Soal Take- Home UAS Kewirausahaan.

JELASKAN dan berikan CONTOH Faktor-faktor fungsional yang terintegrasi pada rencana usaha, meliputi:

  • Pemasaran
  • Keuangan
  • Manufacturing (operasi)
  • Sumberdaya manusia.

???????????????????????????????????????????????????Kirimkan jawaban anda ke tugaskewirausahaan202@gmail.com

dan berikan reply pada blog ini dengan kalimat :

NIM, NAMA, Saya telah mengirim tugas ini ke-email dimaksud.

Catatan: Karena jadwal ujian tgl 31 Jan 2015, maka pengiriman jawaban ditunggu selambatnya tanggal 01 Feb 2015.

Tugas On-Line 5.

Business-PlanBuatlah sebuah rencana bisnis guna mewujudkan tujuan yang ingin anda capai, untuk itu anda dapat menggunakan referensi link dibawah ini:

http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2012/12/08/penyusunan-rencana-usaha/

Kirimkan Rencana Bisnis tersebut ke:
tugaskewirausahaan202@gmail.com

oo0Selamat Bekerja0oo

Tugas Pra-UTS Kewirausahaan seksi 13 2014-SPA

Berikan sebuah ilustrasi bagaimana memperlihatkan peluang yang anda miliki.
Silahkan kirimkan jawaban anda kealamat email dibawah ini:

tugaskewirausahaan202@gmail.com

Catatan: jika anda telah melaksanakan tugas tsb dan mengirimkannya ke email dimaksud, berikan reply sbb : “Saya telah mengirim jawaban pada email tsb; NIM, NAMA”

oo0Selamat Bekerja0oo

Tugas UTS Kewirausahaan Seksi 13 2014-SPA

Buatlah sebuah rencana bisnis guna mewujudkan tujuan yang ingin anda capai pada “tugas pra-uts seksi 13 2014-SPA”, untuk itu anda dapat menggunakan referensi link dibawah ini:

http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2012/12/08/penyusunan-rencana-usaha/

Kirimkan Rencana Bisnis tersebut ke:
tugaskewirausahaan202@gmail.com

oo0Selamat Bekerja0oo

 

Tugas On-Line : Memulai Usaha Baru.

Misalkan anda berniat membuka Usaha Baru (dapat berupa cabang dari usaha yang sudah ada atau perluasan bidang usaha), jawablah beberapa pertanyaan dibawah ini sehubungan dengan kegiatan tsb.

  1. Di Lokasi manakah usaha itu akan dibuka, jelaskan PERTIMBANGAN anda MEMILIH LOKASI tsb(lokasi tidak harus identik dengan nama sebuah tempat).
  2. Strategi Pemasaran apa yang harus anda lakukan dan BAGAIMANA MEWUJUDKAN strategi tersebut(ingat selain mengikuti strategi sesuai pola PLC anda juga harus mempertimbangkan faktor demografi).

Selamat Berkarya….!!!!!.

Tugas On-Line (1) KWU seksi 10 2013/2013-1

Tugas Online-1. Membuat Brosur.

Buat sebuah brosur yang bertujuan untuk memperkenalkan usaha yang baru anda buka(boleh berasumsi baru akan dibuka), bidang usaha boleh anda sesuaikan dengan minat dan bakat anda.

Fokuskan perhatian anda pada struktur brosur yang terdiri atas : Header-section, Body-section dan Ending-section (anda dapat menukar posisinya, misalnya Body terlebih dahulu atau Header terlebih dahulu, bahkan anda dapat saja memulainya dengan Ending-section terlebih dahulu, urutan dan susunan struktur tidak mengikat).

Ingat…….!!!!!, brosur yang anda buat harus memenuhi kriteria komunikasi, yaitu: Informatif dan Persuasif.

Selamat ber-eksplorasi dan ber-Kreasi….!!!!

Catatan: Seluruh Jawaban yang anda berikan tidak akan seketika muncul pada blog ini karena harus menunggu Approval dari saya, oleh karenanya tidak perlu menjawab ber-ulang-ulang.

Contoh Surat Permohonan pada Proposal Rencana Usaha

Kepada

Yth. Bapak/Ibu Pimpinan

Kementerian Koperasi & UKM

Di Tempat.

Dengan Hormat,

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                                                    :

Jenis Kelamin                                     :

Tempat/Tgl. Lahir                             :

Agama                                                  :

Alamat                                                  :

No. Telp.                                              :

                Dengan ini mengajukan Proposal Permohonan Bantuan Modal Usaha  kehadapan Bapa/Ibu Pimpinan. Sebagai bahan pertimbangan bagi Bapak/Ibu Pimpinan dalam proses seleksi, bersama ini saya lampirkan:

1.       Fotocopy KTP

2.       Fotocopy Kartu Keluarga

3.       Fotocopy NPWP

4.       Pasphoto 2×3 2 lbr

5.       Pasphoto 4×6 2 lbr

6.       Fotocopy Rekening Bank

Demikian Proposal Permohonan Bantuan Modal Usaha ini saya ajukan , Atas segala bentuk perhatian dan pertimbangan yang telah dan akan Bapak/Ibu Pimpinan berikan saya haturkan terima kasih.

Jakarta,

(Nama jelas)

Contoh Halaman Ringkasan pada Proposal Rencana Usaha

Berikut adalah contoh Halaman ringkasan pada Proposal Rencana Usaha.

Ringkasan Proposal

A.      Manajemen

a.       Nama Usaha

b.      Nama Pemilik

c.       Bidang Usaha

B.      Pemasaran

a.       Produk yg dipasarkan

b.      Sasaran konsumen

c.       Wilayah pemasaran

d.      Rencana penjualan/bln

e.      Harga jual

C.      Keuangan

a.       Total Pembiayaan

b.      Modal sendiri

c.       Bantuan modal yang diajukan

d.      Jumlah penjualan/bln

e.      Keuntungan/bln(bruto)

 

Contoh Lay-out Proposal Usaha

Halaman-1 berisi JUDUL (silahkan Klik untuk melihat formatnya)
Halaman-2 berisi Ringkasan Proposal (silahkan Klik untuk melihat formatnya)
Halaman-3 berisi Surat Permohonan (silahkan Klik untuk melihat formatnya)
Halaman-4 berisi
Bab I.
Pendahuluan
1. Latar Belakang.
Jika usaha itu telah berjalan maka sub-bab ini berisi :
kondisi usaha saat ini dan kendala yang dihadapi.

Jika usaha itu baru akan dirintis, maka sub-bab ini berisi :
Peluang yang terlihat dan potensi yang dimiliki oleh pengaju proposal.

