Pemahaman tentang E-Business.

Untuk memahami materi E-Business, silahkan klik LINK(kalimat berwarna biru) dibawah ini :

  1. E-Business
  2. Pengaruh E-Business atas proses bisnis.
  3. Teknologi Komunikasi dalam Operasi Internal, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur.
  4. Pengaruh E-Business pada Penjualan dan Pemasaran.
  5. E-Business dalam Pelayanan dan Dukungan Purna Jual.
  6. E-Business dan Strategi Organisasi.
  7. Faktor Keberhasilan E-Business.
  8. Tiga Karakteristik Utama Transaksi Bisnis.
  9. Teknik Enkripsi data E-Business.
  10. E-Business dalam Proses Pembelian dan Inbound Logistic.
  11. E-Business dalam Outbond Logistic Perusahaan.
  12. Contoh Mempergunakan Enkripsi untuk Melakukan E-Business.
  13. Infrastruktur untuk E-Business.
  14. Jenis Jaringan pada Infrastruktur untuk E-Business.
  15. Software Komunikasi pada Infrastruktur untuk e-Business.
  16. Pilihan Konfigurasi LAN pada Infrastruktur untuk E-Business.
  17. Pilihan Konfigurasi WAN pada Infrastruktur untuk E-Business.
  18. Konfigurasi Klien Server(Client Server) pada Infrastruktur untuk E-Business.

Soal Latihan E-Business

Kerjakanlah soal-soal latihan dibawah ini untuk menguji pemahaman anda atas materi E-Business.

  1. Soal Latihan-1.
  2. Soal Latihan-2.
  3. Soal Latihan-3.
  4. Soal Latihan-4.
  5. Soal Latihan-5.
  6. Soal Latihan-6.
  7. Soal Latihan-7.
  8. Soal Latihan-8.
  9. Soal Latihan-9.
  10. Soal Latihan-10.
  11. Soal Latihan-11.
  12. Soal Latihan-12.
  13. Soal Latihan-13.
  14. Soal Latihan-14.
  15. Soal Latihan-15.
  16. Soal Latihan-16.
  17. Soal Latihan-17.
  18. Soal Latihan-18.
  19. Soal Latihan-19.

E-BUSINESS.

ebusiness pixIstilah e-business yang digunakan pada pembahasan ini merujuk pada seluruh penggunaan tingkat lanjut dalam teknologi informasi (TI), khususnya teknologi jaringan dan komunikasi, untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya. Jadi, e-business bukan hanya merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor, pemerintah, dan media massa, tetapi juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk medesain kembali proses internalnya. Sebaliknya, e-commerce adalah konsep yang lebih sempit, hanya merujuk pada pelaksanaan secara elektronik transaksi bisnis, seperti pembelian dan penjualan.

m-businessBanyak sekali istilah baru yang berawalan dengan “e-” mendeksripsikan berbagai aktivitas bisnis yang dimungkinkan oleh teknologi. Akhir-akhir ini, istilah-istilah tambahan yang dimulai dengan “m-” diciptakan untuk merujuk pada aktivitas bisnis yang dilaksanakan dtmgan memakai teknologi komunikasi nirkabel (“m-” merupakan singkatan dari mobile). Kami tidak mencoba untuk secara terinci mendata dan mendefinisikan seluruh istilah-istilah baru ini, karena kami percava walaupun proses bisnis mempergunakan peralatan komunikasi nirkabel atau tidak, perbedaannva hanyalah pada medium yang tidak menjamin munculnya istilah lain. Akan tetapi, perbedaan kualitatif dalam hal efisiensi dan efektivitas antara aktivitas yang dimungkinkan oleh teknologi dengan yang manual, proses bisnis yang didasarkan oleh dokumen kertas, cukup penting untuk membenarkan perbedaan antara e-business dengan aktivitas bisnis tradisional.

Sebelum akses Internet merupakan hal yang umum dan mudinternet-1ah didapat, organisasi­organisasi memiliki pilihan untuk memilih kapan dan bagaimana untuk ikut serta dalam e-business. Pada waktu itu, e-business merupakan sumber yang potensial dari keunggulan kompetitif, tetapi kini hal tersebneeds-imagesut tidak lagi benar. Saat ini, bagi organisasi dalam berbagai industri, ikut serta dalam e-business bukan lagi merupakan pilihan, tetapi suatu kebutuhan. Ikut serta dalam e-business sendiri tidak memberikan keunggulan kompetitif, tetapi dapat menjadi demikian jika organisasi mempergunakannya untuk secara lebih efektif mengimplementasikan strategi dasar mereka dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi aktivitas-aktivitas rantai nilainya.

Pembahasan ini memberikan pemahaman dasar kepada para akuntan dan profesional sistem mengenai peluang dan risiko yang berhubungan dengan e-business. pembahasan ini juga mendiskusikan teknologi informasi yang memungkinkan organisasi ikut serta dalam business. Dengan menguasai materi pembahasan ini, aparat akuntan dan profesional sistem akan siap untuk secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan, desain, dan pengelolaan langkah-langkah awal e-business organisasi.

MODEL-MODEL E-BUSINESS

business_modelIstilah e-business dapat merujuk pada interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi. Model business to consumer (B2C) ini mengundang banyak perhatian media massa. Anda dapat berpartisipasi dalam e-commerce B2C dengan membeli buku, lagu, atau tiket pesawat melalui Internet.

Akan tetapi, e-business tidak terbatas pada model B2C. Seperti yang diperlihatkan dalam Tabel 3-1, perusahaan, pemerintah, dan institusi pendidikan juga ikut serta dalam e-business satu sama lain. Bahkan, jumlah uang keseluruhan dalam e-commerce antar­ organisasi seperti itu jauh lebih besar daripada, e-commerce B2C. Untuk amannya, kami akan mempergunakan istilah umum B2C untuk merujuk pada jenis e-business antar­ organisasi seperti ini.

 Tabel 3-1

Rantai Nilai-Aktivitas Utama

Peluang E-business

Inbound logistics  Akuisisi produk yang dapat didigitalkanPengurangan persediaan penyangga (inventory buffer)
Operasi Produksi yang lebih cepat, lebih akurat
Outbound logistics Distribusi produk yang dapat didigitalkan
Penjualan dan Pemasaran Pelacakan status berkelanjutanPeningkatan pelayanan ke pelanggan

Pengurangan biaya iklan

Periklanan dengan lebih efektif

Pelayanan dan Dukungan Purnajual Mengurangi biayaKetersediaan pelayanan 24/7

Rantai Nilai – Aktivitas Pendukung

Peluang E-business

Peluang E-business Identifikasi sumber dan lelang terbalik (reverse auction)
Sumber daya manusia Pelayanan mandiri karyawan
Infrastruktur EFT, FEDI, pembayaran elektronik lainnya

 

Walaupun banyak kemiripan antara B2C dan e-business B2B, juga terdapat beberapa perbedaan penting di antara keduanya. e-business B2C sering melibatkan dua pihak vang mungkin tidak pernah terlibat dalam suatu transaksi sebelumnya. Konsekuensinya, isu keperwebsite-edit-2cayaan menjadi hal yang penting dalam e-business B2C. Para pelanggan ingin mengetahui bahwa Website sebuah perusahaan berfungsi sebagai “showroom” elektronik dari suatu bisnis yang sah. Mereka ingin kepastian bahwa pesanan mereka akan dipenuhi dengan benar dan bahwa perusahaan tersebut telah membangun prosedur untuk rnengamankan privasi informasi pribadi yang mereka berikan. Sebagai tanggapan dari kekhawatiran seperti itu, beberapa organisasi menawarkan pclayanan yang didesain untuk memberikan kepastian tentang  perusahaan yang berada di belakang suatu Website. Fokus 3-1 mendeksripsikan pelayanan sejenis ini, yaitu WebTrust, yang dibentuk oleh AICPA.

 Fokus 3-1

LOGO-WEBTRUST-785681WebTrust: Memberikan Kepastian untuk Perdagangan Elektronik
Pelanggan yang tertarik untuk berbelanja on-line  memiliki beberapa kekhawatiran. Apakah perusahaan tersebut sah? Akankah perusahaan tersebut melin­dungi kerahasiaan informasi pribadi yang diberikan? Pelayanan dan dukungan purna jual apa yang disediakan? Bagaimana cara keluhan diatasi?
Dalam rangka menangani kekhawatiran tersebut, ~ AICPA telah membangun pelayanan kepastian bernama WebTrust. Program ini mengidentifikasi aspek-aspek praktik terbaik yang berkaitan dengan , aspek-aspek e-business berikut ini:
Kesesuaian dengan peraturan yang ber­hubungan dengan privasi dan kerahasiaan informasi yang dikumpulkan perusahaan .
Praktik operasi didesain untuk memastikan ketersediaan Website organisasi dalam melaksanakan e-business.
Prosedur didesain untuk memastikan tingkat akurasi proses transaksi bisnis dan tingkat kesesuaian organisasi dengan praktik operasi bisnis yang dinyatakannya
Kebijakan dan prosedur diadakan untuk memastikan legalitas transaksi bisnis
Perusahaan dapat menyewa sebuah Kantor Akuntan Publik untuk menangani isu-isu ini. Perusahaan memiliki pilihan untuk membeli laporan tertulis yang berisi tingkat kesesuaian dengan aspek-aspek praktik terbaik WebTrust, dalam satu atau lebih area di daftar atas. Sebagai alternatif, perusahaan juga memiliki pilihan untuk membeli hak menampilkan
suatu segel atau tanda di Website mereka yang menunjukkan bahwa sebuah Kantor Akuntan Publik telah melaksanakan pemeriksaan WebTrust atas praktik e-business mereka.
Program WebTrust ini juga mengidentifikasi aspek-aspek praktik terbaik untuk certificate authorities demi memastikan integritas pembuatan, distribusi, dan pemeliharaan utama. Beberapa perusahaan besar, termasuk Verisign, Entrust, dan Digital Signature Trust, telah mengadopsi standar-standar WebTrust untuk certificate authorities.
Program WebTrust berbeda dari jenis-jenis sertifikasi lainnya dan mengesahkan dalam dua cara penting. Pertama, laporan atau pengesahan WebTrust diterbitkan hanya setelah pemeriksaan menveluruh atas praktik e-commerce suatu perusahaan, oleh pihak ketiga yang independen. Kedua, pengesahan WebTrust valid untuk 6 bulan. Jadi, program WebTrust mensyaratkan pemeriksaan berkala atas praktik­-praktik e-business perusahaan untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut terus mengikuti aspek­-aspek praktik terbaik.
Informasi lebih jauh tentang kriteria dan metode­-metode WebTrust yang dipergunakan dalam menguji kesesuaian dengan aspek-aspek mereka, dapat ditemukan dengan mengunjungi Web site utama AICPA, yaitu www.aicpa.org.

