada unsur kepemimpinan dalam organisasi tersebut.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Tri ulaika, Nim : 201411212  pada artikel Kepemimpinan dalam Motivasi pada blog ini.

Efek dari penerapan teori X dan Y

Pendapat saya dalam teori x dan y adalah karyawan lebih senang diperhatikan tingkat psikis nya.

McGregor's Theory X & Theory Y GraphicContoh kecilnya manajer berkata kepada karyawan/bawahannya “kesuksesan perusahan ini tanpa kalian semua tidak akan terjadi so thanks alot untuk semua kinerja yang anda berikan.” Dengan hanya kata itu karyawan/bawahan akan terasa lebih dihargai dan diperhatikan oleh para atasan/pemimpin/owner pada perusahaan dimana dia berkerja.

Efeknya dari kata tersebut karyawan akan kerja lebih senang,enjoy,tanggung jawab dan lebih ekstra bekerja keras demi kemajuan perusahaan dimana dia bekerja. Terimakasih

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nurhata, 201321082  pada artikel Teori X dan Y pada blog ini.

Materi Pendukung mata kuliah EDP-Audit/IS-Audit

Berikut adalah beberapa materi yang dapat menambah wawasan anda tentang EDP-Audit/IS-Audit:businesswoman drawing plan of Audit

Materi Pendukung mata kuliah EDP-Audit/IS-Audit(lanjutan).

Berikut beberapa materi yang dapat menambah wawasan anda tentang Pelaksanaan AUDIT SI/TI:IS-Audit

Sebuah pandangan untuk Hierarchy of Needs Theory

Salam hangat Pak Darmansyah,

dep_5323810-Hierarchy-of-Needs-Pyramid---Maslows-Theory-IllustratedTeori Hierarchy of Needs yang dicanangkan oleh Abraham Maslow lewat tesisnya yang berjudul “A Theory of Human Motivation” yang terkompilasi dalam Psychological Review pada tahun 1943 memang mendapat banyak sorotan perhatian dari kalangan manajemen di Amerika Serikat dan di bidang organizational behaviour. Tak kalah banyaknya riset-riset manajemen internasional yang berkembang dari teori Maslow ini untuk menjamah pengertian teori ini dari sudut pandang motivasi pegawai di seantero dunia ini (Mead, 1994).

Namun terlepas dari banyaknya riset internasional yang mendukung asumsi-asumsi mendasar yang menghirarki bahwa kebutuhan yang berada di level bawah (yang paling penting) harus tercapai dahulu sebelum mencapai kebutuhan level di atasnya (yang secara gradual menjadi “tidak terlalu” penting), perlu dipahami juga ekstensi dan ekstrapolasi dari teori Abraham Maslow ini terhadap perbedaan kultur-kultur masyarakat dunia. Sederhananya, kita pun sekiranya menyoroti apakah teori ini memang bisa diaplikasi secara universal terhadap kultur lain, secara partikular kultur Asia yang termasuk di dalamnya Indonesia.

Banyak peniliti yang berpendapat bahwa teori Hierarchy of Needs Maslow ini terlalu kebarat-baratan (too Western) dan perlulah untuk ditinjau secara kombinatif dengan perspektif Timur yang sangatlah kolektif (collective) (Luthans & Doh, 2012). Menurut Edwin C. Nevis lewat tesisnya yang berjudul Cultural Assumption and Productivity: The United States and China dalam Sloan Management Review tahun 1983, hirarki Maslow ini merefleksikan dan sangat berorientasikan kultur Barat dan berlandaskan serta memfokuskan kepada kebutuhan dari dalam individu-individu perseorangan (inner needs of individuals).

