Teori X dan Y dari sudut pandang Mahasiswa.

Pengertian, Visioner, Tegas, Bijaksana Bisa menempatkan diri, Mampu/cakap Terbuka, Mampu mengatur, Disegani , Cerdas, Cekatan, Terampil, Pemotivasi, Jujur, Berwibawa, Berwawasan luas, Konsekuen, Melayani, Credible, Mampu membawa perubahan, Adil, Berperikemanusiaan, Kreatif, Inovatif, Sabar, Bertanggung jawab, Konsiten, Low profile, Sederhana dan humble (rendah hati), Rendah hati/humble, Royal/tidak kikir, berjiwa sosial Loyal (setia) kepada bawahan, Disiplin, Mampu menjadi tauladan/memberi contoh, Punya integritas, Berdikasi/berjiwa mengabdi, Dapat dipercaya (credible), Percaya diri, Kritis, Religious, Mengayomi, Responsive (cepat tanggap), Teliti, Supel (ramah), Pema’af, Peduli (care), Profesional, Berprestasi, Penyelesai Masalah (problem solver), Good looking, Sopan, Cerdas secara emosi (memiliki tingkat EQ yang tinggi), pengennya itu sihh “ Itu Gueee bangetzzz “ Semoga bisa amanah seperti itu ditempat kerja dan dimana saja.

Bicara teori X dan Y, yahhh gitu deh di tempat kerja. Karena saya juga seorang karyawan pernah di posisi x dan juga di posisi y. Tapi kembali lagi, untungnya say punya orang tua yang selalu mengajarkan hal yang positif dalam hidup saya, jadi saya banyak teori y yang digunakan.

McGregor's Theory X & Theory Y GraphicPercaya deh kalau teori y yang digunakan pasti kita akan melaju kencang jadi pintar dan dapat berada pada posisi tertentu dalam perusahaan. Namun bila bukan karir yang dikejar pun. Bila kita menggunakan teori y, maka pekerjaan apapun yang kita lakukan akan terasa mudah dan menyenangkan.

Karena hanya satu beban yang kita gunakan dalam bekerja yaitu fisik dan otak. Tapi bila kita sedikit saja gunakan teori x, pekerjaan ringan pun akan berat. Karena ada dua beban yaitu fisik dan mental(emosi). Selain pekerjaan tidak akan maximal, juga tenaga terkuras banyak.

Menurut saya sebagai pimpinan penting menyadari dan memahami teori ini, karena akan berpengaruh pada perilaku memberikan motivasi kepada staf dibawahnya. Bagaimana berkomunikasi kepada karyawan x dan y, tentu akan berbeda pula pendekatannya.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: Nama : Katharina M Nim : 201466180)  pada artikel Teori X dan Y pada blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>