 

Sebaliknya, dengaB2B_vs_B2Cn pengecualian pembelian lain-lain, sebagian besar transaksi B2B terjadi antar-organisasi yang telah membangun hubungan antara satu dengan lainnya. Contohnya, pabrik-pabrik mobil memiliki pemasok pilihan untuk barang-barang seperti kursi mobil, rem, dan ban. Dengan cara yang hampir sama, sebagian besar badan pemerintah melakukan transaksi berulang-ulang dengan pemasok-pemasok yang sama. Oleh karena itu, sebagain besar transaksi B2B terjadi antara pihak yang telah mengetahui satu sama lain. Jadi, kebutuhan atas pihak ketiga untuk memberikan pelayanan dalam hal kepastian seperti WebTrust, lebih sedikit dibutuhkan.

Complexity-logoE-business B2B juga berbeda dari B2C dalam hal kompleksitasnya. Transaksi-transaksi B2C secara relatif merupakan transaksi yang sederhana. Umumnya, pelanggan akan mengunjungi Website perusahaan, melihat penawaran di dalamnya, menyampaikan pesanan, dan membayar pembelian saat terjadinya penjualan, biasanya dengan kartu kredit. Perusahaan kemudian akan mengirimkan barangnya dan kemudian transaksi diselesaikan. Sebaliknya, transaksi B2B organisasi penjual sering memberikan kredit ke para pelanggannya dan juga mengizinkan mereka membayar secara cicilan. Hal ini menambah kompleksitas proses akuntansi dan pengawasan atas penjualan dan pembayaran dari pelanggan.

E-BUSINESS: PENGARUH-PENGARUH E-BUSINESS ATAS PROSES BISNIS

EDI-Cycle-GraphE-business melibatkan pemakaian teknologi komunikasi dan jaringan, daripada hanya sebatas dokumen kertas, untuk bertukar informasi. Electronic Data Interchange(EDI) adalah protokol standar untuk secara elektronik mentransfer informasi antar-organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. EDI memungkinkan keluaran (output) informasi suatu sistem secara elektronik ditransmisikan dan menjadi masukkan bagi sistem lainnya. Dengan meniadakan kebutuhan untuk secara mamial memasukkan kembali data, EDI meningkatkan tingkat akurasi dan mengurangi biaya melalui penurunan waktu dan pengeluaran yang berhubungan dengan pengiriman dokumen, proses dokumen, dan penyimpanan dokumen kertas.

204-edi-enWalaupun EDI telah ada sejak era tahun 1970, hingga saat ini penggunaannya terutama terbatas pada perSUMBER DANA0-uangusahaan-perusahaan besar. Contohnya, pada tahun 1997, hampir 90 persen dari perusahaan dalam Fortune 500 rnempergunakan EDI, bandingkan dengan jumlah pemakaian EDI pada perusahaan yang lebih kecil, yaitu kurang dari 10 persen. Biaya merupakan halangan utama dalam pengertian bahwa perusahaan dapat terkena biaya sebanyak $50,000 untuk bergabung dalam jaringan EDI yang telah berdiri. Dua perkembangan baru, yaitu Internet dan XML, telah menyingkirkan halangan ini. Internet meniadakan kebutuhaninternet atas pemakaian jaringan khusus milik pihak ketiga untuk mentransmisikan pesan EDI. XML, yang merupakan singkatan dari eXtensible Markup Language, adalah satu set standar yang menetapkan isi suatu data dalam Webpage. Perbaikan lebih jauh dari XML, yaitu ebXML, menetapkan standar untuk mengkodekan dokumen umum perusahaan seperti faktur penjualan, pengiriman uang, dan pesanan pembelian. Fitur penting ebXML adalah meniadakan kebutuhan atas software khusus untuk menerjemahkan dokumen yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda. Fitur ini memberikan alternatif yang lebih mudah dan lebih murah dari EDI, sebagai alat untuk ikut serta dalam e-business. Fokus 3-2 memberikan informasi tambahan mengenai ebXML. Sebaliknya, untuk mendapatkan seluruh manfaat EDI membutuhkan integrasi antara EDI dengan SIA perusahaan.

gambar-3-1Gambar 3-1 menggambarkan perbedaan antara sistem EDI yang terintegrasi dengan yang berdiri sendiri. Perhatikan bahwa sistem EDI yang berdiri ,sendiri hanya merupakan alternatif lain untuk nomor telepon atau sistem faks bebas pulsa. Di dalam ketiga kasus tersebut, pesanan yang masuk tetap harus dimasukkan secara terpisah ke dalam SIA, demikian pula dengan dokumen keluar vang harus secara terpisah dimasukkan ke dalam sistem EDI. Sistem EDI yang berdiri sendiri tidak hanya gagal merealisasikan seluruh potensi penghematan biaya dan peningkatan akurasi, tetapi juga gagal memaksimalkan pelayanan pada pelanggan. Oleh karena sistem tersebut tidak terintegrasi dengan SIA, sistem EDI yang berdiri sendiri tidak memungkinkan pelanggan untuk mengetahui, pada saat mereka menyampaikan pesanan, apabila barang yang diminta masih ada persediaannya atau akan perlu dipesan terlebih dahulu.

EDI, InternEDI cost savingset dan komunikasi nirkabel tingkat lanjut mengurangi biava dan meningkatkan kecepatan dan akurasi proses bisnis yang dijalankan. Seperti vang diperlihatkan dalam Tabel 3-2, teknologi-teknologi ini dapat mengubah dan meningkatkan aktivitas-aktivitas utama dan pendukung dalam rantai nilai suatu organisasi.

ebxmlApa yang Diributkan Mengenai eBXML?

The-World-Deaf-InformationE-business melibatkan pertukaran informasi secara elektronik antara organisasi. Walaupun hal ini terdengar sederhana, tetapi dapat menjadi cukup kompleks. Banyak perusahaan yang memiliki desain dan format yang unik untuk dokumen perusahaan yang umum, seperti pesanan pembelian dan faktur penjualan. Apabila informasi ini dipertukarkan secara elektronis, maka dibutuhkan beberapa format standar yang dapat dibaca oleh semua sistem komputer, di luar program aplikasi apa yang dipergunakan. EDI memiliki standar-standar seperti ini, tetapi tidak secara luas diadopsi oleh perusahaan kecil dan menengah. Hal yang dibutuhkan adalah suatu set standar terbuka untuk mentransmisikan data transaksi bisnis dengan mempergunakan Internet.

html2Bagaimana dengan HTML? HTML memberikan kode-kode standar, tetapi fokusnya hanya pada bagaimana informasi ditampilkan (contoh tebal, miring); HTML tidak menetapkan isi data. Di pihak lain, XML mempergunakan pengidentifikasi yang tampak mirip dengan pengidentifikasi HTML, tetapi menetapkan apa yang diwakili oleh tiap data. Varian khusus XML, yaitu ebXML, mempergunakan pengidentifikasi (tag) yang secara khusus didesain untuk menetapkan isi transaksi bisnis umum. Dengan mempergunakan ebXML, organisasi dapat bertukar data transaksi bisnis dengan organisasi manapun, tanpa harus memperhatikan aplikasi internalnva. Lebih jauh lagi, oleh karena PBQ mendukung ebXML, maka ebXML akan menjadi standar internasional untuk e-business.

E-BUSINESS: Teknologi Komunikasi dalam Operasi Internal, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur.

teknologi-komunikasiTeknologi komunikasi tingkat lanjut dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi operasi internal. Contohnya, pemasok peralatan mobil Grupo Antolin mempergunakan baik teknologi nirkabel dan EDI untuk memproduksi 500.000 interior atap mobil (head liner), dalam lebih dari 80 variasi, untuk Ford Explorer. Ford mempergunakan EDI untuk mengirim informasi tentang jumlah dan rangkaian interior atap mobil yang dibutuhkan kepada Grupo. Informasi tersebut dikirim melalui frekuensi radio ke terminal yang mudah dipindahkan di bagian produksi sehingga para perakit tahu apa yang harus dibuat. Teknologi nirkabel juga dipergunakan untuk mengirim instruksi perakitan ke robot perakit, bukan dengan menyuruh para pekerja untuk memasukkan data tersebut. Hal ini meniadakan sumber potensial kesalahan manusia. Sebagai hasilnya, operasi tersebut dapat menghasilkan satu rakitan per menit.

planningPeningkatan akses ke informasi juga dapat secara signifikan meningkatkan perencanaan. Contohnya, Dell Computers mempercayai sistem masukan pesanan penjualannya yang berdasar Web dalam cara mengurangi tingkat persediaan. Sebagai tambahan, model e-business Dell yang dibuat berdasar-pesanan (build-to-order) secara signifikan meningkatkan arus kas Dell, karena sistem tersebut menagih pembayaran dari para pelanggannya sebelum membayar para pemasok atas komponen-komponen yang dipakai untuk membangun sistem yang dijualnya.

Effective-and-EfficientKemajuan dalam teknologi komunikasi dan jaringan juga memperbaiki efisiensi dan efektivitas aktivitas pendukung sumber daya manusia dalam rantai nilai. Banyak sekali bagian transaksi yang diproses oleh fungsi sumber daya manusia dilakukan oleh karyawan, yaitu seperti pengurangan (withholding) baru, perubahan dalam alokasi dana pensiun, dan perubahan nama. Dengan memungkinkan karyawan untuk melakukan perubahan-perubahan ini akan membuat mereka dapat mengendalikan aspek-aspek ketenaga-kerjaan mereka, dan selanjutnya akan meningkatkan moral mereka. Hal ini juga dapat menghasilkan penghematan biaya yang signifikan melalui pengurangan jumlah staf sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk memproses perubahan-perubahan tersebut. Selanjutnya, efektivitas fungsi sumber daya manusia dapat meningkat karena staf kini dapat memusatkan perhatian pada aktivitas bernilai tambah, seperti menegosiasikan syarat-syarat kontrak dengan penyedia jasa/manfaat (benefits provide) bagi karyawan, daripada melakukan tugas-tugas administratif.

customer_payments_270_180_c1Kemajuan dalam teknologi jaringan dan komunikasi juga dapat meningkatkan efisiensi bagian penting dari infrastruktur organisasi: proses perhitungan akuntansi dan akuntansi yang tepat dalam hal pembayaran dari para pelanggan. Gambar 3-2 memperlihatkan pengunaan EDI untuk bertukar informasi hanyalah bagian dari hubungan pembeli-penjual dalam business-top business e-commerce. Transaksi yang lengkap juga harus mencakup pertukaran dana untuk membayar barang atau pelayanan yang dibeli.

eftIstilah electronic funds transfer (EFT) merujuk pada proses pembayaran tunai secara elektronik, daripada mempergunakan cek. EFT biasanya dicapai melalui sistem perbankan yaitu jaringan Automated Clearing House (ACH). Walaupun hampir seluruh bank dapat mengirim dan menerima dana melalui jaringan ACH, tidak setiap bank memiliki kemampuan EDI untuk memproses data pengiriman uangnya. Konsekuensinya, banyak perusahaan yang harus mernpergunakan satu jaringan untuk EFT dan mempergunakan jaringan terpisah untuk EDI (lihat bagian atas Gambar 3-2). Kondisi ini mempersulit tugas penjual untuk secara tepat mengkredit rekening pelanggan untuk pembayaran, karena informasi tentang jumlah total dana yang diterima datang secara terpisah dari informasi tentang faktur yang dibayar. Dangan cara yang hampir sama, sistem pembeli juga harus mengirim informasi tentang pembayaran kedua pihak yang berbeda.

fediFinancial Electronic Data Interchange (FEDI) mengatasi masalah ini dengan mengintegrasikan pertukaran dana (EFT) bersama dengan pertukaran informasi lainnya yang berhubungan dengan transaksi (EDI). Seperti yang diperlihatkan dalam bagian bawah Gambar 3-2, SIA pembeli mengirim baik data pengiriman uang dan instruksi pemindahan dana dalam satu paket dengan mempergunakan FEDI. Dalam cara yang hampir sama, SIA penjual menerima baik data pengiriman uang dan dana secara simultan.