2. Maksud dan Tujuan.
Jika usaha itu sudah berjalan, maka Sub-bab ini berisi:
Permohonan bantuan modal untuk rencana pengembangan usaha
Jika usaha itu baru akan dirintis, maka sub-bab ini berisi :
Rencana untuk memulai usaha dan permohonan bantuan modal untuk memulainya,
Halaman-5 sd 6 berisi:
Bab II
Pembahasan.
1. Tempat usaha.
Sub-bab ini berisi:
Lokasi usaha(alamat dan lain sebagainya)
2. Rencana anggaran.
Sub-bab ini berisi:
Rincian peralatan dan bahan serta peralatan tambahan yang diperlukan untuk menjalankan usaha(biasanya berbentuk table seperti contoh lay-out dibawah ini:

tabel-rincian-anggaran-proposal-usaha

3. Strategi Pemasaran Usaha.
Sub-bab ini berisi:
Strategi pemasaran yang akan dijalankan, biasanya mengacu kepada PLC(Product Life Cycle).
Jika usaha baru maka strategi yang akan dijalankan dititik beratkan pada Promosi,
Jika usaha sudah berjalan dan berada pada posisi pertumbuhan(growth) maka strategi yang akan dijalankan adalah Distribusi/membuat kemudahan bagi konsumen untuk memperoleh produk, jika berada pada posisi Dewasa(Mature) maka strategi harga yang akan dijalankan, strategi ini dapat berbentuk memperluas pasar baik dalam bentuk turun atau menaikkan harga, Jika dalam posisi menurun(Decline) maka strategi produk baru yang akan dijalankan, dapat berupa memperluas jangkauan pasar atau membuka pasar yang baru atau dapat juga dilakukan dengan merubah produk.
4. Resiko Usaha.
Sub-bab ini berisi:
Resiko yang akan dihadapi dalam menjalankan usaha ini.
5. Penanggulang Resiko Usaha.
Sub-bab ini berisi:
Cara menanggulangi resika yang timbul.
Halaman-7 berisi:
Bab II
Penutup.
Berisi:
Simpulan dan harapan pengaju proposal serta jangan lupa mencantumkan tanggal dan tanda tangan.

Overconfidence dalam Kewirausahaan

overconfidence-08bucks-napkin-ready-blogSpanKetika pengusaha sangat percaya diri, mereka cenderung untuk mengikuti informasi milik mereka sendiri, mereka mengabaikan informasi berbobot yang tersedia untuk umum atau mengabaikan kurang lengkapnya informasi apapun.

I-love-riskBeberapa individu yang mengamati perilaku tersebut cenderung percaya bahwa pengusaha tidak takut risiko atau bahwa mereka memiliki tingkat yang lebih tinggi toleransinya terhadap risiko. Persepsi seperti ini bertahan selama bertahun-tahun dan terutama dianggap sebagai salah satu karakteristik dari pengusaha.

Avoid-Risk-e1334774988114

Sebuah studi oleh Wu dan Knott (2006) memberikan informasi yang bertentangan dengan keyakinan itu. Lebih khusus lagi, Wu dan Knott (2006) mengamati bahwa pengusaha lebih berhati-hati daripada kebanyakan dari kita berpikir. Dalam beberapa kasus, pengusaha tampaknya lebih risk averse daripada rata-rata, mereka terlihat khawatir ketika melakukan usaha-usaha baru dan jelas risiko.

Temuan tersebut tampaknya bertentangan tetapi sebenarnya tidak. Penjelasan itu didasarkan pada persepsi bahwa pengusaha selalu menghindari risiko. Mayoritas individu mengidentifikasi risiko sebagai tingkat ketidakpastian sesuatu terjadi atau tidak, karena itu, semakin besar ketidakpastian, semakin besar risikonya.

uncertainity-urlOleh karena itu Pengusaha selalu memasuki dimensi yang penuh dengan kepastian, yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan tugas-tugas kesehariannya. Dan oleh karena tidak pernah mau memasuki dunia lain(yang memiliki resiko) maka laju pertumbuhan usahanya akan berjalan sesuai dengan kapasitas saat ini saja dan tidak akan pernah berlaku konsep meng-eksploitasi modal dengan melakukan pengembangan usaha.

13767899-product-life-cycle-chart-marketing-conceptDan jika dilihat dari kurva Product Life Cycle, maka usaha seperti ini tidak akan pernah mengikuti siklus PLC dan hanya akan bertahan pada kondisi Maturity saja yang lambat laun akan tergilas oleh bertumbuh kembangnya pesaing.

PENYUSUNAN RENCANA USAHA

PENYUSUNAN RENCANA USAHA

DEFINISI RENCANA USAHA DAN MANFAAT RENCANA USAHA.
Rencana Usaha adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh seorang wirausaha  yang menggambarkan hubungan faktor-faktor internal dan eksternal yang terlibat dalam memulai bisnis baru.

Faktor-faktor fungsional yang terintegrasi :
–          pemasaran
–          keuangan
–          manufacturing (operasi)
–          sumberdaya manusia

Pihak lain yang terlibat pembuatan Rencana Usaha selain Wirausahawan :

  1. Lawyers (Ahli Hukum)
  2. Akuntan
  3. Konsultan Pemasaran
  4. Engineers

Pihak-Pihak yang membutuhkan Manfaat dari Rencana Usaha :

Pegawai
Pegawai membutuhkan Rencana Usaha (RU) untuk mengetahui perkembangan perusahaan tempat mereka bekerja karena dengan begitu mereka akan mengetahui manfaat positif maupun negatif dari Rencana Usaha terhadap mereka.

Manfaat positif yang mungkin timbul :

  1. RU membutuhkan penempatan SDM sehingga dimungkinkan adanya penggunaan dari pegawai yang sudah ada untuk ditempatkan (mutasi) yang membuat peningkatan jenjang karir ataupun gaji.
  2. RU yang siap dijalankan akan membutuhkan SDM baru dan memerlukan pengrekrutan SDM sehingga akan mengurangi jumlah pengangguran.

Manfaat negatif yang mungkin timbul adalah apabila RU dari perusahaan yang sudah ada berbeda dengan bisnis yang sudah dijalankan dan perusahaan akan beralih ke RU tersebut dapat mengakibatkan SDM yang sudah ada terancam di PHK karena tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan dalam RU

Investor
Manfaat Rencana Usaha (RU) bagi investor adalah untuk mengetahui apakah dana yang akan diinvestasikan oleh investor tersebut dapat menghasilkan manfaat (keuntungan) seperti yang diharapkan oleh investor serta resiko yang akan dihadapi investor bila berinvestasi.

Bankers
Manfaat Rencana Usaha (RU) bagi bankers adalah apabila wirausahawan membutuhkan dana pinjaman usaha ke bank maka bankers melihat kelayakan pinjaman berdasarkan RU untuk menentukan jumlah agunan, jumlah pinjaman serta waktu dan tingkat pengembalian yang sesuai.

Modal Ventura
Manfaat Rencana Usaha (RU) bagi Modal Ventura adalah sama dengan manfaat RU bagi bankers.