Menurut pendapat saya, tidak semua kultur berfungsi dan berperilaku seperti ini. Kultur Asia, misalnya, menekankan dan mengedepankan kebutuhan masyarakat (needs of society). Lagipula, menurut Nevis, ia berpendapat bahwa hirarki kebutuhan masyarakat Tiongkok selayaknya memiliki 4 level yang bertingkat-tingkat dari bawah ke level tertinggi: kebutuhan dan rasa saling memiliki (secara sosial), physiological, kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, dan kebutuhan aktualisasi diri dalam mengemban pelayanan terhadap masyarakat luas. Dari sini kita dapat melihat bahwa motivasi seseorang berkultur Asia berawal dari kebutuhan sosial yang berlandaskan masyarakat untuk pada akhirnya kembali lagi kepada masyarakat. Sebagai contoh, salah satu orang pengusaha e-commerce tersukses Tiongkok, Jack Ma sering mengutarakan dalam banyak wawancara bahwa “apabila Anda memiliki 1 juta dolar, itu memang uang Anda; disaat Anda memiliki 10 juta dolar, itulah disaat masalah mulai berdatangan dan Anda mulai khawatir akan inflasi dan hal lainnya. Waktu Anda memiliki 1 milyar dolar, itu adalah kepercayaan yang diberikan orang-orang. Itu bukan uang Anda.” Atau yang akhir-akhir ini sering terlihat dalam bentuk iklan sebelum kita menonton video pilihan kita di Youtube bermain, seorang tua membuka iklan itu dengan mengatakan “I think most of you wouldn’t know me. I am Manoj Bhargava, founder of 5-hour energy”. Jujur sebelum melihat video ini, saya belum pernah mendengar atau melihat namanya dimana pun. Padahal, setelah saya melakukan sedikit riset ternyata Manov Bhargava, seorang India di USA, oleh kebanyakan orang, pastilah sudah diperkiran , mengacu kepada teori Maslow, bahwa ia sudah mencapat tingkat aktualisasi diri, lewat bisnis dan pencapaiannya, dalam tahapan dimana potensinya sebagai seorang manusia sudahlah mencapai titik tertinggi. Namun, kehadirannya dalam iklan singkat tersebut membuktikan bahwa pencapaian terbesar dirinya ternyata adalah keterlibatannya secara langsung terhadap bantuan-bantuan sosial dan aksi filantrofisnya, seperti yang ia katakan juga dalam iklan tersebut “if you have wealth, it is a duty to help those who don’t”. Kira-kira, begitulah sedikit pendapat saya mengenai teori Maslow tersebut. Sekian dan terimakasih, Pak atas kesempatan untuk berkomentar di blog Bapak.

Mikail Karim, mahasiswa fakultas hukum dengan NIM 201541017

Referensi:
A. H. Maslow, “A Theory of Human Motivation,” Psychological Review, July 1943, pp. 390–396.

Edwin C. Nevis, “Cultural Assumption and Productivity: The 
United States and China,” Sloan Management Review, Spring 1983, pp. 17–29.

Hodgetts, Richard M., and Fred Luthans. International Management: Culture, Strategy, and Behavior. 8th ed. Boston: McGraw-Hill, 2006. 425-429. Print.

Richard Mead, International Management: Cross-Cultural Dimensions (Cambridge, MA: Blackwell, 1994), pp. 209–212.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Dela Fariha Fuadi, 201466144  pada artikel Teori X dan Y pada blog ini.

Positive and Negative(Teori X dan Y).

Berdasarkan pemaparan diatas, teori X lebih kepada pengertian yang negatif dapat diartikan bahwa kurang adanya hubungan yang harmonis antara atasan dan bawahan.
Sedangkan teori Y membawa kita kepada pemikiran positif dimana hal ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas kinerja individu.

XY-theoryTulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Dela Fariha Fuadi, 201466144  pada artikel Teori X dan Y pada blog ini.