Seluruh manfaat FEDI bisa diwujudkan saat bank pihak pembeli dan penjual memiliki kemampuan EDI. Pada situasi ini, SIA pembeli rnengirim satu pesan, berisi baik data

 gambar-3-2

Gambar 3-2 Arus Informasi dalam E-commerce

pengiriman uang dan instruksi EFT ke bank yang dipakainya. Bank pihak pembeli akan memberikan informasi tersebut ke bank pihak penjual, yang nantinya akan mengkredit rekening penjual dan mengirimkan baik data pengiriman uang maupun pemberitahuan pengiriman uang ke penjual.

Value-Added-FP-newAkan tetapi, walaupun misalnya bank pihak penjual tidak memiliki kemampuan EDI, pembeli masih memiliki dua cara untuk mengimplementasikan FEDI. Apabila bank pihak pembeli memiliki kemampuan EDI, maka pembeli masih dapat mengirim data pengiriman uang dan instruksi pengiriman dana dalam satu pesan ke bank yang dipakainya itu. Cara lain yang dapat ditempuh adalah, pembeli dapat menyewa financial value-added network (FVAN) untuk mengimplementasikan FEDI. FVAN adalah organisasi independen yang menawarkan hardware dan software khusus untuk memungkinkan hubungan antara berbagai jaringan EDI dengan jaringan ACH sistem perbankan yang dipergunakan untuk EFT. Pada situasi ini, SIA pembeli mengirim data pengiriman uang dan instruksi pengiriman uang secara bersamaan ke FVAN. FVAN akan menerjemahkan instruksi pembayaran dari format EDI ke format ACH, serta mengirim informasi tersebut ke bank pihak pembeli. Bank pihak pembeli kemudian akan membuat pembayaran EFT tradisional ke bank pihak penjual. Pada saat yang bersamaan FVAN mengirim data pengiriman uang ke penjual dalam format EDI. Catat bahwa penjual menerima versi EPT dan EDI secara terpisah; jadi, keduanya harus memiliki nomor referensi yang sama untuk memfasilitasi proses pencocokan yang tepat. Konsekuensinya, walaupun pembeli mewujudkan keunggulan penuh FEDI di bawah pengelolaan ini, pihak penjual tidak mendapatkannya.

B2B-B2COleh karena akuntabilitas yang disediakannya, EFT dan FEDI tampaknya akan terus dipakai secara luas dalam e-commerce B2B. Di dalam e-commerce B2C, kartu kredit telah dan mungkin akan terus menjadi media utama yang dipergunakan untuk membayar dalam sebagian besar penjualan eceran. Akan tetapi, tidak setiap orang memiliki kartu kredit. Lebih jauh lagi, biaya transaksi bagi penjual untuk menerima kartu kredit lebih tinggi daripada biaya menerima cek dari pelanggan. Oleh sebab itu, dua media pembayaran lainnya tampaknya akan berkembang pemakaiannya, terutama dalam e-commerce B2C. Pertama adalah pembayaran tagihan secara elektronik, yang didesain untuk menggantikan cek kertas untuk membayar berbagai pelayanan, seperti tagihan rekening, dan untuk pembelian secara cici}an, seperti barang gadaian dan mobil. Fungsi cek elektronik ini hampir sama dengan cek kertas, tetapi dapat diproses dalam biaya yang lebih rendah. Alternatif metode pembayaran elektronik yang kedua adalah beberapa bentuk uang tunai elektronik yang dapat dipergunakan tmtuk membayar pembelian dengan nilai yang terlalu kecil untuk memerlukan penggunaan dan biaya yang menyertai kartu kredit serta cek elektronik. Uang tunai elektronik ini dapat disimpan da}am bentuk tanda di dompet elektronik dalam suatu komputer atau dalam bentuk kartu pintar (smart card). Apa pun medianya, metode ini didesain untuk berfungsi sebagai uang tunai, dengan mernberikan kenyamanan dan menjaga kerahasiaan nama dalam membayar pembelian secara on-line.

 gambar-3-3

Gambar 3-3. FEDI vs EFT.

ASPMunculnya penyedia pelayanan aplikasi adalah perkembangan e-business teknologi informasi lainnya yang dapat secara signifikan mempengaruhi akuntansi dan infrastruktur aktivitas pendukung lainnya. Application service provider (ASP) adalah perusahaan yang menyediakan akses ke dan pemakaian atas program aplikasi melalui Internet. ASP memiliki dan mengelola software-nya; organisasi yang memiliki kontrak mengakses dan mempergunakan software dari jarak jauh, melalui Internet.

Dahulu, organissoftewraee-developmentasi harus membeli atau membangun sendiri software yang mereka pergunakan. Model ASP menyajikan pilihan alternatif dari “menyewa” software yang diperlukan. Keuntungan utama dari model ASP adalah potensi penghematan biayanya. ASP menyebar biayanya ke berbagai pelanggan, jadi biaya ke tiap pelanggan yang memakai software tersebut hanyalah bagian kecil dari biaya membelinya. Organisasi juga terhindar dari biaya yang berhubungan dengan pembelian hardware tambahan yang diperlukan untuk menjalankan software terbaru. Lebih jauh lagi, model ASP memastikan bahwa organisasi akan selalu mempergunakan versi terbaru dari program software tertentu.

disadvantageKerugian utama dari model ASP adalah risiko yang berhubungan dengan ketergantungan pada pihak ketiga untuk menyediakan pelayanan bisnis yang penting. Bahkan, oleh karena model ASP relatif baru, terdapat risiko bahwa pemasok tertentu keluar dari bisnis, meninggalkan pelanggannya kelabakan mencari jalan alternatif. Keamanan dan privasi data yang disimpan di ASP juga menimbulkan kekhawatiran. Di pihak lain, ASP memiliki potensi untuk memberikan perlindungan keamanan dan privasi yang lebih baik karena, berdasarkan penyebaran biayanya (economics of scale) mereka mampu mempraktikkan pengendalian yang lebih baik dan luas daripada yang dapat dilakukan oleh suatu organisasi. Di pihak lain, oleh karena ASP mengelola data untuk berbagai organisasi berbeda, termasuk, mungkin sekali, pesaing langsung, maka terdapat risiko bahwa data yang penting dapat dinegosiasikan. Konsekuensinya, para akuntan harus menganalisis keadaan bisnis untuk mempergunakan ASP dan juga harus berpartisipasi dalam proses pemilihan dengan cara mengevaluasi kondisi keuangan berbagai kandidat ASP. Tabel 3-3 memperlihatkan daftar faktor-faktor penting yang harus dipertimbangkan ketika memutuskan untuk mempergunakan ASP.

 Tabel 3-3 Faktor-faktor yang dipertimbangkan ketika mengevaluasi ASP-ASP.

Potensi Manfaat Kekhawatiran
Menurunkan biaya KelangsunganASP
Upgrading otomatis atas versi software yang telah ada Keamanan dan privasi data
Membutuhkan staf teknologi informasi lebih sedikit Penyediaan dan kejelasan pelayanan
Mengurangi kebutuhan atas hardware Dukungan yang tidak memadai atau tingkat respons yang  rendah atas masalah
Feksibilitas Pemakaian software standar yang yang mungkin tidak sesuai untuk memenuhi semua kebutuhan khusus
Pengakuan
Keamanan dan privasi data
Contoh Faktor-faktor yang Dimasukkan dalam Perjanjian Tingkat
Spesifikasi terinci tentang kinerjaASP yang diharapkan (waktu operasi, frekuensi backup, penggunaan enkripsi, pengendalian akses data, dan lain-lain)
Tuntutan, termasuk penalti keuangan, atas kegagalan ASP memenuhi tingkat pelayanan yang dikontrak
Kepemilikan data yang disimpan dalam ASP (organisasi harus mempertahankan kepemilikan untuk memungkinkan akses dalam situasi ASP keluar dari bisnis)

Economic-Value-Added-Case-StudyNilai ekonomis dari model ASP yang membutuhkan pelanggan potensial dalam jumlah besar untuk dapat menyebarkan biaya, membuat ASP tampaknya tidak akan menyediakan aplikasi spesial yang mengharuskan banyak penyesuaian bagi tiap pelanggan. Jadi, tampaknya tidak mungkin sebagian besar perusahaan akan tergantung secara keseluruhan pada ASP untuk memenuhi kebutuhan dalam hal pelayanan jasa komputernya. Walaupun demikian, model ASP tampaknya akan berkembang popularitasnya bersamaan dengan banyaknya organisasi yang memutuskan untuk mengelola kebutuhan komputer dasarnya dalam cara yang sama mereka mengelola kebutuhan mereka atas pelayanan dasar seperti listrik dan air-yaitu dengan cara membeli pelayanan-pelayanan tersebut dari pihak ketiga.

 

E-BUSINESS: Pengaruh e-business pada Penjualan dan Pemasaran

internet-e-business1Pengaruh e-business yang paling nyata mungkin adalah atas aktivitas penjualan dan pemasaran organisasi. Perusahaan dapat menciptakan katalog elektronik di Website mereka untuk mengotomatisasikan input pesanan penjualan. Kemampuan ini tidak hanya memungkinkan para pelanggan menyampaikan pesanan saat mereka menginginkannya, tetapi juga dapat secara signifikan mengurangi jumlah staf dengan cara meniadakan telepon, surat-menyurat atau pengiriman faks. Contohnya, Website Cisco Systems memungkinkan staf penjualan dalam jumlah yang relatif kecil untuk memproses penjualan setiap tahunnya yang berjumlah miliaran dolar.

e-business1Akan tetapi, bahkan bagi perusahaan yang hanya menjual secara on-line, Website yang efektif tidak meniadakan seluruh biava yang berhubungan dengan fungsi penjualan dan pemasaran. Para pelanggan akan masih memiliki pertanyaan dan membutuhkan bantuan untuk memilih produk. Oleh sebab itu, Website yang sangat efektif dan berhasil memberikan sejenis pilihan atau hubungan untuk berbicara secara langsung melalui nomor telepon bebas pulsa yang beroperasi 24 jam.

effectiveads_tortoiseE-business juga dapat meningkatkan efektivitas pengiklanan dan mengurangi biayanya. Menyesuaikan pesanan penjualan dengan tiap pelanggan, meningkatkan efektivitas iklan. Contohnya, begitu pelanggan Amazon.com memilih suatu buku, situs tersebut menyarankan buku-buku yang masih berhubungan, yang dibeli oleh pelanggan lainnya bersama dengan buku yang telah dipilih pelanggan tersebut. Dengan cara yang hampir sama, perusahaan seperti Amazon dapat dan memang melakukan penyimpanan dan analisis data tentang pembelian pelanggan, dan kemudian mempergunakan informasi tersebut untuk menghasilkan kupon elektronik yang telah disesuaikan untuk mencoba mendapatkan penjualan tambahan. Iklan sesuai target sejenis ini lebih efektif dan lebih murah daripada memasang iklan di media cetak tradisional, radio, atau televisi. Perusahaan dapat merangsang lebih banyak penjualan dengan mempergunakan Website mereka untuk memberikan saran dan nasihat tentang cara-cara tambahan dalam mempergunakan produk mereka.