Supplier
Manfaat Rencana Usaha (RU) bagi Supplier adalah untuk mengetahui kegiatan operational usaha dari RU berdasarkan waktu, jumlah dan jenis produksi, serta kuantitas dan kualitas bahan baku dan penunjang yang diperlukan sehingga para supplier dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Konsumen
Manfaat Rencana Usaha (RU) bagi Konsumen adalah untuk mengetahui apakah ada perubahan kuantitas dan kualitas produk yang akan mempengaruhi konsumsi mereka akan produk tersebut. Sedangkan RU untuk bisnis baru bermanfaat bagi konsumen dalam melihat seberapa besar manfaat yang dapat diterima bila menggunakan produk tersebut.

Advisor (Penasehat) dan Konsultan
Manfaat Rencana Usaha (RU) bagi Advisor (Penasehat) dan Konsultan adalah untuk melihat apakah diperlukan perbaikan-perbaikan dalam semua faktor ex pemasaran, operasional, SDM, keuangan dan lainnya agar Rencana Usaha dapat dijalankan tanpa adanya hambatan yang berarti.

PERSIAPAN RENCANA USAHA
Suatu bisnis / usaha dimulai dengan adanya ide, oleh karena itu untuk merealisir suatu bisnis yang baik diperlukan juga ide produk yang baik dan tepat. Langkah-langkah dibawah ini merupakan salah satu cara untuk membantu dalam mendapatkan ide produk sampai terwujudnya suatu bisnis.

PEMBUATAN RENCANA USAHA (BUSINESS PLAN)
UMUM
APA PRODUK KITA
Jenis produk / jasa yang ingin dibuat / dijual keistimewaannya secara umum dan khusus

DIMANA DAN MENGAPA MEMILIH LOKASI USAHA
- Peta tempat usaha
–         Alasan pribadi dan ekonomi memilih lokasi tersebut

RENCANA PEMASARAN
SIAPA YANG AKAN MENJADI PELANGGAN DAN DARIMANA MEREKA
Pedagang besar, pengecer, perorangan, rumah tangga, sekolah, rumah sakit, kantor pemerintah dsb.

BAGAIMANA SAYA DAPAT MENJELASKAN SETIAP PELANGGAN
Jelaskan kelompok pelanggan yang berbeda untuk setiap produk, karakteristik dari anggota-anggota setiap kelompok secara umum, dan siapa saja yang ingin dan mampu membeli produk tersebut.

BERAPA UNIT YANG AKAN DIBELI OLEH PELANGGAN DALAM SETAHUN
–    Menetapkan kelompok pelanggan untuk masing-masing produk
–    Perkirakan jumlah mereka
–    Perkirakan berapa sering mereka membeli
–    Perkirakan berapa banyak yang mereka beli dalam satu tahun

SIAPA YANG AKAN MENJADI PESAING DAN BERAPA UNIT PRODUK YANG DAPAT MEREKA JUAL DALAM SETAHUN
Tentukan para pesaing untuk setiap produk dan perkirakan berapa unit yang mereka dapat jual dalam setahun

BERAPA UNIT PRODUK MAKSIMAL YANG MUNGKIN DAPAT DIJUAL
Berdasarkan peluang dan pesaing, perkirakan berapa banyak masing-masing produk yang dapat dijual

BAGAIMANA MEMPROMOSIKAN PRODUK YANG ADA
Jelaskan berapa cara mempromosikan produk dan pesan yang tepat untuk calon pelanggan

BAGAIMANA PERKEMBANGAN PERMINTAAN ATAS PRODUK DI PASAR
–    Perkembangan populasi di wilayah pasar
–    Perkembangan jumlah pelanggan
–    Perkembangan keinginan dan kemampuan membeli

BERAPA BANYAK PRODUK YANG AKAN DIBUAT DAN DIJUAL PADA TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA
Buatlah perkiraan jumlah unit utama yang akan dibuat dalam jangka tiga tahun pertama operasi usaha

KUALITAS PRODUK YANG BAGAIMANA YANG DIINGINKAN PELANGGAN
–    Bentuk (appearance) : keenakannya dipandang mata
–    Penampilan (performance) : punya arti tersendiri
–    Keawetan (durability) : tahan lama
–    Keamanan (safety) : tidak mencelakakan
–    Kenyamanan (comfort) : enak dirasakan
–    Ekonomis (economy) : dihubungkan dengan harga

BAGAIMANA KUALITAS YANG DITAWARKAN
Perhatikan keunggulan dan kelemahan produk pesaing

BERAPA HARGA JUAL YANG DITENTUKAN
–     Biaya plus tingkat keuntungan tertentu
–     Memperhatikan harga pesaing
–     Harga promosi

RENCANA PRODUKSI DAN OPERASI
BAGAIMANA LANGKAH-LANGKAH DALAM MEMPRODUKSI SETIAP PRODUK

Jelaskan langkah-langkah produksi untuk setiap produk dan juga waktu dari setiap langkah tersebut

MESIN, ALAT-ALAT DAN PERLENGKAPAN APA SAJA YANG DIBUTUHKAN.
Catat semua mesin, alat, perlengkapan yang dibutuhkan dan jelaskan penggunaannya masing-masing

DIMANA MESIN. ALAT, DAN PERLENGKAPAN TERSEBUT DIDAPAT / DIBELI DAN BERAPA BIAYANYA.
BAGAIMANA PERAWATAN / PEMELIHARAAN MESIN DILAKUKAN DAN APAKAH SUKU CADANGNYA TERSEDIA DI PASAR SETEMPAT’

–    Jelaskan tugas-tugas perawatan dan siapa yang melaksanakannya
–    Dimana dan kapan suku cadang didapat

BERAPA LUAS TEMPAT YANG DIBUTUHKAN UNTUK BENGKEL KERJA
Gambar sketsa tata ruang dan berapa luas total yang dibutuhkan

JENIS PEKERJA LANGSUNG YANG DIBUTUHKAN DAN KETRAMPILAN APA SAJA YANG DIMILIKI OLEH MEREKA.
–    Nama jenis pekerjaan yang akan dilakukan dalam setiap langkah produksi / operasi
–    Jelaskan kualifikasi dan pengalaman yang harus mereka miliki

BERAPA PEKERJA LANGSUNG YANG DIBUTUHKAN UNTUK OPERASI TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA

TENAGA KERJA TIDAK LANGSUNG APA YANG DIBUTUHKAN DAN KETRAMPILAN APA YANG HARUS MEREKA MILIKI
Supervisor, sekretaris, manajer dll

BERAPA BESAR BIAYA TOTAL UNTUK PEKERJA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG
Biaya total untuk pekerja langsung dan tidak langsung

JENIS BAHAN / MATERIAL YANG DIBUTUHKAN DAN DIMANA MENDAPATKANNYA
Yang perlu diperhatikan untuk mencari pemasok adalah: jauh-dekat, tersedia bila dibutuhkan, keragaman sediaan dan syarat pembelian seperti kredit. Selain itu adalah harganya

BERAPA BANYAK BAHAN LANGSUNG YANG DIBUTUHKAN DAN BIAYA BAHAN PER UNIT PRODUK
Banyaknya bahan yang dibutuhkan setiap produk dan biaya per unit produk