Positive and Negative(Teori Motivasi)

Motivasi adalah dorongan untuk melakukan tindakan atau usaha untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi ada 2 bentuk yaitu :motivation-7-728

  • Motivasi Positif
    Motivasi positif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkat kepuasan tertentu , contohnya motivasi kerja dengan memberikan promosi jabatan, memberikan insentif atau tambahan penghasilan, menciptakan kondisi tempat kerja yang baik agar mereka merasa aman dalam bekerja, dan sebagainya.
  • Motivasi Negatif
    Motivasi negatif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu secara terpaksa. Misalnya menakut-nakuti bawahan dengan memberikan gambaran seolah-olah mereka akan kehilangan jabatan, diturunkan pangkat , dipotong gajinya dan sebagainya.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Bebby Elisa,Nim : 201412190  pada artikel Teori Motivasi pada blog ini.

Tidak ada yang Instan(Mencapai tujuan SMART).

Dalam kehidupan ini,kita pasti menginginkan yang namanya keberhasilan. Misalnya keberhasilan dalam dunia pekerjaan, bisnis, studi dll.

smart-goalskita harus fokus apa yang sedang kita inginkan untuk mencapai keberhasilan, Nothing is Instant

Mencapai target maksimal dalam kehidupan adalah keinginan semua orang.Tidak ada yang instan dalam hidup ini. Semuanya butuh proses.

SMART :
Spesific, maksudnya agar setiap usaha yang kita kerahkan lebih fokus.

Measureable, artinya yang bisa terukur. Bagaimana kita bisa tahu akan tercapai atau tidak kalau tujuan kita tidak bisa terukur.

Achievable, adalah tujuan yang bisa mungkin tercapai. Jangan sampai tujuan yang kita pasang terlalu muluk-muluk sehingga kita sulit mencapainya.

Relevan, berarti ada kaitan dengan prioritas kita. Tujuan hendaknya berorientasi pada hal-hal yang benar-benar kita inginkan.

Time frame menunjukan bahwa kita mempunyai rentang waktu tertentu sesuai yang kita pilih, sebulan, setengah tahun atau setahun.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Ynama : Isabella Nuzirwan 201352169 pada artikel Bagaimana Mencapai Tujuan yang SMART pada blog ini.

Beberapa cara(Merencanakan Masa Depan).

Akan adanya sebuah merencanakan masa depan sangat di perlukan oleh setiap individual
ada beberapa cara atau Merencanakan masa depan menurut saya yaitu :plan-your-future-url

  1. Tak Jauh dari Berdo’a dengan Allah SWT
  2. Bermimpi akan membuat lebih semangat untuk merencanakan masa depan yang diinginkan
  3. Pentingnya motivasi yang di dapat dari orang sekitar kita.
  4. Dan yang paling terpenting adalah Berusaha setiap langkah untuk mewuujudkan suatu yang hallal untuk membahagian orang-orang terdekat dan tentunya untuk saya pribadi .
  5. Rasa Bersyukur yang selalu harus di tanamkan di hati .

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Ynama : Isabella Nuzirwan 201352169 pada artikel Bagaimana Merencanakan Masa Depan pada blog ini.

Membangkitkan sifat sukarela(Teori Motivasi).

Motivasi adalah suatu dorongan atau bentuk perubahan pola pikir agar menjadi lebih giat dan semangat lagi dalam suatu hal yang didapat dari dalam diri sendiri, orang lain, dan atau lingkungan.

BLOG_voluntary-workMotivasi juga akan menimbulkan sifat sukarela dalam melakukan suatu hal (pekerjaan) untuk mencapai suatu tujuan.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Ynama : Zulia Rohma, 201541045 pada artikel Teori Motivasi pada blog ini.

Tujuan(Peluang sebuah pengertian).

Peluang adalah suatu keadaan / kesempatan yang ada di sekeliling kita yang bisa kita manfaatkan untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. tetapi dalam hal ini kita harus mempunyai tujuan tertentu dulu untuk bisa melihatnya dan mencapai nya.

The new opportunity on new cityTulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Ynama : Irawati, nim : 2014.11.270 pada artikel Peluang sebuah pengertian pada blog ini.

Kesabaran dan Ketekunan(Kepemimpinan dalam Motivasi).

