Mengapa Para Pemakai Perlu Berpartisipasi dalam Pembuatan Model Data?

Pembuatan model data bukanlah tugas yang mudah, seperti yang dialami oleh Hewlett-Packard ketika mulai mendesain database baru untuk fungsi akuntansi dan keuangannya. Masalah utamanya adalah istilah yang sama dapat memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda. Misalnya, akuntansi menggunakan istilah pesanan (order) untuk mengacu pada jumlah dolar total dari pesanan dalam setiap periode waktu, sedangkan departemen penjualan menggunakan istilah tersebut untuk mengacu pada pesanan pelanggan individual.

Bahkan, kebingungan ini juga muncul dalam fungsi akuntansi dan keuangan. Contohnya kelompok yang melaporkan menggunakan istilah produk untuk mengacu pada barang yang saat itu dijual ke pelanggan. Jadi, kunci utama untuk entitas ini adalah nomor produk. Sebaliknya, kelompok yang membuat peramalan menggunakan istilah produk untuk mengacu pada barang yang masih dalam tahap perencanaan dan belum memiliki nomor produk.

hp-urlUntuk mengatasi masalah ini, Hewlett-Packard meminta berbagai kelompok pemakai untuk secara aktif berpartisipasi dalam proses pembuatan model data. Langkah pertama adalah meyakinkan semua pemakai mengenai perlunya dan keuntungan pembuatan model data untuk fungsi mereka. Selanjutnya, perlu untuk mendefinisikan secara hati-hati mengenai cakupan usaha pembuatan model,

Hewlett-Packard merasakan bahwa waktu yang diinvestasikan dalam tahap awal ini sangat bermanfaat, karena memfasilitasi aktivitas, memperjelas definisi dan mengembangkan daftar atribut yang terjadi pada proses selanjutnya.

Aktivitas selanjutnya merupakan pekerjaan pengulangan yang mencakup banyak revisi. Dokumentasi merupakan hal yang penting dalam proses ini. Setiap anggota tim pemodel dan kelompok pemakai memiliki kopi dari daftar yang diusulkan, yang mempermudah untuk mengetahui inkonsistensi dalam pendefinisian.

Hewlett-Packard mengakui kontribusi yang signifikan dari pendekatan pembuatan model data terhadap kesuksesan keseluruhan proyek. Pembuatan model data membuat para peserta pertama-tama berkonsentrasi pada pemahaman karakteristik bisnis yang penting dalam sistem yang baru, sehingga tidak langsung terhenti dalam penentuan isi tabel relasional.

Hal ini membantu mereka untuk mengidentifikasi dan mengatasi pandangan yang berbeda sejak awal proses, dan membuka jalan ke penerimaan sistem yang dihasilkan. Namun demikian, langkah utamanya adalah melibatkan kelompok pemakai untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembuatan model data. Jika tidak, model data yang dihasilkan tidak akan akurat atau diterima secara luas.
Sumber: Diadaptasi dari C.Rzndall Byers dan Lysa Beltz, Financial Data modeling at . Hewlett-Packard,” Journal of System Management (january1994) 28-33.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>