BERAPA BESAR BIAYA BAHAN LANGSUNG TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA
BERAPA BANYAK BAHAN TIDAK LANGSUNG YANG DIBUTUHKAN DAN BIAYANYA UNTUK OPERASI TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA
Untuk setiap tahun jelaskan jenis, kualitas, dan biaya bahan tidak langsung yang dibutuhkan

RENCANA ORGANISASI DAN MANAJEMEN
LATAR BELAKANG PENDIRI PERUSAHAAN
Pribadi para pendiri, kepemilikan saham / modal

MANAJEMEN PERUSAHAAN
Dewan komisaris dan manajemen, personalia inti, struktur organisasi

KETENTUAN YANG MENYANGKUT HUKUM
Perijinan, lisensi, kontrak-kontrak usaha

HUBUNGAN DENGAN LEMBAGA PENDUKUNG
Status hubungan bank, jaminan tersedia, jenis dan jumlah kredit yang dibutuhkan

LINGKUNGAN TEMPAT USAHA
Daerah industri, perdagangan atau pemukiman

RENCANA KEUANGAN
BERAPA BESAR BIAYA UMUM UNTUK TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA
Pekerja tidak langsung, bahan tidak langsung, sewa, listrik, air, servis dan reparasi, telepon dan pos, ATK, perjalanan, transportasi, asuransi, penyusutan, bunga pinjaman, dll

  1. BERAPA BESAR BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG PER UNIT PRODUK
  2. BERAPA BESAR BIAYA UMUM PER UNIT PRODUK
  3. BERAPA BIAYA TOTAL PRODUK DAN HARGA JUAL SETIAP PRODUK
  4. APA DAN BERAPA BESAR BIAYA PERSIAPAN SEBELUM BEROPERASI

Meliputi sewa tempat usaha, biaya perjalanan, promosi proyek, membuka account bank, ijin usaha, biaya proses kredit, biaya lain-lain

BERAPA BESAR MODAL KERJA YANG DIBUTUHKAN
Besarnya uang yang diperlukan untuk menjalankan usaha dari hari-kehari seperti sediaan bahan, sediaan barang, piutang, dan uang tunai.

BAGAIMANA MENDANAI HARTA TETAP, BIAYA PERSIAPAN DAN MODAL KERJA.
Hitung investasi total dan jelaskan kebutuhan pinjaman dan modal sendiri

JAMINAN YANG DAPAT DITAWARKAN KE BANK
Jelaskan jaminan yang dapat ditawarkan dan juga nilainya

BAGAIMANA MENGATUR JADWAL PEMBAYARAN KEMBALI PINJAMAN
Hitung bunga dan angsuran tetap per tahun

BERAPA BESAR BREAK EVEN POINT (BEP) PENJUALANNYA

BERAPA BESAR LABA YANG AKAN DIPEROLEH PADA OPERASI TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA
Proyeksi rugi-laba sangat diperlukan

BERAPA BESAR UANG TUNAI YANG AKAN DIMILIKI PADA AKHIR TAHUN PERTAMA, KEDUA, DAN KETIGA
Proyeksi arus kas sangat diperlukan

  1. BERAPAKAH RETURN ON SALES, RETURN ON EQUITY DAN RETURN ON INVESTMENT
  2. APAKAH RENCANA USAHA INI LAYAK ATAU TIDAK

Berikan komentar tentang kelayakan proyek tersebut.

MANAJEMEN KEUANGAN WIRAUSAHA

MANAJEMEN KEUANGAN WIRAUSAHA

  • Manajemen Keuangan ialah cara mengelola sumber-sumber dana dan mengalokasikan dana tersebut secara efektif dan efisien dalam suatu kegiatan usaha atau bisnis.
  • Tujuan manajemen keuangan yaitu memaksimalkan “keuntungan” melalui perencanaan dan pengelolaan keuangan secara sistemik.
  • “Keuntungan” merupakan nilai lebih yang diperoleh melalui operasi usaha, baik dalam bentuk material (uang, asset, dll) maupun non material (knowledge, skill, experience, dll).
  • Manajemen Keuangan Usaha Wirausaha adalah manajemen keuangan yang dijalankan oleh para pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengelola keuangan.
  • Manajemen keuangan wirausaha harus lebih simple, sederhana dan aplikatif, namun tetap dalam ketentuan yang standart dan lazim.
  • Manajemen keuangan wirausaha perlu mempertimbangkan karakternya yang memiliki kecepatan perputaran dan jenis usaha yang relatif sederhana (baik dalam skala usaha maupun SDMnya).

I .IDENTIFIKASI BIAYA-BIAYA

  1. Biaya merupakan pengeluaran guna memperoleh manfaat.
  2. Setiap biaya adalah pengeluaran
  3. Ada juga pengeluaran yang tidak mendatangkan manfaat

A). BIAYA BERDASARKAN JENIS PENGGUNAAN

  1. Biaya Investasi
  2. Biaya Modal Kerja

B). BIAYA BERDASARKAN KETERKAITAN DENGAN PRODUK YANG DIHASILKAN

  1. Biaya tetap
  2. Biaya variable

II. PROYEKSI PENDAPATAN
Sebagai hasil dari perhitungan proyeksi dan harga jual diperoleh proyeksi penerimaan pendapatan/penjualan selama jangka waktu usaha.
Proyeksi Produksi dan Pendapatan Kotor Telur Asin

No Produk Volume Harga Jual Penjualan 1 Bulan Penjualan 1 Tahun
1 Telur Asin 150.000 800 120.000.000 1.440.000.000
TOTAL 120.000.000 1.440.000.000

Biasanya produksi belum mencapai optimum pada tahun-tahun pertama. Khususnya untuk proyek atau usaha yang baru.

Tahun Kapasitas Produksi (%) Volume Penjualan (Ton) Nilai Penjualan (Rp)
Tahun 0 0
Tahun 1 60 369 18.432.000
Tahun 2 80 1.106 55.296.000
Tahun 3 100 1.835 96.768.000
Tahun 4 100 1.949 147.456.000
Tahun 5 100 1.935 96.768.000

III. SUMBER DANA

  1. Dana modal sendiri
    Berasal dari pemrakarsa/pemilik proyek, investor lain maupun penyertaan dari modal ventura.
  2. Pinjaman dari Pihak Ketiga
    Berasal dari bank, lembaga keuangan non bank atau suplier. Pinjaman yang diberikan akan menimbulkan beban bunga. Pinjaman dari bank umumnya tidak lebih dari 65% dari kebutuhan riil.