Untuk menjadi pemimpin yang dapat memenuhi semua keinginan dan kebutuhan sangat sulit, karena pemimpin tersebut harus dapat menyatukan karakter orang – orang yang menjadi bawahannya agar dapat melakukan tugas dan fungsinya secara sukarela.

leadershipMengapa sulit? Karena setiap orang mempunyai karakter yang berbeda – beda. Apabila terdapat karakter yang kurang baik bagaimana pemimpin dapat menyatukan visi bawahannya. Namun disini peran pemimpin sejati yang dapat meyatukan karakter bawahannya, walaupun ada satu orang bawahan yang mempunyai karakter kurang baik tetapi tidak menghambat kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Diperlukan kesabaran, keteguhan serta keterbukaan agar pemimpin dapat membuat bawahannya dapat memahami dan melaksanakan tujuan dan visi pemimpin tersebut

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Yohannes Priyatna , NIM : 201541012 pada artikel Kepemimpinan dalam Motivasi pada blog ini.

Keluar dari Zona Nyaman(Peluang sebuah pengertian).

Menurut saya, sering kali kita tidak menyadari peluang yang hadir dalam kehidupan kita atau kita sering tidak memanfaatkan peluang yang hadir.

opportunitySering kali kita berpikir kalau kita mengambil peluang tersebut maka kita keluar dari zona kenyamanan kita. Sekarang tinggal bagaimana kita meyakini peluang yang dimiliki akan membuat terwujudnya suatu yang lebih baik untuk kita di masa datang walaupun diawalnya tidak lebih baik dari yang kita miliki sekarang ini.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Yohannes Priyatna , NIM : 201541012 pada artikel Peluang sebuah pengertian pada blog ini.

Tujuan(Peluang sebuah pengertian).

Pertanyaan yang menyulitkan adalah ketika ditanyakan sebuah tujuan. Jika ditanya tujuan kamu hidup di dunia ini untuk apa? Banyak orang pasti tidak bisa langsung menjawab.

opportunityButuh waktu walau hanya beberapa detik untuk memikirkan tujuan tersebut. Jangankan tujuan hidup, ketika ditanya tujuan kita 10 tahun ke depan apa saja kita masih kesulitan untuk menyebutkan.

Dalam menentukan peluang, tujuan adalah hal yang penting. Ketika tujuan sudah ada, kita akan mudah menemukan peluang-peluang yang ada disekitar yang menggiring kita pada tujuan tersebut.

Peluang adalah kata benda dan bukan kata kerja. Seringkali orang-orang keliru antara peluang dan mekanismenya. Kita harus terbiasa memikirkan tujuan dan peluang yang ada disekitar, agar kita terlatih dan menjadi mudah dalam meraih tujuan yang kita inginkan.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113 pada artikel Peluang sebuah pengertian pada blog ini.

Jangan pernah SOMBONG(Prestasi).

Prestasi adalah sesuatu yang bisa dicapai seseorang. Berprestasi adalah capaian seseorang di atas pencapaian orang lain dengan syarat, harus pada level yang sama dan tingkatan yang sama (Apple to apple).

arrogance1Kembali lagi ke kata prestasi, dalam mencapai sesuatu hal, tidak mungkin hanya karena hasil kita sendiri. Orang-orang disekitar turut berperan dalam pencapaian kita. Jadi, jangan pernah sombong dan  merasa bisa mencapai apapun hanya karena diri sendiri.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113 pada artikel Prestasi pada blog ini.

Bukan semata-mata INGIN(Menetapkan Tujuan yang SMART).

Menetapkan tujuan yang smart Dalam menetapkan tujuan tidak boleh bersifat umum dan tidak spesifik. Yang paling penting adalah harus memiliki tolak ukur. Mengapa tujuan harus memiliki tolak ukur dan mengikuti konsep SMART?

smart-goalsKarena dalam menentukan tujuan bukan hanya semata-mata “ingin” atau tersusun dengan ketidakjelasan pencapaian. Dalam satu tujuan harus terukur, dapat dicapai, realistis, dan ditetapkan waktunya. Agar tujuan tersebut dapat dicapai.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113 pada artikel Menetapkan Tujuan yang SMART pada blog ini.

