Pemeriksaan Kelengkapan (Completeness Check)…(3)

Selama kunjungan penjualan, seorang tenaga penjual biasanya membicarakan dan mendemonstrasikan lebih dari satu produk. Sama juga halnya, suatu produk dapat didemonstrasikan dalam berbagai kunjungan penjualan. Oleh sebab itu, Perancang database menetapkan model hubungan mengunjungi pelanggan-persediaan sebagai M:N, dengan kardinalitas minimum dan maksimum yang sama dengan yang digunakan dalam hubungan pesanan pelanggan-persediaan (customer order-inventory relationship).

Jika kunjungan penjualan berhasil, pelanggan akan memesan produk PERUSAHAAN. Namun demikian, tidak setiap kunjungan akan menghasilkan pesanan. Beberapa pelanggan mungkin tidak langsung memesan setelah kunjungan pertama, melainkan setelah beberapa kali kunjungan. Untuk tujuan evaluasi kinerja, Manajemen meminta Perancang database menganggap pesanan tersebut sebagai hasil dari kunjungan penjualan yang, paling terakhir.

Lebih lanjut, menurut Manajemen, ada beberapa pelanggan korporat yang memesan setelah menerima katalog produk PERUSAHAAN atau setelah mengunjungi Website PERUSAHAAN. Oleh sebab itu, Perancang database menetapkan model hubungan mengunjungi pelanggan-pesanan pelanggan sebagai 1:1, dengan kardinalitas minimum 0 untuk setiap kegiatan.
Gambar DD-9.Gambar-5-0008-aa-dd-9

Gambar DD-9 menunjukkan revisi dari diagram REA yang dibuat oleh Perancang database, dan Gambar DD-10 menunjukkan isi dari dua tabel baru yang dibuat oleh Perancang database. Perancang database juga memodifikasi tabel pesanan pelanggan pada Gambar DD-8 untuk memasukkan atribut “nonor kunjungan” sebagai kunci luar yang menghubungkan kegiatan tersebut dengan kegiatan mengunjungi pelanggan.

Gambar DD-10.Gambar-5-0009-a-1a-dd-10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>