Catatan :
Cara perhitungan besarnya pinjaman yang pantas dijelaskan kemudian setelah pembahasan keadaan keuangan (neraca dan R/L) usaha.
Sumber Dana :

  • MODAL SENDIRI :
    Pemilik tunggal usaha terbebas daro berbagai pembiayaan.
  • MODAL KERJASAMA :
    – melibatkan pihak lain (pribadi/badan usaha) menjadi pemegang saham
    – membagi resiko bisni dengan pihak lain
    – disiplin penggunaan dana dan operasi usaha
    – berbagai keutntungan
    – Berbagai pembagian tugas wewenang
  • MODAL PINJAMAN :
    – lembaga perbankan
    – Modal Ventura
    – Koperasi
    – Multifinance

IV. KEADAAN KEUANGAN USAHA
Tiga Laporan Keuangan Utama :

  1. NERACA
    Neraca adalah suatu daftar yang menggambarkan aktiva (harta kekayaan), kewajiban dan modal yang dimiliki oleh suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. Komponen neraca :
    – Aktiva (kekayaan.harta)
    – Kewajiban (utang)
    – Modal (Ekuitas)
    Kekayaan = Kewajiban + Modal
    Net asset = Dana Pemilik
    Total Asset = Passiva + Dana Pemilik
  2. LAPORAN LABA RUGI
    – Laporan rugi laba menggambarkan kinerja perusahaan dalam upaya mencapai tujuannya selama periode tertentu.
    – Kinerja tersebut diukur dengan membandingkan antara pendapatan perusahaan dengan biaya yang dikeluarkan
    – Komponen laba/rugi :
    a). Pendapatan
    b). Biaya
  3. LAPORAN ARUS KAS
    Daftar yang menggambarkan arus penerimaan kas dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama periode tertentu yang digunakan sebagai alat perencanaan, pengelolaan dan pengendalian likuiditas perusahaan.
    Komponen utama dalam arus kas :
    a). Arus Kas Operasi : segala transaksi dan kejadian yang masuk dalam penentuan laba bersih
    b). Arus kas Investasi : transaksi yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aktiva yang tidak untuk dijual kembali
    c). Arus Kas Pendanaan : transaksi yang berkaitan dengan kas didapatkan atau dikembalikan kepada pemilik modal atau kreditor

Beberapa kesukaran umum manajemen kas :

  1. Pengawasan inter yang buruk
  2. Perencanaan kas yang kurang, apabila tidak mampu memperrkirakan kebutuhan kas, maka akan berisiko kas minus saat operasi
  3. Penyimpanan/pengalokasian dana yang tidak tepat, misal karena memiliki kas banyak
  4. Kewalahan memberikan putang dan tidak mampu mengendalikan tagihan
  5. Kelemahan mengendalikan biaya-biaya

V. EVALUASI KEMAMPUAN FINANSIAL

  1. Kemampuan memnuhi kewajiban finansial kepada pihak ketiga
  2. Kemampuan menghasilkan laba
  3. Evaluasi perputaran usaha
  4. Break even point
  5. Kriteria kelayakan investasi

Tugas On-Line Strategi Pemasaran

1.Materi :

Menyusun rencana pemasaran

2.Kemampuan akhir yang diharapkan :

Mampu membuat rencana pemasaran

3.Uraian tugas :

a.Cara mengerjakan :

1)Rumuskan aspek pemasaran sebuah rencana bisnis, dengan cara menetapkan karakteristik calon konsumen dan potensi membelinya

2)Tetapkan proyeksi penjualan, persaingan dan program pemasaran yang diperlukan

3)Tetapkan aspek pemasaran lainnya yang menurut Anda diperlukan

b.Ketentuan :

1)Rencana organisasi dan manajemen dibuat dalam sebuah blog, Jika tidak memungkinkan jawaban dapat dilakukan dengan memasukkan reply pada Post Tugas didalam Darmansyah Blogs.

2) Pada blog tersebut harus mencantumkan nama dan NIM mahasiswa

3)Dikirimkan melalui web hybrid learning dengan fasilitas web link

4) Diselesaikan selama 1 minggu

4.Kriteria Penilaian :

NILAI

<56

56 – 67

68 – 80

> 80

Menyusun aspek pemasaran yang tidak sesuai dengan permintaan pasar dan tidak disertai dengan program penawaran yang jelas Menyusun aspek pemasaran yang sesuai dengan karakteristik dan potensi calon konsumen, namun tidak dilengkapi dengan program penawaran yang jelas Menyusun aspek pemasaran yang sesuai dengan potensi dan karakteristik calon konsumen, dilengkapi dengan proyeksi penawaran, bauran pemasaran dan upaya bersaing yang cukup jelas Menyusun aspek pemasaran yang sesuai denganpotensi dan karakteristik calon konsumen, dilengkapi dengan proyeksi penawaran, bauran pemasaran dan upaya bersaingsangat yang jelas

MANAJEMEN PROSES PRODUK BARU

MANAJEMEN PROSES PRODUK BARU
Kiat Sukses Program Produk Baru


Menurut Cooper, R. ada 15 pelajaran untuk suksesnya program produk baru yaitu:

  • Produknya unik dan unggul.

            Artinya, produknya “berbeda”, memberi manfaat unik, dan berasio nilai tinggi untuk konsumen.

  • Sangat berorientasi pasar.

            Dipengaruhi oleh pengetahuan tentang keadaan pasar (market driven) dan proses pengembangan produk baru berfokus pada konsumen.

  • Berwawasan pasar internasional.

            Dengan melihat pada keadaan internasional maka disain produk, pengembangannya, dan target pemasarannnya, akan menghadirkan inovasi produk yang terdepan.

  • Lebih banyak melakukan persiapan sebelum produk dikembangkan.
  • Perumusan dengan tajam definisi / konsep produk pada awal dari proses.
  • Pelansiran produk yang dipersiapkan dengan matang dan dilaksanakan dengan baik.

            Rencana pemasaran yang mapan untuk pelansiran produk adalah inti dari keberhasilan.

  • Struktur, disain dan iklim organisasi yang tepat.
  • Dukungan manajemen puncak tidak menjamin sukses, walaupun bermanfaat.
  • Adanya sinergi sangat penting, proyek yang “asing” cenderung gagal.
  • Produk yang ditujukan ke pasar yang menarik akan berjalan lebih baik.
  • Daya tarik pasar adalah kriteria utama dalam seleksi produk.
  • Suksesnya produk baru dapat diduga.

Profil produk yang unggul dapat dipakai sebagai kriteria seleksi produk baru.

  • Suksesnya produk baru dapat dikendalikan.

Perlu lebih ditekankan adanya kebutuhan untuk kelengkapan, konsekuen, dan kualitas dalam pelaksanaan.

  • Sumberdaya dan sarana harus tersedia.
  • Kecepatan adalah segala-galanya, namun harus tanpa mengorbankan kualitas dalam pelaksanaannya.
  • Perusahaan yang menjalankan pengembangan produk baru secara bertahap dan menggunakan konsep pengembangan produk dengan pedoman permainannya secara disiplin, akan lebih berhasil.

Karakteristik Produk Baru yang Unggul dan Pengembangan

  • Produk yang unggul dan unik.