Proses dan Pengalaman(Cara Mencapai Tujuan).

goal-orientedKetika kita memiliki tujuan berdasarkan konsep SMART yang sebelumnya sudah kita pelajari, kita juga harus mampu menyusun strategi dengan menganalisa masalah yang sebelumnya dihadapi  pada waktu mencapai tujuan sebelumnya (belajar dari pengalaman), lalu susunlah rencana dengan membuat cara jadwal dan cara penyelesaiannya, lakukan dengan konsisten, evaluasi, dan perbaiki hasilnya. Untuk mencapai tujuan yang kita inginkan memang membutuhkan proses panjang. Karena, melalui proses dan pengalaman kita akan mudah menyelesaikan masalah-masalah ditahapan selanjutnya.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113 pada artikel Cara Mencapai Tujuan pada blog ini.

Berfikir tentang masa depan(Bagaimana Merencanakan Masa Depan).

Sebelum merencanakan masa depan, setiap orang harus mau berfikir apa yang sebenarnya dia inginkan dan bahagia ketika melakukannya. Bukan hanya menjalani hidup karena ego dan selalu berkaca dengan kehidupan orang lain yang kita anggap “paling bagus”, “ paling oke”, dan “paling bahagia”.

plan-your-future-urlMulailah tanyakan pada diri sendiri hal apa yang membuat kita bahagia dan bermanfaat untuk orang banyak. Lalu susunlah rencana-rencana kecil 4-5 tahun ke depan gerakan-gerakan apa yang akan kita lakukan. Bukankah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin? Bahkan, untuk menjalani hari esok kita harus tahu hal-hal apa yang akan kita lakukan. Apalagi untuk 10-20 tahun di masa yang akan datang. Kita mau jadi apa?

Kitalah yang harus mengendalikan waktu. Bukan waktu yang mengendalikan kita. Pergunakan waktu sebaik-baiknya, diawali dengan meluangkan sedikit waktu untuk berfikir dengan tenang dan menemukan impian.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113 pada artikel Bagaimana merencanakan masa depan pada blog ini.

Pemimpin(Kepemimpinan dalam motivasi).

Pemimpin adalah orang yang mampu membuat orang lain melakukan apapun dengan sukarela.

great-leaderBagaimana cara membuat orang lain suka rela? Dengan cara memenuhi kebutuhannya. Lalu bagaimana kepimpinan dalam motivasi? Itu artinya pemimpin harus mampu memotivasi  anggota.

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya. Untuk bisa memotivasi, seorang pemimpin harus tahu kebutuhan anggota. Pemimpin harus rajin memberi. Memberikan kebutuhannya. Dengan tahu kebutuhan/apa yang diinginkan anggota, pemimpin tidak akan kesulitan memberikan dorongan agar anggota tidak putus asa dan termotivasi.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113 pada artikel Kepemimpinan dalam motivasi pada blog ini.

Kepemimpinan (Pemimpin yang baik).

Bentuk konkret pemimpin adalah menjadi panutan. Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin?

leadershipTindakan dan sikap pemimpin harus menjadi contoh yang baik untuk anggota. Karena, anggota akan berkaca pada pemimpin. Jika pemimpin melakukan hal baik, maka anggota juga akan melakukannya. Jika pemimpin memberikan contoh yang buruk. Maka, anggota akan berperilaku buruk. Ini bukan hukum yang pasti. Tentunya tidak semua orang akan seperti itu.

Perilaku yang wajib dimiliki pemimpin yang baik adalah Memberi. Memberi apa yang anggota butuhkan. Memberi apa yang anggota inginkan. Agar hidupnya lebih mudah. Menjadi pemimpin yang baik tidak mudah. Harus memiliki kesabaran, keteguhan hati, lapang dada, dan keterbukaan yang tinggi.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa Nama: Shinta Anggraini Karsono, NIM: 201466113.