E-BUSINESS: E-business dalam Pelayanan dan Dukungan Purnajual.

e-business-road-sign-416789742E-business dapat secara signifikan meningkatkan kualitas dukungan purna jual ke para pelanggan. Contohnya, mengatur Web-page untuk memastikan bahwa setiap pelanggan menerima informasi yang konsisten. Pelanggan sering kali memiliki pertanyaan yang hampir sama. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat didaftar dalam fitur frequently  asked questions (FAQ) pertanyaan yang sering ditanyakan, hingga mengurangi jumlah pertanyaan pelanggan yang harus ditangani oleh bagian pelayanan pelanggan (customer service).

Tentu saja akan selalu ada masalah dan isu-isufaq yang tidak dapat diantisipasi saat mendesain daftar FAQ hingga harus ditangani oleh bagian pelayanan pelanggan. Akan tetapi, dengan mempergunakan teknologi informasi untuk mengatasi isu-isu rutin dapat meningkatkan baik kualitas keseluruhan pelayanan dan mengurangi biaya.

online-survey-questionnaire-poll-test-thumb27083061Contohnya, beberapa perusahaan (contoh AT&T dan Nike) mempergunakan suatu rangkaian formulir yang dikendalikan oleh menu di Website mereka, untuk secara elektronik “mewawancarai” pelanggan mereka; hanya masalah yang paling kompleks saja yang perlu diteruskan ke bagian pelayanan pelanggan. Praktik-praktik semacam ini dapat secara signifikan mengurangi biaya yang berhubungan dengan dukungan ke pelanggan. Wells Fargo, contohnya, menemukan bahwa pelanggan dengan akses on-line  ke rekening mereka membuat 40 persen lebih sedikit telepon ke bank, daripada pelanggan yang tidak memiliki akses sejenis ini.

AfterSales

E-BUSINESS: E-Business dan Strategi Organisasi

strategyMerupakan hal yang penting untuk diingat bahwa mengimplementasikan proses e-business bukan merupakan strategi dasar. Implementasi e-business hanya berarti mempergunakan teknologi informasi jaringan dan komunikasi secara lebih efisien dan efektif dalam melaksanakan proses bisnihit-your-targets. Nilai strategis untuk melakukan hal ini tergantung pada tingkat sejauh mana proses tersebut dapat membantu organisasi mengimplementasikan dan mencapai strategi keseluruhannya.

achieve-strategyIngat kembali dua strategi dasar yang dapat diikuti organisasi jenis apa pun, pada tulisan sebelumnya “teknologi-informasi-dan-strategi-bisnis” menjadi produsen yang berbiaya rendah (low-cost producer) atau menyediakan produk yang didiferensiasikan. E-business dapat dipergunakan untuk mengejar kedua strategi tersebut.

contradictions-1Akan tetapi, penting bagi organisasi untuk memahami strategi aman yang diikutinya, agar jangan sampai secara tidak sengaja mendesain proses E-business-nya dengan cara yang bertentangan dengan strategi yang dipilihnya.

website-edit-2Sebagai contoh, desain Website yang optimal bagi perusahaan yang mengejar strategi diferensiasi produk didasarkan pada kualitas pelayanan pada pelanggannya, tampaknya akan berbeda dengan desain bagi perusahaan yang melihat dirinya sebagai penyedia komoditas berbiaya rendah. Pada situasi yang kedua, Website-nya mungkin didesain untuk menggantikan, sebanyak mungkin, kebutuhan untuk memberikan pelayanan pada pelanggan secara langsung. Sebagai gantinya, fitur FAQ akan dikembangkan secara luas. Sebagai pendukung tambahan, pelanggan mungkin akan diminta untuk memberikan pertanyaan mereka melalui e-mail. Apabila terdapat nomor telepon bebas pulsa, pelanggan mungkin akan diminta untuk melakukan panggilan bebas pulsa tersebut. realtimeSebaliknya, Website perusahaan yang mengejar strategi diferensiasi melalui pelayanan pada pelanggan yang superior, dapat mencakup bukan hanya daftar FAQ, tetapi juga fitur untuk berbicara langsung agar pelanggan bisa mendapat jawaban secara real-time atas pertanyaan mereka. Dukungan berupa telepon tampaknya akan dibcrikan hanya melalui nomor bebas pulsa dan akan dikelola untuk meminimalkan waktu tunggu.

reverse-auctionSebagai contoh lain atas perlunya menghubungkan strategi dengan praktik E-business, ingatlah penggunaan lelang terbalik (reverse auction) untuk menurunkan biaya akusisi. Lelang terbalik benar-benar dapat menghasilkan biaya yang lebih rendah, tetapi lelang tersebut juga menghalangi perkembangan hubungan saling percaya dengan para pemasok utama. Konsekuensinya, lelang terbalik lebih sesuai bagi perusahaan yang mencoba menjadi penyedia komoditas berbiaya rendah, daripada bagi perusahaan yang perlu memelihara dan mempertahankan hubungan jangka panjang dengan para pemasok bagian-bagian tertentu.

E-BUSINESS: FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN E-BUSINESS

Bagian sebelumnya mendeskripsikan beberapa cara e-business  dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis suatu organisasi. Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business. Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.  Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun­ yaitu validitas, integritas, dan privasi.

E-BUSINESS: Tiga Karakteristik Utama Transaksi Bisnis

VIPFaktor penting kedua untuk keberhasilan e-bvsiness adalah memastikan bahwa proses e-business memiliki tiga karakteristik fundamental yang harus ada dalam tiap transaksi bisnis-yaitu validitas, integritas, dan privasi (VIP).

validity.logoValiditas. Kedua pihak dalam suatu transaksi harus dapat menyatakan keaslian identitas kedua belah pihak untuk memastikan bahwa transaksi tersebut valid dan sah. Pembeli yang tidak boleh menyampaikan pesanan yang membuat penjual harus menyediakan waktu dan sumber daya untuk memenuhi pesanan tersebut, dan kemudian menolak pesanan tersebut. Sebaliknya, penjual tidak boleh dibiarkan untuk berusaha mendapat pesanan dan kemudian mengingkarinya.

integrityIntegritas. Kedua pihak dalam suatu tramsaksi harus yakin bahwa informasi yang dipertukarkan akurat dan tidak diubah selama proses transmisi.

privacyPrivasi. Privasi atau kerahasiaan transaksi bisnis dan informasi apa pun yang dipertukarkan dalam transaksi tersebut harus disimpan dengan baik, jika diinginkan oleh salah satu pihak.

Karakteristik-karakteristik ini bukan merupakan karakteristik yang khusus untuk e­-business; mereka selalu disyaratkan dalam e-business-gantitransaksi bisnis. E-business melibatkan proses bisnis yang sama, seperti pembelian, penerimaan, dan pembayaran barang atau pelayanan, yang telah dilaksanakan. Perbedaan satu-satunya adalah informasi mengenai aktivitas-aktivitas tersebut kini dipertukarkan dan diproses secara elektronik, bukan secara manual dengan dokumen dari kertas. Akan tetapi, perbedaan dalam metode komunikasi ini mempengaruhi teknik yang dipergunakan untuk mencapai VIP.

e-commerce-solutionDalam proses bisnis tradisional, pengesahan dan persetujuan yang dibuktikan terutama melalui tanda tangan, pendaftaran, dan tanda tangan jaminan memainkan peran penting untuk memastikan validitas. Deteksi manual dan otomatis serta teknik koreksi dapat memastikan akurasi. Prosedur seperti pemberian tanda tangan di atas amplop yang disegel dan disertifikasi atau dikirim langsung, dapat memastikan bahwo isi pesan tidak berubah. Privasi dicapai dengan mempergunakan teknik seperti amplop yang disegel dan dikirim melalui kurir. Seluruh perhatian dan tujuan ini masih berlaku untuk transaksi dalam e-business, tetapi metode yang dipergunakan untuk memenuhinya yang berbeda. Bahkan, teknik-teknik tersebut, ketika diimplementasikan, dapat benar­-benar memberikan kepastian atas karakteristik VIP daripada yang dapat dilakukan oleh proses bisnis secara tradisional.

Ecommerce_IndiaDalam transaksi e-business, kombinasi antara intisari pesan, tanda tangan digital, dan sertifikasi digital, dapat mencapai karakteristik VIP. Enkripsi memainkan peran penting untuk memungkinkan tercapainya ketiga karakteristik VIP tersebut. Enkripsi tidak saja secara langsung memberikan privasi, tetapi mekanisme yang mendasarinya membuat tanda tangan digital dan sertifikasi digital dapat memastikan validitas dan integritas data yang dipertukarkan.

Agar lebih memahami teknik enkripsi silahkan baca artikel ini : “Teknik Enkripsi

E-BUSINESS: Teknik Enkripsi dalam E-Business

encryption_flowEnkripsi mencakup proses konversi pesan dari teks biasa menjadi kode rahasia. Teknik ini melibatkan penggunaan formula, yang dinamakan dengan kunci (key) untuk mengubah informasi aslinya. Ada dua jenis utama sistem enkripsi. Mereka berbeda dalam hal kunci-kunci yang dipergunakan dan cara kunci-kunci tersebut didistribusikan.

