Variabel Motivasi versi Mahasiswa.

Melihat teori yang mengemukakan bahwa motivasi karyawan dipengaruhi oleh motif, harapan dan insentif yang diinginkan. Dapat dikatakan benar atau setuju dengan hal itu. Namun mungkin dalam aplikasinya bisa salah satu yang digunakan atau bisa keseluruhan yang menjadi pemikiran seseorang bekerja. Seperti contoh teori diatas dari Joseph Tiffin (1985: 267) mengatakan bahwa pemberian insentif sangat diperlukan terutama apabila karyawan tidak banyak mengetahui tentang hal apa yang akan dilakukannya. Menurut saya mungkin ada seseorang karyawan yang hanya menggunakan satu motif tersebut.

motivation-3Dan ini biasanya ditempat kerja hanya sebagi penonton, pelaku dan atau mungkin trauble maker. Mungkin mudah diajak bekerjasama, namun harus terus diberikan bimbingan. Karena motivasinya hanya isentif, dia mungkin hanya sebagi karyawan yang berada di zona nyaman. Sebagai seorang pimpinan saya rasa penting mengetahui teori pada bab 5 ini, karena akan membantu dalam menghadapi atau bagaimana harus berperan dan memperlakukan pegawai dibawahnya untuk membangun atau menggerakkan kearah tujuan bersama. Karena aplikasinya akan sangat berbeda beda terhadap karyawan yang satu dengan yang lain.

Tulisan ini dicuplik dari komentar mahasiswa: nama : Nama : Katharina M Nim : 201466180  pada artikel Variabel-variabel Motivasi pada blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>