Mempunyai bentuk/perlengkapan yang unik untuk konsumen
Memenuhi kebutuhan konsumen lebih baik dari pesaing.
Memecahkan masalah yang dialami bila konsumen menggunakan produk pesaing.
Mengurangi biaya bagi konsumen.
Inovatif atau ada pertama-kalinya.

  • Berwawasan konsumen.

Dicapai dengan cara sebagai berikut:
Mengenali kebutuhan konsumen.
Mengerti apa yang dibutuhkan pemakai.
Memenuhi kebutuhan pasar.
Terus-menerus berhubungan dengan konsumen.
Kuat dalam pengetahuan pasar dan penelitian pasar.
Pelaksanaan dan kegiatan pemasaran yang berkualitas.
Pendanaan yang lebih untuk kegiatan pemasaran awal.

  • Definisi atau konsep produk/proyek yang tajam.

Ketajaman definisi atau konsep meliputi sebagai berikut:
Pasar sasaran tertentu ; jelas siapa yang akan menggunakan produk tersebut.
Penggambaran / diskripsi produk ; produk apa, apa yang dapat dilakukan olehnya dan manfaatnya.
Penjabaran strategi posisi (positioning) yang diambil.
Daftar tentang bentuk, sifat, persyaratan dan spesifikasi produk yang harus ada dan sebaiknya ada.

  • Struktur, disain, dan iklim organisasi.

Pengembangan produk baru bukan merupakan kegiatan disatu bagian atau departemen, melainkan merupakan kegiatan multi disiplin dan multi-fungsi. Peran kelompok dan pimpinan kelompok kerja sangat menentukan.
Tiga alternatif struktur sangat menonjol :

  • Matriks yang imbang (balanced matrix)

Seorang manajer proyek ditugaskan untuk menangani proyek dan berkontribusi dalam tanggung-jawab dan wewenang dengan para manajer fungsional: ada kebersamaan dalam menyetujui dan mengarahkan.

  • Matriks proyek (project matrix)

Seorang manajer proyek ditugaskan untuk menangani proyek dan mempunyai tanggung-jawab serta wewenang utama atas proyek. Para manajer fungsional menugaskan karyawan yang diperlukan dan menyediakan keahlian teknis.

  • Kelompok proyek (project team)

Seorang manajer proyek diberi wewenang menangani kelompok yang terdiri dari anggota inti yang berasal dari berbagai fungsi. Para manajer fungsional tidak mempunyai keterlibatan dan wewenang formal.
Terlepas dari bentuk mana yang dipilih, kepemimpinan proyek yang kuat dan adanya kewewenangan formal sangatlah penting.

Iklim yang ditumbuhkan harus memberi ganjaran dan mendorong adanya kreativitas dan inovasi dan tersedianya sarana untuk melakukan usaha kreatif.

  • Mempercepat proses produk baru.

Ada lima metode dalam mempercepat proses produk baru tanpa merugikan kualitas dalam pelaksanaannya, yaitu:

  • Lakukan langkah pertama dengan tepat.
  • Pengulangan akan memperpanjang waktu.
  • Pekerjaan rumah dan definisi produk yang jelas.
  • Persiapan dengan membuat pekerjaan rumah dan memperjelas produk/proyeknya.
  • Proyek diorganisir secara kelompok multifungsi dan dengan diberi kewewenangan.
  • Proses dilakukan secara berurutan, bersamaan, atau bertumpuk.
  • Proses bertahap dengan mengikuti pedoman main (game plan)
  • Game plan merupakan model pengembangan produk yang didasarkan konsep dan pegangan operasional yang membawa dari tahap gagasan menuju pada pelansiran produk. Model menjelaskan kegiatan dan tes yang dilalui. Pedoman yang disusun meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses pengembangan produk baru.
  • Proses Pengembangan Produk Baru

Model pengembangan produk baru menurut Cooper  terdiri dari lima pintu dan lima tahap. ”Pintu” adalah kegiatan menilai apakah proses dilanjutkan atau tidak. “Tahap” adalah kegiatan yang dalam model Cooper adalah :

  • Penyelidikan awal.
  • Penyelidikan mendalam.
  • Pengembangan.
  • Percobaan dan penilaian.
  • Produksi penuh dan pelansiran pemasaran.

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.

1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
– Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga, membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
– Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak.
– Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik.
– Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa.
– Melakukan promosi penjualan, sepeerti memberi hadiah – hadiah, diskon, voucer, dan sebagainya.
– Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas, penelitian dan sejenisnya.
– Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli yang hendak dicapai.
– Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli.
2) Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama.
3) Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi. strategi ini umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup, bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
4) Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga.

5) Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga, namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah.
6) Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas, dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas, lebih efektif dan efisien dari pesaing.
7) Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain.

Kelayakan Usaha

Studi kelayakan usaha adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu usaha dilaksanakan dengan berhasil. Kalau seseorang atau pihak melihat suatu kesempatan usaha, maka timbul pertanyaan, apakah kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan secara ekonomis? Apakah kita bisa mendapatkan suatu tingkat keuntungan yang cukup layak dari usaha tersebut? Pertanyaan pertanyaan tersebut yang sebenarnya mendasari dijalankannya studi kelayakan usaha. Rencana usaha tidaklah semata mata dapat langsung anda putuskan untuk dilakukan karena ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan agar usaha yang akan dilakukan nantinya dapat menguntungkan bukan sebaliknya menyebabkan kerugian.
Oleh karena itu, rencana usaha harus dikaji secara mendalam melalui studi kelayakan usaha yang hasil dari studi itu tersebut membantu anda apakah rencana uasaha layak atau tidak untuk dilaksanakan.
Usaha yang diteliti bisa berbentuk besar atau kecil, seperti usaha pembangunan tenaga nuklir, sampai dengan usaha jasa fotocopy. Tentu saja semakin besar program yang dijalankan, semakin luas dampak yang terjadi. Dampak ini bisa berupa dampak ekonomis, bisa juga yang bersifat sosial. Karena itu ada yang melengkapi studi kelayakan ini dengan analisa yang disebut analisa manfaat dan pengorbanan (cost and benefit analysis) termasuk didalamnya semua manfaat dan pengorbanan sosial (social cost and social benefit). Dengan demikian, pada umumnya suatu studi kelayakan usaha akan menyangkut 3 aspek, yaitu :
1. Manfaat ekonomis usaha tersebut bagi usaha itu sendiri (sering juga disebut sebagai manfaat financial). Yang berarti apakah usaha itu dipandang cukup menguntungkan apabila dibandingkan dengan resiko usaha tersebut.
2. Manfaat ekonomi usaha tersebut bagi Negara. Sering juga disebut manfaat ekonomi nasional, yang menunjukkan usaha tersebut bermanfaat bagi ekonomi makro suatu Negara