Salah satu jenis enkripsi adalah sistem kunci tunggal (single key system). Algoritma data encryption standard (DES) adalah sistem kunci tunggal komersial yang banyak sekali dipergunakan.(Penggunaan standar susunannya tetap untuk menjamin keamanan. Algoritma DES digunaksymmetricencryptionan iangsung dalam proses memperbarui secara berarti dan mengganti dengan algoritma advanced encryption standard (AES))

 Sistem enkripsi kunci tunggal (single key encryption system) dinamakan demikian karena mempergunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi (encrypt) dan dekripsi (decrypt) pesan. Keunggulan utama dari sistem kunci tunggal adalah sederhana, cepat, dan efisien. Akan tetapi, masalah utamanya adalah pengirim harus memberikan kunci rahasianya kepada penerima pesannya. Efektivitas sistem ini tergantung pada sistem pengawasan atas orang-orang yang mengetahui kunci rahasianya.

pkiPendekatan utama kedua enkripsi adalah infrastruktur kunci publik atau public key infrastructnre (PKI), yang mempergunakan dua kunci. Kunci pertama, yang dinamakan kunci publik, tersedia-untuk publik. Kunci satunya, yang dinamakan dengan kunci pribadi (private key), tetap rahasia, hanya diketahui oleh pemilik kedua kunci tersebut. Baik kunci public atau pribadi dapat dipergunakan untuk mengkodekan pesan, tetapi hanya kunci lainnya dari salah satu kunci publik atau pribadi, vang dapat dipergunakan untuk memecahkan kode pesan tersebut.

public-key-encryption-examplePendekatan public key infrastructure memiliki dua keunggulan utama di atas sistem kunci tunggal. Pertama, kunci publik tersedia untuk publik, oleh karena itu dapat meniadakan masalah yang timbul karena harus menyebarkan kunci tunggal. Kedua, pendekatan public key Safety_Mattersinfrastructure lebih aman daripada sistem kunci tunggal, karena terdapat dua kunci berbeda yang dipergunakan untuk enkripsi pesan, tetapi hanya pihak yang memiliki kunci pribadi yang dapat memecahkan kode pesan.

slower-than-othersAkan tetapi, pendekatan enkripsi public key infrastructure lebih lambat daripada sistem kunci tungal. Oleh sebab itu, kedua jenis sistem enkripsi (data encryption standard) dan (public key infrastructure) umumnya dipergunakan dalam melaksanakan e-business. Kita akan mempergunakan contoh transaksi B2B yang melibatkan S&-S untuk mengilustrasikan peran yang dimainkan enkripsi dalam memfasilitasi e-business. Akan tetapi, pertama­-tama kita perlu mendefinisikan terlebih dahulu empat istilah, yaitu: tanda tangan digital (digital signature), intisari (digest), sertifikasi digital (digital certificate), dan pihak yang berwenang untuk memberikan sertifikasi (certificate authorities).

Digital-signatureTanda tangan digital (digital signature) adalah pesan elektronik yang secara unik mengidentifikasi pengirim sebuah pesan, seperti halnya dengan tanda tangan manual secara unik mengidentifikasi orang yang menandatangani sebuah dokumen dari kertas. Di dalam sistem public key infrastructure, proses enkripsi pesadigital-signature-imagesn dengan kunci pribadi pengirim menciptakan tanda tangan digital.  Pesan_seperti ini hanya dapat dipecahkan kodenya dengan mempergunakan kunci publik yang sesuai. Penggunaan kunci publik lainnya untuk memecahkan kode pesan akan memberikam hasil yang kacau.

Digital-Summary-shutterstock_115846882-210x157Pesan yang dipergunakan untuk menciptakan tanda tangan digital biasanya adalah ringkasan digital (digital summary), yang disebut sebagai intisari (digest), dari dokumen bisnis normal. Intisari dibuat dengan mempergunakan program umum yang memperhitungkan nilai digital dari setiap karakter dalam dokumen teks normal. Apabila ada perubahan pada karakter individual dalam dokumen aslinya, nilai dalam intisari juga akan berubah. Ciri ini merupakan alat untuk memastikan bahwa isi dokumen bisnis tidak diubah atau dirusak selama masa pengiriman. Sebagai gambaran, S&S dapat menciptakan tanda tangan digital dengan mempergunakan kunci pribadi untuk melakukan enkripsi intisari sebuah pesanan pembelian. Kemudian, setelah menerima dan memecahkan kode pesanan pembelian S&S, pemasok akan menghitung kembali intisari pesanan pembelian tersebut dengan mempergunakan program yang sama seperti yang dipergunakan S&S. Apabila intisari yang telah dihitung kembali ini sesuai dengan tanda tangan digital S&S, maka pemasok yakin bahwa pesanan pembelian tersebut akurat dan tidak diubah.

hologramAkan tetapi, tanda tangan digital yang valid hanya membuktikan bahwa pesan tersebut dikirim oleh pemilik kunci pribadi yang sesuai dengan kunci publik yang dipergunakan untuk memecahkan kode pesan. Tanda tangan tersebut tidak memverifikasi identitas pemilik kunci pribadi. Sertifikasi digital (digital certificate) melakukan identifikasi pemilik dari kunci pribadi tertentu dan kunci publiknya yang sesuai, serta memastikan waktu validitas sertifikasinya. Jadi, sertifikasi digital berfungsi seperti surat izin mengemudi atau paspor. Sertifikasi digital dikeluarkan oleh pihak ketiga yang andal, yaitu yang disebut sebagai pihak yang bewenang untuk memberikan sertifikasi (certificate authority). Verisign, Entrust, dan Digital Signature Trust adalah tiga pihak terkenal yang berwenang untuk memberikan sertifikasi. Tanda tangan digital pihak yang berwenang untuk memberikan sertifikasi juga dimasukkan ke dalam sertifikasi digital agar validasi sertifikat dapat diverifikasi. Hal ini seperti penggunaan hologram, cap air (watermark), atau alat lain yang dipergunakan untuk melakukan verifikasi atas validitas surat izin mengemudi atau paspor.

Baca juga : Contoh penggunaan teknik Enkripsi.

E-BUSINESS: E-Business dalam proses Pembelian dan Inbound Logistic

Wordclound_Purchasing2Internet dapat meningkatkan aktivitas pembelian dengan cara mempermudah perusahaan mengidentifikasi calon pemasok dan membandingkan harga. Data mengenai pembelian yang dilakukan sub unit organisasi yang berbeda dapat disentralisasi, sehingga memungkinkan organisasi untuk menetapkan pembelian total di seluruh dunia promo-inbound-scatas berbagai produk. Informasi seperti ini kemudian dapat dipergunakan ttntuk menegosiasikan harga yang lebih baik dengan para pemasok utama. Jumlah keragaman pemasok yang dipergunakan dapat dikurangi, sehingga menyederhanakan aktivitas pembelian dan, selanjutnya, memotong biaya. lelang terbalik (reverse auction), yaitu para pemasok berlomba-lomba mengajukan harga melawan harga rekan mereka untuk menyediakan barang atau pelayanan, memberikan peluang untuk mewujudkan penghematan biaya tambahan untuk beberapa jenis produk.

Inventory-bufferBegitu sumber barang atau pelayanan telah diidentifikasi, TI memberikan beberapa peluang untuk meningkatkan kegiatan utama rantai nilai yang terkait dengan inbound logistics. Akses atas informasi yang lebih akurat dan tepat waktu tentang status pengirizinan memungkinkan organisasi untuk mengurangi jumlah persediaan penyangga/penahan (inventory buffer) yang dimilikinya. Untuk produk-produk yang dapat didigitalkan, seperti buku, pengiriman-barangCD, software dan informasi, seluruh fungsi inbound logistics dapat dilakukan secara Elektronik. Hal ini menghasilkan penghernatan biaya yang luar biasa, karena organisasi pembeli tidak dibebani oleh waktu dan biaya vang berhubungan dengan penerimaan produk atau pelayanan di gudang, serta pengirimannya ke orang yang memesan.

Tabel 3-2

Pengaruh E-business atas Aktivitas-aktivitas Rantai Nilai

Rantai Nilai-Aktivitas Utama Peluang E-business
Inbound logistics Akuisisi produk yang dapat didigitalkan
Pengurangan persediaan penyangga (inventory buffer)
Operasi Produksi yang lebih cepat, lebih akurat
Outbound logistics Distribusi produk yang dapat didigitalkan
Penjualan dan Pemasaran Pelacakan status berkelanjutan
Peningkatan pelayanan ke pelanggan
Periklanan dengan lebih efektif
Pelayanan dan Dukungan Purnajual Mengurangi biaya
Ketersediaan pelayanan 24/7
Rantai Nilai – Aktivitas Pendukung               Peluang E-business
Pembelian Identifikasi sumber dan lelang terbalik (reverse auction)
Sumber daya manusia Pelayanan mandiri karyawan
Infrastruktur EFT, FEDI, pembayaran elektronik lainnya

E-BUSINESS: E-business dalam Outbound Logistics perusahaan.

outbound-logisticsSebagaimana e-business dapat meningkatkan aktivitas inbound logistics, maka e-business juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas aktivitas outbound logistics penjual. Akses yang tepat waktu dam akurat atas informasi rinci tentang pengiriman memungkinkan penjual mengurangi biaya transportasi melalui cara pengiriman gabungan ke para pelanggan yang dekat lokasinya satu dengan lainnya. Informasi vang lebih tepat waktu tentang penjualan dapat membantu pabrik mengoptimalkan jumlah persediaan yang ditanggungnya. Dalam hal barang-barang atau pelayanan yang dapat didigitalkan, fungsi outbonnd logistics dapattransportation_costs dilaksanakan secara elektronik, yang tidak hanya meniadakan biaya transportasi, tetapi juga menghindari waktu dan biaya yang berhubungan dengan pemilihan barang dan pengepakannya untuk pengiriman.

Tabel 3-3

Faktor-faktor yang Dipertimbangkan Ketika Mengevaluasi ASP-ASP

 

Potensi Manfaat Kekhawatiran
Menurunkan biaya KelangsunganASP
Upgrading otomatis atas versi software yang telah ada Keamanan dan privasi data
Membutuhkan staf teknologi informasi lebih sedikit Penyediaan dan kejelasan pelayanan
Mengurangi kebutuhan atas hardware Dukungan yang tidak memadai atau tingkat respons yang  rendah atas masalah
Feksibilitas Pemakaian software standar yang yang mungkin tidak sesuai untuk memenuhi semua kebutuhan khusus
Pengakuan
Keamanan dan privasi data
Contoh Faktor-faktor yang Dimasukkan dalam Perjanjian Tingkat Pelayanan
Spesifikasi terinci tentang kinerjaASP yang diharapkan (waktu operasi, frekuensi backup, penggunaan enkripsi, pengendalian akses data, dan lain-lain)
Tuntutan, termasuk penalti keuangan, atas kegagalan ASP memenuhi tingkat pelayanan yang dikontrak
Kepemilikan data yang disimpan dalam ASP (organisasi harus mempertahankan kepemilikan untuk memungkinkan akses dalam situasi ASP keluar dari bisnis)

E-BUSINESS: Contoh: Mempergunakan Enkripsi untuk Melakukan E-Business

gambar-3-4Gambar 3-4 mempergunakan konteks S&S yang mengumpulkan penawaran kompetitif dalam rangka memenangkan kontrak dengan pemerintah lokal, untuk menggambarkan bagaimana B2Gkunci tunggal (contoh data encryption standard) dan teknik enkripsi public key infrastructure dipergunakan dalam transaksi e-business B2B. Diasumsikan bahwa baik S&S serta badan pemerintah terdaftar pada sebuah pihak yang berwenang untuk memberikan sertifikasi public key infrastructure dan memiliki sertifikasi digital yang valid.

internet-1Langkah 1  Mempergunakan Internet untuk masuk ke dalam Website badan pemerintah. Scott dan Susan menekan tombol untuk mengumpulkan penawaran. Layar browser memperlihatkan simbol kunci dan juga dapat memperlihatkan sebuah pesan, yang mengindikasikan bahwa interaksi berikutnya sedang diproses dalam lingkungan yang aman melalui penggunaan enkripsi. Software enkripsi baik yang berada di komputer S&S serta yang berada di Website badan pemerintah tersebut bertukar sertifikasi digital. -Software di kedua kornputer tersebut mencari kunci publik pihak yang berwenang untuk membewebsite-edit-2ri sertifikasi, dan mernpergunakannya untuk melakukan verifikasi validitas tanda tangan digital pihak yang bertvenang untuk memberi sertifikasi, sehingga dapat memvalidasi informasi yang berada dalam sertifikasi digital. Komputer S&S kini memiliki kunci publik badan pemerintah yang termasuk dalam tanda tangan digital badan pemerintah tersebut. Badan pemerintah tcrsebut kini juga memiliki kunci publik S&S.

