Prinsip Umum Kardinalitas Minimum entitas kegiatan dalam hubungan Sumber daya-Kegiatan.

Sekarang perhatikan kardinalitas yang berhubungan dengan entitas kegiatan dalam hubungan sumber daya-kegiatan.

Gambar-5-0006-aaGambar DD-6 mencerminkan prinsip umum bahwa kardinalitas minimum yang berhubungan dengan entitas kegiatan dalam hubungan sumber daya-kegiatan biasanya bernilai l.

Contohnya, setiap kegiatan penjualan harus memasukkan paling tidak satu baris dalam tabel persediaan (agar penjualan terjadi, PERUSAHAAN harus menjual sesuatu). Dengan cara yang hampir sama, setiap pembayaran yang diterima dari seorang pelanggan harus disimpan ke dalam akun kas.

Satu-satunya pengecualian dalam aturan umum ini muncul apabila sebuah kegiatan berpotensi dihubungkan dengan lebih dari satu entitas sumber daya. Bayangkan sebuah bisnis perbaikan mobil. Beberapa pelayanan, seperti pergantian ban, bisa jadi tidak melibatkan penjualan suku cadang apa pun; sementara pelayanan lainnya, seperti perbaikan rem; melibatkan baik tenaga kerja dan suku cadang. Jadi, kegiatan penjualan untuk bisnis perbaikan mobil seperti ini dapat dihubungkan ke sebuah entitas persediaan, atau ke sebuah entitas pelayanan perbaikan, atau dihubungkan pada kedua jenis sumber daya tersebut.

Konsekuensinya, kardinalitas minimum untuk kegiatan penjualan tersebut adalah 0 dalam hubungan¬-hubungan tersebut. (Catatan: Dalam situasi tertentu yang jarang terjadi, sebuah kegiatan dapat dihubungkan ke salah satu dari beberapa entitas pelaku khusus. Dalam kasus semacam ini, kardinalitas minimum yang berhubungan lagi dengan entitas kegiatan terkait akan bernilai 0, bukan seperti normalnya, yaitu 1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>