3. Manfaat sosial usaha tersebut bagi masyarakat sekitar, ini merupakan studi yang paling sulit dilakukan.

Dengan ringkas kita bisa mengatakan, bahwa tujuan dilakukannya studi kelyakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. Tentu saja studi kelayakan ini akan memakan biaya, tetapi biaya tersebut relative kecil apabila dibandingkan dengan resiko kegagalan usaha.
Dalam rangka studi kelayakan usaha tersebut hal-hal yang perlu diketahui adalah :
1. Ruang lingkup kegiatan usaha. Di sini perlu dujelaskan/ditentukan bidang-bidang apa usaha akan beroperasi. Kalau misalnya usaha adalah pendirian pabrik tekstil, maka apakah pabrik tekstil ini merupakan usaha yang terpadu, ataukah hanya tahapan tertentu saja.
2. Cara kegiatan usaha dilakukan. Di sini ditentukan apakah usaha akan ditangani sendiri, ataukah akan diserahkan pada pihak lain. Siapa yang akan menanganinya.
3. Evaluasi terhadap aspek-aspek yang menentukan berhasilnya seluruh usaha. Disini perlu diidentifikasikan factor-faktor kunci keberhasilan usaha semacam ini. Teknik yang bisa dipergunakan adalah dengan mengidentifikasikan “underpinnings” untuk usaha semacam ini.
4. Sarana yang diperlukan oleh usaha. Menyangkut bukan hanya kebutuhan seperti : material, tenaga kerja, dan sebagainya, tetapi termasuk juga fasilitas-fasilitas pendukung, seperti jalan raya, transportasi, dan sebagainya.
5. Hasil kegiatan usaha tersebut. Serta biaya-biaya yang harus ditanggung untuk memperoleh hasil tersebut.
6. Akibat-akibat yang bermanfaat ataupun yang tidak dari kegiatan usaha tersebut. Hal ini sering disebut juga sebagai manfaat dan pengorbanan ekonomis dan sosial.
7. Langkah-langkah rencana untuk mendirikan usaha, beserta jadwal dari masing-masing kegiatan tersebut, sampai dengan usaha investasi siap berjalan.

Organisasi Bisnis

Organisasi Bisnis
Pengertian organisasi bisnis yang terdapat dalam www.en.wikipedia.org yaitu suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit). Contoh organisasi bisnis adalah radio. Radio disebut organisasi bisnis karena tujuan ekonominya adalah menghasilkan keuntungan melalui kegiatan penyampaian informasi dan hiburan kepada masyarakat.
Agar bisnis dapat berjalan dengan sukses maka perlu diorganisasikan. Dalam mengorganisasi suatu bisnis tentunya harus memperhatikan unsur-unsur bisnis yang ada. Unsur bisnis yang perlu mendapat perhatian pengusaha yaitu lingkungan bisnis. Lingkungan sangat besar pengaruhnya kepada efisiensi dari operasional perusahaan dan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan, Untuk itu setiap pemilik dan pemimpin usaha harus dapat memahami keadaan lingkungannya dan dampak lingkungan tersebut terhadap usahanya.
Secara garis besar lingkungan bisnis dapat dibedakan menjadi; lingkungan pasar (market environment), dan lingkungan bukan pasar (nonmarket environment). Yang termasuk dalam lingkungan pasar adalah unsur-unsur dalam sistem pasar yang berpengaruh terhadap kegiatan suatu perusahaan, yang meliputi;

• Langganan
• Perusahaan yang menyediakan bahan mentah

• Para pekerja dalam perusahaan
• Perusahaan lain pesaing maupun bukan pesaing

Sedangkan lingkungan bukan pasar meliputi beberapa faktor yang mempengaruhi kegiatan perusahaan dalam perekonomian. Unsur-unsurnya antara lain;
• Kegiatan ekonomi pada keseluruhannya
• Peraturan dan Undang-undang negara dan pelaksanaannya
• Kestabilan pemerintah/politik dan kebijakan pemerintah
• faktor sosial dan budaya dalam masyarakat
• Organisasi perburuhan dan masyarakat lain
• Situasi dan perkembangan ekonomi global

Memulai Usaha Baru

Untuk memulai suatu usaha mulailah dengan memiliki sebuah MIMPI. Karena dengan bermimpi Anda dapat menciptakan ide bisnis yang luar biasa, hingga akhirnya ide bisnis tersebut diolah menjadi sebuah peluang usaha baru yang menguntungkan.]

Berbekal Mimpi dan ide bisnis tersebut lakukan hal-hal dibawah ini:

Tentukan gagasan bisnis yang akan dikembangkan.
sesuaikan usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat atau bakat yang kita miliki, namun tanpa meninggalkan faktor peluang pasar yang ada pada masyarakat.

Buatlah visi dan misi usaha.
Sebuah usaha harus memiliki visi serta misi yang jelas, sehingga tujuan dan langkah usaha tersebut dapat terkonsep dengan baik guna menunjang pengembangan usaha yang dibangun

Action.
Sebaik apapun ide bisnis yang kita miliki, tidak akan pernah menjadi usaha yang sukses jika kita tidak segera bertindak.

Selalu belajar dan lakukan pengamatan.
Amati pengusaha yang telah sukses dengan bidang yang sama dengan kita, bila usaha kita tergolong baru amatilah strategi manajemen yang mereka gunakan.

Hadapi, hayati serta nikmati hambatan atau kegagalan.

Kita harus selalu berpikiran positif terhadap hambatan serta kegagalan yang ada, karena dalam tiap kesulitan akan ada kemudahan jika kita mau bekerja keras. Tanpa kita sadari, dalam keadaan terdesak kreativitas seseorang akan meningkat untuk mencari solusi dari masalah yang ada.

Peluang Bisnis/Usaha.

Peluang Bisnis/Usaha itu adalah segala sesuatu disekeliling kita yang dapat kita manfaatkan untuk mencapai tujuan usaha kita. Hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak.
Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial (Shane, 2003).

Komunikasi Bisnis

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi.
Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
dengan bisnis kita dapat menghasilkan simbiosis mutualisme untuk memenuhi kebutuhan dan hasrat hidup kita sebagai manusia.

Berikut adalah beberapa pengertian komunikasi bisnis yang diambil dari beberapa sumber :

  • Komunikasi bisnis adalah setiap komunikasi yang digunakan untuk membangun partnerships, sumber daya intelektual, untuk mempromosikan satu gagasan; suatu produk; servis; atau suatu organisasi, dengan sasaran untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan. Komunikasi Bisnis meliputi pengetahuan yang menyeluruh dari sisi internal dan eksternal bisnis tersebut. Komunikasi yang internal termasuk komunikasi visi (perseroan/perusahaan), strategi, rencana-rencana, kultur/budaya perusahaan, nilai-nilai dan prinsip dasar yang terdapat di perusahaan, motivasi karyawan, serta gagasan-gagasan, dll. Komunikasi eksternal termasuk merek, pemasaran, iklan, hubungan pelanggan, humas, hubungan-hubungan media, negosiasi-negosiasi bisnis, dll. Bagaimanapun bentuknya, semua hal tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan suatu nilai bisnis (create business value).
  • Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal.

  • Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.