product_quotationLangkah 2  Scott dan Susan menekan tombol untuk mengirim penawaran lengkap ke badan pemerintah. Di balik layar, software enkripsi dalam komputer S&S tnelaksanakan hal-hal berikut ini:

a.    Mempergunakan program yang tersedia bagi publik, untuk membuat ringkasan digital (atau intisari) dari teks normal penawaran tersebut.

b.    Melakukan enkripsi intisari penawaran dengan mepergunakan kunci pribadi S&S. Intisari yang dienkripsi merupakan tanda tangan digital S&S.

c.     Melakukan enkripsi penawaran dengan mempergunakan algoritma kunci tunggal data encryption standard. Hal ini dilakukan untuk menjamin privasi dan keamanan apabila ada pesaing yang mencoba memotong penawarannya.

d.    Mempergunakan kunci publik badan pemerintah yang diperoleh dari sertifikasi digital badan pemerintah di langkah 1, untuk melakukan enkripsi kunci data encryption standard yang dipergunakan untuk melakukan enkripsi penawaran di langkah 2. Hal ini untuk memastikan bahwa hanya penerima penawaran yang diuju (yaitu badan pemerintah), yang akan mcmiliki kunci data encryption standard yang diperlukan untuk memecahkan kode pesan penawaran.

Digital-signatureLangkah 3  Paket yang dikirim, termasuk tanda tangan digital S&S (yang dibuat di langkah 2b), penawaran yang telah dienkripsi (dibuat di langkah 2c), dan kunci data encryption standard yang dienkripsi (dibuat di langkah 2d), dikirim ke Website badan pemerintah.

public-key-encryption-exampleLangkah 4  Komputer milik badan pemerintah menerima pakct yang berisi bahan enkripsi dari S&S. Software enkripsi dalam komputer milik badan pemerintah secara otomatis akan melakukan hal-ha1 berikut ini:

a.    Mempergurnakan kunci publik S&S, yang diperoleb dari sertifikasl digital yang dipertukarkan di langkah 1, untuk memecahkan kode tanda tangan digital yang dikirim S&S. Langkah ini akan menghasilkan intisari yang dibuat oleh computer S&S dilangkah 2a.

b.     Mempergunakan kunci pribadi untuk memecahkan kode kunci data encryption standard yang dipergunakan S&S dilangkah 2c, agar dapat melakukan enkripsi penawarannya.

c.     Mempergunakan kunci data  encryption standard tersebut untuk memecahkan kode pesan penawaran S&S.

d.    Mempergunakan program yang tersedia secara public, seperti yang dipergunakan S&S dalam langkah 2a ketika membuat ringkasan digital penawaran S&S.

e.     Membandingkan intisari yang telah dipecahkan dalam langkah 4a dengan ringkasan digital yang dibuat kembali di langkah 4d. Apabila keduanya sesuai, maka badan pemerintah yakin bahwa (1) penawaran tersebut dibuat dan dikirim oleh S&S, dan (2) penawaran tersebut tidak diubah atau rusak selama masa pengiriman.

Confirmation Class 2Langkah 5     Badan pemerintah mengirim pemberitahuan secara elektronik kepada S&S untuk memberitahukan bahwa penawaran mereka telah di terima.

 

INFRASTRUKTUR UNTUK E-BUSINESS.

 

e-business-infrastructureKemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama Internet, menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan e-business.

            Infrastruktur untuk E-Business itu terdiri atas:

INFRASTRUKTUR UNTUK E-BUSINESS: Jenis-jenis Jaringan pada Infrastruktur untuk E-Business.

Jaringan telekomunikasi di banyak perusahaan dipergunakan untuk melakukan e-commerce dan untuk mengelola operasi internal yang terdiri dari beberapa komponen, yang umumnya mencakup beberapa hal berikut ini: local area network, wide area network, value-added network dan Internet. Local area network (LAN), seperti namanya yang digambarkan dari namanya, adalah jaringan komputer dan peralatan lainnya, seperti printer, yang lokasinya dekat antara satu dengan lainnya (biasanya dalam communication-6satu gedung). Sebaliknya, wide area network (WAN) mencakup wilayah geografis yang luas, dan seringkali global. Perusahaan umumnya memiliki seluruh perlengkapan untuk LAN mereka, tetapi biasanya tidak mBACKBONEemiliki koneksi komunikasi data jarak jauh untuk WAN mereka. Sebagai gantinya, mereka mengontrak value-added network atau mempergunakan Internet. Value­ added network (VAN) adalah sistem komunikasi jarak jauh yang didesain dan dikelola oleh perusahaan yang independen. Perusahaan tersebut menawarkan hardware dan software yang telah dikhususkan untuk memfasilitasi pertukaran data antara berbagai jaringan pribadi. Internet adalah jaringan internasional komputer (dan jaringan-jaringan yang lebih kecil) yang saling berhubungan. Hubungan yang menghubungkan komputer­-komputer tersebut dinamakan tulang pungung (backbone) Internet. Internet service prov,idcr (ISP) seperti AOL, AT&T, GTE, MCI dan Sprint menyediakan akses ke Internet. Walaupun tidak ada entitas yang “memiliki” Internet, beberapa bagian dari tulang punggung Internet dimiliki dan dikelola oleh ISP-ISP besar.

Salah satu hal yang menarik dari Internet adalah kemudahan penggunaannya. Software: yang disebut dengan browser memungkinkan pemakai dengan mudah melakukan navigasi ke sejumlah besar informasi. Konsekuensinya, banyak perusahaan yang mengadaptasi LAN mereka untuk mendukung aplikasi dasar Internet, termasuk browser. Istilah intranet mbrowsingerujuk pada jaringan internal yang dapat dinavigasi dengan software browser yang sama dengan yang dipergunakan dalam Internet, tetapi tidak dapat diakses oleh publik. Intranet memberikan penghematan biaya dalam menyebarkan dan membagi informasi, sehingga sering kali dapat meningkatkan efektivitas operasi perusahaan. Banyak perusahaan yang baru menyadari manfaat penting untuk memberi para pemasok dan pelanggan mereka akses ke intranet mereka. Hal ini mengarah pada pembuatan ekstranet (extranet), yang menghubungkan intranet dari dua atau lebih perusahaan. Perbedaan dasar antara intranet, ekstranet, dan Internet adalah pada aksesnya. Intranet bersifat pribadi; akses terbatas hanya pada para pegawai organisasi, dan sering kali hanya pada segolongan pegawai saja. Akses ekstranet juga dikendalikan, yaitu terbatas hanya untuk rekan dagang yang dipercaya. Sebaliknya, akses Internet terbuka bagi semua orang.

Internet membuat e-business lebih efektif biayanya karena meniadakan kebutuhan untuk mempergunakan VAN, menelepon, atau menyewa nomor untuk bertukar informasi antara organisasi. Oleh karena Internet tersedia bagi publik dan dapat diakses secara luas, Internet bukan merupakan tempat yang sangat aman. Salah satu cara mengatasinya adalah melakukan enkripsi seluruh informasi yang dikirim melalui Internet. Hasil praktik ini menciptakan hal yang dinamakan dengan virtual private network (VPN). Dinamakan demikian kflowvpnarena berfungsi seperti jaringan pribadi tetapi mempergunakan Internet. VPN tidak hanya memberikan lingkungan yang arnan dalam mempergunakan Internet, tctapi juga merupakao metode yang efektif biayanya untuk menyediakan akses jarak jauh bagi intranet dan ekstranet organisasi. Penghematan biaya yang utama dari VPN dihasilkan dari penggunaan Internet untuk menggantikan kombinasi nomor sewaan dan nomor telepon bebas pulsa yang dahulu dipergunakan untuk memberikan para pegawai dan rekan dagang akses jarak jauh ke jaringan organisasi. Umumnya, penghematan biaya ini lebih besar daripada biaya software VPN dan dari kebutuhan untuk melakukan upgrade ke kemampuan yang lebih tinggi untuk menghubungkan jaringan orgarusasi dengan Internet. Tabel 3-4 berisi perbandingan biaya antara penggunaan VPN dengan penggunaan koneksi sambungan langsung dalam menyediakan akses jarak jauh bagi sumber daya komputer organisasi.

 Tabel 3-4

Biaya-biaya yang Berhubungan dengan VPN dan Akses Jarak Jauh Tradisional

                       

Faktor-faktor Biaya VPN Faktor-faktor Biaya Akses Jarak Jauh Tradisional
Biaya pembuatan VPN Penympanan server dan modem
Kapasitas hubungan yang lebih tinggi (T1 atau T3) antara jaringan organisasi dengan Internet Nomor sewaan untuk koneksi langsung can aman dengan para rekan dagang
Biaya lisensi tempat VPN Nomor telepon bebas pulsa
Akses Internet nasional bagi para pemakai Biaya telepon jarak jauh (untuk tiap menit penggunaan)

 

 

INFRASTRUKTUR UNTUK E-BUSINESS: Software Komunikasi pada Infrastruktur untuk E-Business.

com-softwareSoftware komunikasi mengelola aliran data melalui suatu jaringan. Software ini melaksanakan fungsi-fungsi berikut ini:

Pengendali akses: Menghubungkan dan memutuskan hubungan antar-berbagai peralatan; secara otomatis memutar dan menjawab telepon; membatasi akses hanya pada para pemakai yang berwenang; serta membuat parameter seperti, kecepatan, mode, dan arah pengiriman.

Pengelolaan jaringan: Mengumpulkan data untuk memeriksa kesiapan peralatan jaringan untuk mengirim atau menerima data; membuat aturan antri untuk masukan dan keluaran; menetapkan prioritas dalam sistem, mengirimkan pesan; dan mensw-functioncatat aktivitas, penggunaan, dan kesalahan dalam jaringan.

Pengiriman data dan  file: Mengontrol pengiriman data, file, dan pesan-pesan di antara berbagai peralatan.

Pendeteksi dan pengendali atas kesalahan: Memastikan bahwa data yang dikirim benar­-benar merupakan data yang diterima.

Keamanan data: Melindungi data selama pengiriman dari akses pihak yang tidak berwenang.

Software komunikasi didesain utuk bekerja dengan berbagai jenis protokol, yaitu yang berisi peraturan dan prosedur untuk pertukaran data. Contohnya, protokol yang dipergunakan dalam Internet adalah Transmission Control Protocol /Internet Protocol (TCP/ IP). Protokol ini membuat jarintcp-ip-e3gan yang disebut sebagai jaringan pengubah paket (packet switching network). Gambar 3-5 memperlihatkan bagaimana TCP/IP memungkinkan komunikasi melalui Internet. Ketika sebuah pesan (baik berupa file, dokumen, atau e­mail) siap untuk dikirim melalui Internet, protokol TCP memecahnya menjadi paket-paket kecil. Setiap paket kemudian diberikan judul (header), yang berisi alamat tujuan. Paket-­paket tersebut kemudian dikirim secara terpisah melalui Intertcp-ip-headersnet. Protokol IP mempergunakan informasi di dalam judul paket untuk mengarahkan paket agar mereka dapat sampai ke tujuan masing-masing. Begitu mereka sampai di tujuan, protokol TCP merakit kembali paket-paket tersebut menjadi pesan semula.

Saluran komunikasi (communication channel) adalah media yang menghubungkan peralatan pengiriman dan penerimaan dalam jaringan komunikasi data. Saluran komunikasi yang umum adalah saluran telepstock-photo--d-colorful-buzzword-text-communication-channels-84085189on, kabel fiber optik, gelombang microwave (terrestrial microwave), satelit, dan frekuensi radio selular. Seperti yang diperlihatkan di Gambar 3-6, jaringan komunikasi sering kali mempergunakan berbagai media berbeda untuk meminimalkan biaya total pcngiriman data.

Oleh karena kapasitas nirkabel meningkat secara cepat, organisasi mulai mempergunakan frekuensi radio untuk menyediakan hubungan komunikasi nirkabel untuk LAN mereka. Biaya dan fleksibilitas merupakan alasan meningkatkan popularitas LAN nirkabel. Fokus 3-3 mendeskripsikan potensi manfaat LAN nirkabel.

 gambar-3-5-aGambar 3-5.

 Setiap saluran komunikasi memiliki karakteristik yang mempengaruhi keandalan, biaya, dan keamanan jaringan. Salah satu karakteristik penting saluran adalah bandwidth,     yang merujuk pada kemampuan membawa pesan dari saluran terkait. Pada situasi normal, saluran komunikasi dengan bandwidth yang lebih besar akan lebih berguna karena dapat mengirimkan lebih banyak informasi dalam waktu yang lebih cepat.

Bandwdth yang Iebih tinggi merupakan hal yang penting untuk aplikasi seperti video real-time. Para akuntan memainkan peranan penting dalam mengevaluasi masalah bisnis dalam hal investasi yang didesain untuk meningkatkan bandwidth, dengan cara menganalisis baik biaya dan manfaat alternatif-alternatif yang diajukan.

gambar-3-6Gambar 3-6 Jaringan Komunikasi Umum yang Mempergunakan Kabel, Saluran Telepon, Gelombang Microwave, dan Satelit

INFRASTRUKTUR UNTUK E-BUSINESS: Pilihan Konfigurasi LAN pada Infrastruktur untuk E-Business.

Gambar 3-7 memperlihatkan bahwa LAN dapat dikonfigurasikan dalam satu dari tiga cara dasar, yaitu: konfigurasi bintang, cincin, dan bus, atau dikenal juga dengan sebutan topologi.

  1. _originalDi dalam konfigurasi bintang (star), setiap peralatan secara langsung terhubung dengan server pusat. Seluruh komunikasi antara peralatan dikendalikan dan dikirim melalui server  pusat. Biasanya, server akan mengumpulkan data (poll) setiap peralatan untuk melihastart apakah peralatan tersebut ingin mengirim pesan. Jika memang demikian, paket data dikirim ke server, yang kemudian akan membaca alamat tujuan dan mengirimkannya ke titik (node) yang sesuai. Konfigurasi bintang adalah cara termahal untuk membangun LAN karena membutuhkan banyak sekali kabel untuk menghubungkannya. Akan tetapi, keunggulan utamanya adalah apabila salah satu titik sedang gagal (down), kinerja jaringan selebihnya tidak terganggu.
  2. Di dalam konfigurasi cincin, setiap titik secara langsung terhubung dengan dua titik lainnya. Ketika sebuah pesan malalui cincin tersebut, setiap titik akan memeriksa judul paket untuk menetapkan apakah data tersebut ditujukan bagi titik terkait atau tidak. LAN yang dikonfigurasi cincin mempergunakan software yang disebut dengan token untuk mengendalikan aliran data dan untuk mencegah tabrakan (oleh karenanya, banyak LAN yang dikonfigringsurasi sebagai cincin disebut sebagai jaringan cincin token (token ring network). Token secara terus-menerus beroperasi di sepainjang cincin. Jadi, titik-titik lainnya harus menunggu hingga pesan yang dikirim sampai pada tujuannya dan token tersebut bebas kembali, sebelum mereka dapat mengirim data. Apabila hubungan dalam cincin rusak, jaringan tersebut dapat terus berfungsi, walaupun lebih pelan, dengan cara mengirimkan seluruh pesan ke arah yang berbeda.
  3. Di dalam konfigurasi bus, setiap peralatan dihubungkan dengan saluran utama, atau disebut bus. Pengendali komunikasi didesentralisasikan melalui jaringan bus. Software algoritma yang disebut sebagai carrier sense multiple access with collision detection (CSMA/CD) mengendalikan komunikasi antar-peralatan. Ketika sebuah titik ingin mengirimkan pesan, CSMA/CD akan mlin_busemeriksa apakah bus sedang bebas atau tidak. Apabila bebas, maka paket-paket data akan dikirim. Setiap titik lainnya di dalam bus memeriksa judul dari setiap paket untuk menetapkan apakah pesan tersebut ditujukan bagi mereka atau tidak. Apabila dua titik mencoba mengirim pesan pada saat yang bersamaan, pesan tersebut akan bertabrakan. Pada kasus ini, salah satu titik secara arbitrer akan diberikan prioritas untuk mengirim kembali pesan terkait. Konfigurasi bus mudah untuk diperluas dan lebih murah untuk dibuat daripada konfigurasi bintang. Akan tetapi, kinerjanya akan menurun apabila jumlah titik yang dihubungkan meningkat.

Tidak ada jawaban yang mudah atas pertanyaan konfigurasi LAN manakah yang terbaik. Kinerja secara langsung dipengaruhi oleh saluran komunikasi (contoh fiber optik, nirkabel, kabel tembaga) yang dipergunakan untuk menghubungkan titik pusat (node). Kinerja berhubungan terbalik dengan jumlah titik pusat (node) LAN. Sebagai tambahan, ukuran dan kekuatan server secara signifikan mempengaruhi kinerja, terutama dalam LAN yang dikonfigurasi sebagai bintang. Untuk memberikan kekuatan tambahan, banyak perusahaan seperti Boeing, Wells Faro Bank, J.C. Penney, dan Lehman Brothers, yang mempergunakan mainframe lama mereka sebagai server.

gambar-3-7

INFRASTRUKTUR UNTUK E-BUSINESS: Pilihan Konfigurasi WAN pada Infrastruktur untuk E-Business.

  Gambar 3-8 memperlihatkan tiga cara dasar untuk mengkonfigurasikan WAN: sentralisasi (centralized) , desentralisasi (decentralized), atau terdistribusi (distributed).

  1. desktop-central-wan-architectureDi dalam sistem WAN yang sentralisasi (centralized), seluruh terminal dan peralatan lainnya dihubungkan dengan komputer pusat perusahaan, yang biasanya berupa mainframe besar. Sistem sentralisasi menyediakan keuntungan dari segi kendali yang lebih baik, staf teknologi informasi yang lebih berpengalaman, dan skala ekonomi (economies of scale). Kelemahan sistem sentralisasi adalah besarnya kompleksitas, biaya komunikasi yang lebih tinggi (karena seluruh pesan harus dikirim melalui komputer pusat), dan kurangnya fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan setiap departemen atau pemakai.
  2. decentralized-wanDi dalam sistem WAN desentralisasi, setiap unit departemen memiliki komputer dan LAN mereka sendiri. Sistem desentralisasi biasanya lebih baik dalam kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan setiap departemen atau pemakai daripada sistem sentralisasi. Sebagai tambahan, biaya komunikasi sering kali lebih rendah, selama data yang dibutuhkan disimpan secara lokal. Kelemahan utama sistem desentralisasi adalah kompleksitas dalam koordinasi data yang disimpan di banyak lokasi, peningkatan biava hardware, dan kesulitan yang lebih besar untuk mengimplementasikan pengendalian yang efektif.
  3. distributed-wanSistem proses data terdistribusi (distributed data processing-DDP) pada dasarnya merupakan gabungan dari pendekatan sentralisasi dan desentralisasi. Setiap lokasi memiliki komputer yang menangani proses lokal, hal ini memberikan keuntungan seperti pada sistem desentralisasi. Setiap sistem Iokal juga terhubung dengan mainframe pusat, sehingga memberikan manfaat seperti dalam sistem sentralisasi.

Salah satu keuntungan sistem DDP adalah beberapa komputer departemen saling mendukung (back up) satu sama lain, sehingga risiko kehilangan lebih kecil, karena sumber berada di beberapa lokasi. Keuntungan lainnya adalah setiap sistem lokal diperlakukan sebagai modul yang dapat dengan mudah ditambahkan, di-­upgrade, atau dihapus dari sistem. Kelemahan sistem DDP adalah lokasi yang berbeda-beda dan keanekaragaman kebutuhan membuat sulit pekerjaan mengkoordinasi sistem dan memelihara hardware, software, serta konsistensi data. Penyeragaman cara dokumentasi dan pelaksanaan pengendalian juga sulit dilakukan, karena wewenang dan tanggung jawab tersebar. Banyaknya lokasi dan saluran komunikasi menghalangi dibentuknya pengendalian keamanan yang memadai dan pemisahan tugas. Kelemahan lainnya dari DDP adalah duplikasi data di beberapa lokasi, yang dapat meningkatkan biaya penyimpanan dan menciptakan peluang timbulnya ketidak-konsistenan data.

gambar-3-8Gambar 3-8 Perbandingan antara Proses Data secara Sentralisasi, Desentralisasi, dan Terdistribusi.

INFRASTRUKTUR UNTUK E-BUSINESS: Konfigurasi Klien/Server (Client/Server) pada Infrastruktur untuk E-Business.

client-serverBanyak WAN dan sebagian besar LAN dibentuk sebagai sistem klien/server (client/server). Setiap komputer desktop berfungsi sebagai klien. Setiap klien mengirim permintaan data ke server. Server kemudian melakukan proses awal dalam database dan mengirim hanya data yang relevan ke klien untuk diproses secara lokal.

gambar-3-9-agambar 3-9.

Gambar 3-9 memperlihatkan bahwa sistem klien/server dapat dikonfigurasikan baik dalam arsitekiur two-tier atau three-tier. Di dalam sistem two-tier, database pusat disimpan didalam server. Setiap klien memiliki salinan berbagai software dan karenanya harus memiliki baik CPU kuat yang dapat menangani proses local dalam jumlah banyak, serta ruang penyimpanan disk yang besar. Keuntungan utama dari system two-tier adalah fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan individual pemakai dan kesederhanaan desain serta pengendalian keseluruhannya. Kelemahan utamanya adalah biaya: Para pemakai membutuhkan computer klien yang kuat untuk melakukan tugas-tugas ditingkat local dan beberapa salinan software aplikasi harus dibeli dan dipelihara.