Etika dan norma

Etika didefinisikan oleh Stahl dan Grigsby (1997) sebagai melakukan hal yang benar pada kesempatan pertama. Beberapa orang secara moral otonom dan selalu berperilaku dengan cara yang dianggap benar oleh masyarakat luas. Lainnya mematuhi kode etik, atau standar, karena mereka percaya itu adalah hal-hal yang harus dilakukan atau karena mereka diwajibkan untuk itu.

right-and-wrongNamun, apa hal yang benar untuk satu orang atau kelompok, mungkin bukan hal yang benar bagi orang lain.

Kerangka manajemen mutu harus menggunakan konsistensi dalam perilaku etis di seluruh organisasi. Etika dasar dan pendekatan yang Berbeda dapat digunakan untuk mengevaluasi apa yang benar dan apa yang salah.

Dalam sosiologi, norma adalah harapan sosial yang memandu perilaku. Norma menjelaskan mengapa orang melakukan apa yang mereka lakukan dalam situasi tertentu. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, adalah sebuah norma orang berjabatan tangan ketika mereka secara resmi diperkenalkan. Hal ini menjelaskan mengapa calon pekerja mengulurkan tangan ke arah pewawancara pada pertemuan mereka – dan sebaliknya tidak memberikan pewawancara pelukan.

rulesBeberapa norma-norma yang ditegakkan oleh sanksi hukum, misalnya, berjalan telanjang di depan umum adalah pelanggaran hukum yang dapat mengakibatkan penangkapan. Adat istiadat adalah norma itu dianggap sangat serius apabila dilanggar, seperti norma tidak untuk membunuh. Kebanyakan individu biasanya akan merasakan tekanan yang kuat untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma.

Kreatif…….??????

Karakteristik kepribadian kreatif:creative-a

  1. Individu yang kreatif memiliki banyak energi, tetapi mereka juga sering tenang dan diam.
  2. Individu-individu kreatif cenderung pintar, namun juga naif pada saat yang sama.
  3. Individu yang kreatif memiliki kombinasi main-main dan disiplin, atau tanggung jawab dan tidak bertanggung jawab.
  4. Bergantian antara imajinasi dan fantasi di salah satu sisi, dan memiliki rasa berakar dari realitas di sisi lain.
  5. Orang-orang kreatif seperti pelabuhan bagi hal-hal yang berlawanan pada kontinum antara keterbukaan dan ketertutupan.
  6. Individu-individu kreatif juga luar biasa rendah hati dan sombong/bangga pada saat yang sama.
  7. Individu-individu kreatif keluar dari batas gender dan melarikan diri dari stereotip tertentu, kaku peran dan memiliki kecenderungan androgini.creative-b

Siklus Penjualan

Proses penjualan melibatkan Catatan-Penjualan, order, catatan pengiriman, dan dokumen faktur Pitang. Penawaran, order penjualan dan catatan pengiriman semua proses yg terlihat dapat berupa opsional, namun fungsi masing-masing memainkan peran penting dalam siklus.
• Catatan Penjualan memungkinkan Anda untuk meramalkan penjualan di masa depan berdasarkan keberhasilan sejarah siklus penjualan Anda.
• Pesanan Penjualan menciptakan permintaan pada persediaan anda untuk tujuan perencanaan pengadaan dan digunakan untuk menjadwalkan proses pengiriman Anda.
• catatan pengiriman memungkinkan anda untuk memisahkan proses bisnis dan mencatat pengiriman barang sebelum faktur. Mereka memungkinkan Anda untuk mengkonsolidasikan pesanan dalam pengiriman tunggal atau pengiriman ganda ke faktur tunggal.
Pesanan penjualan adalah komitmen dari pelanggan untuk membeli produk atau jasa. Dokumen ini berfungsi sebagai landasan untuk perencanaan produksi atau pesanan pembelian.
Seperti ditunjukkan dalam grafik berikut, ketika Anda membuat pesanan, kuantitas persediaan akan berkurang dan kuantitas barang yg terjual meningkat.

Berfikir tentang Perubahan

change-urlSetiap hari, kita menyaksikan perubahan. Pohon-pohon berubah menjadi lebih besar, tetapi juga ada yang semakin kering dan mati. Sungai berubah dari hari ke hari, kadang banjir dan kadang meluap, lalu surut dan menjadi kering. Demikian pula diri kita. Kita bertambah umur dan selalu ada yang baru. Kita berubah secara perlahan-lahan.

NewProductsDalam dunia usaha, kita juga menyaksikan perubahan. Produk-produk baru selalu bermunculan menggantikan produk-produk lama, warung-warung dan restoran baru, tempat-tempat wisata, dan sebagainya selalu datang menggantikan yang lama.

Dulu, untuk memotret, kita harus menggunakan film rol yang dibeli terpisah dengan kamera. Sekarang, usaha yang dirintis oleh Kodak dan Fuji film tersebut mengalami kemunduran digantikan dengan kamera-kamera digital. Kini, kamera pun terancam oleh handphone yang juga dilengkapi dengan kamera. Hal serupa juga dialami oleh produsen mesin tik yang diganti dengan komputer, mesin faksimili yang diganti dengan internet, dan Nokia yang diganti dengan BlackBerry.

Perhatikanlah bagaimana nasib para pemilik restoran yang banyak menjamur di daerah Puncak dan Cipanas menyusul dibukannya jalan baru Jakarta-Bandung melalui jalan tol yang hanya ditempuh dalam tempo dua jam. Perhatikan juga pengusaha yang sudah menanam risiko pada produk-produk hobi seperti ikan Lohan dan pohon Gelombang Cinta.

The world is changing and I'm on the transition teamBanyak entrepreneur yang tidak menyadari bahwa dunia ini penuh dengan perubahan dan mereka tidak boleh duduk-duduk enak melewati hidup dari keuntungan tanpa kewaspadaan. Perubahan bisa terjadi setiap saat, tetapi manusia selalu menyangkalnya dan tetap asyik dengan harapat-harapannya yang seakan-akan hidup dan nasibnya tidak pernah ada perubahan.

Manusia melihat perubahan, tetapi tidak mampu melihatnya. Punya mata, tetapi tidak melihat. Sama seperti orang-orang yang berharta, tetapi tidak berderma. Manusia selalu menyangkal realita-realita baru dan terbelenggu oleh realita-realita lama, rutinitas, dan enggan berpikir tentang hal-hal yang beru. Semua itu dibentuk oleh mindset kita.change-motto

Pengertian WiraUsaha

Kata WiraUsaha dapat diartikan juga sebagai:

sumber_daya_manusia_ilustrasi_100713154052Wira: Seluruh sumber daya yg ada pada setiap individu.

Usaha: Tindakan-tindakan yg dilakukan setiap individu dalam mencapai tujuannya.

Sehingga jika diartikan secara menyeluruh, maka akan memiliki pengertian:

Tindakan-tindakan yg dilakukan setiap individu dalam mencapai tujuan yg dicanangkannya  berdasarkan seluruh sumberdaya yang dimilikinya.