3-tier-client-serverSistem klien/server three-tier mencoba mengurangi biaya keseluruhan proses computer perusahaan dengan mempergunakan dua tingkat server. Server tingkat atas (top-tier) menyimpan database pusat . Server tingkat dua (second-tier) mengelola program aplikasi. Umumnya proses terjadi pada tingkat tengah(middle-tier). Komputer klien terutama dipergunakan sebagai interface dan untuk memformat hasil kedalam bentuk yang diinginkan. Pengelolaan secara three-tier ini dapat mengurangi biaya melalui beberapa cara. Pengurangan biaya dapat terjadi, pertama, karena jumlah proses yang sedikit pada tingkat klien, yaitu yang merupakan jaringan PC “thin-client” yang tidak mahal, dengan CPU yang lebih kecil dan RAM terbatas serta tempat penyimpanan sekunder (secondary-storage), yang dapat dipergunakan . Kedua, lebih sedikit software aplikasi yang harus dibeli  dan dipelihara. Ketiga, biaya pengiriman data dapat dikurangi, karena pecahan data yang besar dikirim terutama melalui dua tingkat server, dan tidak dikirim ke setiap komputer klien. Akan tetapi, membangun arsitektur klien/server three-tier merupakan hal yang mahal. Sebagai tambahan, pengembangan aplikasinya juga lebih kompleks. Jadi; sebagaimana pilihan konfigurasi lainnya, tidak ada solusi yang terbaik. Sebaliknya, konfigurasi yang optimal tergantung pada kebutuhan setiap organisasi.

Soal Latihan-1 (E-Business)

  1. Singkatan manakah yang memiliki arti perusahaan yang menyewa software untuk akses jarak jauh melalui Internet?
    1. ISP
    2. FVAN
    3. VPN
    4. ERP
    5. ASP
  2. Mengirimkan data pengiriman uang dan pembayaran bersama-sama secara elektronik merujuk pada:
    1. EDI
    2. EET
    3. FVAN
    4. FEDI
  3. Berikut ini manakah yang merupakan contoh transaksi e-commerce?
    1. memungkinkan para pegawai mengakses data kompensasi mereka melalui intranet perusahaan.
    2. mempergunakan intranet untuk mendesain produk baru
    3. memesan barang dagangan melalui Website pemasok
    4. menyediakan bantuan otomatis untuk isu-isu yang berkaitan dengan masalah desain kertas kerja (spreadsheet)
  4. Berikut ini manakah yang bukan merupakan salah satu dari tiga karakteristik dasar yang harus ada dalam setiap transaksi bisnis?
    1. validitas
    2. permanen
    3. integritas
    4. privasi
  5. Berikut ini pendekatan enkripsi manakah yang secara teoritis lebih aman, tetapi juga lebih lambat?
    1. kunci rahasia
    2. data encryption standard
    3. public key infrastructure
    4. FEDI
  6. Berikut ini, jenis jaringan manakah yang dipergunakan untuk menyediakan akses terbatas dan terkendali ke data operasional internal, bagi para rekan dagang?
    1. intranet
    2. ekstranet
    3. DDP
    4. WAN
  7. Berikut ini konfigurasi LAN manakah yang menghubungkan seluruh peralatan langsung ke komputer pengelola (host computer)?
    1. Cincin
    2. Bintang
    3. Bus
    4. DDP
  8. Berikut ini manakah yang melibatkan penggunaan enkripsi dan Internet untuk membuat hubungan yang aman antara dua rekan dagang?
    1. EDI
    2. LAN
    3. WAN
    4. VPN
  9. Berikut ini manakah yang dapat dipergunakan untuk membuktikan bahwa suatu pihak memang terlibat dalam transaksi elektronik, dan karenanya menimbulkan kontrak?
    1. segel Website
    2. pihak yang berwenang memberikan sertifikasi
    3. tanda tangan digital
    4. sertifikasi digital
  10. Berikut ini protokol manakah yang menjanjikan untuk memberikan manfaat EDI bagi perusahaan kecil dan perusahaan yang berukuran sedang?
    1. TCP
    2. BXML
    3. IP
    4. HTML

Seluruh Jawaban yang anda berikan tidak akan seketika muncul pada blog ini karena harus menunggu Approval dari saya, oleh karenanya tidak perlu menjawab ber-ulang-ulang.

Soal Latihan-2 (E-Business)

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi organisasi apa pun, tcrutama bagi perusahaan yang terdiri dari beberapa divisi tersebar di wilayah geografis yang luas. Struktur perusahaan sering kali harus disesuaikan dengan sarana komunikasi.

Jelaskan hubungan antara struktur organisasi dan berbagai jenis konfigurasi jaringan (contoh sentralisasi, desentralisasi, atau DPP). Ketidak­sesuaian apa, jika ada, yang mungkin terjadi antara struktur organisasi dan konfigurasi jaringan?

Soal Latihan-6(E-Business)

Perusahaan yang dengan sukses mendigitalkan aset mereka dapat meraih keunggulan dalam hal biaya secara signifikan. Pertimbangkan, sebagai contoh, usaha reproduksi foto dan lukisan terkenal. Bagaimana digitalisasi akan mempengaruhi struktur pasar ini? Akankah hal tersebut meningkatkan atau menurunkan jumlah pesaing? Mengapa?

Soal Latihan-8 (E-Business)

Para pembela privasi berargumentasi bahwa setiap individu “memiliki hak milik” atas seluruh informasi tentang diri mereka sendiri, dan karenanya memiliki hak untuk mengendalikan penyebaran informasi tersebut ke pihak ketiga. Argumen yang berlawanan menyatakan bahwa Anda tidak dapat menghentikan “gosip” dan pembangunan “reputasi”. Bahkan, pengumpulan dan pembagian informasi seseorang semacam ini, adalah bagian penting dari e-commerce. Apa pendapat Anda? Apakah kita membutuhkan satu set hukum yang koheren mengenai pembagian dan penyebaran informasi yang dikomunikasikan melalui c-mail? Mengapa ya dan mengapa tidak?

Soal Latihan-11 (E-Business)

Teliti status terakhir para ASP, dan tulis laporan dua halaman yang berkaitan dengan isu-isu berikut

  1. Trend tingkat persaingan antar-ASP dan pengaruhnya pada pemberian harga
  2. Kualitas keamanan dan privasi data yang diberikan oleh para ASP
  3. Trend penggunaan ASP di berbagai perusahaan dan industri. Khususnya mengenai, apakah penggunaan ASP berhubungan dengan ukuran perusahaan? Apakah tingkat penggunaan ASP berbeda di berbagai industri (contoh industri manufaktur, retail, dan jasa keuangan)?
  4. Bagaimana ASP memperlihatkan tingkat keandalan pelayanan pada calon pelanggannya.

Soal Latihan-12 (E-Business)

Anggaplah bahwa sebuah perusahaan lokal mempekerjakan Anda untuk meneliti biaya VPN vs akses telepon jarak jauh bebas pulsa bagi para pegawainya. Anggaplah bahwa perusahaan tersebut harus memberi akses jarak jauh bagi para pegawainya ke kegiatan jaringan internal perusahaan. Buatlah sebuah laporan yang berisi perbandingan biaya relatif antara menyediakan akses dengan mempergunakan VPN vs nomor telepon bebas pulsa, berdasarkan faktor-faktor berikut:        ‘

  1. Jumlah pemakai yang membutuhkan akses jarak jauh adalah 100, 1.000 atau 5.000 orang.
  2. Waktu rata-rata yang dibutuhkan setiap pemakai atas akses jarak jauh ke jaringan perusahaan hanyalah 1 kali dalam seminggu vs 1 kali dalam sehari vs 10 kali dalam sehari.
  3. Lamanya waktu yang dipergunakan setiap pemakai untuk terhubung dengan jaringan adalah 5 menit vs 25 menit.

Soal Latihan-13 (E-Business)

Kunjungi beberapa Webpage perusahaan yang berada dalam industri yang sama. Pilih salah satu yang, berdasar pendapat Anda, didesain dengan baik dan satu yang tidak didesain dengan baik. Tulislah memo pendek yang berisi perbandingan dan perbedaan antara kedua Webpage tersebut. Masukkan juga universal resource locator (URL) mereka dalam laporan Anda.

Soal Latihan-15 (E-Business)

Sebuah bank regional dengan kantor di empat wilayah berkeinginan mendesain ulang WAN bank tersebut. Salah satu keputusan yang harus diambil adalah memilih saluran komunikasi untuk hubungan jarak jauh. Tulis memo singkat yang mengidentifikasi ancaman atas pengendalian yang dapat timbul apabila bank tersebut mempergunakan setiap saluran komunikasi berikut sebagai saluran komunikasi jarak jauhnya:

  1. Satelit
  2. gelombang microwave
  3. Internet
  4. FVAN
  5. saluran telepon sewaan

Soal Latihan-16 (E-Business)

Kunjungi Website salah satu pihak yang berwenang memberikan sertifikasi dan teliti perbedaan jenis sertifikasi yang ditawarkannya. Buat laporan dua halaman yang mendeskripsikan tingkat kepastian setiap jenis sertifikasi yang disediakan, dan jelaskan bagaimana kepastian tersebut dapat dicapai. Identifikasi biava yang berhubungan dengan setiap jenis sertifikasi, dan masukkan pula analisis atas berbagai situasi yang membuat setiap jenis sertifikasi menjadi berguna.

Soal Latihan-18 (E-Business)

Identifikasikan sebuah perusahaan lokal dan pelajari aktivitas e-business-nya. tulislah laporan yang meringkas informasi-informasi berikut ini:

  1. Apa struktur umum jaringan komunikasi data perusahaan tersebut? Apakah proses dan pengendalian disentralisasi, desentralisasi, atau terdistribusi? Mengapa?
  2. Identifikasi hardrware dan Software komunikasi data yang dipergunakan perusahaan tersebut.
  3. Identifikasi saluran komunikasi data yang dipergunakan perusahaan, dengan cara menentukan karakteristik utama setiap saluran dan konfigurasi yang dipergunakan.
  4. Apakah perusahaan mempergunakan EDI atau FEDI? Mengapa ya atau mengapa tidak?
  5. Jenis sertifikasi digital apakah, jika ada, yang dimiliki perusahaan? Mengapa perusahaan memilih tingkat keamanan seperti itu? Persyaratan apa sehubungan dengan tanda tangan digital dan sertifikasi digital, yang harus dipenuhi oleh rekan dagang perusahaan? Mengapa?
  6. Apakah perusahaan memiliki Webpage? Jika demikian, bagaimana Webpage tersebut dipergunakan? Kritik Webpage perusahaan tersebut dan berikan saran untuk perbaikau.
  7. Apakah perusahaan memiliki kebijakan mengenai penggunaan enkripsi?
  8. Bagaimana aktivitas e-business perusahaan tersebut mendukung strategi dan posisi strategis perusahaan?
  9. Apakah perusahaan tersebut mempergunakan, atau sudahkah mereka mempertimbangkan untuk mempergunakan ASP? Mengapa ya atau mengapa tidak?